Menemukan ketenangan di Gereja, ingin menjadi Katolik

Romo saya adalah seorang muslim yg sangat ingin masuk khatolik. saking besarnya keinginan saya ini. saya putuskan untuk pergi kegereja,di saat saya dalam kebingungan saya yg teramat besar akan apa yg saya rasakan pada ke iman saya,saya berdoa di gereja dan saya tenang sekali rasanya,dan saya merasa ketika saya berdoa dengan cara khatolik saya menemukan kebahagiaan yg lain yg tak prnah sy tmukan. akhirnya saya putuskan untuk setiap minggunya kegereja,saya ingin sekali romo,ada yg dpt memebantu saya untuk menjadi khatolik yg sesungguhnya dan membimbing saya, bagaimana caranya romo,saya sudah mantap sekali dengan pilihan saya ini, saya merasa tenang didalam khatolik. romo, tolong bantu saya.

Vita

ayo sekolah

133 Responses to “Menemukan ketenangan di Gereja, ingin menjadi Katolik”

  1. Dear Vita,

    kita sedang mengalami hal yang sama.saya seorang muslim. saya sangat ingin masuk katolik karena saya merasakan ketenangan saat berada di dalam gereja. saya sering ikut misa hari minggu atau sabtu sore. Rasanya tenang sekali saat berdoa di dalam gereja. saya udah mendapatkan informasi ttg cara utk menjadi katekumen di gereja terdekat tmpt tinggal saya. Tapi keluarga saya menentang, Romo apa yang harus saya lakukan. Bagaimana agar keluarga saya mengizinkan saya untuk mengimani katolik.. Mohon pencerahannya dari Romo tentang apa yang harus saya lakukan. Vita,mngkin kita bisa sharing soal ini.

    Terima kasih,
    Jesus Bless u

  2. Dear Vita,
    Dalam postingan Anda tidak disebutkan Anda mengikuti ibadat di Gereja mana, namun tidak masalah karena setiap Gereja Katolik pasti bersedia memandu seseorang yang ingin masuk menjadi anggota Gereja tsb. Bila yang Anda maksud Gereja St. Anna, silakan menghubungi Sekretariat di samping Gereja, Anda akan mendapatkan panduan. Ada tahap-tahap yang perlu dilalui bagi seseorang yang ingin secara resmi diterima sebagai umat Katolik. Proses pengenalan, belajar dan persiapan hingga ybs sungguh-sungguh mantap dengan pilihannya untuk masuk dalam naungan Gereja Katolik.

    Tuhan yang telah menyapa Anda dan memberikan ketenangan dalam hati Anda, Dia juga yang akan memberikan jalan serta kelancaran untuk langkah Anda selanjutnya. Tuhan mendengar doa Anda, baik itu bahasa “bathin” yang tak terucapkan, ataupun cara lain yang Anda pergunakan untuk berkomunikasi dengan Dia. Dia yang adalah Kasih, akan membimbing Anda dalam Kasih yang sejati.

    Tuhan memberkati.

    Salam,
    Adi

  3. Dear Putri,

    Kita bisa pahami bahwa keluarga Anda menentang maksud Anda untuk menjadi Katolik. Dalam agama manapun kiranya sama jika ada salah satu anggota keluarga yang ingin berpindah keyakinan biasanya keluarga keberatan. Bila kita mengandalkan kemampuan kita sendiri, akan sangat sulit untuk melunakkan hati mereka agar merelakan Anda berpindah agama.

    Karena Tuhan mengajarkan kasih, kasih yang tanpa batas, mungkin sebaiknya Putri tidak terlalu mendesak mereka untuk menyetujui maksud Putri tersebut. Tetaplah menjadi anggota keluarga yang hangat, ramah dan penuh kasih. Kita belajar menyandarkan harapan kita pada pertolongan Tuhan, sampaikanlah pengharapan Putri dalam doa. Tuhan kita adalah Tuhan yang kreatif, Dia bisa memakai jalan/cara yang tidak terpikirkan oleh kita.

    Dalam Amsal 21:1 dikatakan demikian “Hati raja seperti batang air di dalam tangan Tuhan, dialirkanNya kemana Ia ingingi”. Bila hati raja yang biasanya keras saja bisa diubahkan oleh Tuhan, tidakklah sulit bagiNya untuk melunakkan hati keluarga Putri.

    Baik Putri, Tuhan memberkati.

    Salam,
    Adi

  4. @Vita dan Putri,

    Puji Tuhan, Allah telah memanggil kalian untuk dibaptis menjadi Katolik dan menjadi anggota Gereja yang adalah Tubuh-Nya sendiri. Teruslah memupuk dan memelihara kerinduan kalian itu di dalam hati kalian dan perkayalah dengan pengetahuan iman Katolik yang sungguh luar biasa banyaknya.

    Jika kalian ingin menjadi Katolik tentulah sangat mudah, kalian bisa datang ke paroki terdekat dan menjalankan proses persiapan baptis dewasa.

    Mengenai keluarga.. yang perlu diingat adalah bahwa memeluk agama adalah hak asasi manusia yang dilindungi negara. Tetapi bagaimana pun, jika kalian tidak mendapatkan dukungan dari keluarga, dan kebutuhan hidup kalian masih tergantung orang tua, maka janganlah kalian khawatir, justru ini menjadi ujian untuk menjawab panggilan Allah lebih sungguh.
    Jika ada anggota keluarga, paman atau bibi yang beriman Kristen dan cukup didengar perkataannya oleh orangtua kalian, kalian bisa meminta tolong mereka untuk membantu berbicara dengan orang tua kalian. Tentu saja ada kemungkinan mereka ragu untuk membantumu, karena ingin menghindari cekcok di antara keluarga. Tetapi bagaimanapun layak untuk dicoba

    Jika tidak ada pertolongan, maka berdoalah dan hiduplah sebagai seorang “Katolik” dalam status agama kalian dan carilah kehendak Allah dengan sungguh-sungguh dan lakukanlah. Dengan demikian kalian menjaga kerinduan itu dan menjawab panggilan Allah hingga kelak kalian secara batiniah dan juga lahiriah sudah siap untuk dibaptis.

    Jika kalian secara lahiriah sudah matang, artinya kalian sanggup memenuhi kebutuhanmu sendiri, kamu sebenarnya bisa memutuskan sendiri, ujian terberatnya adalah apabila kamu diminta memilih antara dibaptis Katolik dan keluarga.

    Saya percaya dan saya berharap kalian pun demikian, Apapun kondisi kalian, Allah tidak akan pernah putus asa memanggilmu supaya kalian dapat masuk ke dalam kerajaan-Nya. Ia pasti membantumu.. jangan berhenti berdoa, karena doa orang benar besar kuasanya..

    Jika kalian memiliki kesempatan untuk mengikuti misa di hari Minggu, datanglah. Walaupun kalian belum bisa menerima sakramen Ekaristi, seusai misa kalian bisa datang ke romo, dan memohon berkat Tuhan, maju dan silangkan tanganmu di depan dada dan berlututlah.

    Satu hal lagi, dalam proses menjawab panggilan Allah ini, hingga kalian dibaptis, kalian akan mengalami banyak kejadian yang menguji kehendakmu itu. Entah dari keluargamu, dari orang-orang disekitarmu, teman atau sahabatmu, bahkan dari orang Katolik sendiri baik umatnya, pengurus Gereja atau bahkan pastor Katolik. Pesan saya, kuatkanlah kehendakmu itu, ingatlah bahwa kalian datang meminta untuk dibaptis bukan untuk hal duniawi, tetapi untuk hal surgawi yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang setia menjalankan perintah dan ajaran-ajaran-Nya.

    May God bless your steps..

  5. Johan & Adi .. terima kasih buat sarannya .. semua yang kalian ungkapkan semakin menguatkan saya untuk mengimani katolik. Saya akan selalu memohon pertolongan Tuhan agar dpermudah langkah menuju iman katolik.

    Tuhan memberkati ..

    Salam,
    Putri

  6. salam sejahtera semuanya

    saya seorang muslim ,
    saya sebenarnya sejak SMP sudah sangat tertarik dg agama katolik ,

    namun sekarang di usia saya ke 18 tahun saya sudah bener* yakin agama katolik adalah agama yg paling benar ,
    saya ingin sekali untuk mengimani katolik,

    saya juga sering datang ke gereja pada hari sabtu dan minggu , walaupun saya belum mengerti sama sekali tata cara ibadah di gereja,
    namun saya duduk dg saksama d dlm gereja mendengarkan khotbah

    hati saya sangat tenang dan damai.

    saya ingin sekali pindah agama , tapi keluarga sangat menentang 🙁

    trutama ibu saya .

    saya bingung ,

    bukankah kita di larang untuk durhaka kepada ibu ? lantas kalau saya mengikuti perkataan ibu saya , saya yg tersiksa.
    batin saya menginginkan iman katolik .

    tp saya juga menginginkan restu dari orangtua dan seluruh keluarga saya agr d izinkan mnjd katolik sejati

    terimakasih

    salam
    echy 🙂

  7. lakukanlah seperti yang Putri tuliskan, dan berusahalah dengan tulus mencari kehendak Allah dalam Gereja Katolik..

    Bila suatu hari kelak, kamu dihadapkan pilihan yang sulit..

    Percayalah akan perkataan ini :

    “carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Mat 6:33)

  8. Saya terharu membaca tulisan Anda.

    Saya dulu juga seorang muslim tetapi sejak SD saya mulai bertanya terhadap keyakinan saya. Tetapi memang tidak seperti yang anda alami, orang tua saya tidak mempermasalahkan saya pindah agama, maka setelah saya tingkat II di PT saya dibaptis.

    Saya sarankan tetaplah baik terhadap Ibu. Kedurhakaan anak kalau ia tidak baik, tidak hormat, tidak mencintai ibunya, dst. Mulailah berdoa sebisanya sesuai kata hati. Doakanlah Ibumu niscaya akan terjaadi mukjizat….

  9. @johan & Hugo

    makasih semua buat sarannya 🙂

    mudah*n akan terjadi mukjizat kpd keluarga saya mengenai keinginan saya yg ingin menjadi seorang katolik 🙂

    kemarin saat malam natal saya mengikuti misa di gereja st maria Palembang 🙂
    saya sungguh terharu .
    saya ingin sekali menjadi insan katolik .

    kira* bolehkah saya menjadi katolik secara diam* dari ibu saya dan keluarga saya ?

    karena terus terang saya ingin lebih mendalami dan mempelajari tentang agama katolik :’) apalagi ketika saya melihat tayangan di sebuah televisi mengenai patung bunda maria menangis :'(
    saya sungguh tersentuh menyaksikan nyh :’)

    salam

    echy

  10. Hallo Echy,
    Selamat Natal!
    Kamu di Palembang?
    Untuk konsultasi mungkin lebih baik kamu bicara dengan Rm Y Samiran SCJ di ysamiran@gmail.com
    Beliau di Km 7 Palembang dan ketua Yayasan Musi.

    Selamat semakn mencinta Tuhan!

    Salam, rin

  11. Saya mau bertanya , ibu saya adalah seorang Katholik , dan ayah saya adalah seorang Protestan , selama 3 tahun saya ikut dgn ibu saya dan saya sembayang di gereja Katholik selama 3 tahun tersebut
    keinginan saya untuk menjadi seorang Katholik sangat kuat , karena saya selalu menemukan ketenangan di gereja Katholik
    yang ingin saya tanyakan adalah ,saya pernah menerima komuni , namun saya belum sambut baru , apakah itu sah , atau tidak ?
    terimakasih

  12. hillary, mengapa kamu tidak menjadi anggota Gereja Katolik jika memang keinginan itu besar sekali ?

    hukum Gereja menetapkan bahwa yang menerima komuni harus sudah dibaptis secara Katolik. Artinya bila kamu belum dibaptis atau sudah dibaptis di gereja Protestan tetapi baptisannya tidak sah menurut Gereja Katolik, kamu tidak boleh menyambutnya.
    Menjadi Katolik berarti percaya akan adanyta transubstansi, artinya kehadiran nyata Tubuh dan Darah Kristus dalam rupa roti dan anggur dalam perjamuan Ekaristi.

    Jika pun kamu tetap menyambutnya, maka [kemungkinan besar] tidak memberikan rahmat adikodrati bagi dirimu.

    Jika kamu rindu menyambut Tubuh Kristus, maka saya sangat mendorong kamu untuk bertemu dengan pastor paroki dan menyatakan niatmu untuk menjadi Katolik.
    Sementara itu, kamu bisa melampiaskan kerinduan itu menyambut Allah dalam perjamuan Ekaristi kudus dengan komuni batin.

    May God bless your steps..

  13. Shalom semuanya,

    Saya menjadi tertarik dengan perbincangan ini, karena saya dulunya juga bukan beragama katholik dan puji Tuhan sekarang saya dapat mengikuti katekumen dan akan dibaptis pada malam Paskah nanti. Keinginan saya untuk menjadi katholik dan dibaptis sudah bertumbuh sejak bangku kelas 5 SD, hampir 11 tahun dari sekarang. Mungkin juga karena dari TK sampai SMA saya bersekolah di sekolah Katholik, saya menjadi sangat terbiasa dan cenderung lebih nyaman dengan agama Katholik. Pada waktu SD ketika minta persetujuan dari orangtua saya untuk dibaptis, Papa saya menolak mentah-mentah ide saya tersebut. Beliau hanya bilang, “Ah kamu masih kecil, belum mengerti apa yang sedang kamu bicarakan.” Pada waktu itu saya sempat kecewa dan sedih, padahal saya merasakan betul-betul ada koneksi dengan Tuhan Yesus itu sendiri. Kemudian sejak saat itu saya mencoba berpikir, “Ah, mungkin memang benar apa kata orangtua saya. Mungkin jika saya memang dilahirkan dengan agama ini maka saya harus sungguh-sungguh menjalankannya.”

    Namun seiring waktu berjalan, pada waktu SMA saya merasa dipanggil Tuhan lagi. Pada suatu waktu, saya bertengkar hebat dengan kakak laki-laki saya dan sampai menangis tersedu-sedu. Sebelumnya, kakak saya memberikan sebuah alkitab hadiah pemberian temannya kepada saya, dia hanya berkata dia belum begitu cocok untuk menjadi seorang Kristen. Apa yang saya lakukan? Sambil menangis saya membuka alkitab itu dan sangat terharu membaca Mat 18: 21-35(Perumpamaan tentang pengampunan) dan saya merasa kasih Allah sungguh nyata sebab Ia ada di saat kita membutuhkan-Nya. Sejak saat itu saya mulai berdoa setiap malam sebelum tidur dengan memakai tanda salib, walaupun saya tidak yakin apakah Tuhan akan menjawab doa saya, namun saya percaya bahwa Dia mendengar.

    Sampai waktu kuliah, kebiasaan berdoa itu tetap terbawa walaupun saya belum resmi katholik, namun saya sangat mengharapkannya dalam hati. Kebetulan lagi, waktu kuliah teman dekat saya juga banyak yg beragama katholik dan saya sering menemaninya ke misa, namun saya belum berani menyatakan bahwa saya ingin ikut katekumen. Saya hanya berpikir, “Mungkin memang itu adalah mimpi belaka yang tak kan pernah kesampaian untuk menjadi katholik.” Lagi-lagi, Tuhan mengirimkan sebuah jalan bagi saya. Pada suatu saat, saya disuruh untuk mensosialisasikan tentang organisasi pelajar di dalam satu komunitas katolik sewaktu komsel (kelompok sel). Saya merasa sangat disambut oleh teman2 sel, dan bahkan mereka mengira saya datang sebagai seorang katholik utk mengikuti sel, bukan utk yg lain. Kedua kalinya, teman saya yg di dalam sel itu mengajak saya utk ikut lagi, katanya: “Mari, saya ingin mengajak kamu untuk bermain sama Tuhan Yesus.” Entah mengapa, kalimat itu terus mengiang di benak saya, dan saya memutuskan untuk komit masuk ke dalam kelompok itu. Itulah awal saya ikut kelas katekumen di paroki lokal (walaupun dengan bahasa mandarin yg pada awalnya saya yakin tidak akan mengerti-saya sekarang bersekolah di Cina), namun dengan bantuan teman-teman sel dan bimbingan Tuhan, saya dapat menjalaninya dengan baik hingga saat ini. Sempat mendengar berita-berita miring tentang saya yang pindah agama dr teman2 (karena sebelumnya saya juga ikut aktivitas agama lain bersama mantan pacar saya), maupun keragu-raguan mereka, namun saya tetap percaya dengan pilihan saya. Saya juga berdoa agar orangtua saya bisa menerima kenyataan ini, dan yang menjadi surprise buat saya adalah ketika saya bilang kepada Papa saya, “Iya Pa, tadi abis dari gereja.” Dan dia malah berkata, “Oo, gereja mana?”

    Jujur, ini adalah sebuah hal yang sangat indah bagi saya akhirnya saya tidak perlu lagi menjelaskan kepada mereka melalui kata-kata, namun melalui bahasa yang paling indah yg diajarkan Yesus kepada kita-kasih. Saya percaya, bagi kita yang telah dipanggil menurut rencana-Nya, Dia juga akan yang menyiapkan jalan bagi kita jika kita sungguh-sungguh percaya dan bersandar kepada-Nya. Tuhan Yesus sudah mengirimkan banyak orang untuk membantu perjalanan saya, saya percaya bahwa Dia juga akan mengasihi kita bila kita ingin terus berjalan di jalan-Nya dan mengasihi Dia dengan setulus hati kita.

    Maaf dengan sharing yang agak panjang ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman. Tuhan memberkati.

  14. saya sangat ingin sekali katolik, tapi kedua pihak keluarga saya ada yang fanatik dan dikit tidak suka sama katolik/kristen dan sering curhat ke teman2 saya dan saya sering di nasehatin sama teman saya yang beragama katolik dan yg bukan agama katolik untuk sabar semua cobaan ini…

    apa yang harus saya lakukan yang penuh cobaain ini?

