Istri ingin menjadi Katolik
Salam Damai Sejahtera Selalu,
Saya ingin konsultasi sedikit, kami menikah 8 th yang lalu, kami menikah dengan kepercayaan yang berbeda, saya katolik sedangkan istri saya muslim. Tetapi kami menikah secara katolik dengan dispensasi, kami mempunyai 2 putra dan keduanya katolik.
Satu bulan yang lalu saya terkejut, karena istri saya ingin ikut menjadi katolik seperti apa yang saya percaya, dan sangat berharap dapat dibabtis secara katolik. Sampai hari ini saya belum berbuat apa-apa, paling hanya mengajari doa Bapa Kami, dan Salam Maria. Apa sekiranya yang harus saya
perbuat?
Kami baru pindah ke Paroki baru, dan belum mengenal aturan di Paroki
tersebut.
Pambudi







Dear Pak Pambudi,
Saya sarankan anda memberi tahu Ketua Lingkungan ditempat anda yang baru, dan melapor sebagai warga disana dan menceritakan persoalan anda . Isteri anda perlu mengikuti pelajaran agama katolik/katekumen terlebih dahulu dan ketua lingkungan akan menyarankan/menghubungi yang bisa memberi pelajaran agama tersebut.
Salam,
Pak Pambudi,
Silahkan didukung keinginan isteri Bapak untuk menjadi Katolik, tunggu apa lagi.. Semoga keinginan yang mulia ini diberi kemudahan oleh Bapa di surga.
Salam Sejahtera,
LF
Pak Pambudi,
Sependapat dengan mbak Mary dan LF. Kalau memang sudah niatnya, coba segera dipersiapkan nama baptis saja Pak.
Salam Damai
Saudara Pambudi yang terkasih,
Silahkan menghubungi sekretariat paroki Saudara dan menanyakan tentang kursus persiapan Baptis. Silahkan mengantar istri Saudara bertemu dan berbincang dengan pengajarnya untuk membicarakan langkah-langkah yang dipandang perlu (pengaturan kursus dsb), agar kerinduan istri Saudara dapat terpenuhi.
Salam dan doa
Rm. Ardi
Salam Damai Dalam Kristus
Setelah berkonsultasi dengan pengurus Gereja rupanya pelajaran calon katekumen untuk tahun ini sudah selesai pada Juli 2009.
Jadi istri saya harus menunggu sampai tahun depan untuk memulai pelajaran calon katekumen. Terima kasih atas segala bantuan dan masukan yang telah diberikan kepada saya.
Salam jumpa lagi Pak Pambudi,
Saya rasa itu pertanda bahwa istri bapak masih ada waktu untuk mempertimbangkan lagi. Selama menunggu itu, kenapa tidak coba diajak ber-anjangsana ke Ashram Gandhi, Pak. Mungkin saja malah lebih tertarik masuk agama Hindu. Atau, mungkin juga bisa sholat lagi, karena bisa jadi malah nantinya lebih kesengsem lagi sama Islam-nya.
Ok gitu dulu Pak Pambudi, saya mau nyamperin Romo Maryo lihat dangdut’an di THR dulu. Kali aja mau…
Romo Sudri ikutan ya, Mo? Mosok dengerin Deep Puple melulu. Bawa motor sendiri, ya…
Temen-temen cucu-nya Bang Ben mana nih? Nyok pada ‘mosh pit’, nyok! Itu Romo Sudri dibonceng, tuh…
Yth., Bpk. Pambudi,
Bersyukur bahwa istri Bapak ingin menjadi Katolik tanpa anjuran dari Bapak tampaknya (karena Bapak terkejut). Ada kawan saya yang telah bertahun-tahun menginginkan suaminya menjadi Katolik, tak henti-hentinya dia mendoakan agar suaminyapun mengenal Kristus, Tuhan yang hadir ke dunia untuk keselamatan kita. Pada tahun ke 24 perkawinan mereka sang suami mulai tertarik untuk mempelajari iman Kristiani, menyusul kedua putera mereka yang telah lebih dulu berimankan kepada Kristus.
Sambil menantikan waktu pendaftaran sebagai katekumen yang mungkin masih agak lama, baik kiranya bila Pak Pambudi mendukung keinginan istri diantaranya dengan memberikan bacaan-bacaan rohani yang menarik dan mungkin mulai memperkenalkannya dengan komunitas Katolik yang ada di lingkungan Bapak.
Perutusan agung dari Tuhan Yesus seperti tertulis dalam Matius 28: 19-20 untuk mewartakan kabar keselamatan kepada semua bangsa bukan hanya tugas para imam, biarawan/biarawati, namun juga tugas kita semua. Terlebih dalam hal ini adalah untuk istri Bapak Pambudi sendiri.
Saya rindu, web Santa Anna ini dimanfaatkan untuk pewartaan iman Katolik sesuai fungsinya. Biarlah lebih banyak lagi orang yang mengenal Kristus dan keselamatanNya melalui tulisan-tulisan yang masuk dalam web ini.
Ada tertulis dalam Roma 10: 13 – 14 “Sebab barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakanNya?”
Bapak Pambudi, mari dukung kehendak baik istri Bapak. Tuhan memberkati Bapak & Keluarga.
Saudari Agatha yang anggun bilang , rindu kalau situs web ini hanya khusus buat mewartakan iman katulik.
