Membuka Akses Pelayanan Puskesmas
Mengingat banyaknya warga lingkungan yang membutuhkan keringanan biaya kesehatan, maka maka daftar puskesmas dan rumah bersalin berikut barangkali bisa membantu.
Selain masalah kesehatan, biasanya kita akan berurusan dengan puskesmas untuk pengurusan Surat Kematian, Gakin atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk biaya pengobatan lebih lanjut di rumah sakit, dll.
Puskesmas bukan hanya menyediakan pelayanan kesehatan yang sangat murah, tetapi juga peningkatan gizi dan bantuan sembako bagi mereka yang sungguh-sungguh membutuhkan.
Oleh karena itu, warga lingkungan yang tidak mampu dan betul-betul membutuhkan pertolongan, bisa kita arahkan untuk mendapatkan pelayanan melalui puskesmas.
Puskesmas di Kec.Duren Sawit:
1. Puskesmas Kec.Duren Sawit, Jl H.Dogol Raya (samping SMU 71) Telp. 86601065 / 86010522
2. PKL Klender I , Jl.Pertanian Timur RT 3/2
3. PKL Klender II , Jl. Bulak Timur RT 4/16 Telp. 86693350
4. PKL Klender III, Jl. Taman Buaran Indah RT 4/14 Telp 9199605
5. PKL Pondok Kopi I , Jl. Bina Karya Rawadas RT 5/3 Telp 86904050
6. PKL Pondok Kopi II , Jl. Robusta I Blok Q / 10 Telp 86608162
7. PKL Pondok Bambu I , Jl. Kesehatan No 5 RT 2/5 Telp 70990050
8. PKL Pondok Bambu II , Jl. Cipinang Muara II RT 5/2 8915989
9. PKL Duren Sawit , Jl.Kelurahan Raya RT 1 / 4 Telp 86602052
10. PKL Pondok Kelapa , Jl. H.Dogon Raya RT 13/2 Telp 86903157
11. PKL Malaka Jaya , Jl. Teratai Putih Raya I RT 8/6 Telp 86608372
12. PKL Malaka Sari , Jl. Malaka III RT 1/6
13. RB Kec.Duren Sawit , Jl H.Dogol Raya (samping SMU 71) Telp. 86601065 / 86010522
14. RB Pondok Bambu II , Jl. Cipinang Muara II RT 5/2 8915989
15. RB Pondok Kelapa , Jl. H.Dogon Raya RT 13/2 Telp 86903157
Keterangan :
PKL = Puskesmas Kelurahan
RB = Rumah Bersalin
Puskesmas Kecamatan Duren Sawit dan RB, buka 24 jam.
PKL buka dari jam 08.00 s/d 16.00 ( senin s/d Jumat ) Sabtu (piket jam 08.00 s/d 12.00)
Bila hendak mengurus Surat Kematian di luar jam kerja PKL dan belum dimakamkan bisa langsung ke PKC Duren Sawit.
*) Daftar alamat di atas dikumpulkan oleh Dr. Lennywati







Pengalaman menarik saat melayani pasien di puskesmas Pondok Kelapa Jumat kemarin.
Seorang pasien Tn X usia 38 tahun tinggal di RW 08 Kel.Pondok Kelapa, datang dengan keluhan ingin di rujuk ke RS Budi Asih karena sudah pernah berobat di sana dan sekarang telah mengantongi Surat Keterangan Lurah Pondok kelapa untuk mendapatkan keringanan berobat di RS Budi Asih (SKTM).
Melihat keadaan umum pasien dalam keadaan baik, tidak sedang sakit atau kesakitan, saya coba memastikan apa saja keluhan yang dirasakan saat ini, sambil memperhatikan data yang tertera dalam Surat Keterangan Lurah,
wow ….ternyata si pasien beragama katolik. Pikiran saya langsung teringat dengan presentasi saya pada rapat DP di Gdg Yos tgl 8 feb lalu. jangan2 si pasien sudah sempat dapat anjuran dari Pengurus Lingkungan untuk mengurus surat keterangan tidak mampu dari Lurah dan selanjutnya minta surat rujukan + verifikasi dari puskesmas…..( saya tidak menanyakan ke pasien dan saya kira belum perlu menanyakan saat itu )
Saya mencoba menggali keluhan apa saja yang dirasakan dari sakitnya dan riwayat penyakit selama ini sehingga memudahkan saya untuk membuat Diagnosa, dan kalau memang ini harus di rujuk ke RS saya akan membuatkan rujukan SKTM + verifikasi.
Sang pasien mengatakan selama ini ada sakit gula, darah tinggi dan juga jantung membesar… pertanyaan saya lanjutkan, apa saja pemeriksaan yang sudah dilakukan sehingga tahu punya sakit seperti itu. Ada hasil lab darah, rekam jantung dan foto rontgen jawabnya.
Kemudian saya minta hasil2 pemeriksaan tsb. semua data pendukung itu tidak dibawa. Mengingat tempat tinggalnya tidak jauh dari puskesmas, saya minta untuk menjemput hasil2 pemeriksaan ke rumahnya, jam menunjukkan pukul 11 an saat itu. saya ingatkan saya akan tunggu sampai jam 13.00.
Tn X pergi mengambil hasil lab dll. Saya meneruskan melayani pasien2 lainnya yang menunggu giliran. Jam 12 an Tn.X datang dengan membawa hasil lab darah bln Feb 08 + EKG + foto rontgen 2009. Saya langsung melayaninya lagi. Melihat hasil EKG + foto rontgennya semuanya normal, tidak ada kelainan jantung. Hasil lab darah saja yang menunjukan ada sakit gula. Tapi dengan hasil yang tertera masih dibawa 200 mg%. Saya coba periksa tekanan darahnya sedikit diatas normal. Ehm, kalau kondisi begini, kayaknya saya tidak bisa merujuk ke RS pake SKTM, karena masih bisa diatasi di tingkat puskesmas.
Mengingat prinsip kebijakan pelayanan GAKIN yang berjenjang, komprehesif untuk pengendalian biaya dan efektifitas, saya menjelaskan ke pasien bahwa di puskesmas Pondok kelapa ada lab untuk pemeriksaan gula darah. Saya tanyakan kesanggupannya membayar Rp 20.000 untuk pemeriksaan Gula darah puasa dan 2 jpp. Jawab Tn X sanggup. Saya menjelaskan ke pasien, bila hasil gula darahnya sangat tinggi dan tidak mungkin di obati di puskesmas saya akan merujuk ke RS dengan SKTM. Beruntung Tn X dapat menerima penjelasan dan saran saya. Akhirnya saya menyiapkan resep obat yang bisa diperoleh dari puskesmas serta menjelaskan persiapan untuk pemeriksaan gula darah pada hari Senin esok.
Kesimpulan:
1.Jika hendak berobat ke dr atau puskesmas, biasakan untuk membawa hasil2 lab, foto rontgen, rekam medis, dll yang sudah pernah dilakukan sebelumnya untuk memudahkan penelusuran penyakit / keluhan penyakit sekarang.
2.Bawalah KTP, KK Asli, Surat Keterangan Lurah berikut pasien bila hendak meminta rujukan dan verifikasi di puskesmas setempat untuk keringanan biaya berobat di RS.
3. Bersabar dan mengikuti prosedur yang ditetapkan.
4. Jangan lupa berdoa. Tuhan Yesus sang penyembuh.
Romo sekian dulu, semoga bisa bermanfaat bagi semua. GBU.