Lingkungan St. Gregorius Pondok Kelapa II Bentuk Komunitas Keluarga Muda

Lingkungan St. Gregorius, Wilayah Pondok Kelapa II, Paroki St. Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur, telah membentuk sebuah paguyuban khusus bagi keluarga-keluarga muda Katolik warga lingkungan yang diberi nama: Komunitas Keluarga Muda Gregorius (KKM-Gregorius).

Pembentukan KKM-Gregorius dilakukan dalam pertemuan khusus, Sabtu sore 13 Juni, yang dihadiri 45 warga lingkungan, terdiri dari pasangan-pasangan keluarga muda beserta anak-anak mereka dan pengurus lingkungan. Sementara pasangan-pasangan suami-isteri mengikuti pertemuan, anak-anak mereka yang berjumlah belasan orang mengikuti kegiatan bermain, bernyanyi, berdoa dan menggambar, yang dibimbing oleh team bina iman anak.

Lingkungan St. Gregorius beranggota 54 keluarga, 21 di antaranya adalah keluarga muda. KKM-Gregorius beranggota keluarga-keluarga Katolik dengan usia perkawinan maksimum 15 tahun.

Karl Beru, pembina keluarga muda di L:ingkungan Gregorius, dalam pengarahannya pada pertemuan tersebut menjelaskan, �Pembentukan komunitas ini bertujuan sebagai wadah pergaulan dan komunikasi antar sesama keluarga muda Katolik, dan sebagai sarana pendampingan keluarga muda dalam membangun keluarga Katolik yang baik, yang aktif dalam hidup menggereja di lingkungan, wilayah dan paroki, dan dalam hidup bermasyarakat.�

Menurut Karl Beru, kecenderungan yang terjadi saat ini adalah keterlibatan keluarga muda dalam berbagai kegiatan lingkungan masih sangat minim, yang antaralain disebabkan oleh kesibukan pekerjaan yang menyita waktu.

�Umumnya keluarga muda adalah mereka yang berada dalam usia produktif sehingga sebagian besar waktunya tersita untuk bekerja, sementara sisanya dimanfaatkan bersama keluarganya. Meskipun kesibukan dan keterbatasan waktu dapat dimaklumi, namun partisipasi dalam kehidupan menggereja di lingkungan tidak boleh diabaikan,� pintanya.

Ia mengajak para anggota KKM-Gregorius yang umumnya sudah mengenal dan mahir menggunakan teknologi digital �agar memanfaatkannya untuk memperkokoh semangat persatuan, solidaritas, saling peduli dan berbagi (mutual caring and sharing) untuk kebaikan bersama.
Untuk mengefektifkan komunikasi antaranggota, KKM-Gregorius telah membuat Yahoo! Group dan situs pertemanan �Facebook� sendiri, di mana para anggota dapat saling bertukar kabar, berbagi informasi, sharing pengalaman bahkan sampai hal-hal ringan seperti memamerkan foto liburan terakhir bersama keluarganya.

Para anggota KKM-Gregorius bersepakat untuk melaksanakan pertemuan rutin setiap dua bulan sekali. Pertemuan tersebut rencananya diadakan secara kreatif untuk menjaga antusiasme anggotanya serta memperkaya para keluarga dengan berbagai bimbingan yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi para keluarga muda, misalnya dengan rekreasi, seminar, rekoleksi dan sebagainya.

KKM-Gregorius dan Seksi Bina Iman Anak Lingkungan Gregorius bersepakat untuk mengadakan kegiatan bina iman bagi anak-anak para anggota komunitas pada waktu yang sama dengan pertemuan dua bulanan komunitas. Dengan demikian, para keluarga muda tidak khawatir harus meninggalkan anak-anak mereka � yang rata-rata masih balita sampai dengan usia SD � saat akan mengikuti kegiatan komunitas.

Penasihat Lingkungan, Aloysius Waliman, dalam pidatonya menyambut baik kehadiran komunitas keluarga muda. �Semoga komunitas ini dapat melahirkan kader-kader pemimpin umat yang baik, sehingga regenerasi kepemimpinan umat di tingkat umat basis dapat berjalan,� ia berharap.

Regenerasi itu, menurut Karl Beru, sudah mulai berjalan sejak masa kepengurusan Lingkungan periode 2008-2011. Orang muda mengisi posisi-posisi sebagai wakil ketua dan sekretaris.
Dalam KKM-Gregorius, Sdr. Agustinus Hadi Cahyono, yang menjabat Wakil Ketua Seksi Kerasulan Keluarga, memimpin rekan-rekan keluarga muda merencanakan dan melaksanakan berbagai kegiatan komunitas. Sedangkan ketua seksi sebagai pembina.

