Pernikahan Beda Gereja, Prosedur Standard

olong bantu saya Romo :

Saya beragama katolik. Calon suami saya beragama kristen (GII HOK IM Tong). Yang ingin saya tanyakan :

1. Mungkinkah bagi saya untuk menjalani pernikahan beda agama,yg direstui gereja katolik?
2. gii hok im tong, tidak menyetujui pernikahan beda agama, sementara saya tidak ingin mengikuti calon suami menjadi kristen. Apa saja yang saya perlukan (dokumen/syarat/saksi)untuk menikah di gereja katolik?
3. apakah perlu pendeta dari gii datang saat pemberkatan katolik? apa perlu menjadi saksi?
4. seandainya kami menikah di luar negeri (singapore), apakah pernikahan tersebut, sesuai dengan ajaran katolik? apakah saya masih sah sebagai sebagai seorang katolik?
5. setelah dinikahkan di luar negeri, apakah saya perlu membawa surat nikh tersebut ke gereja katolik?

terima kasih sekali atas bantuannya Romo.
MEL

One Response to “Pernikahan Beda Gereja, Prosedur Standard”

  1. @MEL
    1. Mungkinkah bagi saya untuk menjalani pernikahan beda agama,yg direstui gereja katolik?

    JAWAB : sangat mungkin, dengan ijin dari ordinaris wilayah/keuskupan. Tetapi pernikahan tersebut hanya dikukukhkan satu kali, yaitu menurut tata cara dan hukum Gereja Katolik.

    2. gii hok im tong, tidak menyetujui pernikahan beda agama, sementara saya tidak ingin mengikuti calon suami menjadi kristen. Apa saja yang saya perlukan (dokumen/syarat/saksi)untuk menikah di gereja katolik?

    JAWAB : ijin dari ordinaris wilayah/keuskupan, dan di sana kamu akan diminta berjanji untuk mempertahankan dan menjaga imanmu dari bahaya (Termasuk ke GEreja Katolik setiap hari Minggu dan hari raya wajib Katolik, dan tidak berpartisipasi aktif dalam perjamuan gereja PRotestan suamimu), dan berusaha semaksimal mungkin membawa anak-anakmu ke dalam Gereja Katolik.

    3. apakah perlu pendeta dari gii datang saat pemberkatan katolik? apa perlu menjadi saksi?

    JAWAB : boleh saja, bahkan dengan ijin dari pastor paroki dapat berpartisipasi dengan memberi nasihat atau berkat (berkat dari pendeta protestan = berkat awam dalam Gereja Katolik, seperti berkat orang tua kepada anaknya)

    4. seandainya kami menikah di luar negeri (singapore), apakah pernikahan tersebut, sesuai dengan ajaran katolik? apakah saya masih sah sebagai sebagai seorang katolik?

    JAWAB : bisa saja, menikah di Gereja Katolik mana pun adalah sah. Yang tidak sah adalah menikah di luar Gereja Katolik (Atau hanya menikah sipil. Pernikahan sipil dimata Gereja Katolik belum-lah sah)

    5. setelah dinikahkan di luar negeri, apakah saya perlu membawa surat nikh tersebut ke gereja katolik?

    JAWAB : jika kamu berdomisili di Indonesia, maka kalian perlu mencatatkan diri kalian sebagai umat paroki di tempat kalian tinggal.

    Jika pasanganmu menolak menikah di dalam GEreja Katolik, maka ini pertanda ia menolak iman-mu, dan ini bisa menjadi potensi masalah di kemudian hari. Jika ia dapat membela imannya daripadamu sedemikian rupa, maka mengapa kamu tidak bisa melakukan hal yang sama. Cinta yang dari Allah, adalah cinta yagn tidak menjauhkan umat yagn dikasihi-Nya dari Diri-Nya, melainkan lebih mendekat mereka kepada-Nya. Semoga kamu memilih jalan yang dikehendaki oleh-Nya yang adalah kepala dari Tubuh Mistis-Nya, yaitu GEreja-Nya yang satu, kudus, KAtolik dan Apostolik.

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>