Sudah bertunangan tapi bingung
Siang romo,saya berencana untuk menikah dg seorang pria katolik dari keluarga baik2.saya sudah pacaran dengan dia selama 4 tahun lebih dan saat ini sudah bertunangan.namun 1 th terakhir kami pacaran jarak jauh karena pekerjaan.dan beberapa bulan yang lalu pacar saya mengaku kalo dekat dg seorang cewek dan sudah berhubungan badan.tapi dia sadar lalu meninggalkan cewek itu.(selama ini saya tidak pernah berhubungan badan,krn prinsip saya adalah menjaga kekudusan)
Awalnya saya marah,kecewa dan sakit hati.namun saya berusaha memaafkan dia..namun terkadang jika ingat kejadian itu,msh muncul rasa sakit hati.
Saat ini saya bingung,apakah saya harus melanjutkan hubungan kami atau mengakhiri,namun saat ini saya sudah bertunangan dg dia. Saya takut jika saya teruskan,kelak terjadi masalah dg hubungan rumah tangga kami. Saya jg takut jika,kelak dia selingkuh,krn saat pacaran saja dia sudah berani melakukan hal seperti itu.tapi jujur saya msh mencintainya.orang tua dia sudah mengetahui hal ini.tapi saya tidak berani memberitahu orang tua saya. Terima kasih atas saranya.
Cng







Kalo aq jadi kamu, aq akan tinggalkan dia. Jelas-jelas ia tidak setia padahal sudah bertunangan. Menurutku itu pertanda buruk. Kamu setia dan mencintainya, tetapi dia menyakitimu dari belakang. Kamu mencintai orang yang tak punya hati seperti dia. Suruh saja dia menikahi perempuan itu, walaupun katanya dia sudah meninggalkan perempuan itu (emang kesadaran selalu datang terlambat). Kalo kamu paksakan untuk tetap menikah, makan ati seumur hidup, mbak.
Dasar dari perkawinan kan cinta… Mbak bisa menilai sendiri dengan kelakuannya yang begitu, apa itu namanya cinta ???
Jgn terlalu melankolis mbak dengan mengatakan masih cinta, sedikit coleris lah.
Wah dengan melakukan perselingkuhan dengan wanita lain apalagi sampai berhubungan badan,kekasih anda sama sekali tidak menghargai anda sebagai seorang wanita.Dia juga tidak menghargai wanita selingkuhannya,buktinya dia campakkan dia setelah “dipakai”.Kemungkinan besar dia akan melakukan ini juga pada anda bahkan juga dengan wanita2 lain.Apakah dengan lelaki seperti ini anda mau menghabiskan hidup anda selamanya????Anda sangat BERHARGA dan layak mendapatkan lelaki yang jauh lebih baik dari dia.Jangan hanya karena anda sudah pacaran cukup lama,atau takut tidak mendapatkan laki2 yang lain,atau malu dengan keluarga, lalu dengan gampang mentolerir kelakuan dia yg semena-mena.Ingat,hidup anda sepenuhnya ada ditangan anda bukan ditangan orang lain.Bisa jadi ini pertanda dari Tuhan supaya anda mencari laki2 lain.Saya pernah mengalami hal seperti ini juga,tapi saya sepenuhnya berserah kepada Tuhan.Percayalah Tuhan tidak tidur,buktinya DIA mengirimkan lelaki yang jauh lebih baik dan sudah menjadi suami saya.Saya bersyukur telah meninggalkan mantan saya itu.Syalom
lebih baik membatalkan pertunangan, menunda rencana pernikahan, hingga dirimu diyakinkan bahwa pria yang telah meniduri wanita lain saat menjalin hubungan khusus denganmu adalah pria yang akan menjadi suami dan teman dalam kehidupan pernikahanmu. saya pribadi melihat pria itu belum siap menjadi seorang suami untuk mu dan seorang ayah untuk anak-anakmu.
Kamu tidak perlu takut dengan siapa pun, kecuali dengan Tuhan dalam urusan ini. tidak perlu merasa malu, justru hal ini adalah hal yang pantas dan layak dilakukan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban atas hidupmu.
Jangan takut akan ancaman siapa pun, jangan takut akan desakan siapa pun. Pun jika hubungan terpaksa harus berakhir karena keputusanmu, itu pun tidak perlu disesali. Ucapkan syukur kepada Allah, bahwa kamu diberi kesempatan untuk mengkaji dan menata langkah hidupmu kembali sebelum memutuskan untuk mengucapkan janji setia di depan Altar-Nya yang Kudus.
Jika kamu mengambil keputusan itu, jangan ragu untuk menceritakan alasannya kepada orang tuamu. dan mintalah mereka dukungan moral. tantangan terbesarnya adalah jika orang tua mendesakmu untuk menikah karena malu. Ini adalah hal yang sangat egois dan Ke-egois-an itu pun adalah bentuk paksaan yang tidak sesuai dengan iman KAtolik. dan semoga saja hal itu tidak terjadi pada orang tuamu. Jadi yang paling benar, adalah mengikuti perintah Allah dan Gereja-Nya, mengikuti ajaran iman Katolik untuk melanjutkan hidupmu, termasuk dalam membangun keluarga Katolik sesuai dengan kehendak Allah.
May God bless your steps.
bertanyalah pada suara hati anda, apakah anda bisa hidup dengan bayang-bayang masa lalu pasangan hidup anda? (yang ternyata menyakitkan)
jika jawaban nya “tidak”… lepaskan dia, doa kan dia karena lebih baik menyelamatkan hidup-perkawinan anda sekarang dibandingkan dengan menyelamatkan hidup-perkawinan anda dengannya 5 tahun mendatang…
Jesus always love You…
64R1S
menurut aku, mba putusan az ma tunangan mba, dy tu jht banget ud nyakitin hati mba….. putusan az mba,, g pp ko..awalnya mmg sakit, tapi lebih baik sakit sekarang daripada makan hati seumur hidup hayyooooo….. lebih banyak cowok yang lebih baik dari dy, percaya deh mba…. jgn lupa mndekatkan diri juga ma tuhan yaa… aku yakin orang baik jodohnya psti yang baik pula….