    Dimar

  15. Salam
    membaca pengalaman hidup teman-teman semua menjadikan saya ingin menulis sedikit kisah yang saya alami.
    Aku terlahir dari keluarga muslim. 20 tahun lebih aku menjadi seorang muslim. waktu yang tidak singkat bagiku sehingga agama yang aku anut mengakar dan mendarah daging. aku sangant benci dengan orang-orang nasrani (katholik maupun kristen protestan) kisah ini berawal ketika aku masih berumur 9 tahun (kira-kira kelas 3 sd) ayahku memutuskan untuk pindah agama menjadi seorang katholik. pada waktu itu aku juga ikut di babtis di gereja. walaupun sebenarnya aku belum tahu arti dari pembabtisan itu sendiri.

    hingga guru agamaku di sd tahu kalau aku pernah dibabtis dan dia menasehati aku supaya tetap beragama yang dulu. aku tetap disuruh mengikuti agama islam. sejak itu aku semakin mendalami agamaku dan mengerti bahwa memang agama islamlah yang benar (pada waktu itu)

    waktu terus berlalu begitu pula agama ini semakin kuat dalam diriku. sehingga kadang aku menggunjing mereka yang pergi ke gereja. hingga suatu hari kakakku yang dulu anti dengan orang katholik justru malah menikah dengan orang katolik dan menjadi bagian dari mereka. rasa benci dalam hati ini semakin menjadi-jadi. sampai-sampai pada waktu pernikahan kakakku di gereja aku tidak datang. aku semakin benci dengan mereka.
    di pintu kamarku aku tulisi pakai huruf arab. dan aku tulisi juga “islam never die”

    singkat cerita setelah lulus sma aku melanjutkan studi ke Sanata Dharma. karena bujukan orang tua aku menurut saja kuliah di sana walaupun sebenarnya aku juga merasa tidak nyaman karena kampus tersebut termasuk kampus non muslim.
    dari sinilah semua berubah. tapi perubahan itu tidak semudah membalikan telapak tangan. terasa lambat dan berat.

    aku kenal dengan seorang gadis katholik. dari sanalah Tuhan merubah hidupku.

    hampir 4 tahun aku hidup dalam ketidak pastian dan kehampaan. aku bingung dengan diriku sendiri. kadang aku ke gereja tapi kadang aku juga sholat. jujur saja aku gereja karena gadis yang aku kenal itu. tetapi katika aku tidak bersama dengan dia aku sholat. hidupku semakin tidak menentu. hingga suatu hari aku membaca Al-Kitab. setiap ada waktu aku selalu menyempatkan membacanya. tetapi aku tetap tidak bisa menerima tentang ajaran Trinitas karena sejak kecil telah ditanamkan padaku kalau Tuhan itu Esa. Aku juga sering membandingkan Al-Kitab dengan ayat-ayat yang ada di Al-Quran. semua itu malah menjadikan aku semakin bingung. ketakutanku juga semakin bertambah. aku takut apabila nanti jika aku berubah katholik aku akan dikucilkan oleh teman-temanku yang muslim. seperti aku dulu menggunjing orang yang pergi ke gereja.

    setelah itu aku putuskan untuk vacum dari agama. aku mencoba untuk puasa dan membuang segala perbuatan buruk dan mengendalikan hawa nafsu. tujuanku hanya ingin lebih mendekatkan diri pada Tuhan sang pencipta.

    Aku juga sempat konsultasi ke ROMO. kata Romo kalau kita membaca AL-KItab harus dengan hati yang bersih dan kita benar-benar ingin mencari dan memndapatkan kebenaran itu.
    dan atas saran Romo tersebut aku mulai membaca Al-Kitab dengan tenang. Akhirnya sedikit-demi sedikit semua keraguan mulai hilang. Terimakasih juga buat teman-teman di FB dan Gereja Katholik yang selalu memberi semangat. dan lambat laun aku bisa menerima bahwa Tuhan Yesus adalah Sang Juru Selamat.

    Paskah kemarin adalah paskah pertama kalinya aku ikuti dengan penuh suka cita.

    aku juga semakin yakin karena kemarin ketika aku berdoa. apa yang aku doakan hanya berselang jam di kabulkan oleh Tuhan. ini sungguh Mukjizat. dan aku semakin percaya.

    terimakasih Allah Bapa, terimakasih Yesus, Terimakasih Roh Kudus.

  16. Dear all,

    Aku pernah posting sebelumnya.. aku hanya ingin berbagi bahwa memang perjalanan meuju kerajaan Allah memang sangat berat tapi Allah memberiku banyak jalan untuk menuju kerajaanNya dan bersatu dalam kerajaanNya. Puji Tuhan.. memang keluargaku menentang aku untuk mengimani Katolik sangat menentang dan betapa sulitnya ingin mengikuti pelajaran agama katolik karena waktu itu aq sudah terlambat, jadi menurut paroki tempat aku belajar aku harus menunggu sampai pendaftaran berikutnya.

    Tangan Tuhan mulai menjamahku dengan mempertemukanku dengan seorang guru agama melalui teman kantorku. Dan tidak perlu menunggu lama aku bisa mulai belajar katolik meskipun hanya sendiri belajarnya. Cobaan datang lagi dari keluargaku saat aku mulai belajar .. mereka bilang aku akan masuk neraka, aku jadi orang murtad kalau sampai pindah agama. Padahal tidak ada agama manapun yang memurtadkan seseorang. Tapi aku tetap pada kata hatiku untuk mengimani katolik.

    Aku terus belajar meskipun harus sembunyi dari keluargaku. Aku mulai rajin ke gereja dan mengikuti cara hidup orang katolik. Aku diancam akan dijauhi keluargaku kalau sampai aku pindah agama. Tapi lagi-lagi omongan itu tidak sekalipun menyurutkan niatku dan hati nuraniku untuk mengimani kaolik.
    Sampai pada akhirnya aku bisa dibaptis di perayaan minggu palma kemarin. Puji Tuhan .. Tuhan tidak pernah meninggalkan aku dalam situasi apapun.

    Jadi untuk teman-teman yang mungkin memiliki kisah yang sama seperti aku, kenalilah dulu niatmu untuk mengimani katolik, yakinkan hati dan diri atas niatmu, karena kalau niat kita kuat tidak akan goyah oleh apapun dan yang harus kita ingat Tuhan selalu bersama kita .

    Shalom,

  17. @ Putri: Senang rasanya mengetahui ada orang yang mengalami apa yang saya alami. Saya pun sedang berusaha memeroleh bimbingan ke dalam iman Katolik. Sungguh berat, memang. Benar-benar berat. Tapi saya yakin, dengan kekuatan doa serta kasih-Nya, Tuhan akan mempermudah jalan saya.

    @ Romo(?) Adi: Mohon dukungan doa supaya Tuhan Yesus mempermudah jalan saya di dalam upaya untuk mengenal-Nya, serta mempertemukan saya dengan seseorang yang dapat membimbing saya. Karena sungguh saya adalah orang berdosa dan tercela.

    Salam kasih dalam Kristus Yesus bagi Saudara semua

  18. saya Juga merasakan hal yang sama,,,,
    saya seorang muslim yang sejak dulu sangat ingin masuk katolik,,,
    saya tidak berani mengatakan hal ini ke orang tua saya,,,karrna saya yakin orang tua saya (papa) tidak mengijinkan,,,
    klo mama saya sih oke2 aja,,,
    karna dia kong hu chu,,,,,
    saya berharap kawan2 sekalian mw mendoakan agar saya di berikan jalan untuk bisa menjadi katolik yang utuh,,,,

  19. asal aku memang kristian.memeluk islam.dan ingin kembali ke kristian.boleh kah ini terjadi?kerana aku orang malaysia.apakah dibenarkan?

  20. @rubica.. setahu saya anda harus memperjuangkan keinginan anda ini melalui pengadilan.. boleh atau tidaknya anda kembali ke agamamu ditentukan oleh keputusan pengadilan… 🙁

    namun.. jika hatimu sungguh-sungguh rindu kembali kepada Kristus, perjuangkan dan jalani hidup sesuai dengan ajaran-Nya.. niscaya Allah akan memberi kemudahan bagimu untuk kembali kepada-Nya.

    May God bless your steps..

  21. Apakah saya juga bisa menjadi seorang katolik? sejujurnya saya pun sangat tertarik dengan katolik,keluarga ayah saya adalah katolik. Namun karena saya dibesarkan dilingkungan keluarga ibu yg semuanya muslim saya pun terbiasa dengan ajaran islam. Saat ini saya sangat ingin mengenal apa itu katolik,sama yg dialami oleh putri yakni restu orang tua. Saat ini saya masih belajar melalui buku yg diberikan oleh teman saya,dimakah saya bisa untuk memperdalam katolik ini?

  22. saya juga merasakan hal yang sama, sudah dari akhir saya sekoalh di SD samapai sekarang sudah ada si SMA, saya menginginkan berpindah agama yang tadinya islam menjadi katolik. tapi masih belum ada keberanian untuk saya mengungkapkanya pada keluarga dan teman, karena ada rasa takut yaitu takut ditentang oleh kedua orang tua dan keluarga dan takut diajuhi teman” yang kebanyakan adalah seorang muslim yang taat beribadah.
    saya sebenarnya menginginkan sesegera mungkin untuk menjadi seorang katolik tapi kepikiran dengan rasa takut saya yang selalu menjadi pertimbangan. ingin sekali saya ingin menjadi seorang katolik, sampai saat ini usaha saya yang telah dicapai seperti menemukan hal-hal tentang agama katolik di internet dan mendownload alkitab. dan sayangnya masih banyak hal-hal yang tidak saya ketahui tentang katolik. tapi saya bertekad untuk menjadi seorang katolik karena saya selalu merasa bahagia dengan persaan saya tentang katolik.
    oh ya, jika ada yang ingin membantu saya tentang cara-cara agar bisa masuk menjadi seorang katolik, anda bisa hubungi saya di email agit_oliviaa@yahoo.com.
    saya berharap bisa menjadi seorang katolik
    tolong bimbingannya!

  23. menjadi seorang Katolik adalah dengan di baptis dan dimana kalian berdomisili ada Gereja Katolik, nyatakanlah keinginan kalian untuk dibaptis di sana.

    Tetapi jika keingnan kalian ini bisa membahayakan jiwa kalian atau karena kalian masih tinggal dan hidup kalian tergantung dengan orang tua kalian, maka kalian boleh menundanya, tetapi jangan berpaling dari kehendak-Nya. Allah yang baik akan membantu kalian untuk bersatu dengan-Nya dengan cara yang tidak kita ketahui. dan bila kesempatan itu datang, jangan lagi kalian menundanya. Allah menanti kalian.

    kalian bisa belajar tentang iman Katolik dari forum seperti http://www.ekaristi.org/forum silahkan bertanya apa pun di sana atau bisa juga bertanya disini.. atau bisa menemui pastor paroki, buku-buku Katolik juga lumayan banyak di Gramedia rasanya.

    May God bless your steps..

  24. Apa kabar semuanya. Salam hangat. Saya sudah memiliki keinginan untuk menjadi seorang Katolik sejak saya SMA. Namun saat ini keinginan saya sangat ditentang oleh kedua orang tua saya, dikarenakan keluarga kami adalah penganut aliran kepercayaan Konghuchu. Dan mereka juga memberikan alasan yang aneh agar saya tidak mengikuti ajaran agama Katolik, yaitu bahwa saya telah dijadikan anak angkat Dewi Kwan Im. Sehingga jikalau saya dibabtis, maka saya tidak akan lagi dianggap anak oleh kedua orang tua saya dan diusir dari rumah saya. Mohon bimbingannya agar saya segera dapat menjadi seorang pengikut Kristus. Terima kasih.

  25. syalom.,.,.,.,.,,

    sya beragama kristen n cwe q seorang katolik. ortu cwe q tdk setujuh dgn hubungan kami terkecuali saya masuk agama katolik.
    apakah saya masuk menjadi agama katolik salh apa benar???

    tolong d balas yawwww.,,.,.,.,q menanti jawabanx….

  26. @Robby… Puji Tuhan, Allah telah memanggilmu.. jika hidupmu masih tergantung dari orang tuanmu [kecuali kamu sudah bekerja dan dapat hidup mandiri, maka kamu bisa memutuskan hal ini], kamu tidak berdosa menunda dirimu untuk dibaptis, namun, jangan kamu padamkan semangat menjawab panggilan ini dalam hatimu. Gunakan untuk mempelajari iman Katolik untuk memantabkan keinginanmu itu. Berusahalah dengan semaksimal mungkin untuk menghindari dosa, percaya takhyul dan menyembah dewa-dewi, percayalah kepada Allah yang satu dan hidup dan hanya kepada Dia engkau menyembah. Jika kamu terpaksa memegang hio untuk sembahyang, berdoalah di dalam hatimu kepada-Nya. Keterpaksaan membebaskan dirimu dari dosa berat. Namun Minta-lah ampun dalam doa-mu jikalau perbuatanmu tidak berkenan kepada Allah.

    Kamu bisa mencari sekutu, yaitu keluarga papa mama-mu yang telah menjadi KAtolik. Ceritakan keinginanmu kepada mereka, semoga saja mereka bisa membantu. Tetapi pun jika ini tidak terjadi, ingatlah bahwa penantianmu tidak akan sia-sia. Berdoalah, dekatkan dirimu kepada Allah, jauhkan hal-hal yang Ia larang, ikuti kehendak dan ajaran-Nya. Jika memungkinkan jadilah partisipan dalam misa Ekaristi.

    Allah Yang Maha Baik Yang telah memanggilmu akan memberimu jalan untukmu masuk dalam pangkuan-Nya.

  27. @Yealz, menurut anda sendiri bagaimana ?

    jika saya menjadi orang tua temanmu, saya tidak akan memintamu menjadi Katolik untuk dapat menjadi “pacar” anak saya.

    Jika teman-nya malas ke Gereja, saya pasti tidak akan menyetujuinya menjadi “pacar”-nya, jika ia tidak sayang orang tua apa lagi (sayang bukan berarti manja, yang ini saya juga tidak akan setuju), jika sekolah lebih mementingkan penampilan alias bergaya dari pada prestasi, ini juga saya tidak setuju. Jika sikapnya tidak rendah hati atau tidak sopan dan santun, ini juga. Dan jika ia pindah agama hanya karena ingin menjadi pacar anak saya, mendingan nggak usah deeeeeh.

    Saya akan meminta anak saya untuk mencari seorang Katolik 🙂 Bukan meminta temannya menjadi Katolik untuk jadi pacarnya, ini berbeda.. bukan diminta, tetapi yang dengan kehendak bebasnya memilih untuk menjadi seorang Katolik.

  28. salam…
    saya mau bertanya.. sbnrya bagaimana cara ibadah agama katolik?? semenjak saya dekat dgn laki2 agama katolik saya ingin msuk agama itu, krn saya prnh ikut misa dgn dia rasanya damai sekali… tp keluarga dr ibu saya banyak yg haji,namun dr papah ad yg katolik. saya seorang muslim. bsakah saya mengikuti ajaran katolik dengan damai tanpa ada perdebatan dari ortu?? tolong di bantu yaaa…

    —- terimakasih —–

  29. Romo dan teman2.. Saya juga memiliki masalah tentang perbedaan agama dengan pacar saya yg seorang Hindu. Saya katolik dan saya tidak ingin pindah agama karena saya mengimani Yesus Kristus. Dulu pacar saya berjanji ia yang akan pindah, tetapi baru setelah 9 bulan berpacaran, ia mengungkapkan bahwa keluarganya keberatan dengan alasan adat istiadat bali yg tidak memperbolehkan anak laki-laki untuk pindah agama, sebab mereka harus meneruskan keluarga. Pacar saya mulai memaksa saya utk pindah agama hindu. Saya sangat tidak ingin berpisah dgn dia,saya terus berdoa dgn harapan ada mukjizat yg bs membuat ia tersentuh hatinya untuk menjadi pengikut Kristus. Apakah dalam keadaan seperti ini masih mungkin ia meninggalkan hindu? Mohon tanggapannya romo dan teman2. Terimakasih. Tuhan berkati.

