Seorang Kong Hu Chu ingin menikahi seorang Kristen
malam romo saya ingin konsultasi mengenai menikah di gereja.saya seorang kong fu chu berpacaran dengan seorang wanita beragama kristen.setelah sekian lama berpacaran akhir nya kami ingin melanjutkan ke tahap pernikahan.salah satu faktor yang menghambat adalah perbedaan agama.setelah berunding saya sepakat untuk melangsungkan pernikahannya di gereja.
yang masih jadi pertentangan saya adalah karena saya masih beragama kong fu chu maka saya mesti masuk agama katolik atau protestan.saya bingung mesti memilih yang mana dari satu sisi katolik sudah familier dengan kehidupan saya(backgound pendidikan)namun saya takut jadi masalah setelah menikah karena masing masing beda gereja.sedangkan apabila saya memilih protestan ada pertentangan dari keluarga karena aturan dari gereja protestan yang berbeda presepsi dengan orang tua dan juga saya.saya ingin memilih salah satu agama yang akan saya jalanin seumur hidup saya tanpa menyakitkan perasaan baik dari calon istri saya maupun dari keluarga saya.saya ingin mendapatkan pandangan dari romo tentang agama mana yang saya harus pilih.terima kasih
TM







@TM, saya berpikir anda perlu waktu lebih banyak untuk memilih, karena pilihan anda didorong oleh suatu alasan diluar keyakinan anda sendiri yaitu pernikahan dan pengenalan akan agama di bangku sekolah. Maka dasarnya tidak akan kuat.
anda memilih karena anda meyakini adanya kebenaran dalam agama itu. Anda percaya bahwa ada keselamatan dalam agama itu.
Memang awalnya berkenalan dulu, itu sudah baik, tetapi belum cukup. Cobalah mendalami lagi apa itu menjadi Katolik. Ada buku menarik yaitu “Rome Sweet Home” karangan Scott Hahn [ada di Gramedia].. memang tidak sama dengan kondisi anda saat ini yang beragama Kong hu Cu.. tetapi cobalah melihat dan mencontoh semangat untuk mencari tahu dan menemukan kebenaran yang ada dalam diri pasangan Scott dan Kimberly, yang sebenarnya keduanya tumbuh dalam iman suatu agama yang kuat.
Bagaimana dengan Protestan ? saya tidak punya kapasitas dalam hal ini mengkomentari agama lain. Tetapi coba pelajari dulu sejarah Protestanisme, asal usulnya dan mengapa sekarang menjadi begitu banyak denominasi Protestan.
Maaf, saya bila saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda, anda masih harus mencari jawaban itu… dari dalam diri anda.
May God bless your steps…
Dear TM,
pertanyaan mendasarnya: apa yang anda percaya? Kalau jauh di dalam hati dan pikiran anda percaya kong fu chu ya jangan pindah hanya karena mau kawin. Agama apapun, selama anda masih menjalankan KASIH, it’s OK. Silakan saja menjalani. Pada hari penghakiman nanti kami percaya bahwa yang ditanya oleh Tuhan, bukan kamu agama apa? melainkan apakah kamu sudah menjalani kasih? So, berbahagialah, dan jangan menjalani suatu agama yang anda tidak percaya, nanti serba salah.
Memang tradisi Katolik lebih dekat kepada tradisi Kong fu chu dari pada Protestan ke Kong fu chu. Katolik percaya kepada persekutuan para kudus dan menghormati para arwah. Sedangkan Protestan tidak. Tapi, apapun agamamu sebaiknya buat saja perjanjian dengan calon istri bahwa di dalam perkawinan kalian akan dipelihara sikap saling menghormati satu sama lain. Tidak akan melecehkan. Dengan demikian istri anda harus mengatur sedemikian rupa agar keluarga besarnya yang Protestan itu harus bisa menghormati kepercayaan anda. Tapi kalau toh ternyata di kemudian hari ada dari mereka yang melecehkan anda, ya tetaplah berlaku kasih: maafkan saja karena mereka sudah tau apa yang mereka lakukan tapi koq tetap dilakukan. Mereka sudah tau tidak boleh melecehkan karena melawan kasih tapi koq tetap melecehkan. Maafkan.
Lagi pula toh berbakti/mendoakan orang tua itu kan soal pribadi anda. Tidak ada orang yang bisa melarang anda untuk berdoa bagi orang tua kan… So, jalani saja apa yang anda percaya dan sekarang silakan berdoa agar segalanya baik. Lalu, jalani. Jangan takut!
Salam, rin