Yuk, Kelola Keuangan Kita Dengan Bijak

DSCF2543

Di dalam kehidupan setiap manusia, uang adalah hal yang sangat penting. Seperti ‘quote’ yang sering kita dengar, “Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang”. Di dalam Alkitab sendiri jika kita telaah ternyata ada ribuan ayat yang menyebutkan soal uang (dan kekayaan).

Uang merupakan masalah yang sangat penting karena sikap seseorang terhadap uang juga ikut menentukan seperti apa hubungannya dengan Tuhan. Pengetahuan tentang cara mengelola keuangan keluarga dengan baik menjadi kebutuhan bagi banyak keluarga. Hal inilah yang menjadi latar belakang SKK mengadakan workshop “Perencanaan Keuangan untuk Keluarga – Financial Check Up” hari Sabtu, tanggal 15 Oktober 2016 lalu.

Workshop yang bertempat di Gedung Yos Sudarso dan dihadiri oleh kurang lebih 70 orang (termasuk panitia) tersebut menghadirkan pembicara Antony Japari, salah seorang umat Paroki Santa Anna yang juga seorang ahli pengelolaan keuangan. Beliau adalah presiden direktur salah satu perusahaan asuransi swasta besar di Indonesia. Antony juga memiliki berbagai pengalaman dalam mengajar mengenai keuangan di beberapa universitas ternama di Jakarta. Selain sebagai pelopor pendidikan tersertifikasi – Certified Financial Planner – di Indonesia, Antony juga menulis 2 buku mengenai pengelolaan keuangan keluarga.

Dalam workshop yang berlangsung dari Pk 09.00 – 13.00, Antony menjelaskan dengan cukup detail mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan. Menurut Antony Japari, perencanaan keuangan adalah proses mencapai tujuan hidup melalui manajemen keuangan kita secara terstruktur dan hati-hati. Kita mesti mengerti konsepnya, mengapa diperlukan perencanaan keuangan, dan apa saja yang perlu direncanakan. Tujuan utama dari perencanaan keuangan adalah financial freedom (kebebasan financial). Bebas dari utang, punya penghasilan dan tabungan memadai sampai hari  tua, mempersiapkan modal bagi generasi penerus bila meninggal. Semuanya dimulai dari kemampuan mengelola keuangannya.

Menurut Hengky Kurniawan salah satu peserta, workshop ini sangat berguna terutama bagi pasangan muda yang perlu melakukan perencanaan ekonomi di awal pernikahan karena sangat penting. Akan tetapi Hengky menyayangkan waktu workshop yang terasa begitu singkat

Untuk mampu mengelola keuangan, terlebih dahulu kita harus melakukan Financial Check Up. Fungsinya adalah kita bisa melihat pengeluaran apa saja yang persentasenya besar dibandingkan dengan total penghasilan yang kita terima. Dengan begitu kita bisa mengatur dan menentukan prioritas untuk berbagai pengeluaran tersebut. Apakah ada yang bisa dikurangi, ditunda, atau bahkan dihilangkan dari anggaran karena memang benar-benar tidak penting. Lebih detail lagi, Antony menjelaskan proses dalam perencanaan adalah tentukan tujuan yang ingin dicapai, kumpulkan data keuangan, analisa dan evaluasi status keuangan, membuat alternative solusi, melakukan implementasi rencana keuangan, dan memonitor rencana keuangan.

Antony juga memberikan ilmu cara memanajemen utang, bahkan juga cara menganalisa keuangan keluarga dengan menggunakan banyak rumus rasio-rasio keuangan yang biasa dipakai perusahaan. Menurut Bambang, ketua panitia dari workshop ini, Antony membagikan semua pengetahuan dan kemampuannya secara gratis karena memang itu sudah menjadi keinginannya sendiri. Beliau juga menyatakan salah satu tujuan workshop ini yaitu agar umat paroki bisa mengerti cara kelola keuangan keluarga sehingga bisa meminimalisir pertengkaran bisa tercapai.

Sasaran Seksi Kerasulan Keluarga dalam workshop ini adalah semua umat paroki yang ingin mengetahui kesehatan keuangan keluarga. Untuk tahap berikutnya workshop keuangan akan lebih difokuskan pada pasangan suami istri.

Akhir kata dalam mengatur keuangan keluarga bukan hanya perencanaan dan analisa detail saja yang diperlukan. Akan tetapi kita harus mengatur terlebih dahulu gaya hidup dan mengendalikan sifat konsumtif kita dan yang terutama, kita harus tetap ingat untuk membagikan berkat-berkat yang Tuhan berikan melalui penghasilan kita kepada orang lain yang membutuhkan. (wahyu.ed)

DSCF2549

DSCF2556

DSCF2607

 

 

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>