  30. Romo dan kawan2 semua persaya kenalkan nama saya bobby johansyah umur saya 27 tahun..
    saya adalah seorang yatim piatu yg dibesarkan oleh keluarga chinesse dari saya berumur 8bulan hingga saya beranjak besar kira2 berumur 17 tahun, dulu saya disekolah kan disekolah protestan oleh org tua angkat saya.
    saya aktif di dlm acara rohani sekolah dan sebagainya namun hanya sebatas menjalani saja tanpa agama dan keyakinan yg jelas dan org tua angkat saya berpesan agar saya jgn dibaptis entah alasan apa mereka bicara seperti itu saya tak mengerti sampai saat ini..
    jujur dulu saya nakal sekali baik dsekolah maupun di lingkungan rumah dgn kenakalan saya itu pasti membuat jengah org tua saya sampai akhirnya keluar kata2 yg sungguh saya belum sanggup mendengarnya di usia saya yg masih belasan tahun, klo saya ternyata bukan anak kandung mereka saya syok mendengar itu Romo kenakalan saya pun tak henti sampai disitu saya mulai jarang pulang mulai pesta-pesta narkoba karna saya rasa ini jalan terbaik untuk meluapkan semua yg saya rasakan mulai dari 1996 saya ketergantungan narkoba serasa hancur hidup saya keluar masuk panti-panti rehabilitas sampai akhirnya tahun 1999 saya dikirim ke pesantren didaerah jawa timur tepatnya pasuruan 1tahun kurang lebih saya d’sana, hidup saya semakin tak mengerti Romo dengan kebiasaan agama di sekolah yg saya jalani tiba2 masuk seperti ke dunia lain yg membuat saya bingung saya dan akhirnya pun saya masuk islam Romo namun ditengah perjalanan hari-hari saya d’pesantren saya banyak melihat keanehan yg ibarat senakal-nakalnya saya djakarta saya tak pernah melihat seperti ini atau mungkin karena d’pesantren itu khusus pria atau wanita saja jadi banyak dar mereka menyukai sesama jenis seperti itu,rasa kacau dalam otak saya kembali setiap hari saya minum minuman keras d’pesantren tanpa sepengetahuan org d’sana habis saya kecewa Romo dengan kenakalan saya d’jakarta aya harus melihat kejadian2 seeprti itu sampai akhirnya saya pun kembali k’jakarta tahun 2000
    hati saya bergejolak dan pemandangan itu selalu mengganggu pikiran saya sesampainya d’rumah saya tak langsung menceritakan kejadian yg saya lihat d’pesantren tempat org tua saya menitipkan saya tiba2 kawan saya datang k’rumah mengajak main atau nongkrong istilahnya tanpa saya sadari saya kembali ketempat saya dulu berkumpul bersama kawan2 menikmati narkoba dan kembali bertemu kawan2 yg lama pula hati yg bergejolak membuat saya kembali ke narkoba, meluapkan emosi, mencari ketenangan kembali jarang pulang,, sampai akhirnya masa libur pesantren pun usai saya d’suruh kembali lagi k’pesantren namun saya bersikeras tidak mau,sampai saat malam hari didalam rumah kepergok kakak angkat saya dia menemukan 1/2 gram sabu dan 2 paket ganja kering, saya pun diancam akan dilaporkan k’polisi oleh kakak saya hingga akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari rumah dan memilih narkoba..
    dan dtahun 2002 saya stop berhenti menggunaka narkoba karna saya dah merasa jenuh dan kawan2 sayapun banyak yg meninggal karena OD hingga timbul rasa benci pada narkoba karna telah mengambil kawan dan sahabat2 saya,.
    namun saya masih mengalami kebimbangan dalam ajaran agama yg saya anut yaitu islam jujur saya tak mengeri dgn apa yg saya jalani saat ini
    hingga sampai saya bertemu dengan wanita yg menjadi pacar saya saat ini namanya Juliana Natalia dia seorang katholik saya pernah ikut misa natal tahun kemarin di gereja st theresia jujur saya merasakan sebuah ketenangan yg tak pernah saya rasakan seumur hidup saya dan saya ingin sekali menjadi seorang katholik Romo dengan masa lalu saya yg kelam, dan banyak melakukan perbuatan yg buruk saya ingin berubah menjadi bobby yg baik saya ingin tobat Romo saya ingin kembali ke jalan yg benar d’dalam Tuhan Yesus.
    apa aja yg saya yg harus asaya lakukan agar saya menjadi seorang katholik Romo? mohon bantuan dan penjelasanya Romo terima kasih SYALOM

  31. @Tia, coba lakukan pendekatan perlahan-lahan ke orang tuamu terutama dengan ibumu..

    lalu coba baca mengenai seluk beluk iman Katolik, termasuk mengenai makna perayaan liturgi yang kamu ikuti, dan juga mengenai orang-orang Kudus Gereja Katolik, para martir yang rela mati dalam membela iman Katolik.

    Coba baca tulisan-tulisan di sini semoga bisa menguatkan keinginanmu menjawab panggilan-Nya masuk ke dalam Gereja-Nya yang kudus.

    May God bless your steps

  32. @Maria, Gereja Katolik masih memberikan peluang kalian bersatu perkawinan, dan ia tetap beragama Hindu. Tetapi pengukuhannya harus disahkan menurut hukum Gereja Katolik. Tidak boleh terjadi pengukuhan dengan agama Hindu baik sebelum atau sesudahnya. Dan dalam untuk perkawinan tersebut, kamu membutuhkan dispensasi, dalam dispensasi itu kamu harus berjanji untuk menjaga imanmu Artinya kamu tetap menjalankan kewajiban2mu dan menghindari segala sesuatu yang membahayakan imanmu, termasuk berpartisipasi aktif dalam perayaan agama suamimu, dan juga dengan segenap kekuatan dan akalbudimu membawa anak-anakmu ke dalam Gereja Katolik.

    Jika dalam hal ini pengaruh keluarganya sangat kuat sehingga ia sendiri tidak dapat memutuskan apa yang ia kehendaki, maka ini perlu dicermati, apakah dalam hal lain dan hal-hal apakah itu keluarganya pun dapat mempengaruhi keputusannya. Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk melihat apakah ia sungguh siap menjadi seorang suami, ayah dan kepala rumah tangga.

    Satu hal lagi, dalam hal ini, saya sangat menyarankan anda, terutama dalam masa pra Paskah ini, lebih mendekatkan diri kepada Allah, karena daging ini lemah, sedangkan Iblis akan terus mencoba dan menggoda manusia untuk meninggalkan-Nya.

    May God bless your steps..

  33. Dear all…

    Seorang teman di kantor saya dulunya adalah seorang Katolik, pada tahun 2007 ia berkenalan dan menikah dengan seorang muslim kemudina berpindah agama juga menjadi muslim.

    Belakangan ini teman saya merasa bimbang dengan agama yg dianutnya. Ia ingin kembali menjadi katolik, namun ia merasa bimbang dengan rumah tangganya dan anak-anaknya.

    Sebagai teman, saya jugamerasa kebingungan untuk membrikan solusinya.

    Bagaimana menyikapi permasalahan ini?

  34. @QQ, tidak banyak yang bisa dilakukan, karena teman anda pun masih ragu memutuskan. Itu sama saja dengan tidak dapat mengambil keputusan.

    satu hal yang pasti, bila ia kembali ke pangkuan Gereja Katolik, maka ia perlu melakukan pertobatan, salah satunya adalah membereskan perkawinannya di Gereja Katolik. Karena perkawinannya adalah tidak sah.

    NAMUN, bila suaminya tidak mau hidup damai dalam perkawinan dengan temanmu karena ia kembali menjadi Katolik, maka ada pilihan lain yaitu mengajukan anulasi ke tribunal karena memiliki alasan yang kuat, sehingga temanmu kelak bisa menikah di dalam GK [tentu saja sangat disarankan pernikahan terdahulunya telah diceraikan secara hukum negara, yaitu melalui pengadilan agama].

    hope this helps

  35. Dear All
    Saya juga mengalami hal demikian. Jiwa saya merasa terpanggil untuk menjadi seorang katolik, namun saya bingung, yang pasti saya tidak akan mendapatkan izin dari orang tua, karena ortu saya adalah keluarga KIAI (tokoh dalam agama Islam).

  36. Romo dan kawan, Puji Tuhan bahwa saya ikut diperkenankan mengikuti jalan-Nya yang kudud.
    Saya sempat mengenal Katolik di pendidikan dasar, tapi karena latar belakang keluarga yg Muslim, saya mengikuti agama keluaga.
    Beberapa waktu terakhir ini, saya merindukan Tuhan Yesus, di mana seolah saya harus kembali ke jalan saya.
    Dimana semuanya tenang, damai dan indah.
    Tuhan Yesus benar-benar luar biasa.
    Saya benar2 mengimani Katolik.
    Tapi bingung memulai dari mana.
    Saat ini saya masih menjalani pendidikan S1 di Luar kota kelahiran saya.
    Diam2 ke gereja, berkumpul dengan komunitas katolik di kampus, membaca alkitab,
    Ada 1 hal yang saya bingungkan,
    hingga kapan saya seperti ini, menutupi dr keluarga saya.
    Mungkin keadaan saya hampir sama sdengan saudara Dary, nenek saya adalah orang yang benar taat dengan agama Islam.
    Sungguh Puji Tuhan saya rindu dengan Tuhan Yesus Kristus, mujizat-Nya begitu nyata kepada saya.
    Merasa bahwa 1 ekor domba yang tersesat kembali menemukan Gembala.
    083847022711 for shared.
    Mohon bantuannya kawan.
    Terima Kasih banyak.

    Tuhan memberkati
    Desy

  37. @Dary and Desy… cobalah membaca-baca pertanyaan, tanggapan dan jawaban sebelum-sebelumnya di topik ini..

    Saya sangat menyarankan kepada kalian untuk memelihara kerinduan itu dan berjanji dengan sungguh-sungguh bila saatnya tiba nanti, kalian akan menjawab panggilan Allah dan masuk ke dalam pangkuan GEreja-Nya. Berusahalah untuk menghindari segala sesuatu yang bertentangan dengan iman Katolik .. iman Abraham,iman yang sama yang dimiliki dalam agama Islam adalah juga iman Katolik, jadi seharusnya tidak sulit melakukan hal tersebut..

    May God bless you and protect you..

  38. syalom, saya rohana pertanyaan- pertanyaan yg saya baca disini banyak yg serupa dengan apa yg saya alami. saya tumbuh dalam keluarga muslim, tapi sejak saya SMP saya mulai meragukan keyakinan saya. saya sangat suka membaca Alkitab, sering bertanya pada teman-teman yg beragama nasrani. dan pada akhir nya, sudah 3 tahun ini saya ikut ibadah di gereja. awalnya saya ikut teman ibadah di gereja protestan, ya saya menemukan kenyamanan. tapi setelah 2-3 kali saya ikut, ada rasa yg berbeda dari apa yg saya rasakan sebelumnya. akhirnya saya mengikuti teman saya yg lain Misa di gereja St. Maria Assumpta Klaten. pada mulanya yg saya rasakan itu aneh, bingung (karena saya tidak paham dengan tata Ibadah nya), rumit (bagi orang awam), rasanya berbeda sekali. setelah saya hayati, ternyata di balik kerumitan itu ada banyak makna dan kenyamanan. memang setiap peribadatan itu mempunyai makna, tapi menurut apa yg saya alami, apa yg saya pikirkan, apa yg saya rasakan, dalam Katholik itu lebih sakral, lebih khidmat. dan sampai saat ini saya mengikuti Misa di gereja Katholik. saya akui, saya ingin di baptis selayaknya umat Katholik yg lain, menerima komuni. pasti sangatlah lengkap rasanya menjadi Katholik sejati. tetapi yg saya ingin tanyakan, apakah ada larangan bagi seseorang yg belum di baptis dalam mengikuti Misa? tq
    Yesus memberkati

  39. hai…
    saya seorang muslim … tapi saya ingin sekali menjadi agama katolik . mama dan eyang saya setuju , karena dulu nya juga seorang katolik . tetapi papa saya pasti tdk setuju akan hal itu .
    saya merasa sangat tersentuh jika membaca al kitab milik mama saya , jika mendengar lagu-lagu rohani kadang saya sampai menangis . jika saya ada masalah dengan teman ata keluarga , saya selalu sempatkan membaca al kitab , hati saya terasa damai …

    yang ingin saya tanyakan . bolehkah saya masuk agama katolik tanpa sepengetahuan papa saya ?? dan bagaimana proses katekumen itu ???

    sebelumnya saya ucapkan terimakasih …

    God Bless You

    salam,
    Dhea

  40. @Rohana, tidak ada… justru itu akan sangat membantu untuk menguatkan panggilan untuk menjadi seorang Katolik.. Kamu boleh maju pada saat pembagian komuni (menerima komuni secara spiritual) berlutut di hadapan Tubuh Kristus dan silangkan kedua tanganmu di dada.. jika Imam, diakon, suster atau prodiakon yang membagi komuni mengerti, mereka akan mengatakan “Terimalah Tuhan Yesus dalam hatimu”. Ini bukan berkat melainkan undangan untuk penyembahan kepada ilahi.

    jangan padamkan api kerinduan untuk menjawab panggilan Tuhan untuk dibaptis dan menjadi seorang Katolik yang sungguh Katolik..

    May God bless your steps..

  41. @Dhea, dibaptis tanpa sepengetahuan papa anda ? lalu apa rencana anda setelah dibaptis ? soon or later pasti diketahui bukan ?
    apa rencana anda bila papa anda kemudian marah ?

    akankah keputusanmu menimbulkan konflik keluarga ?

    jika ini terjadi, apa rencanamu ? siapkah kamu dengan segala konsekuensi terburuk yang mungkin terjadi akan keputusanmu menjadi seorang Katolik ?

    Apakah niat ini sudah pernah dibicarakan dengan ibu dan eyangmu ? bagaimana pendapat mereka tentang ayahmu bila mengetahui keinginanmu ini ? Tindakan apa menurut mereka yang perlu kamu tempuh agar harapanmu menjadi Katolik dapat diwujudkan ?

    Cobalah mencari jawaban-jawaban di atas sebagai bahan pertimbanganmu memutuskan… apa pun bagaimana pun, jangan padamkan semangat dan kerinduanmu untuk menjadi bagian dalam Tubuh-Nya yaitu Gereja-Nya yang satu, kudus, Katolik dan Apostolik

    May God bless your steps..

  42. Hay semua, perkenalkan saya Nichan. Saya seorang muslim yang ingin menjadi seorang Katolik, tapi belum tahu apa yang harus pertama-tama saya lakukan sebagai seorang Katolik, sedangkan saya masih sering menjalankan salat atau hanya sekedar menjalankan saja tapi keyakinan tetap pada katolik. Tapi keinginan saya untuk pindah sudah bulat. Saya mohon bimbingannya agar saya dapat menjadi seorang katolik. Terimakasih

    God Bless You

  43. @Nichan.. cobalah membaca pertanyaan dan jawaban-jawaban di atas..

    adakah halangan berarti bagimu untuk dibaptis. Jika tidak ada mantapkan langkahmu, datang ke paroki dimana anda berdomisili dan tanyakan mengenai prosesnya, anda pasti akan diberi petunjuk. Selebihnya, anda bisa membaca-baca mengenai pengetahuan iman Katolik. Di dunia maya banyak sekali informasi mengenai hal ini, namun juga ada yang salah dan bahkan menyesatkan. Untuk itu kamu harus pandai memilah dan memilih informasi yang benar. Website -website seperti vatican.va, newadvent.org, yesaya.indocel.net, ekaristi.org, catholicculture.org, catholic.org, ewtn.com, atau jimmyakin.com adalah contoh website yang bisa kamu jadikan referensi.
    jangan ragu untuk terus mencari jawaban dan kebenaran pasti akan anda temukan, Allah akan membantumu untuk bersatu dengan-Nya dalam Gereja yang satu, kudus, Katolik dan Apostolik.

    May God bless your steps..

  44. Aq adlh seorang cwek 17th yg ingn msk agma katolik .krna pcr saya katolik ,niad saya smkn kuat .tetapi pasti ke2 ortu sy tdk stju dn akn mganggap sy bkn anak.a
    bgemana ??hati sy ingn sX mnjadi seorang katolik spty pcr sya
    tlg dbntu ya .thx
    JBU all

  45. Satu lagi website yang sangat baik untuk belajar iman Katolik yaitu http://www.katolisitas.org. Saya merasa banyak mendapat berkat dengan sering membaca website ini.

  46. Romo, salam kenal dari saya.. Saja juga sama seperti vita dan putri, saya seorang muslim. Dan saya saat ini sangat ingin menjadi seorang katolik. Saat pertamakali saya di ajak pcr saya dtg ke gereja, saya merasa nyaman. Saya merasa tentram berada di gereja itu. Tapi keluarga saya psti tidak mengizinkan, saya harus berbuat apa? Apakah saya harus diam-diam utk menjadi katolik? Saya sangat ingin menjadi katolik. Saya sudah memantapkan hati utk menjadi anak Tuhan Yesus.

  47. @Rea dan Destiya… cobalah kalian menemukan terlebih dulu panggilan itu, bukan medianya (pacar anda) yang digunakan Allah untuk memanggil kalian. Temukan dan kenali Allah yang memanggil kalian. Jika kalian menemukan-Nya, maka kuatlah pondasi bagimu untuk kelak di baptis dalam GEreja-Nya. Panggilan itu tidak akan pernah berhenti, dan membuatmu rindu untuk menjawabnya. Dan saatnya akan tiba, kalian siap untuk menjawabnya. Allah akan membantu kalian karena Ia menyertai kalian..

    saya tiba-tiba teringat kisah Samuel muda yang dipanggil Allah yang ada dalam Kitab Samuel. SAmuel mendengar seseorang memanggilnya ketika ia tertidur di bait Allah. Awalnya ia mengira Eli, pengawasnya yang memanggil dirinya, tetapi Eli mengatakan bahwa ia tidak memanggilnya. Tiga kali Allah memanggilnya, samuel muda belum menyadarinya, dan ia selalu datang kepada Eli karena mengira Eli memanggilnya.
    Hingga Eli mengatakan kepada Samuel, bahwa jika ia mendengarkan panggilan itu kembali, maka jawablah “Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.” dan itulah yang dilakukan Samuel, dan Allah berkata-kata kepadanya dan ia menjadi besar karena Allah menyertai dia.

    May God bless your steps..

  48. ..Syalom,
    saya cuma pingin beri dukungan dan semangat utk semua saudara/i terkasih yg terpanggil, belajar, berusaha mengImani Katolik dan menjadi keluarga Gereja Katolik, GBU always. 😀

  49. @johan .
    memang cepat atau lambat semuanya akan tahu .
    saya sekarang telah mengikuti katekumen dan beribadah di gereja .
    anggapan eyang dan mama saya adalah mereka sangat senang dan memberi saya semangat untuk mmenjalankan nya , saya juga diberi pengetahuan .

    kata eyang saya , jika papa mengetahui nya dan jika papa marah saya menerima kok ..
    memilih agama tdk boleh dipaksa . kita punya hak untuk memilih agama bukan ?

    mama dan eyang saya selalu mendukung saya . apapun yg terjadi aku nggak akan menyerah .

    halangan-halangan yg datang malah membuat saya menjadi kuat .

    bagaimana menurut anda ? apakah saya pantas ntuk melanjutkan ini ?

    salam,
    dhea

  50. Syalom
    Romo, Apakah sebagai seorang katolik harus dibaptis terlebih dahulu? Dan, apakah setiap doa saya “belum dibaptis” akan didengar oleh-Nya, Romo. Terimakasih

    JBU

  51. @Dhea… saya tidak bisa menilai pantas atau tidak pantas perjuanganmu itu, karena itu adalah iman-mu.

