Pacar terhina dan kekerasan oleh kakak iparnya

sebenarnya masalah keluarga ini bukan terjadi di keluarga saya melainkan terjadi di keluarga pacar saya.keluarga pacar saya terdiri dari ibu dan 4 anak wanita semua,pacar saya di posisi anak ke 3,ayah nya baru meninggal januari ini.awal permasalahannya sebenarnya sangat sepele,berawal dari facebook.kakak pacar saya yg nomor 2 menulis komen yg berhubungan dgn pacar saya di facebook dan suami nya(kakak ipar pacar saya) membalas komen tersebut yg membuat pacar saya merasa terhina.krn merasa terhina pacar saya jg membuat komen dan saya pun ikut2an komen(komen saya rada keras) dan melapor kpd ibu nya dan pacar saya menginginkan ibunya menegur menantunya itu.setelah ibu nya membicarakan dgn kakakny yg ke2 dan menantunya itu,gak tau gmn,kakak pacar saya itu lnsng mendatangi pacar saya dan terjadilah pertengkaran mulut.

setelah seminggu atau dua minggu kemudian,ibu pacar saya mengusulkan untuk mempertemukan kami untuk menyelesaikan masalah.dan akhir nya kami di pertemukan tp yg terjadi di luar dugaan kami.kakak ipar pacar saya lngsng ngamuk2 dan nantangin saya berkelahi,dia mencaci maki saya dan pacar saya padahal di sana ada ibu nya pacar saya dan kakak pertama pacar saya dan mereka yg kami kira bakal dihormati dan menjadi penengah ternyata tak bisa berbuat apa2 malah terkesan tunduk dan takut dgn kakak ipar pacar saya yg ngamuk2 itu.masalah tak bisa di selesaikan pada waktu itu krn pacar saya merasa tidak tahan dan lnsng pergi bersama saya.jujur saja kejadian itu membuat kami trauma,tertekan,terluka dan terhina,terutama bagi pacar saya.

setelah kejadian itu pacar saya memutuskan untuk kos selama 2bln.saya sangat kasihan pada pacar saya krn sangat tertekan dan trauma,dia cm bisa menangis dan tak bisa tidur setelah kejadian itu,termasuk saya jg.waktu pacar saya kos baru 3-satu bulan,tak ada angin tak ada apa2 tiba2 saja kakak ipar nya MENGANCAM kami 3x lewat facebook,dia bilang dia mo melakukan sesuatu setelah anak dia lahir.dia menulis itu di wall facebook dia sendiri.wlpn kakak ipar nya tak menulis nama kami tapi ada beberapa unsur yg menjurus kpd kami.kami lngsng melaporkan nya kpd ibu pacar saya,ternyata ibu pacar saya tak bisa memberikan perlindungan setidak nya support kpd pacar saya itu malah ibu nya berkata diamkan saja.jelas pacar saya sngt kecewa terhadap sikap ibu nya.kami mendengar kabar bahwa kakak ipar nya itu mau maen beking,sependengaran saya dia kenal dgn polisi.tp saya tak tau dia mau bawa polisi atau tukang pukul.saya sendiri jg ga tau apakah kakak ipar nya itu orang kuat atau kaya.

sekarang pacar saya sudah kembali ke rumah nya lagi dan kejadian itu sudah berlalu 5 bulan n belum terjadi apa2 pada kami.anak nya kakak ipar pacar saya udah lahir sekitar 2 bulan yg lalu yang dia bilang setelah anak nya lahir dia mau melakukan sesuatu pada kmi.sekarang keadaan kami selalu tertekan, ketakutan,cemas,trauma dll,apalagi bila saya sedang berkunjung ke rumah pacar saya,tiba2 kakak ipar nya datang,kami selalu panik walaupun kakak ipar nya tidak/belum mencari masalah lagi dgn kami berdua.hubungan pacar saya dgn ibu nya sekarang menjadi sngt buruk krn ibu nya selalu bersikap baik atau tunduk kpd menantu nya dan ibu nya sering berpergian bersama menantunya itu.hal itu membuat pacar saya semakin terpuruk saja krn pacar saya beranggapan bahwa ibu nya lebih memilih menantunya drpd anak sendiri yg sedang butuh support dari keluarga.hubungan ibu pacar saya dgn saya cukup baik,kami suka mengobrol wlpn saya tak tau apakah itu cuma sekedar basa basi atau apa.

jadi sekarang saya dan pacar saya harus bagaimana kalau kakak ipar nya mulai mencari masalah dengan memaki kami lagi dan melakukan kekerasan terhadap kami atau kakak ipar nya menyuruh orang untuk pukulin saya? bila sesuatu terjadi pada kami dan kami melaporkan nya ke polisi dan dia di tahan,sangat mungkin kan dia membayar polisi untuk bebas dan melakukan sesuatu pada kami yg lebih buruk lagi,kami harus bagaimana?

mohon solusi dan bantuan nya.kami sudah sangat putus asa.

FKB

2 Responses to “Pacar terhina dan kekerasan oleh kakak iparnya”

  1. @FKB, yagn terlupakan di sini adalah melihat bagaimana perasaan ibu pacar anda menghadapi situasi ini. Di saat ia sendiri masih berduka, karena belum 1 tahun ditinggal suaminya, dan mungkin dukanya ini sudah tersimpan sejak sebelum suaminya meninggal.

