Pak JP Yang Sedang Bingung
Shallom,
Salam kenal saya seorang pegawai negeri biasa usia 47 th mempunyai 1 istri dan 3 anak, beberapa waktu yang lalu saya membeli rumah sederhana, bahkan sangat sederhana, karena keuangan tidak cukup maka kami putuskan untuk pinjam ke bank dengan cara mencicil selama 10 th, beberapa waktu kemudian Tuhan karunia kami putra dengan cara operasi caesar, ketika itu Indonesia sedang dilanda krisis moneter, sehingga sangat berpengaruh dalam hal beaya operasi, saya sangat sedih pada waktu itu, tetapi karena jalannya harus operasi kami putuskan untuk cari pinjaman, karena memang sudah tidak ada lagi barang-barang yang bisa dijual, pada usia 3 bln anak kami tadi Tuhan ijinkan sakit sampai kristis yaitu kekurangan oksigen pada otaknya dia sulit bernafas dan harus opname dan biayanya sungguh luar biasa kami bingung lagi darimana saya mendapatkan uang untuk biayanya, waktu itu dipikiran saya yang penting anak selamat, maka kami putuskan cari pinjaman kesana kemari, pada usia 5 bln anak kami kembali sakit yang sama yaitu kekurangan oksigen pada otaknya bahkan beayanya lebih mahal dari yang lalu, kami terpaksa cari pinjaman kesana kemari lagi, jadi hutang kami semakin menumpuk, beberapa waktu kemudian anak kami yang nomor 1 masuk SMA dan membutuhkan biaya untuk uang gedung dll, sungguh benar-benar minus keuangan kami, anak menangis terus minta sekolah kaerena NEMnya sangat tinggi, saya sebagai orang tua bisa bapak/ibu bayangkan bagaimana perasaan kami waktu itu. Dan sampai sekarang ekonomi kami hanya mengandalkan pinjaman tutup lubang gali lubang, karena tidak ada usaha yang dapat saya lakukan, pernah saya usaha ikut menjualkan mobil/motor punya teman tidak pernah berhasil, mau usaha jualan di rumah tidak punya modal.
Inilah bapak/ibu pergumulan kami sekeluarga, hari-hari kami lalui dengan kesedihan, bingung, sulit tidur dll, bahkan istri saya kadang sesak nafas, hampir tiap malam ada rasa ketakutan sungguh sukacita damai sejahtera tidak pernah kami rasakan, hari-hari kami lalui dengan berfikir bagaimana bisa membayar cicilan apa yang harus dimakan untuk hari ini, upaya kami berdoa terus pada Tuhan agar godaan untuk berbuat dosa bisa saya hadapi, karena setiap saat terlebih ketika jatuh tempo pembayaran tiba keinginan berbuat dosa semakin menjadi, tolonglah bapak/ibu saya harus bagaimana?
Ketika saya mendengar kotbah harus andalkan Tuhan saya bertahun-tahun selalu andalkan Tuhan,percayalah pada kuasa Tuhan, saya sangat percaya, sungguh saat saya tulis ini saya dalam kondisi bingung, sedih dll sampai teman-teman di kantor bertanya pada saya, ada apa dengan saya, tolonglah keluarga kami bapak/ibu, sekali lagi kami berhutang bukan untuk foya-foya atau untuk berbuat jahat, tetapi sungguh untuk menghidupi keluarga, terima kasih bapak/ibu balasan kami tunggu segera mungkin, kiranya Tuhan memberkati pelayanan bapak/ibu dan kiranya Tuhan segera buka jalan memulihkan perekonomian kami. AMIN.
JP – Jakarta.
==
Dear Pak JP,
Kami dari Credit Union siap membantu bapak. Apabila bapak ada waktu senggang, bapak dipersilahkan datang ke kantor Credit Union di Gedung Yos pada jam kerja atau pada hari Minggu di luar jam-jam padat. Silahkan bertemu dengan Saartje, Sari atau Agung.
Terima kasih dan semoga TUHAN memberkati Pak JP dan keluarga.







Leave a Reply