    Tuhan bertandang ke rumah seorang pemungut cukai, Tuhan mengabulkan permohonan seorang perwira, Tuhan menyembuhkan seorang kusta…

    Tuhan berkata : “imanmu telah menyelamatkan engkau !”

    May God bless your steps..

  52. @Nichan.. ya, seorang Katolik harus di baptis, entah di baptis air, baptis darah (martir), ataupun baptis rindu (seseorang yang rindu menerima pembaptisan, tetapi meninggal dunia sebelum sempat menerimanya)

    Mengenai Doa-mu… Jika kamu berdoa kepada Allah untuk kebaikan seperti yang dikehendaki Allah, percayalah bahwa hal itu dapat kamu lakukan karena Allah membantumu berdoa lewat Roh Kudus 🙂

    May God bless your steps..

  53. Salam hangat semuanya.
    Saya seorang Katolik dari kecil.
    Keluarga saya Katolik semuanya.
    Saya sekolah di TK-SD-SMP Katolik.
    Saya menikah secara KAtolik.
    Istri dan anak-anak saya juga Katolik.
    Setelah saya membaca semua postingan di atas, saya sadar saya tidak mengalami kesulitan untuk menjadi seorang Katolik.
    Untuk itu pula saya tidak merasa berkapasitas untuk bisa berempati – turut merasakan kesulitan, tantangan, atau bahkan ancaman untuk menjadi/ berpindah agama -katolik.
    Namun saya ingin berbagi juga, bahwa meskipun kami sekeluarga Katolik, bukan berarti kita eksklusif. bukan berarti kita terpisah dari masyarakat.
    Perlu Anda semua ketahui, bahwa saya “menurut”, “menelan mentah-mentah”, semua tentang kekatolikan. Artinya, para orang tua, pastor, tokoh-tokoh paroki saya, memberikan kontribusi kepada kehidupan saya. Saya, yang sudah “katolik”, ternyata sampai sekarang masih harus menggali iman saya secara lebih mendalam.
    dan, tidak menutup kemungkinan, membawa saya kepada Allah yang sejati, yang tidak pernah bisa terkotak-kotakkan oleh agama.
    Anda semua bisa sharing bersama saya.
    Mari, kita jawab bersama pertanyaan Yesus kepada kita : “…..akan tetapi menurut engkau, siapakah Aku?”
    AMDG – chorus.std@gmail.com

  54. @rubica : klo u mau pindah ke katolik lagi, itu mudah. Gereja katolik tidak pernah menghapus nama babtis u…, saat u pindah ke keyakinan lain, gereja menganggap u berdosa karena telah mengikari iman u sebelumnya. oleh karena itu, proses di greja mudah dengan mengaku dosa kepada pastur. U sudah bisa kembali lagi…
    tapi langkah baiknya, u konsultasi dulu aja sama pastur setempat.
    pasti akan membantu u…
    klo proses di luar gereja masalah identitas kependudukan aku ga tau caranya…

    Yesus selalu menyertaimu

  55. syafila butuh bimbingan masuk katolik….aku dari kalangan muslim.,..aku begitu terkesan dan nyaman saat mngetahui katolik.
    bagaimana cra biar aku bisa masuk kalangan katolik???

  56. @titik safila.. cobalah membaca tulisan2 sebelumnya di topik ini..

    intinya jangan padamkan kerinduanmu akan panggilan Allah untuk datang kepada-Nya, kelak jika saatnya tiba, kamu akan dibaptis dan menjadi anggota Tubuh-Nya..

    May God bless your steps..

  57. Memang damai dan indah bila berad dlam pangkuan geeja Katolik yang terberkati. Amin.

  58. kesakralan dan keheningan dalam tat perayaan misa di geeja katolik, menghadirkan Tuhan di hati kita yang menghayati tata perayaan Misa setiap minggu di rumah Tuhan.

  59. Tuhan ditemukan dalam Ketenangan dan keheningan, hanya ada dalam Yesus .

  60. Damai Tuhan beserta kita
    semoga semua umat di manapun sadar bahwa Yesus itulah yg benar
    Amin

  61. Buat teman-teman yang mau dan bersungguh2 sudah terpanggil masuk khatolik dan banyak mendapat tantangan dari keluarga, janganlah kita bersikeras dengan mereka, inti ajaran khatolik adalah cinta kasih, sesungguhnya bukan teman -teman yang ingin masuk khatolik dan mengikuti Yesus namun sebaliknya Tuhan Yesus lah yang telah memilih kalian dengan perantaraan Roh Kudus membuka pengetahuan kita tentang Dia, maka berbahagialah, oleh karena itu , menyikapi keluarga yang masih keras menentang adalah ‘berdoalah dan serahkan penuh Iman kepada Yesus agar Diapun berkenan memanggil dan menyelamatkan keluargamu” Percayalah sedangkan Orang mati dibangkitkan-NYa, orang lumpuh dibuatNya berjalan, apalagi untuk hati yang keras dan penuh kemarahan tentu Tuhan akan dapat melembutkannya dan mengisinya dengan Kasih, maka berdoalan dan Mohonkanlah kepada Tuhan Yesus. Semoga Tuhan Yesus Memberkati kita semua . Amin

  62. saya seorang muslim
    saya ingin pindah dari agama isla ke katoli
    tapi saya ndak tau bagaimana caranya
    saya sudah yakin ingin pindah agama dari islam ke katolik
    tolong dijelaskan bagaimana agar saya bisa masuk ke katolik

  63. Romo, saya seorang muslim, saya berkeinginan masuk katolik, tapi saat ini saya ingin mencari jalan menuju yesus itu sendiri, sbenarnya sjak SD saya di didik diskolah katolik, lalu saat ini saya pun memiliki pacar seoarang katolik, namun ortu sama sekali tidak setuju akan hubungan saya dengan pacar saya, saya ingin menyampaikan keinginan saya pada ortu saya namun saya takut, karena ortu saya slalu mengingatkan saya agar jangan pernah berpikir utk pndah agama, dan selalu mengkaitkan masalah jasa ortu yg slama ini telah membesarkan saya, jadi saya hrus mematuhi mereka karena ortu sya telah membesarkan dan membiayai semua kebutuhan saya, saya bingung saya ingin masuk katolik namun tanpa melukai ortu saya… apa yang harus saya lakukan? tolong nasihatnya.

  64. @Linda, pasti untuk menjadi seorang Katolik, anda harus dibaptis di dalam Gereja Katolik. cobalah bertemu dengan pastor di GEreja Katolik dimana anda berdomisili untuk berdiskusi mengenai keinginan anda. Jangan padamkan kerinduan menjadi seorang Katolik dalam diri anda. Biarkan Allah membimbingmu masuk menjadi bagian dalam Tubuh-Nya.

    May God bless your steps.

  65. @Vidi, Jangan menjadi Katolik karena pacar anda. Anda harus menjadi Katolik karena anda sungguh-sungguh ingin menjadi Katolik. Bila saat ini, kebutuhan hidup anda masih dipenuhi oleh orang tua anda, maka akan sulit saat ini bagi anda untuk mencapai harapan anda menjadi seorang KAtolik.Jika saat ini anda mendapat halangan dari orang tua, jangan pernah padamkan kerinduan anda menjadi seorang Katolik.

    Jika anda saat ini sudah mandiri, maka sesungguhnya anda memiliki pilihan untuk menjadi seorang Katolik, dan ini merupakan hak asasi manusia untuk memilih agama yang diyakininya. Apa yang orang tua lakukan sesungguhnya adalah amanah dari Tuhan. Jadi tentunya merupakan kewajiban tanpa mengharapkan pamrih. Anda sebagai anak, tentunya harus menghormati orang tua anda, merawat dan menjaga mereka saat mereka tua.
    Namun sebenarnya, bukan siapa di dunia ini uang perlu anda perhatikan dalam menjalani hidup anda, tetapi bagaimana anda melakukannya sesuai dengan kehendak Allah.
    Menghormati orang tua adalah kehendak Allah, tetapi orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada anaknya dengan meminta pamrih dari tugasnya menjadi orang tua, saya percaya bukan kehendak Allah, bahkan dalam ajaran Islam sekalipun.

    Orang tuamu boleh tidak menyetujui keputusanmu, bahkan tidak menghadiri perkawinanmu kelak (misal : karena agama mereka melarangnya), namun bagaimana pun mereka tidak boleh menolak kenyataan bahwa apa pun yang terjadi, mereka adalah orangtua anda, dan anda adalah anak dari orangtuamu, apa pun keputusan yang anda pilih.

    May God bless your steps..

  66. Dear Linda Andrian & Vidi,

    Saya setuju dgn pnjelasan Johan cs. Berikut yg sy kutip :


    i) Mengenai keluarga, yang perlu diingat adalah bahwa memeluk agama adalah hak asasi manusia yang dilindungi negara. Tetapi bagaimana pun, jika kalian tidak mendapatkan dukungan dari keluarga, dan kebutuhan hidup kalian masih tergantung orang tua, maka janganlah kalian khawatir, justru ini menjadi ujian untuk menjawab panggilan Allah lebih sungguh.

    ii) Jika ada anggota keluarga, paman atau bibi yang beriman Kristen dan cukup didengar perkataannya oleh orangtua kalian, kalian bisa meminta tolong mereka untuk membantu berbicara dengan orang tua kalian. Tentu saja ada kemungkinan mereka ragu untuk membantumu, karena ingin menghindari cekcok di antara keluarga. Tetapi bagaimanapun layak untuk dicoba

    iii) Jika tidak ada pertolongan, maka berdoalah dan hiduplah sebagai seorang “Katolik” dalam status agama kalian dan carilah kehendak Allah dengan sungguh-sungguh dan lakukanlah. Dengan demikian kalian menjaga kerinduan itu dan menjawab panggilan Allah hingga kelak kalian secara batiniah dan juga lahiriah sudah siap untuk dibaptis. Tuhan Yesus berkata (Yoh 14:13-14) : “Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan didalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

    iv) Jika keingnan kalian ini bisa membahayakan jiwa kalian atau karena kalian masih tinggal dan hidup kalian (kemampuan finansial) tergantung dengan orang tua kalian, maka kalian boleh menundanya, tetapi jangan berpaling dari kehendak-Nya. Allah yang baik akan membantu kalian untuk bersatu dengan-Nya dengan cara yang tidak kita ketahui, dan bila kesempatan itu datang, jangan lagi kalian menundanya.

    v) Satu hal lagi, dalam proses menjawab panggilan Allah ini, hingga kalian dibaptis, kalian akan mengalami banyak kejadian yang menguji kehendakmu itu. Entah dari keluargamu, dari orang-orang disekitarmu, teman atau sahabatmu, bahkan dari orang Katolik sendiri baik umatnya, pengurus Gereja atau bahkan pastor Katolik. Jadi Kebenaran akan Tuhan Yesus janganlah diukur dari sifat seorang manusia yg tinggal di dalam Gereja-Nya sekalipun itu seorang romo/aplgi hnya seorang pengurus Gereja yg bisa salah dlm sikap.

    vi) Pergilah ke Paroki/Gereja Katolik di wilayah domisili anda, minta bertemu dgn Romo disana dan sampaikanlah keinginanmu utk mjd seorang Katolik (FYI, anda akan mgikuti kelas katekisasi nantinya). Jika kalian memiliki kesempatan untuk mengikuti misa di hari Minggu, datanglah. Walaupun kalian belum bisa menerima sakramen Ekaristi. seusai misa kalian bisa datang ke romo, dan memohon berkat Tuhan, maju dan silangkan tanganmu di depan dada dan berlututlah.

    vii) Sesungguhnya bukan teman -teman yang ingin masuk Katolik dan mengikuti Yesus namun sebaliknya Tuhan Yesus lah yang telah memilih kalian dengan perantaraan Roh Kudus membuka pengetahuan kita tentang Dia, maka berbahagialah. Tuhan Yesus berkata (Yoh 15:16) : “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” —

    Dari sy pribadi, jika Orang tua anda -terlanjur- mgetahui pengenalan anda dgn Gereja Katolik maka selain anda berdoa minta kepada Tuhan Yesus agar Dia menjamah dan membuka pintu hati Orang tua kalian, anda pun harus tetap menunjukan sikap yg patuh dan malah harusnya lebih menunjukkan sikap mengasihi kpd Orang tua anda juga kpd teman2 & keluarga besar lainnya, sehingga menunjukkan anda sbg seseorang yg baru didalam Kristus. Tuhan Yesus berkata (Yoh 13:34-35) : “Aku memberikn printah baru kpd kamu, yaitu spaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu hrus sling mengasihi. Dengan dmikian semua orang akan tahu, bhwa km adlah murid2Ku, yaitu jikalau kamu sling mengasihi.”

    Ingat, Tuhan Yesus berkata :
    (Mat 7:7) “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”
    (Yoh 14:6) “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
    (Mat 11:28) “Marilah kepadaKU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

    Saya sarankan teman2 bisa sering mengunjungi situs berikut http://www.Katolisitas.org untuk lebih mendalami Iman Gereja Katolik.
    May God bless us.

    Pax Christi,
    Antonius +

  67. Salam damai bagi kita semua,saya Jonathan saya ingin bertanya.sebelumnya saya adalah seorang protestan yang hidup dikeluarga yang ayah saya adalah seorang protestan dan ibu saya seorang katolik.Oke langsung ke pointnya saya akhirnya dibaptis di salah satu Denominasi Calvinist dan akhirnya sudah disidi tahun ini.saya dulu sempat menolak tentang ajaran dan doktrin katolik mungkin karena saya hanya tau-tau saja tanpa mempelajari lagi.Beberapa lama setelah saya sidi saya mulai penasaran tentang katolik lebih detail lagi(sebelumnya saya sudah sering ikut oma saya mengikuti misa atau ibadah katolik lainnya) setelah saya pelajari sedikit dan saya mulai mengikuti dan menghayati misa harian dan misa kudus pada hari minggu.Disini saya mulai merasakan kedamaian dan ketenangan yang luar biasa dan belum pernah sayarasakan sebelumnya.semenjak inilah saya ingin hidup dalam bimbingan Gereja Katolik dan ini akan selalu menjadi kerinduan saya.Saya ingin ikut katekumen dan ingin mengatakan kerinduan saya kepada keluarga saya. 🙂 Saya ingin minta tolong di jelaskan tentang apa saja proses yang harus saya ikuti dalam katekumen ?dan setelah katekumen apakah saya harus dibaptis secara katolik lagi ?Saya mohon balasan dan doa dari saudara/i sekalian.terimakasih,Damai Kristus besera Kita semua.

  68. romo saya seorang khatolik saya sangat yakin akan ajaran yesus sampai saat ini saya masih mnjalankan ajaranNya namun ada omongan dari beberapa orang di gereja yang sangat membuat saya terkucilkan dari gereja dan selama 1 tahun ini saya sangat menutup diri dari lingkungan khatolik, saya tidak pernah kegereja dan doa lingkungan..
    bantu saya untuk kembali menjadi orang khatolik seutuhnya……

  69. Salam 🙂

    saya berasal dari keluarga muslim.
    keluarga besar saya dari Ayah memang campur, ada yang menikah dengan agama katolik juga. Begitu pun dengan keluarga dari Ibu. saya orang pribumi asli dengan keturunan campuran sunda dan jawa. namun kakek dari ayah saya ada keturunan chinnese.
    mulai masuk TK dan SD, saya di sekolahkan di sekolah Katolik oleh kedua orangtua saya.
    saat itu saya tidak tau apa itu keyakinan. saya diajarkan doa-doa wajib islam oleh ayah saya waktu kecil. tapi saya tidak belajar membaca Al-Qur’an, karena di daerah rumah saya memang tidak begitu aktif menyelenggarakan kegiatan islam, bahkan jarang sekali. saya tau huruf2 arab, tapi tidak bisa membaca sambungnya.
    ketika SD, saya ikut berdoa cara katolik, saya ikut ke gereja tiap ada misa, tapi tidak sampai menerima hosti (karena tidak diperbolehkan oleh guru saya saat itu, karena saya statusnya beragama islam).
    lama kelamaan saya hafal sedikitnya cara ibadah katolik.
    bahkan saya dan sahabat2 saya sering berdoa ke kapel tiap pagi sebelum memulai pelajaran.
    saya berdoa dengan cara katolik, saya pun membaca Alkitab.

    tapi setelah masuk SMP, saya sekolah di sekolah islam, dan belajar agama islam.
    saya tentram belajar agama islam, saya begitu meyakini islam, tapi belum bisa memperdalamnya . saya shalat, walaupun masih belum rutin tapi saya benar-benar meyakini agama saya ini.
    kadang saya pun sedikit menilai katolik sangat bertentangan dengan agama saya.
    saya menilainya sangat bertentangan.