Salah seorang anggota KKM-Gregorius, Kartika Diana Afridayanti, mengatakan bahwa komunitas ini memberi manfaat yang sangat besar baginya. �Dalam komunitas ini, kami dapat saling sharing mengenai berbagai masalah yang dihadapi para keluarga muda sambil memperdalam iman Katolik. Selain itu, anak-anak juga bisa berkenalan dan bermain bersama teman-teman baru yang seiman,� ungkapnya. (Yulian Karfili)

7 Responses to “Lingkungan St. Gregorius Pondok Kelapa II Bentuk Komunitas Keluarga Muda”

  1. Mau tanya, Lingkungan St Gregorius ini, mencakup wilayah mana saja? Terus terang saya sudah lama tinggal/kontrak rumah petak di Pondok kelapa tepatnya di dekat SMIP Chantika (warung banci) sebelum sampai SDN 10, tp saya tidak tahu masuk ke dalam lingkungan / wilayah mana? Bisakah saya dibantu?

  2. hallo Monik,
    Kalau di lihat dari tempat tinggal, anda masuk dalam lingkungan St. Katharina wilayah Pondok Kopi II atau lingkungan St. Mikhael wilayah Pondok Kelapa I. Mungkin anda bisa menghubungi ketua lingkungan St. Katarina dengan Bapak Albertus Bagus Irawan di jalan Pondok Kopi Blok Z 5/8, telepon 8624974. Atau ketua lingkungan St. Mikhael dengan Bapak Paulus J. Sumardi di Komp. DKI Blok K IV / 19 Rt 03/02, telepon 8646054 HP 08129450749.

  3. haloo,
    saya dari Keuskupan Agung Semarang, khususnya dari Paroki St. Athanasius Agung Karang Panas Semarang.
    say juga punya ide membentuk komunitas keluarga muda ini,
    pada awlanya saya ga tau kalo teryata sudah ada wadah yang sama di gereja lain..
    Romo saya sangat antusias sekali kalau di gereja kami ada KKM ini..
    saya punya ide ini juga sebelum saya menikah, setelah saya menikah ini, saya pengen mewujudkannya…
    saya optimis sekali kalau akan byk yang mau gabung..
    mbok saya dibagi-bagi ilmu… termasuk apakah visi dan misi nya dari paroki anda bisa di pakai di paroki lain…????
    saya masih 28 tahun, menikah 2 bulan yang lalu…
    merasa miris sama keluarga2 muda paroki kami yang kurang care dengan Paroki nya..
    kurang keterlibatan dan acuh tak acuh..
    banyak yang ga kenal satu ama yang lain..
    di Kevikepan Semarang ini juga blom ada yang bentuk…
    tolong dibantu tips dan cara cara nya ngajak yang juga menghibur satu ama yang lain..plz rply

  4. apakah komunitas ini masih ada? saya termasuk dalam lingkungan gregorius. bisa menghubungi siapa bila ingin bergabung? dan bina iman untuk anak tersebut di adakan tiap hari apa, jam berapa. terus terang saya masih berat untuk ikut pertemuan lingkungan karena anak2 masih kecil dan kami adalah pekerja yang pulang sampai dirumah menjelang malam sehingga kurang sekali waktu dengan anak2. Dan pernah kami ikut pertemuan lingkungan yang datang juga bapak ibu yang sudah senior, kami tidak menemukan keluarga muda seperti kami. mohon infonya.terima kasih

  5. sama seperti anita, mau tanya apakah komunitas keluarga muda tersebut masih ada? kalau masih, boleh kita tanya mengenai kegiatan, manfaat yang sudah dirasakan, dan cara memelihara komunitas. Karena ternyata kita mempunyai keprihatinan dan keterbatasan yang kurang lebih sama tentang peran aktif keluarga muda dalam hiduo menggereja. Terimakasih sebelumnya.Dari salah satu Lingkungan di Gereja St Anna

  6. Menangkap kerinduan para keluarga muda…alangkah indahnya kalau Paroki atau Keuskupan menyelenggarakan rekoleksi tiap tahun untuk keluarga muda, misalnya dengan thema ‘masih cintakah aku terhadap pasanganku?’
    Mungkin dari pertemuan para peserta rekoleksi keluarga muda itu akan muncul banyak hal yang bermanfaat bagi pasangan muda yang lain.
    Semoga…

  7. Yth. Pastor Joseph Situmorang SJ,

    Lihatlah, banyak orang yang sesungguhnya punya kerinduan untuk adanya Komunitas Keluarga Muda di Paroki St Anna. Sebagai suatu usulan, bagaimana kalau Seksi Kerasulan Keluarga mengadakan pendampingan terhadap Keluarga Keluarga Muda di St Anna dalam bentuk komunitas? Pertemuan bisa dilakukan 2 bulan 1 kali misalnya, tapi pendampingan bisa melalui media Web ini dengan membuka microsite tersendiri.

    Gimana mo? Layak untuk direalisasi ya?

    Salam berkat Tuhan ya mo,
    rin

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>