    Kini rumah yang ia dulu bersama suaminya membangun sebuah keluarga yang bahagia, seperti neraka dan bila pun tenang seperti menyimpan bom waktu sebagai hiasan rumah. Menurutmu bagaimana perasaaan sang ibu ?
    Saya mengira, ibu pacar anda jauh lebih menderita dibandingkan pacar anda. Anda mungkin tidak setuju.. tetapi bagaimana sang ibu bisa dipaksa memilih sisi mana yang harus ia bela ?
    Itu mungkin adalah kelemahan seorang ibu pacar anda, terlalu mengasihi anak-anaknya.
    Justru dalam masa ini, anak-anaknya harus berada di sisi kiri dan kanan sang ibu untuk menghibur, menguatkan dan mendamaikan perasaannya, dan bukan sebaliknya.

    Jika anda tahu masalahnya sepele, mengapa pacar anda tidak datang. Pertama kali meminta maaf kepada sang ibu karena telah menyakiti hatinya, kedua meminta maaf kepada sang kakak karena terlalu emosi menanggapi komentar yang tertulis di sana. Ini adalah yang utama. Pacar anda tidak perlu meminta maaf kepada kakak iparnya, tetapi juga mulailah untuk tidak bersikap bermusuhan, melainkan hormati ia sebagai kakak iparnya. Pacar anda harus menjadi kunci perdamaian ini. Rumah itu harus kembali dalam atmosfir yang nyaman bagi keluarga yang berada di bawah atapnya.

    lalu bagaimana dengan anda.. anda sebaiknya menjauh untuk sementara waktu, karena bagaimana pun, anda belum berada dalam lingkaran keluarga ini. Jangan salah sangka, ini adalah untuk kebaikan pacar anda, bukan ? itu sebabnya anda menulis di sini.
    Jadi biarkan pacar anda berkumpul kembali bersama keluarganya itu yang terpenting. Jika saatnya tepat, anda dan pacar anda bisa bertemu dengan sang ibu dan kakak pacar anda untuk meminta maaf atas keributan yang ditimbulkan, dan akhirnya meminta maaf kepada kakak ipar pacar anda.

    Ego anda pasti menggoda anda untuk tidak meminta maaf karena kejadian itu bukan karena kesalahan anda. Salah ! jika saya membaca cerita anda, maka semua orang yang terlibat di sana, kecuali ibu anda, mengambil andil yang sama sehingga pertengkaran ini terjadi. Jadi tidak masalah siapa yang meminta maaf lebih dulu, tetapi satu sama lain harus berdamai, dan harus ada yang memulainya.

    Dengan demikian anda sendiri bisa berdamai dengan diri anda yang takut, gelisah dan lain-lain yang tanpa anda sendiri justru lebih menamabah kekhawatiran dan kegalauan hati pacar anda.

    Jika anda dan pacar anda Katolik.. terimalah sakramen tobat, dan menerima sakramen Ekaristi dan satu hal lagi.. berdoalah.. doa orang benar besar kuasanya…

    May God bless your steps..both of you

  2. Dear FKB,

    Ada beberapa soal di sini.
    Soal pacar anda terhina: maafkanlah. Biarlah kakak iparnya dengan persoalannya sendiri. Saya tidak jelas mengapa dia aneh begitu, tapi kalau pacar anda tidak bikin gara gara lalu dia mengancam/melecehkan ya berarti dia punya persoalan pribadi. Atau, kalau persoalannya memang bisa diselesaikan ya sebaiknya diselesaikan. Maaf ya, walaupun anda menulis panjang lebar tapi saya tetap tidak menangkap esensi persoalannya itu apa karena tidak jelas apa yang membuat merasa terhina, apa yang membuat memaki dll.

    Soal bagaimana kalau anda dipukul:
    Anda toh lelaki, apa anda takut dipukul? Kalau takut ya sebaiknya berdamai dengan kakak ipar pacar. Kalau tidak takut ya balas saja. Nanti kalau sudah beneran dipukul ya lapor polisi juga boleh. Atau teriak teriak supaya dia dihajar massa. Apa kakak iparmu bisa membayar semua polisi? paling paling kan 1 saja yang membuat dia jadi sok. Jangan memperlihatkan sikap takut karena dia bakal tambah sok. Tidak perlu juga sok berani karena dia akan tertantang. Bersikaplah elegan, tetap hormat kepada calon ibu mertua karena bagaiaman pun juga ibu melahirkan pacar anda.

    Boleh juga datang ke polsek terdekat, kenalan sama polisi yang jaga di sana. Jangan bicara ada yang mengancammu, tapi ajak saja ngobrol karena kalau dia tau ada yang mengancam bukan tidak mungkin dia lalu mengikatmu dengan macam macam service yang belum tentu digunakan tapi sudah perlu keluar biaya duluan. Boleh juga bawa rokok dan jalinlah pertemanan. Minta nomor HPnya, sewaktu waktu anda terdesak, silakan minta bantuan. Kalau pertemanan sudah baik dan memang pak polisi mau diajak main setelah jam jaga ya boleh juga diajak mampir ke rumah kakak ipar supaya tau kalau anda juga punya teman polisi. Jangan dikenalkan pacarmu ya, jangan jangan pacarmu pindah ke pak polisi … hehehehehe… just kidding!

    Salam, rin

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>