    SMA pun saya sekolah di sekolah islam, makin menguatkan saya tentang agama saya ini, namun tetap saja, saya belum mendalami benar-benar tentang islam. saya juga tidak berjilbab.

    sampai saya bertemu dengan pacar saya sekarang.
    dia beragama katolik, chinnese.
    keluarganya murni keturunan chinnese dan katolik kental.
    pacar saya dan saya saling menghargai agama masing-masing dan tidak saling menjelekkan satu sama lain.
    dia sudah kenal dengan keluarga saya, dan keluarga saya menerimanya untuk sebatas pacaran saja sekarang, untuk ke jenjang lebih serius, saya belum bisa memastikan apa keluarga saya setuju atau tidak.
    tapi lain dengan keluarganya.
    begitu tahu dia pacaran dengan saya, orang pribumi dan berbeda agama, keluarganya langsung menentang.
    karena kalau sampai pacar saya pindah agama ke islam, dia tidak akan dianggap keluarga lagi oleh keluarganya.
    bisa saja kami tetap jalan dengan bedanya agama kami, tapi tetap saja keluarganya tidak setuju.
    saya belum pernah dikenalkan secara langsung dengan keluarganya.
    pernah sekali, hanya dengan sepupunya. itu pun karena berpapasan.
    pacar saya memang katolik, tapi dia tidak terlalu fanatik. dia senang dengan kebebasan, tidak terlalu kental dengan katolik. karena dia bergaul dengan teman-teman dengan berbagai macam agama.

    hubungan kami sudah berjalan selama 5 bulan sejak saya menulis ini.
    tapi saya benar-benar yakin bahwa saya mencintainya.
    dan dia pun begitu. dia menentang balik keluarganya yang menentang saya. dia selalu membela saya di keluarganya.
    pacar saya berusia 22 tahun, dan saya 21 tahun.
    kami memang masih jauh untuk membina hubungan lebih serius, namun kami sudah ingin memikirkan hal ini dari sekarang.
    kami tidak ingin berpisah hanya karena perbedaan agama.

    Maksud saya menulis disini, saya ingin tahu lebih banyak mengenai agama katolik.
    saya dalam posisi bingung sekarang ini.
    saya sudah tidak shalat lagi. itu menjadi hal yang sering saya lupakan.

    kadang saya berpikir,
    kita semua di dunia ini sama. sesungguhnya hanya ada 1 Tuhan. hanya cara kita yang berbeda melaksanakan ibadah kepadaNya.
    “Tuhan sengaja menciptakan kita berbeda-beda, untuk menjadikan kita SATU”
    – hanya kata-kata itu yang saya yakini sekarang.

    Tapi, untuk ROMO atau pembaca artikel saya ini, saya masih tetap bingung dan hampir frustasi.
    saya ingin minta pendapat, atau saya ingin mendapatkan pencerahan tentang agama katolik.
    apa yang membuat kalian yang beragama katolik yakin, bahwa katolik itu agama yang mendamaikan hati?
    saya ingin tahu semua pendapat kalian, apa yang membuat kalian yakin menganut katolik?
    mungkin bisa meyakinkan saya juga suatu hari nanti.
    bisa juga kalian share melalui email saya :
    dwinda.diggory@yahoo.com / dwindayunireztri@gmail.com.
    saya minta sarannya.
    saya benar-benar bingung.
    sebelumnya, saya ucapkan terima kasih.

    salam,
    Tuhan selalu menjaga kita semua 🙂
    amin.

  70. Shallom Adrian, salam dalam kasih Tuhan, saya membaca banyak pertanyaan dan jawaban di kolom ini dan mau memberi sedikit masukkan. Begini , setiap orang dalam hidupnya akan dimurnikan dan diuji agar selalu berkenan pada Allah. antara lain:
    1.Untuk yang baru pindah agama yg mengikuti pasangannya bukan karena keinginan sendiri, hal yg sering terjadi adalah kegamangan hati nurani. Hanya bisa mantap dalam kekatolikkan setelah mengalami sendiri hubungan dengan Allah Bapa melalui Yesus dan segala firmanNya.(hal ini dialami oleh suami saya sendiri)
    2. Untuk yang terpanggil secara dalam menjadi katolik karena keinginan sendiri,umumnya yang terjadi adalah gempuran dari pihak luar atau lingkungannya. Tapi kondisi ini semakin memperteguh kemurnian imannya.
    3. Untuk yang sejak lahir katolik,hidup dalam lingkungan katolik pemurniannya akan lebih berat. Mengenai pemurnian silahkan buka kitab Mazmur. Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Mengapa? Silahkan buka kitab Wahyu mengenai akhir jaman mengenai gandum yang dipisahkan dari ilalang. Karena sejak kecil sudah diajarkan mengenai ajaran Yesus,kita dituntut hidup mengikutiNya. Dalam saat seperti ini saya melihat banyak orang kayolik yang jatuh dalam konflik, sakit hati, kepahitan, kemarahan, mementingkan diri sendiri sampai kesombongan rohani. Padahal kita harus ingat perumpamaan Yesus mengenai gandum yang hidup bersama ilalang dan pada saatnya Tuhan akan “memanen ” gandum dan ilalang akan diikat dan berkasnya akan dibakar. Kalau anda mengalami hal yg tdk enak dg sesama katolik,doakanlah dia agar rahmat Tuhan turun atasnya. Ke Gereja yang penting HATIMU menyembah dan bersyukur kepadaNya ,tidak usah pikirkan omongan orang yg penting adalah menghadapNya.. Seperti yg Bunda katakan di medjugorje,hanya sedikit sekali orang datang ke gereja dengan maksud bertemu Puteraku. Sebagian besar datang ke gereja hanya dipenuhi pikirannya sendiri. Padahal orang tidak tahu bahwa ada rahmat besar yang akan dicurahkan bagi yang sungguh menanti kehadiranNya dalam ekaristi.
    Bagi yg ingin lebih mengerti iman katolik silahkan buka katolisitas.org atau ekaristi.org.
    Salam damai Kristus!!
    Arum

  71. bagaimana caranya untuk menjadi katolik??? saya sungguh-sungguh ingin menjadi katolik…

  72. keluarga bsar ibu saya sebenarnya trlahir dengan kyakinan katolik. tpi stelah adik saya lahir keluarga saya lansung menjadi muslim trmasuk saya. sbenarnya saya tidk menginginkannya tp karena saya takut sma orang tua saya jadi saya ikut saja dan stelah saya ikut kyakinan ortu saya. saya mrasa ada yg hilang dalm diri saya.

    saya ingin kembali ke kyakinan saya yg lama apakah romo dapat memberi saran untuk saya

  73. saya seorang muslim,saya berusia 14th, sjak sd saya ingin menjadi katholik, namun keluarga tidak setuju. saya sering blajar cara berdoa agama katolik, dan setiap saya melakukan itu terasa lbh tnang seakan smua berubah mjdi lbh baik, saya ingn sekali pndah agama,

  74. pengen dech jadi anggota gereja katolik, tpi tkut ketahuan orang tua. Tuhan help me please

  75. assalamualaikum wr wb

    saya muslim dan dari keluarga muslim tp keluarga nenek dari ibu katolik… saya cuma ingin sedikit memberi saran ke teman2 ..bukan dr sudut pandang saya sebagai muslim tp sebagai umat beragama secara global .. hendaknya jangan pindah agama karna pacaran or menikah tp yakini dari hati kalian kalo keyakinan yg kalian pilih sudah sesuai hati nurani kalian , saya sering marah dalam hati melihat orang pindah agama karna alasan menikah .. maaf sebelumnya kalo ada salah kata

    wassalamualaikum wr wb

  76. topik yang hampir serupa di sini <- klik

    @erwinem, setuju … Waalaikumsalam wr sb

    @arum… anda dapat menikah dengan pacar anda secara sah menurut GEreja KAtolik. Anda tidak dipaksa untuk pindah agama untuk dapat menikah dengannya, tetapi satu-satunya cara harus menurut hukum Gereja Katolik. Dan ini bukan berarti membuat anda serta merta menjadi Katolik, karena menjadi Katolik anda harus menerima baptisan Katolik.
    Namun pacar anda, harus mendapatkan dispensasi dari keuskupan, dan berjanji untuk menjaga imannya dari bahaya dan dengan sungguh-sungguh membawa anak-anaknya ke dalam Gereja Katolik.

    Jika keluarga pacar anda adalah keluarga Katolik yang taat, maka pacar anda dan anda bisa meminta bantuan pastor paroki sebagai mediator untuk berbicara dengan keluarga. Tetapi hal ini sebaiknya adalah pilihan ke-2. Pilihan pertama dan cara terbaik, adalah pacar anda-lah yang meyakinkan keluarganya, bahwa anda adalah pilihan yang terbaik untuk menjalani hidup sebagai suami isteri. Gereja dapat memberikan dispensasi untuk perkawinan ini, sebagai seorang Katolik yang adalah hamba Allah dan anggota Tubuh-Nya yaitu Gereja-Nya yang satu, kudus, Katolik dan Apostolik seharusnya pun merestui perkawinan ini apabila Gereja telah memberikan restunya.

    Namun bila perbedaaan agama ini, kelak disinyalir dapat menjadi masalah dikemudian hari karena pengaruh masing-masing keluarga yang kuat, maka saya menyarankan anda berdua mempertimbangkan kembali untuk melanjutkan hubungan kalian ke jenjang perkawinan.

    Bila anda dan pacar anda masing-masing atau salah satunya masih sangat dipengaruhi oleh keluarga dalam mengambil keputusan, saya khawatir hal ini menjadi potensi masalah dikemudian hari, ketika kalian dalam hubungan suami isteri berselisih paham hingga bertengkar. Anda sebagai seorang muslim tentunya dapat mengikuti saran keluarga anda untuk bercerai dan menikah lagi.. tetapi tidak bagi pacar anda. Ia tidak dapat menikah dengan wanita lain, walaupun anda sudah menikah dengan pria lain. Karena perkawinannya dengan anda adalah perkawinan yang sah dan tidak terceraikan, hingga maut memisahkan hubungan itu.

    Jangan memikirkan indah-indahnya pada masa pacaran, jangan tertipu dengan perasaan bahwa anda berdua saling mencintai. Tetapi ujilah cinta kalian terlebih dahulu bahwa sungguh hanya maut yang dapat memisahkan kalian. Dan ingatlah bahwa, bila anda meminta pacar anda murtad dari agamanya, itu sama saja menjauhkan ia dari Allah dan GEreja-Nya. Dan itu berarti sesungguhnya anda bukanlah "jodoh"-nya. Karena jodoh dari Allah, seharusnya justru lebih mendekatkan seseorang kepada Allah. Ini adalah salah satu indikasi bahwa kelak agama bisa menjadi potensi masalah dikemudian hari.
    Jika anda sungguh mencintainya tetapi anda berat menerima bahwa anak-anak kalian kelak dibaptis dan dididik menurut Gereja KAtolik sebaiknya anda rela melepaskan hubungan kalian. Bagaimana pun, toleransi memiliki batasan-batasan yagn tidak dapat dilanggar oleh masing-masing agama.

    Sebaiknya tulisan ini anda bagikan kepada pacar anda..

  77. Mempunyai pacar beda agama memang tidak membuat semuanya menjadi lebih mudah, bahkan setelah mendengar bahwa pacar kita bersedia menjadi anggota gereja katolik sekalipun, sangatlah belum cukup dan tidak menjadikan segala menjadi yakin. hal inilah yang saya alami. 2 tahun pertama menjalani hubungan, sejak awal saya sudah menjelaskan prinsip hidup saya ini kepada pacar saya. prinsip hidup yg bukan hanya karena ini adalah prinsip yg saya jalani sejak kecil dalam keluarga, namun prinsip hidup yang tumbuh, lalu saya dalami sejak masih belum mengerti apa2 hingga saat ini saya sudah berusia 31 tahun. bagi saya menjadi seorang katolik bahkan bagi seseorang yg sudah beragama katolikpun adalah suatu perjalanan hidup di mana kita semakin hari semakin dibukakan mata hati kita betapa Tuhan Yesus begitu mencintai kita, dia mebiarkan kita mengerti dengan cara kita sendiri setiap hari bahwa cinta kasih yg sebenarnya itu terjadi. Bagi saya, melihat latar belakang ibu saya yg sebelum menikah dengan ayah saya adalah seorang protestan, dan kini menjadi seorang katolik yang sangat taat dan rajin berdoa, bahkan menjadikan Bunda Maria sebagai teladan hidupnya, adalah salah satu bukti mengapa saya mengerti dan gembira tetap berada dalam bimbingan gereja katolik. Melihat indahnya persatuan dengan seluruh anggota keluarga saya yg pas2an namun tetap kuat dalam iman dan cinta kasih, merupakan bukti bahwa menjadi anggota gereja Katolik bukan saja harus rajin ke gereja, memuji Tuhan dengan puji2an dan doa, melainkan harus tetap setia di jalan yang benar walau cobaan hidup begitu berat.
    Ow yaah saya lanjutkan cerita tentang pacar saya ini ea,..setelah 3 tahun bersama, dia memutuskan untuk ikut saya ke katolik, dia bahkan bicara langsung kepada ortu saya. hal ini tidak pernah saya paksakan, karena saya sendiripun tdk ingin dipaksa. itu sudah saya jelaskan sejak awal.
    sejak itu dia sering ikut misa bersama saya dan adik2 saya. saya berharap sedikit demi sedikit dia mulai mengenal gereja. semua berjalan baik hingga suatu saat saya harus menjalankan tugas/kerja di luar Indonesia selama 2 tahun.
    berpisah selama dua tahun, banyak membawa perubahan terselubung yg tidak saya mengerti, karena secara kasat mata hubungan kami saat ini terlihat baik2 saja, namun tidak benar2 dalam hal yang satu ini. sejak saya tinggal, dia lebih sering ke gereja protestan tapi dengan kelompok gereja yg lebih khusus lagi seperti sejenis Pentakosta atau semacamnya. Sebenarnya tidak masalah perkumpulan seperti apapun jika sama2 menyembah Tuhan kita Yesus kristus. namun dia menjadi terbiasa dengan sistem ibadah dr tempat tersebut yang bernyanyi dengan alat musik Band, di mana ini berbeda dengan apa yang saya jalani di gereja katolik. di mana Misa kita adalah tenang, yang hanya diiringi piano, sakral, berusaha menenangkan diri untuk bisa bersatu dengan Tuhan Yesus dalam perayaan Ekaristi. Gereja katolik bukan tidak sanggup bernyanyi dengan alat musik lengkap :), namun alat musik itu bukan menjadi bagian mutlak dalam ibadah ekaristi, karena setahu saya,hanya pada perayaan2 ttu saja boleh menggunakan alat musik yang bunyinya agak keras di telinga. sebab dalam perayaan ekaristi ada saat tenang, khusuk, bahkan misapun ada natal(gembira), pra paskah(sedih-pertobatan), Paskah (gembira), dll, yang artinya cara kita bernyanyi, dan berdoa harus sesuai dengan masa2 khusus di atas. Point inilah yang entah kenapa membawa dia kepada presepsi bahwa puji2an itu harus “tanda kutip” bernyanyi dengan alat musik lengkap dll,..
    Ada banyak hal lain yang akhirnya membawa saya kepada pertanyaan “apakah semuanya masih akan sama tentang niat dia sebelumnya ingin menjadi katolik”
    yang membuat saya benar2 sedikit kecewa, bahwa sekarang dia tidak pernah mau menjawab tegas apakah jawaban dia yg sebenarnya saat ini. saya tekankan ke dia bahwa saya sendiri dan keluarga tidak pernah dan tidak akan memaksakan dia untuk ikut menjadi katolik, namun perlu dia tau bahwa saya tidak akan menjadi protestan,karena saya hanya ingin menikah kudus di gereja katolik, menjadi keluarga teladan katolik, mengasihi dan membina keluarga saya nanti dengan ajaran Katolik. yang artinya saya bahkan rela mengakhiri hubungan kami secara baik2 jika dia sekarang berubah pikiran.
    Iman saya teguh dan bukan karena tuntutan orang tua semata, mereka hanya mengarahkan saya tp mereka membiarkan saya yg memilih jalan hidup saya. saya memilih untuk tetap menjadi Katolik.
    akhirnya saya mohon doa dari semua pihak agar diberi kemudahan mendapatkan keputusan yang pasti dari pacar saya ini secepatnya, mengingat usia saya yg idealnya sudah harus mencari yang serius ingin menikah.

    Terima kasih, Tuhan memberkati kita semua. Amin

  78. Saya juga pernah mengalami pengalaman serupa. Tahun 1998, ketika SMA, saya pernah tertarik Katolik dan ingin masuk Gereja. Sepuluh tahun kemudian, 2008 saya berkenalan dengan seorang Sekretaris Gereja di kota saya, dan saya mengunjungi Pastoran tempatnya bekerja selama kontinyu hampir 2 tahun lamanya. Ketika masuk ke Gereja, ntah mengapa perasaan saya damai dan tenang, seolah2 pergolakan batin saya selama ini hilang ketika berada dalam Gereja. Padahal, saya hanya masuk dan melihat2 saja, tidak berbuat ada2 karena saya tidak mengerti ibadat secara Katolik. Namun begitu, saya takut pindah keyakinan karena kedua orangtua pasti akan marah besar pada saya.

  79. Setiap kali beribadah, yang terlintas di kepala saya adalah Gereja, Salib, dan Bunda Maria. Bahkan, saya pernah bermimpi di baptis meskipun saya tidak tahu apa itu Baptis. Ketika masih menulis. catatan saya pun kebanyakan isinya tentang Gereja, Biara, bahkan keinginanku masuk Gereja Katolik. Tetapi, karena adat dan keluarga besar yg fanatik, saya tidak berani pindah keyakinan begitu saja. Namun, satu hal yg membuat saya puas, tahun 2008-2011 lalu saya berkesempatan berkunjung ke Biara Katolik di kota saya, dan beroleh ketenangan didalamnya…. Terima kasih papa Romo dan Pastor yang membaca tulisan saya ini, dan saya senang bisa share di forum ini.

  80. Romo saya seorang katolik dan sudah di baptis.Saya punya pacar yang dulu ber agama katolik dan sudah d baptis tetapi dia sudah pindah ke agama kristen karena dia bilang lebih cocok diagama kristen.Saya serius menjalani hidup dengan dia sampai ke pernikahan yang saat ini kami ber 2 masih kuliah.Saya udah 1.5 tahun bersama pacar saya.Sekarang dia mempermasalahin tentang perbedaan agama kelak untuk menikah.Pacar saya meminta setelah menikah bisa se agama dan satu gereja.Saat ini dia meminta saya pindah agama ke kristen,tapi saya bilang tidak bisa pindah karena saya udah cocok di gereja katolik.Dan saya meminta dia untuk kembali ke katolik tetapi pacar saya tidak mau.Saya tidak memaksa dia untuk pindah,tetapi dia memaksa saya untuk pindah ke kristen.Pacar saya memutuskan hubungan dengan saya karena saya tidak mau se agama dengan pacar saya.Sampai saat ini hubungan saya sudah putus karena masalah agama tadi.Yang mau saya tanya kan.