Terkait itu saya nanggapinya: ‘Ya iya-lah, masak ya iya dong…’
Kalau begitu Pak Pambudi, istrinya diminta doa Rosario dan doa kepada Santo-santa saja terus sambil nunggu momen itu tiba, biar gak dosa.
Udah ya, aku mau lanjut berguru improv-gitar nih ma temen-ku yang biasa pelayanan di GBI dan GKJ. Soalnya aku perlu banget berguru ama teman-teman Kristen gitu yang musikalitasnya bagus-bagus. Biar variatif, gak cuma baca teks/ partitur melulu. Terus, kebetulan ini nanti ada ‘rendez-vous’ di tempat lain. Semoga bisa dateng.
‘ Tuhan-ku, hati-ku ‘nge-jazz’ pada-Muuu !’
Pak Pambudi,
Istri anda boleh dan sah saja hadir ke Gereja sepanjang tidak menerimakan Hosti. ikutilah seluruh Liturgi Gereja sebagai bentuk kesungguhan dan kerinduan untuk mengikut Tuhan. Temui Allah dan Pupuklah rasa cita terhadap Allah sambil menunggu birokrasi yang harus dijalankan. Proficiat Pak – GBU.
salam.
Mbak Rusa,mau nanya nih…bolehkan …kenapa istrinya pak Pambudi disarankan dibawa ke Ashram Ganhdi ???? ntar kesasar lho Mbak, antar aja langsung ke Romo Sudri ….biar dikasih pencerahan dan bisa segara dibaptis.
si Rusa merasa dirinya utusan Tuhan yang menguji keinginan istri Pambudi, padahal bisa jadi justru ia bisa menjadi sarana Iblis untuk menggoda.. either keduanya lebih baik si Rusa mawas diri untuk tidak melakukannya..
website Stanna ini minim pengawasan dan moderasi.. sungguh menyedihkan..
usul buat bang Johan,
Stlh banyak membaca komentar2 bermacam2 org di web ini, mnrt sy abang cocok bgt jd moderator di web ini, selain punya banyak pengalaman dan pengetahuan, abang jg gak ngawur dlm menyajikan nya ke bentuk tulisan di web ini, tata krama ber millis abang jg kelihatan udh senior bgt.
Itu juga klo abang Johan berkenan, tapi klo gak bersedia yah gpp.
Kasian admin bang, kerja sendirian, sibuk bgt pasti.
Usulan ini demi kemajuan website st.anna, supaya tdk ada ‘org dalem istana’ yg terlalu nyaman mem-posting apa saja semaunya, yg memang sy rasakan bikin gak nyaman / mengganggu.
makasih bang Johan, keep posting.
Selama ini aku koq mengira bahwa Pak Johan yang di web ini adalah Pak Johan yang di Seksi Kerasulan Keluarga. Bener gak sih? Kalo ya dan ada waktu sih boleh aja tuh jadi moderator.
Terlepas benar ato nggak, aku pikir web-nya gereja memang mesti ada moderatornya sehingga jawaban jawaban yang muncul di web ya sudah yang memang sesuai dengan jiwa Katolik.
salam, rin
Om Irene dan sodara/i,
Maksud saya itu begini, kalau istri Pak Pambudi mau pindah Katulik karena orang katulik baik-baik. Sebenernya gak cuma orang katulik, di Islam juga ada orang-orang baik. Di komunitas teman-teman Ashram Gandhi, rekan-rekan disana juga baik-baik.
Pengalaman saya dulu, waktu komputer saya ‘njeblug’/'mleduk’ pas garap skripsi, teman-teman Ashram Gandhi nulungin saya benerin lagi. Sampe ada juga yang ikutan nge-bela belain mbonceng di belakang motor bawa-bawa segala.
Terus kali lain sewaktu hujan dueres banget. Motor habis bensin, saya mampir ke asrama temen2 Ashram. Numpang berteduh. Mereka menyambut saya dengan baik. Malah saya dibeliin gorengan plus teh sebagai penghangat. Tapi teh itu bukan untuk menyogok saya menjadi kudu sama seperti mereka. Sambil nonton Warkop di tipi kita ngakak bareng.
Mengenai pertanyaan Om Irene, apakah nanti takutnya malah kesasar. Ya, ‘kan mending istrinya Pak Pambudi suruh minta peta sama Pak Haji yang baik, biar gak nyasar.
Buat Pak Johan, mohon maaf deeehhh.
Ok semua, aku mo ngerjain PR dulu. Banyak nih. See U ALL. Cit- cit-cit cuiiiiiit
@Pak Pambudi: sependapat dgn Bu Agatha, utk mempersiapkan diri mengikuti pelajaran calon katekumen, bpk bisa menyiapkan sarana berupa bacaan2 rohani atau mendengarkan siraman rohani di saluran tv tertentu (Indosiar Minggu pagi) dst.
@Rin: bpk yg dimaksud benar dari Seksi Kerasulan Keluarga, makanya jangan pernah punya pikiran nakal utk ditanyakan di web ini
@Bu Irene: Rm pernah menulis Rusa itu seorang calon bpk. Bapak muda, Om Rusa
Untuk semuanya mari kita bersama menerima kenyataan, menerima apa yang kita sukai dan tidak menolak apa yang tidak kita sukai, meski kita tahu komentar Dik Rusa itu seperti apa
terimalah apa adanya tanpa upaya menolak atau mengimbuhi. Dengan demikian ketertiban dalam website ini terjaga dimulai dari kebersihan dan kejernihan hati kita masing2.
Selamat melanjutkan perziarahan.
Peace