    Apakah pacar saya diperbolehkan pindah agama kristen sedangkan dia dulu pernah dibaptis di katolik?

    Apa pendapat romo tentang hubungan saya dengan pacar saya?apakah lebih baik kita putus atau ada jalan lain?

  81. MONA>>>>Tuhan akan selalu membibing..jgn takut, jgn gelisah TUHAN YANG MENGATUR DAN MENENTUKAN…

  82. saya seorang muslim,,, saya mempunyai pasangan seorang katolik,, saya ingin menikah dengan pasangan saya dan saya ingin menjadi seorang katolik,,, karna keluarga saya tidak setuju,, jadi saya memutuskan untuk tidak memberitahu mereka sampai saya sudah menikah dengan pasangan saya, cukup simpel yang saya sampaikan sekiranya sangat jelas,, tolong dibantu bagai mana alur proses yg harus saya lakukan,,, saya sangat butuh bantuan agar proses pernikahan dapat saya cepat lakukan,, saya berdomisili di kalimantan tepatx di kota barong tongkok kutai barat

  83. maaf agak melenceng yang ingin saya tanyakan>>
    apakah seorang kristen dapat trima komuni di katolik dan bgtpun sebaliknya?
    karna tman q begitu karna mrk berpikir kl “buat apa kalau dah di babtis dalam nama Bapa Putra dan Roh kudus di greja protestan trus dibilang gak sah…. ber arti kalau digreja 1 di babtis trus ke greja 2 gak bisa menerima komuni pdhl dah di Babtis dalam nama Bapa Putra dan Roh kudus”
    karna setau saya tidak bisa dan tanggapan mrk “kalau berfikir seperti itu berarti setiap orang fanatik dong
    yang penting niat dan bener2 trima YESUS di dalam hati dan dalam kehidupan”
    jadi sebenarnya ini bagaimana? tlg penjelasanya scpatnya…(kl perlu kirim jawabannya ke email saya, maaf sebelumnya) trimakasih.

  84. Saya juga ingin sharing mengenai pacar beda agama.
    Saat ini saya memiliki pacar beragama Hindu, pada awal pacaran hingga tahun ke-2 kami sepakat untuk menikah beda agama dengan pemberkatan di gereja Katolik, tetapi mendadak karena pengaruh dari kedua org tuanya, pacar saya berubah pikiran bahwa karena adat maka anak harus ikut keyakinan pacar saya, selain itu harus tetap melakukan pemberkatan secara Hindu.
    Jika saya melangsungkan pernikahan dengan pemberkatan dengan agama Katolik dan Hindu pada waktu yang berbeda, apakah dapat diterima menurut agama Katolik? kemudian jika kami menyepakati bahwa anak cowo nantinya akan ikut pacar saya sementara wanita akan ikut saya, apakah juga dapat diterima secara Katolik?
    Mohon pencerahannya..
    Terima kasih

  85. saya sudah membaca artikel2 dr temen2 disini.
    saya seorang muslim brumur 23tahun, tetapi hati saya di agama khatolik. sjk kecil sy srg ke gereja brsama nenek, dan naek kls 6 sy diancam dibunuh sm ayah, kl sy msh prgi k gereja mskpun dlu sy blm dibaptis.
    saya ingin sekali pindah di agama khatolik dan dibaptis, bukan masjid yg sy cari tetapi gereja. damai ktka saya didalam gereja. Dan skrg apa yg harus saya lakukan,untuk bisa mnjdi umat khatolik? ada kah langkah2`a untuk dibaptis? sy ingin lepas dr mslh ini.sy tdk mw sprti ini trs. trimakasih

  86. Halloo 🙂
    Aku sudah membaca beberapa artikel di atas dan saya mrasa bkan saya saja yang susah skali untuk masuk katholik .
    Awalnya saya kenal agama katholik dari pacar saya,dia berumur 24 thun dan saya 14 thun..keluarga nya sangat menerima saya dengan baik walaupun mereka tau klau saya adalah seorang muslim . Saya besar dari seorng Bapak Ɣªήğ mualaf,memang awalnya dia adalah protestan..tetapi setelah menikah dengan mama saya,dia menjadi muslim..tetapi jarang sekali solah bahkan puasa pun tidak penting untuknya . Sebelum TK,saya diajak oleh oma dan cici saya untuk sekolah minggu. Sbenarnya saya lain dari 3 adik saya yng dominan di ajarkan agama islam. Saya merasa diri saya tak punya agama..karena saya muslim dari kecil,tapi saya dibolehkan untuk natal,imlek,bahkan paskah..ketika saya kelas 3 SMP,mama saya mulai rajin sholat,dan saya disuruh sepertinya..dengan berat hati saya menjalankan dengan tidak sungguh-sungguh. Saya ingin menjadi katholik Romo,tpi bagaimana dengan keadaan saya muslim seperti ini ?.
    Saya bilang lgi ,mungkin awalnya karena saya berpacaran dengan pria katolik yang sangat saya sayangi. Smpai akhirnya pada tanggal 5 januari 2013 saya terjadi percekcokan dengan mama saya karena saya menuliskan Jesus Bless You kpada pacar saya,dan banner saya juga saya tulis dengan Jesus. Langsung saya ditanya oleh mama saya siapa Tuhan Ɣªήğ saat itu aku yakini,aku gugup dan bilang Yesus. Lalu stelah msalah itu,hp ku disita oleh mamaku Ɣªήğ padahal dulu dia biasa saja menanggapi hub ku dengan pacarku. Komunikasi jadi terbatas,dan ketika aku jauh darinya..aku merindukan nyaman berdoa digereja. Saya mempunyai niat untuk bertemu suster dan saya ingin meminta pendapatnya. Tpi selalu tak bisa.karena gerejanya di pluit dan saya di tangerang. Saya juga tidak boleh keluar rumah terlalu pagi sedangkan misa jam 06:30. Saya jadi merasa semakin ingin dekat dengan Tuhan,ketika saya solah dirumah..saya tidak solat,melainkan berdoa seperti layaknya saya berada digereja tanpa ketahuan oleh mamaku. Romo aku bingung,tekatku sudah bulat..bahkan jika tetap tidak boleh,aku ingin pergi dari rumah dan menjadi katolik Ɣªήğ baik tanpa harus menyakiti hati Tuhan. Karena aku ingin menjadi katholik,tetapi kenyataanku itu muslim. Aku selalu sedih romo,aku ingin sekali menjadi katolik Romo.bagaimana caranya Romo..tolong aku romo . Aku ingin menjadi katolik Ɣªήğ baik.

    Terima kasih,
    Jesus Love you..

  87. Hallloo lagi 🙂
    Oya Romo,ini gereja katolik di Duren sawit ya..itu dekat rumah Apo ku,klau indonesianya itu gmna ya,kayak buyut gitu Romo. Dia juga katholik,karena dirumah nya terdapat patung bunda maria 🙂 . Romo,keluarga dari papa ku itu berbagai agama.. sbelumnya aku pernah ke gereja bersama pacarku itu,dan aku rindu skali untuk berdoa di gereja. Romo,klau aja nnti aku pindah,apa katolik sudi menerimaku ? :(. Aku merasa mempermainkan agama romo. Karena aku ingin jadi katholik romo,tpi aku muslim 🙁 . Bahkan mamaku aja bilang klau aku jdi katolik,aku ƍäª boleh ketemu dia lgi romo. Romo,pacarku dia ga salah . Aku mau jdi katolik bukan karena pngen diterima lebih jauh dengan keluarganya,tpi hatiku tergerak..aku tau ini smua rencana Tuhan agar aku jadi lebih baik. Romo,pacarku itu ƍäª pernah buat aku jadi kayak gini,malah aku yg tanya dia gmna katolik.karena dia seorng yg dekat dngan Tuhan,dia bilang klau katolik itu indah. Hub ku dengannya sudah berjalan 1thn 7bln,,tepatnya tanggal 3 april kemarin.Romo aku mhon bantu aku cari jalan keluarnya..karena romo,jujur..temanku juga sudah tau aku ingin masuk katolik.makanya setiap aku berdoa selalu menyebut”atas nama Bapa,putra,dan roh kudus.amin.. Aku ingin menjadi katolik Ɣªήğ baik romo. Ngejalani hari tnpa takut..karena agama ku 1 yaitu cuma katolik. Aku ingin menjadi perempuan katolik romo.

    Terima kasih :),
    Jesus bless your life

  88. Halloo 🙂
    romo saya mau cerita..saya lahir dengn mmpunyai seorng Bapak yg mualaf..saya mempunyai 3 adik yang dominan diajarkan islam..bapak saya dulunya protestan tpi stelah mualaf dia jarang solat,bahkan puasa pun tak penting untuk dia. Keluarga dari Bapak saya ada yng protestan,katolik,Budha,dan Hindu..itu sebabnya kluarga Bapak bisa menghargai agama lain . Sblum Tk,saya diajarkan untuk skolah minggu,dan saya juga diperbolehkan untuk natal,paskah,dan imlek. Tpi stelah saya kelas 3 SMP,mama saya mulai rajin solat. Dan saya disuruh seperti itu,dengan berat hati,saya mengikuti dengan terpaksa. Saya merasa diri saya seperti tak punya agama. Dan datanglah cwok yang baik,dan terutama dekat dengan Tuhan..dia beda 10 tahun dngn saya,dan saat itu saya msih 14 thun. Romo,mungkin awalnya saya kenal katolik dari dia,saya berpacaran dengan nya.. Dia mengerti saya sbagai muslim,makanya dia ga pernah blang apa-apa,tapi saya yng ingin tau tntang katolik,sampai-sampai saya gereja bareng karena saya yang ingin ikut. Awalnya mama saya biasa menanggapinya tpi ketika 5 januari 2013 ada percekcokan dengan mama saya kare agama..dan semenjak itu hp saya disita..dan komunikasi dengan nya pun jadi terbatas. Tapi saya merasa jadi rindu dengan Tuhan,jika ada waktu luang saya datang ke gereja katolik. saya kangen berdoa di gereja. Saya merasa tenang sekali. Walaupun dirumah saya dekat dengan masjid,tapi saya memilih yang jauh yaitu gereja..karena saya merasa,disanalah ada Tuhan yang membuat saya nyaman. Saya di tangerang,dan gereja nya di pluit. Romo,saya ingin menjadi katolik :(. Bahkan tekad saya sudah bulat,ketika umur 17 saya tetap dilarang,saya ingin pergi dan ingin menjadi perempuan katolik yang baik. Saya merasa klau saya menyakiti hati Tuhan,kare saya solat tpi tidak solat,melainkan berdoa layaknya saya berada di gereja. Saya brdoa juga kepada Bunda maria,rasanya cuma di gereja lah yang membuat saya nyaman. Saya pernah mencari gereja katolik terdekat,tapi saya tidak menemukannya,banyak skali masjid..tpi bukan itu tujuan saya,saya ingin mencari rumah Tuhan yng membuat lahir batin saya nyaman.
    Romo saya sungguh ingin menjadi katolik..
    Bantu saya Romo :'(..

    Terimakasih,
    Jesus Bless You..

  89. Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga Chinese, sehingga biasalah orang tua jaman dahulu tidak jelas agama apa, mungkin lebih tepat penganut Konghucu / Budha tapi orang tua saya juga tidak terlalu sering ke vihara.

    Dari SD – SMA kita masuk di sekolah katolik sehingga mendapat pelajaran agama katolik dan sudah dipermandikan dan menerima sakramen penguatan. Begitu dewasa, saya bertiga dg kakak saya pindah ke agama Islam karena suami/istri. Saya pribadi sudah 20 tahun masuk dalam agama Islam, namun saya tidak menemukan apa yang saya cari. Sehingga saya merasa kekosongan dalam jiwa saya.

    Dalam setahun terakhir ini saya sudah berpikir terus untuk kembali memeluk agama Katolik, paling tidak dulunya saya merasa tenang bila berada dalam gereja. Sekarang saya sudah mantap ingin kembali beriman dalam gereja, bagaimana caranya ?
    Mohon bimbingan, apakah saya harus dipermandikan lagi ?

  90. Untuk Vento : Karena Gereja Protestan menolak transsubstansional (dikemukakan oleh John Calvin). Gereja Protestan hanya merayakan Perjamuan Kudus hanya karena amanat Yesus, sedangkan Gereja Katolik merayakan Ekaristi untuk mengenang Yesus dan menandai hadir-Nya yang nyata dalam kehidupan kita

    Untuk Hermin : Tidak masalah bagi Gereja Katolik karena pernikahan beda agama dalam Gereja Katolik hanya dilangsungkan secara pemberkatan, bukan sakramen jadi masih bisa di-dispensasi

    Untuk Lanny : Jika anda ingin masuk Katolik tetap harus dipermandikan kembali karena anda sudah masuk ke agama lain, dan jika sudah mantap, silakan hubungi paroki terdekat untuk mendaftar babtis, dan jika Lanny sudah mengerti dan mengetahui ajaran Gereja Katolik maka akan lebih mudah untuk mengikuti pelajaran dan mengenal serta menerima Yesus

    Sekian dari saya

  91. Please…can you replay my posting. I really need your help. Please… I’m just wanna be good catholic girl. Please,help me something. 🙁

  92. @VEnto.. hanya kepada umat Gereja Protestan yang memiliki keyakinan yang sama seperti iman Katolik terhadap sakramen-sakramen, berada dalam bahaya kematian atau kondisi berat lainnya yang sesuai dengan ketetapan Uskup diosesan atau konferensi para Uskup, tidak dapat menemui pelayan gerejanya, meminta atas kehendak sendiri .. secara umum jawabannya tidak boleh

    @Hermin.. menurut hukum Gereja seorang KAtolik dilarang untuk mengukuhkan pernikahannya sebelum atau sesudah pengukuhan secara Katolik dengan tata cara agama lain..dan pernikahan anda membutuhkan dispensasi dari keuskupan sehingga ada janji yang harus ada pegang yaitu menjaga iman anda dari bahaya (Salah satunya tidak menggunakan tata cara pengukuhan agama lain) dan juga dengan segenap upaya bersungguh-sungguh membawa anak2 anda ke dalam Gereja Katolik. Apakah imanmu dibangun di atas batu karang atau di atas pasir ? 🙂 – jawaban William keliru jangan diikuti

    @Lanny.. jawaban William keliru.. anda tidak perlu dibaptis kembali.. untuk kembali ke pangkuan Gereja, segera temui pastor paroki dan nyatakan tobat anda dalam sakramen tobat dan biasanya dilanjutkan kemudian dengan menyatakan syahadat para Rasul di hadapan para saksi.. segeralah temuai pastor Paroki

    MAy God bless your steps.

  93. Dear Romo,

    Saya sama seperti Putri dan yanglainnya, saya juga dari latar belakang muslim. Saya tertarik pada ajaran Katolik karena merasa damai dan tentram. sudah 10 tahun saya terus mempelajari Katolik namun hingga saat ini saya belum dibaptis karena bingung untuk memilih gereja mana, sebab saya saat ini bekerja di Bekasi dan sangat dekat dengan Paroki St Mikael Kranji oleh karna itu saya lebih sering setiap sabtu sore mengikuti ibadah di sana, walopun rumah saya berdomisili di Pondok Bambu Jakarta Timur, yang mana di di wilayah tersebut juga ada Paroki St Anna.

    Saat ini saya sudah bulat untuk siap mengikuti pelajaran ketekumen, yang saya tanyakan untuk mendapatkan saran dari Romo, apakah saya harus mengikuti ketekumen di wilayah domisili rumah saya atau di wilayah dekat kantor saya.??

    Sekian dan terimakasih Romo

  94. Syalom..
    Apa ga ada saran untuk saya ?,padahal saya udah menulis surat panajng sekali :'(

    Jesus Bless we

  95. sharing pengalamanku. sejak kuliah aq sering ikut kegiatan di grj protestan, ikut KKR, selesai mengikutinya hatiku berkobar-kobar tetapi seminggu kemudian hatiku hampa, aku merindukan Ekaristi, aku yakin menimba kekuatan n kesembuhan berkat hosti Kudus Yesus. aku yg awam Katolik tp blm memahami benar apa itu ekaristi, tp yakin akan hal itu, yang adalah sumber dari iman akan Kristus yang benar n teruji. kemudian dg berjalannya wkt sembari selalu memahami n belajar ttg Yesus n Gereja Katolik, imanku mulai bertumbuh. skg, imanku tetap sll perlu bertumbuh, apalagi anak2ku harus memahami iman Katoliknya, walau suamiku n keluarganya Protestan n menginginkan aq mengikuti mrk, aq tetap setia kpd Yesus dalam Gereja Katolik. Aku bersyukur terlahir Katolik oleh kr ortu Katolik n itu baik n mujur menurutku. Pesanku utk yang ingin mjd Katolik harus sungguh2 menimba kebenaran itu dari sumber yg benar, bukan kr ikut2an, klu awalnya ikut2an spy berusaha utk bertumbuh dalam iman.

  96. Saya firda, saya seorang muslim. Saya dulu dari duduk di bangku SMP memang pernah berkhayal” untung ingin pindah agama ke katholik namun itu hanya khayalan. Dan pas pada saat duduk di bangku SMA saya pernah berpacaran dengan cowo yg beragama katholik dan khayalan saya muncul lg ingin pindah ke agama katholik dan akhirnya hub saya dgn pacara saya putus dan khayalan itu sudah tak pernah muncul lagi. Namun lama kelama lamaan saat saya udah kuliah saya mala bermimpi pindah ke agama katholik dan di mimpi saya disitu hanya saya yg pindah agama katholik keluarga saya tetap muslim, dan di mimpi itu saya merasa kan ketenangan saat saya berada di dalam gereja berdoa dan saya merasakan kebahagiaan di dalam mimpi itu saat saya memeluk agama katholik.

    Pertanyaan saya: apa maksudn dari mimpi itu? Saya harus bagaimana? Apakah saya harus pindah ke agama katholik?

    Tolong dibalas yah beri saya petunjuk, terima kasih:)

  97. romo saya seorang yang sangat rindu tuhan yesus.saya ingin mati sebagai pengikut tuhan yesus.tpi karena kesalahan besar saya ikut suami jadi saya menjadi muallaf,tapi saya sadar saya hanya tenang menjadi katholik,apakah saya masih bsa menjadi katholik walaupun dlu saya sudah di babtis???lalu syaratnya menjadi katholik lag bagaimana tolong bantu saya romo.trima kasih salam damai

  98. Nama aku Alvin, aku berusia 15 tahun, aku kelas 9 / 3 SMP. Aku ingin sekali pindah agama katholik, keluarga aku beragama Buddha, tetapi orang tua aku tidak setuju karena dibawah usia dan kalau pindah agama bisa melupakan orang tua, bagaimana caranya? Mohon bimbingannya, terima kasih

  99. saya terharu sekali banyak juga yg ingin menjadi katolik. Mengingatkan saya saat di baptis dulu.

    Saya dari keluarga muslim yg fanatik. Ibu saya saat menikah jadi mualaf. selama 40 tahun saya muslim sampai akhirnya saya mengalami pergumulan hidup yg membuat saya hampir bunuh diri. Disaat tidur saya didatangi oleh seseorang lelaki yg wajahnya sangat lembut dan berpakaian sangat rapih lalu mengatakan kepada saya “jangan khawatir ikutlah bersama saya… ” Kalimat itu sangat singkat tapi membuat diri saya merasakan sangat damai dan meepaskan beban masalah. Saat itu saya sering buka internet dan ingin mencari sosok pria itu dalam mimpi saya. Setelah bebrapa hari sya memdapatkan jawaban. Ternyata Pria Itu Yesus Kristus. Saya blm mengenal betul wtu itu siapa Yesus itu. Sampai akhirnya penasaran saya mengantarkan saya pada sebuah gereja di bintaro dan menemui romo. Atas petunjuknya saya ikuti kelas katekumen dan akhirnya saya di baptis bersa anak dan istri saya. Tapi saya dibuang oleh keluarga saya juga keluarga istri saya karena mereka tidak bisa menerimanya. Terpujilah Tuhan.

  100. romo, teman-teman semua. perkenalkan nama saya ida, dan saat ini berumur 22 tahun dan saya muslim. Sejak saya SD, SMP, dan SMA, saya sudah mempunyai rasa ketertarikan dengan katholik. Namun, hal itu hanya saya pendam sendiri. Hingga saya kuliah di Uni. Sanata Dharma, Yogyakarta. Aktivitas dikampus saya yang selalu menggunakan tata cara katholik membuat saya semakin tertarik dengan katholik. Namun saya berusaha untuk tetap pada ajaran agama islam.
    Namun seiring berjalannya waktu, saya mempunyai seorang pacar yang beragama katholik. Saya sering diajaknya ke gereja untuk latihan koor, misa, rapat mudika, dll. Saya juga diajak kerumahnya dikenalkan dengan keluarganya. Dan luar biasanya, saya merasa damai diantara mereka. Saya merasakan kasih yang nyata. Setiap saya ke gereja saya juga merasakan kedamaian. Saya juga sering datang ke goa-goa maria untuk menemani pacar saya. Dan saya secara diam-diam juga ikut berdoa. Saya merasa nyaman dan tenang berada di temapt-tempat tersebut. Saya ingin menjadi umat katholik. Tapi saya tidak berani meminta ijin kepada ibu saya. Ibu saya, menentang kalau saya pindah agama.Selain itu, Bapak saya sudah meninggal dan dulu pernah berpesan kepada saya agar saya harus tetap menjadi islam.
    Saya bingung, apa yang yang harus saya lakukan.meskipus sekarang saya tetap diam-diam untuk berdoa dengan cara katholik, dan menghindari solat, atau puasa dengan berbagai alasan. tolong saya

  101. Saya mempunyai pacar,dia beragama katolik dan saya muslim.org tua pacar saya jg berbeda agama,mamanya seorg katolik dan papanya seorg muslim.sejak awal pacaran mamanya pacar saya sudah sangat mengingatkan pacar saya untuk mencari pacar yg seagama dengan alasan pacar saya akan menjadi kepala keluarga dan mamanya tidak mau bila pacar saya itu senasib dengan papanya,karna dirumah itu hanya papanya yg seorg muslim.tetapi dari mama papa saja belum tau kalau pacar saya itu beda agama,saya selalu merahasiakan tentang itu karna jauh sebelumnya papa saya sudah mengingatkan untuk mencari pacar seagama.dengan ketidak ketahuan mama papa saya pasti blm ada masalah dengan mereka ttp dari keluarga pacar saya pasti telah timbul masalah,setiap kali saya kermh pacar saya,papanya pacar saya yg respect dan open sekali terhadap saya ttp mamanya pacar saya agak kurang respect,terlihat dari sikap dia saat saya bermain kermh pacar saya.awalnya memang tidak ada masalah ttp lama kelamaan mamanya pacar saya selalu mengingatkan pacar saya untuk tidak sering ketemuan dengan saya dan pacar saya skrng pun agak mulai berbeda dia selalu bilang kalau mamanya sedang meributkan masalah ini,saat saya berpacaran dengan dia pun kita sering sharing tentang agama masingmasing dan saya mulai tertarik dengan agama katolik sampai akhirnya saya membuka tentang agama katolik digoogle,sebenarnya saya sangat yakin dengan keyakinan saya skrng ttp hati saya jg sangat tertarik dengan katolik,mungkin ada yg bisa membantu memberi saran
    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

  102. syalom, nama saya deta.
    saya seorang kristen, namun beberapa hari ini pikiran saya sangat terganggu. saya merasa ingin tau lebih banyak tentang katolik. kenapa ?
    karena :
    1. dulu saya pernah pacaran sama seorang pria katolik dan saya berkata saya bersedia masuk katolik. namun saya pikir, saya mau katolik karena saya memang hanya mau mengikuti pacar saya. namun setelah itu, beberapa hari kemudian saya putus dengan dia. namun yang saya rasakan, saya masih penasaran soal katolik, dan setiap minggu saya ada keinginan untuk ikut misa katolik, tapi karena orang tua saya kristen maka saya ikut dengan mereka. hanya terlintas dipikiran saya, saya mau ikut misa.

    yang saya bingungkan adalah, menurut saya protestan dan katolik sama2 percaya Yesus, namun kenapa saya ingin sekali mengetahui tentang katolik. dan bagi saya tidak ada pengaruhnya saya mau tetap di kristen atau saya masuk katolik karena intinya saya tetap diselamatkan. namun kenapa ya hati kecil saya selalu ingin misa. apakah ini karena kejenuhan rohani saya saja atau bagaimana ? saya sangat bingung sekali.
    mohon pendapatnya, terima kasih.

  103. romo saya adalah seorang muslim namun saya berkeinginan mengimani katolik secara benar dan sah..bagaimana caranya untuk memulai dari dasar2 untuk mengimani kaolik,,sedang saya belum pernah sekalipun pergi ke gereja,,namun keinginan saya sangatlah kuat untuk mengimani semua ajaran katolik,,bagi saya katolik adalah agama yang damai dan benar,,

    Salam dari saya

  104. saya juga ingin tahu banyak soal katolic, kemana saya harus hubungi maybe email or contact number to reply me…??

  105. Untuk Lanny dan William:

    Sakramen baptis dan penguatan (krisma) di Gereja Katolik hanya boleh diterimakan satu (1) kali. Jadi jika pindah agama dan kembali ke Gereja Katolik, hanya diperlukan sakramen tobat dan pernikahannya perlu dilakukan pemberkatan pernikahan secara Katolik.

    Untuk lebih jelasnya bisa menghubungi pastor paroki terdekat.

    Semoga berkat Tuhan beserta kita semua

  106. Saya jg merasa tenang berdoa di dalam Grejaaa….. Sy ingin sekali merasa kan menerima Sakramen ekaristi, tetapi sy Blum tau gimanaaaa caramyaa supaya bisa di baptis tetapi Jon sampai Ada kel sy yg tau… Kel sy pasti menentang keras.

  107. romo saya adalah seorang muslim yang ingin masuk ke khatolik. mengapa saya ingin masuk khatolik karena saya telah menerima pencerahan dari bunda maria selama 3 malam. pertamanya saya tidak percaya,saya menganggap itu adalah sebuah mimpi belaka.tapi lama-kelamaan saya merasakan bahwa mimpi itu adalah sebuah petunjuk yang benar bagi saya,dan saya belum pernah merasakan diri saya sedamai ini sebelumnya. lalu saya memutuskan ingin masuk khatolik. tapi saya tidak berani karena,pertama orang tua saya tidak mengetahui bahwa saya ingin pindah agama,kedua semua keluarga saya fanatik terhadap agama,dan ketiga saya masih sekolah,kelas 11 di sma n 18 bandung.
    bantu saya romo yang sedang kebingungan ini,,,,

  108. Dear romo,
    Saya ni asal & membesar dlm kluarga katolik.Saya amt bsyukur krn hidup dlm agama ini..tapi saya belum dpt mendalami agama ini & saya ingin skali mrasa damai & cinta kasih.ajari saya…

  109. Dear Radiv, Gea dll. Temu ialah Romo di gereja Katolik terdekat. Ikuti katekumen.

  110. Yang terkasih Radiv dan kawan2 lainnya.

    Mungkin admin disini sangat sibuk shgga belum bisa membalas postingan kawan2.

    Untuk lebih jelasnya, silahkan bertanya langsung tentang iman Katolik di situs http://katolisitas.org/

    Fyi, situs tersebut sangat aktif dalam berdiskusi aetiap harinya sejak 2008. Terima kasih.

  111. Wow,terharu bgt membaca sharing teman2 diatas. Begitu byk teman2 yg merindukan yesus. Saya dibesarkan dlm keluarga katolik tapi beberapa taun ini byk saudara dan teman yg berpindah Agama. Dengan berbagai alasan seperti mengikuti pasangannya ato kemauan sendiri.Sebenarnya Hal itu tidaklah menjadi soal.Karena prinsip saya agama manapun sama yg penting Jalan hidupnya baik menurut Jalan Allah. Namun setelah bertemu dengan uncle saya, membuat saya berpikir betapa dasyatnya iman katolik itu sendiri. Dan jarang bgt ada org katolik spt uncle saya yg bisa menjadi penuntun ato gembala bagi org katolik maupun org disekitarnya.
    Yg saya sampaikan lewat forum ini, saya menginginkan gereja katolik melakukan Hal yg spt uncle saya, agar org katolik semakin mendalami iman katoliknya.
    Sehingga tidak terpikir olehnya untuk berpindah agama melainkan dapat merangkul orang disekitarnya. Terus terang saja saya sendiri sudah lama meninggalkan gereja. Salam Kristus

  112. Sdr. Kontesa ytk,
    Untuk mendalami ajaran Katolik saat ini bisa melalui pencarian di google sehubungan dg tema2 yg ingin Anda pelajari. Atau bisa mempelajari Buku Katekismus Gereja Katolik (KGK) harga buku sekitar 200ribu atau bisa download gratis, dg pencarian Katekismus Gereja Katolik.
    Sedangkan utk aplikasi mencari damai dan cinta kasih: Damai dan Cinta Kasih akan kita temukan bukan dengan mencari, tetapi bisa dimulai dengan menciptakan dan melaksanakannya scr praktis dlm hidup sehari-hari, baca injil harian, laksanakan setiap hikmat yg ada di dalamnya, dn yg utama adalah berdoa harian dan mohon kekuatan dr Roh Kudus agar bisa mencintai sesama, dan melaksanakan ajaran Injil.

  113. Buat ghea silakan email ke : kbaklub@yahoo.com
    mungkin kita bisa sharing berbagai hal mengenai Katolik

  114. Dear,

    Ga sengaja sy tiba-tiba ingin tahu lagi tentang iman katolik. Sy juga pernah mengalami pergumulan dimana sy ingin mencari kedamaian hidup. Sy dibesarkan di keluarga yg beragamakan buddha. Namun sy tidak pernah merasakan kedamaian rohani. Sebenarnya saat akan menginjak kuliah saya memutuskan untuk dibabtis. Namun saat itu secara protestan. Karena kakak yg sudah duluan menjadi kristen. Akan tetapi sy masih merasa ada pergumulan mencari Tuhan walaupun sy sudah kristen. Sampai akhirny saya pernah memiliki pacar katolik. Sy merasa menemukan kedamaian dari kehidupan dia dan keluarganya. Wlpun sy sdh tidak berhubungan tapi sy masih merindukan kedamaian dengan mengimani katolik. Akhirnya sy memutuskan mengikuti misa, dan mungkin disitu Tuhan bekerja. Saat pembacaan Doa Bapa Kami yg berbeda dgn protestan. Mata dan hati saya menangis saat misa, sy yakin inilah kedamaian Tuhan yg sy rindukan selama ini.

    Sy sudah mantap untuk masuk katolik, namun ada masalah. Sy diwajibkan menyertakan surat babtis. Sedangkan sy tidak punya. Dan saya jg bekerja dimana lokasi tidak menetap dlm waktu lama. Saya sangat bingung dengan pergumulan saya saat ini.

    Mohon pencerahan dan bantuan solusinya agar sy bisa mengikuti dan menjadi katolik.

    Trima kasih.

    Yosep

  115. saya seorng muslim.
    saya mau pindah katolik.udh yakin sejak saya duduk dibangku smp dan saya sudah berusia 19th.
    saya mau minta baptis di gereja st.yosep palembang sumatra selatan cara nya bagaimana ya.
    tlg kasih tau caranya bisa bantu via email : ranggapranata94@gmail.com

  116. Bagi yang masih galau, dan ingin mengimani Tuhan Yesus sebagai pegangan hidupnya, anda bisa belajar dan berdiskusi denagn membuka link berikut ini:
    http://imankatolik.or.id/f.php?f=index1.html
    http://katolisitas.org/
    http://www.indocell.net/yesaya/
    http://ekaristi.org/

    dan lain sebagainya..banyak situs-situs katolik yang bisa diambil
    sebagai bahan pelajaran

  117. Halo, saya Happy.
    Saya tertarik menjadi seorang katolik, saat saya kelas 7 SMP. Itupun karena mama saya, yang dulu seorang katolik yang masuk islam. Saya ingin mengimani katolik karena bagian keluarga saya sebagian besar adalah katolik. Tetapi, jika saya masuk katolik, saya takut ditolak oleh keluarga terutama papa dan dijauhi oleh teman. Mohon sarannya. Trim’s 😀

  118. romo…sy seorang muslim yg sudah mantab masuk katolik,tp sy benar2 belum tau cara dan doa2 katolik meski suami sy katolik,sy ingin benar2 menjadi katolik yg sesungguhnya,pertama kali saya masuk gereja di dalam rumah skt,tepatnya kapel 2 hari yg lalu..ketika sy duduk merinding seluruh tubuh sy,saya semakin mantab tp sy tdk tau bagaimana karna suami jg jarang ke gereja.mohon di bantu harus bagaimana dan seperti apa

  119. Dari katolik menjadi mualaf…tapi ingin kembali lagi menjadi katholik…bagaimana caranya?

  120. Maaf…memang memilih agama adalah hak asasi tapi menjadi katholik tidak semudah yang dibayangkan, bukan hari ini mau jadi katholik besok dibabtis,tapi butuh persiapan matang atau kegiatan katekumenat minimal dua tahun. Kita butuh kualitas bukan sekedar banyaknya yang menjadi katolik.

  121. nama ku AGUS Susilo saya di besarkan di keluarga Muslim tetapi saat saya muali SMK SAYA tertarik dengan kristen pda saat itu suka salib yang di pakai oleh umat kristiani berhubung saya ini NIC/ PENGGEMAR’Y Agnes Monica saya cari info tentang agnes Monica, saya cari biodata tentang Agnes Monica dan di situ tertera Agnes beragama Katolik dalam hati saya “ha katolik” dari saat itu saya cari tahu tentang Katolik apakah sama antara katolik dengan kristen protestan dan akhirnya saya tahu antara kristen dan katolik

    oo katolik itu seperti ini menurut saya Katolik lebih baik daripada Protestan mulai saat itu saya sering mendownload doa” katolik dan foto” Yesus di kamarku banyak foto Yesus.

    Suatu ketika adik saya masuk kedalam kamar saya dan melihat foto Yesus dan dia bercerita kpd orang tua saya dan akhirnya mereka memarahi saya

    ibu: kamu itu mau jadi apa….

    aku hanya bisa diam saja

    ibu : nanti kalo ib udah gak ada siapa yang mau mendoakan kalo kamu udah pindah keyakinan …. orang itu yang di butuhkan bukan cuma harta tetapi juga akhirat’y

    dalam hatiku berkata “dalam iman Katolik kan juga bisa mendoakan orang berbeda iman” disitu aku hanya bisa diam karena aku sangat takut kpd Ibu .

    kalo aku di

  122. maaf cerita saya terpotong

    ini kelanjutanya

    kalo aku di kamar sendirian aku berdoa Ke tuhan Yesus Tuhan gimana agar aku bisa pindah agama ……. sejak saat itu aku mulai rajin untuk berdoa kpd Tuhan .

    mencari tahu tentang Katolik ttpi pasti keluargaku sangan menetang keras……

    dan aku percaya tetang firman Tuhan…. karena setiap doaku kpd Tuhan selau di jabah …

    tolong jawab dan gimana solusi agar aku bisa pindah Agama ke katolik yang seutuhnya……

  123. hai semua, baiklah kita semua bersyukur atas karunia yang diberikan Allah kepada kita karena Dia sudi memanggil kita ke jalan yang benar. Terpujilah Allah Bapa, bersama Kristus dalam persatuan Roh Kudus. Amin

  124. saya seorang muslim,
    saya sebenarnya sejak SMP sudah sangat tertarik dgn agama Katolik, dan saat SD kelas 1 saya mengetahui agama Katolik ( kelas 2 belajar tentang islam)

    Usia 19 tahun ini saya ingin sekali untuk mendalami agama Katolik

    saya pernah mengikuti ibadah di gereja walaupun saya belum mengerti sama sekali tata cara ibadah di gereja, namun hati saya sangat tenang dan damai.

    saya ingin sekali pindah agama , tapi keluarga sangat menentang (kecuali ayah)
    Terutama ibu

    saya bingung,bukankah kita dilarang untuk durhaka kepada ibu? lantas kalau saya mengikuti perkataan ibu saya, saya merasa tersiksa

    Tapi saya juga menginginkan restu dari ibu dan seluruh keluarga saya agar diijinkan menjadi katolik sejati

    terimakasih

  125. dear romo,
    saya adalah seorang muslim, namun saya berkeinginan mengimani katolik secara benar dan sah. bagaimana caranya untuk memulai dari dasar2 untuk mengimani katolik.
    alasan saya ingin menjadi seorang katolik karena saya merasa nyaman ketika berada di gereja
    ketika smp, saat masuk ke gereja saya ragu untuk mengikuti doa, karena takut menghianati agama saya sekarang. tapi setelahnya, saya merasa damai
    Tapi saya tidak berani meminta ijin kepada ibu. Ibu saya, menentang kalau saya pindah agama.

    mohon solusinya

    terima kasih 🙂

  126. romo, mohon doakan saya…

  127. Romo bagaiman cara dari kristen pindah ke katolik dan kita sebelum pindah ke kristen sudah di baptis khatolik

    Terima kasih romo
    Tolong di jawab ya romo

  128. salam kenal semua.q jg ingin sharing. wktu msh SMA q belajar k pesantren,itu krn kemauan q sndri,krn q ingn tau tntng agama q yaitu islam.stlh lulus dri pesantren bukannya iman q tntng islam mlh kuat,mlh q semakin bngng. Slm kuliah,hati q sllu bngng,sllu da yg mengganjal,q coba cri hiburan enth tu pa,tp q msh blm menemukan pa yg mengganjal.hal ni q alami slm 4 thn ini.bln desember thn kmrn,q brtmu dngn teman kecil q ,tmn q itu agamax katolik.kmi sering curhat,sharing.stlh q ceritakan pa yg q alami,dia blng,kedamaian d hati bisa d cari klo berdoa dngn tulus.q blng gmn carax berdoa dngn tulus,krn q sdh berusaha bgt tp ttp mengganjal.akhirx tmn q mengenalkan q dngn agama katolik.prnh suatu wktu q d ajak k pohsarang d kediri.tmn q berdoa d hdpn bunda maria,q duduk d belakang.q coba lihat bunda maria.q merasa menemukan ketenangan dlm hati q. Sejak dr tu lh q putuskn q ingn menjadi seorng katolik.mngkn sma problemx,keluarga q gk setuju dngn jln yg q pilih ni.tp ni lah jln hdp yg akn q pilih,krn sejak dr kecil q sllu sndri,bapak q meninggal saat q SD,ibu q krja d luar negeri sejak q SMP. Q ikt kakek nenek,mngkn mng gk sma kasih syng yg d berikan.sblm q d kenalkan dngn agama katolik olh tmn q ,q prnh berdoa spy nyawa q d ambil,krn q dh gk tau lg hrs gmn, q sllu d salahkan olh keluarga q,sllu d manfaatkn,cita2 yg ingn q raih hilang krn keluarga.
    Q ingn mencari arti hdp,q ingn menemukan jawaban atas keganjalan d hati q…mohon bimbinganx romo.terimakasih…

  129. Haloo,
    nama saya Hamad Sjarief, saya umur 28 tahun. Saya muslim
    Saya adalah wirausaha di daerah garut
    Berbagai masalah hidup sudah saya alami, berbagai cobaan, cacian dan hujatan juga sudah saya cicipi…
    Waktu itu saya benar benar stress untuk menjalani hidup. Namun saya bertemu dengan teman saya yang beragama Katholik, dan dia menyuruh saya berkonsultasi dengan romo. Sejak saat itu, saya tertarik menjadi Katholik…
    Saya merasa Katholik memiliki nilai damai dan meneymangati hidup.
    Namun saya takut sekali ada efek sosial yang menimpa diri saya. Saya adalah orang Sunda, dan orang sunda sangat tidak lazim untuk memeluk agama katholik…
    Bagaimana ya? padahal sebenarnya semua agama itu baik, dan saya memilih karena saya justru mendapat teman yang baik baik dalam gereja….
    mohon bimbingananya

    Sampurasun

  130. Romo,
    saya baru nemu website ini. Kebetulan saya ada pertanyaan. ini tentang sahabat karib saya, dia katholik lalu menikah dgn wanita muslim dan menjadi seorang muslim. Menikah pun secara islam. Namun sudah ditahun ketiga menikah, dia rindu dengan Tuhan Yesus. tapi dia takut ke gereja karena takut mengecewakan istrinya dan kelak mengingkari janjinya terhadap istri dan keluarga istrinya. Dia pernah bertanya pada saya, bolehkah dia tetap berdoa diam2 secara Katholik dan bolehkah dia tetap mencintai/mengimani katholik smentara agamanya saat ini adalah islam. Sahabat saya solat tapi hanya sesekali,hanya sekedar kewajiban. Dia berbuat seperti itu hanya demi keharmonisan keluarganya karena dia mendapat istri yang sangat baik dan lembut. Sahabat saya ga tega menyakiti wanita sebaik istrinya. Kalau yg saya lihat memang si istri sangat berbakti dan menghormati suaminya seperti layaknya wanita soleha (menurut ajaran islam).
    Kasihan.. sebagai sesama katholik saya iba. tapi di sisi lain saya iri lihat rumah tangga mereka yg sangat bahagia dan mesra. Dan istrinya semakin memuja suaminya sebagai imam rumah tangga mereka.
    Saya sempat bilang, kalau begitu berdoa lah saat sepi sebagai seorang Katholik, Tuhan yesus pasti mengerti semua permasalahanmu, Tapi tetap kamu harus bisa menghormati istrimu sebagaimana istrimu menghormati kamu. Kalau saja sahabat saya sampai kembali ke katholik, bisa ruyam rumah tangga yg mereka bina dengan baik.
    Tolong jawabannya ya romo, demi kebaikan bolehkah sahabat saya itu berbuat seperti itu. Bolehkah dia tetap berdoa kepada tuhan yesus diam2,dan tetap teguh menjaga rumah tangganya.
    Terima Kasih

  131. Kesaksian Kalian semua hebat ya . Tapi , kisah Rohani ku mungkin aneh . Sejak bayi , aku dilahirkan sebagai muslim . Sejak dulu aku baru mengerti beberapa tafsiran Al Quran , setiap aku berdoa secara Islam , aku selalu menemukan kekurangan yang aku pun tidak tau . Lalu aku pun mulai berdoa secara Khong Hu Cu , hasilnya pun tetap sama . Lalu , aku pun di ajak oleh guru lesku yang beragama Kristen ( padahal dia dulu beragama Katholik ) , aku diajak ke sebuah gereja kecil yang berada di daerah pantai . Aku mengikuti ibadat remaja , tapi aku tetap merasa ada sesuatu yang kurang . setelah sekian lama aku mencari apa yanng kurang , aku tetap tidak tau . Pada suatu hari , aku mendengar suatu koor sedang berlatih di dekat rumahku , lagunya indah sekali . Lalu aku pun mencari tau darimana koor itu , dan ternyata itu adalah koor Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lingkungan Albertus Magnus . Aku pun senang sekali mendengar lagunya . Lalu , aku pun memutuskan untuk dibaptis secara Katolik . Walaupun mendapat tentangan dari mamahku yang beragam Islam dan nenek ku yang sudah bergelar Hajah , aku tetap melanjutkan tekadku untuk dibaptis dan akhirnya aku dibaptis tahun 2012 dengan nama Baptis Yohanes dan aku pun menemukan apa yang kurang dalam hidupku , yaitu kekuatan doa . Selama aku mengikuti katekumen banyak sekali rintangan orang tuaku hampir cerai dan keduanya terkena masalah keuangan , tentangan nenekku , DLL . Tapi , Kuasa Tuhan sungguh luar biasa , semua masalah itu bisa musnah dlm waktu singkat . Dan pada suatu hari , diadakan doa Novena 9 hari Salam Maria . Aku berdoa dengan tekun supaya aku bisa mendapat peringkat 5 UN di sekolah ku dan ternyata aku mendapat rankin 4 UN di sekolah dan Juara Kelas ke 3 . Dan , setelah itu aku pun ingin mulai melayani umat dalam Ekaristi . Aku pun mulai menjadi anggota Putra Putri Altar hingga sekarang , aku pun sering tugas Novena , misa biasa dan hingga misa besar ( Natal , Jumat Agung , Kamis Putih , Minggu Palma , dan pesta pelindung atau ulang tahun Gereja ) walaupun aku langsung ditugaskan untuk misa Natal , tapi salahku hanya sedikit . Tahun depan aku dan teman”ku akan mencoba berpuasa di masa prapaskah walau umurku masih 13 Tahun ( Bantu doa ya , mudah”an berhasil ^^). Aku juga bakal bantu doa ke kalian semua yang mau dibaptis secara Katolik dan gak / belum tercapai . Mudah”an kalian berhasil ya . JBU , Amin

  132. Salam damai untuk kita semuanya….

    Perkenalkan, nama saya Debora. Ayah saya seorang Katolik, tetapi ibu saya seorang protestan. Karena dulu kedua orang tua ibu saya menentang pernikahan Katolik, maka kedua orang tua saya menikah di gereja protestan. Ayah saya memang seorang Katolik, tetapi jarang sekali gereja. Namun ayah saya selalu mengantarkan kami anak-anaknya untuk sekolah minggu di gereja Katolik.

    Kedua kakak saya telah dibabtis digereja protestan, karena pada waktu itu orang tua saya tinggal bersama kakek/nenek saya yang protestan. Saya tidak pernah dibabtis baik itu digereja katolik maupun protestan. Tapi saya tetap berdoa dan gereja katolik. Serasa hidup keimanan saya merasa tidak jelas.

    Apalagi orang tua saya beda agama, tetapi ibu saya rajin berdoa dan gereja katolik. Sejak menikah dengan ayah saya, ternyata ibu saya lebih nyaman gereja katolik. Hatinya merasa tedang, damai dan batinnya yang haus aka Yesus Kristus terobati sejak ibu saya memilih ibadah di gereja katolik.

    Beranjak SMP, saya sadar bahwa selama ini ibu saya hanya mengikuti kehendak orangtuanya untuk gereja protestan sehingga kedua orang kakak saya sudah dibabtis disana. Sementara saya serta adik-adik saya belum pernah dibabtis.

    Hingga SMP kelas 2, saya mulai kuatir sebab pihak sekolah meminta surat babtis. Saya bingung, saya memang katolik, tapi tidak pernah di babtis. Saya ceritakan pada ibu saya “kenapa saya belum dibabtis juga?” Ibu saya menjawab “Ibu belum sah pemberkatan perkawinan digereja katolik”

    Saya heran saja, ibu saya paling rajin gereja di Katolik, paling rajin ikut doa lingkungan dan sering mengajak saya pada doa lingkungan yang setiap minggu diadakan di rumah-rumah anggota jemaat secara bergiliran.

    Nah, sejak itu ibu saya dibimbing oleh ketua doa lingkungan kami untuk belajar menjadi Katolik dan belajar lagi untuk pemberkatan pernikahan katolik. Bayangkan saja, ibu saya yang usianya sudah mencapi 40 tahun dan usia pernikahannya sekitar 20 tahun, harus belajar lagi untuk menjadi katolik.

    Ibu saya dengan senang hati mengikuti pembelajaran itu. Yang saya ingat waktu itu ibu saya selalu mengikuti pembelajaran katolik di gereja St.Petrus Rantauprapat. Karena ibu saya tidak mau kalau anak-anaknya terombang ambing dengan keyakinan mereka. Sangat tekun ibu saya mengikuti pembelajaran Katolik. Bahkan lebih tekun dari ayah saya yang sejak lahir sudah seorang Katolik.

    Diantara semua anak-anak kakek/nenek saya, hanya ibu saya yang masuk agama Katolik. Yang lain beragama protestan dan muslim. Selama beberapa bulan ibu saya belajar menjadi seorang katolik agar sah menurut tata cara gereja katolik.

    Barulah, tepat diusia ke 15 tahun setelah orang tua saya mendapat pemberkatan pernikahan sah secara katolik, saya belajar komuni lagi sekaligus belajar untuk persiapan pembabtisan diri saya sebagai Katolik.

    Pada waktu itu karena usia saya yang paling tua ditambah adik-adik saya yang dibabtis juga secara Katolik, jujur ada perasaan minder karena saya diusia ke 15 tahun baru dibabtis. Tapi ketika saya pandang salib didepan Altar Kudus, berlutut dan sejenak menenangkan diri lalu berdoa, serasa tubuh saya bergetar. Terasa panas darah dalam tubuh saya. Seakan air mata saya meluap hebat.

    Saya berdoa sambil menangis. Menangis karena terharu akhirnya saya akan dibabtis,menangis karena merasa bersalah yang teramat sangat dalam diri saya sebab setelah dewasa saya baru dibabtis.Tuhan Yesus menyentuh hati saya, menguatkan rasa keminderan saya diantara ratusan umat yang menyaksikan pembabtisan keluarga besar saya.

    Kulihat ibu saya juga merasakan hal yang sama, mungkin merasa bersalah pada Tuhan Yesus karena baru setelah 20 tahun menikah, baru dia bisa membimbing anak-anaknya menjadi Katolik. Sejak saat itu saya putuskan hidup saya adalah Katolik, hingga saya sudah menerima Krisma.

    Tapi bukan saya semakin rajin gereja Katolik. BUKAN.! Saya malah sering kegereja lain untuk ibadah, mengikuti teman ditempat saya kuliah. Namun, JUJUR, saya sekan rindu dan rindu gereja Katolik. Saya merasa nyaman, damai, tenang, dan batin saya haus akan Katolik. Tapi tubuh ini selalu saja salah langkah.

    Jika saya ke gereja rotestan, mungkin sudah banyak sekali bermacam-macam gereja saya ibadah disana. Tetap hati dan batin saya lebih nyaman, damai dan tenang di gereja Katolik. Jika saya ke gereja lain, saya merasa ada yang hilang dalam jiwa saya. Benar-benar ada yang hilang.

    Hingga saya mempunyai pacar seorang protestan, hubungan kami sudah 5 tahun. Tapi puji Tuhan dia tidak pernah memaksakan saya untuk ikut gerejanya meskipun dia ingin saya mengikutnya. Awalnya saya berpikir “seorang perempuan akan mengikuti suaminya setelah menikah”. Saya berkata pada dia bahwa saya akan menikah dengan dia di gerejanya.

    Namun hati kecil saya seakan MENOLAK.! Hati kecil ini menginginkan dan amat menginnginkan menikah di depan Altar Kudus di gereja Katolik dan diberkati oleh Pastur disana. Itu kerinduanku saat ini. Belakangan ini pacar saya selalu menemani saya untuk ibadah di gereja Katolik. Dia selalu bertanya “apa ini, apa itu, artinya apa,,,” semua dia tanya dan saya menjawab dengan apa yang saya imani.

    Setelah lulus kuliah, sampai sekarang, dimanapun sayang melangkah, mulai dar ujung Sumatera hingga ujung pulau Jawa, hal pertama yang saya cara adalah Gereja Katolik. Saya merasa Roh Kudus selalu memanggil saya untuk bersekutu dan selalu rindu merayakan perayaan Misa.

    Banyak hal yang belum saya pahami tentang ajaran Katolik, saya akui itu salah saya sendiri karena saya terkadang “malu” untuk bertanya pada Romo disini. Saya ingin mendalami Iman Katolik saya. Mohon Romo bimbingannya.

    Tuhan Yesus memberkati.

  133. Sebenernya menjadi Katolik itu ribet alias tdk mudah, kenapa? Banyak hal hrs dipenuhi lbh dahulu sebelum bisa dibaptis. Tidak semudah mau menyatakan masuk agama yg lain begitu berminat langsung ditindak lanjuti paling lama satu atau dua jam anda sdh dinyatakan sah msk agama yg anda kehendaki. Di Katolik bisa mkn waktu bertahun-tahun, paling cepat satu tahun bisa sampai tiga tahun juga, ini yg aku alami. Syarat apasaja yg hrs dipenuhi:
    1. Kalo anda bkn dr kel. Katolik hrs ada surat dr orng tua.
    2. Hrus ikut pelajaran agama 1 thn penuh tak boleh lowong absen.
    3. Di uji tertulis/lisan mengenai pokok2 ajaran yg 90-100% paham.
    4. Ikut misa setiap minggu bahkan ada yg mensyaratkan ikut aktif kegiatan linkungan.
    Jadi??? Gak mudah kan?!
    Maka kalo ada issue yg bilang Katolik cari pengikut pakai supermie jelas tuduhan ngawur. Meski ada sdh hebat di Kristen lain mau msk Katolik sama saja syratnya.
    Salam damai,
    Yo

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>