Doa, pasrah, dan mendengar suara Tuhan
Saya ingin tanya, bagaimana seharusnya kita mohon doa / menyampaikan permohonan yang ada di dalam novena (novena 3 salam maria, novena hati kudus Yesus,dll)? Apakah jika kita mohon sesuatu seperti contoh keinginan utk menyelesaikan permasalahan ekonomi atau keluarga, dll permohonan itu dapat langsung disampaikan ataukah harus bagaimana?
Bagaimana cara penyerahan diri dan mempercayakan / pasrah pada rencana Tuhan? Sejauh ini, setiap saya ada masalah dan berdoa baik itu novena ataupun rosario dan berusaha sekuat tenaga utk berserah diri serta menanti waktu Tuhan tapi kerap kali saya tetap khawatir akan jawaban Tuhan utk permasalahan saya.
Bagaimana cara mendengar / mengetahui suara Tuhan dan jawaban Tuhan? Mohon pencerahannya. Terima kasih
Widi







Coba Anda baca tulisan di situs ini “Hidup sebagai doa”: http://gerejastanna.org/hidup-sebagai-doa/
Hallo Widi!
Kondisi tidak-kenal sering kali membuat komunikasi jadi salah. Maka kalau mau berkomunikasi ya sebaiknya kenali dulu dengan baik siapa yang hendak kita ajak berkomunikasi. Kalau mau berkomunikasi dengan Tuhan ya kenali dulu Tuhan dengan baik. Kalau mau berkomunikasi dengan para kudus dan malaikat ya kenali dulu mereka dengan baik.
Malaikat pelindung itu melindungi kita setiap saat. Maka berkomunikasi dengan beliau ya segala sesauatu tentang perlindungan. Para kudus adalah jiwa jiwa yang selalu setia mendoakan kita. Maka berkomunikasi dengan mereka adalah soal mohon bantuan dalam berdoa. Sedangkan berkomunikasi dengan Tuhan ya tentang segala sesuatu:
bersyukur untuk segala KasihNya;
memuji dan menyatakan cinta kita kepadaNya;
memohon untuk menyatakan betapa kita bergantung kepadaNya.
Semua ada caranya, semua ada etikanya.
Berkomunikasi dengan Tuhan, sebetulnya tidak terlalu beda dengan cara kita berkomunikasi dengan orang tua kita. Terhadap orang tua kita kan kita tidak bisa maksa maksa. Kita gak bisa nyuruh-nyuruh. Itu gak sopan. Kita juga gak usah ja’im. Kalo kita gak pernah ngobrol apapun dengan ortu kita lalu ujug ujug datang minta ini minta itu kan ya aneh juga to? Apa lagi Tuhan kita mahatau dan mahakasih. Jadi apapun yang sebetulnya kita perlukan tih Tuhan sudah tau dan pasti memberi yang terbaik, jadi yaaaa… silakan mengungkapkan betapa kita berharap kepadaNya, tidak perlu berbelit belit seperti orang yang tidak kenal Tuhan, dan percaya saja bahwa Tuhan pasti menolong.
Tapi, kitanya juga mesti usaha. minta rejeki tiap hari kalo gak kerja ya gimana mau dapat rejeki lha wong krupuk sudah di tangan saja kalo kitanya bengong aja ya bisa dipatol ayam tuh! Teruslah bekerja dengan tekun, teruslah berdoa, minta bantuan para kudus. Aku paling Favorite minta bantuan Bunda Maria yang selalu menolong sekarang dan waktu kami mati itu. Lalu St Antonius Padua yang menolong orang menemukan segala sesuatu. Berdoalah dan mereka pasti menolong. Misal untuk menemukan jodoh, untuk menemukan rumah yang baik bagi kami, apa ajalah.
Lihatlah betapa baiknya Tuhan!
Soal khawatir sih gak perlu.
Lihat saja, orang atheis kan tidak pernah minta bantu Tuhan to… tapi mereka ya bisa kaya juga walaupun entah apakah memang sejahtera. Kita kan percaya disayangi Tuhan, so mengapa khawatir? Yang penting tetap membina hubungan baik dengan Tuhan dan tetap bekerja (proaktif), apa yang terbaik kita percayakan saja kepada kehendak Tuhan. apa artinya itu? Itu artinya:
Tuhan memberi apa ya itulah yang terbaik.
Tapi mana sih sebetulnya orang yang sama sekali tidak dapat rejeki asalkan dia rajin kerja, lha wong burung pipit aja diberi rejeki?
Mana sih orang yang tidak punya jodoh asalkan mau terbuka terhadap orang lain dan memang niat mengasihi sesama, lha wong Adam saja diberi Hawa?
Salam berkah Dalem, rin
Widi,
Apa yg anda cari dlm doa anda ? anda ingin permohonan anda dikabulkan, ingin mendengar suara Tuhan? Apakah anda tidak ingin mengetahui apa yg menjadi kehendak Tuhan?
Saya punya pengalaman ttg doa novena. Ada beberapa doa permohonan yg terkabul melalui doa novena, dan selayaknya saya mengucap syukur dan berterima kasih kepada Sumber Kehidupan. Ada pula doa yg saya ucapkan hanya sekali dan seterusnya tidak saya simpan dalam ingatan tidak saya lekati, dan doa ini amazing, terpenuhi pada saat tak terduga yakni saat saya sudah lupa pd permohonan itu.
Biasanya saat saya berdoa novena, bila novena itu terlewat misalnya pada hari ke 4 saya tidak berdoa maka hari selanjutnya saya mulai dari awal. Setiap kali ada hari yg terlewat saya mulai novena dari pertama. Setelah doa novena dilanjutkan dg penyerahan kepada Bunda Maria. Tetapi kali ini ada sesuatu yang lain dari hari-2 sebelumnya, dan ini sudah memasuki minggu ke sekian. Minggu lalu saya tidak meneruskan novena pada hari ke sekian. Tidak ada dorongan atau gerakan utk melanjutkan novena. Usai misa, sambil menyanyikan lagu penutup saya tetap berdiri hingga Pastur menghilang di balik pintu sakristi dan lagu berakhir. Lalu saya duduk dan membuat tanda salib, masuk ke dalam keheningan. Sebelumnya sempat terjadi pertentangan, pikiran merambat masuk untuk mulai novena tapi diri ini tak bergeming dan memasuki keheningan yg ada di depan mata. Ketika pikiran berhenti tidak ada rasa perasaan, pada saat itu hanya ada suara orang menyapu di halaman gereja atau menyapu di tempat parkir, suara motor atau mobil yg melintas, suara orang tertawa di halaman gereja, suara kicau burung bersahutan. Suara orang berbisik-bisik di dalam gereja pun terdengar. Lalu muncul pikiran: saya paling gak suka kalau ada orang bisik2 (berbicara dg suara halus) di dalam gereja, sebab gereja ini tempat berkomunikasi dg Sumber Kehidupan titik. Pikiran bergerak lagi dst dan saya hanya mengamati.
Dalam keheningan tidak ada kata-kata yg terucap dalam hati, saya duduk diam. Segala keinginan yg melekat pada diri menguap, kepercayaan, gagasan, pengetahuan, pengalaman tidak lagi berarti. Saya seperti ada dalam ruang yg maha luas tanpa benteng pertahanan tanpa keyakinan, tanpa bekal apapun. Awalnya saya ingin meronta melepaskan diri dari ‘kondisi’ ini tapi apa daya, keinginan itu berlalu dg sendirinya. Dari hari ke hari keheningan semakin panjang. Sempat terbersit rasa takut, bahwa saya seperti Petrus yg berjalan di atas permukaan air lalu ia berteriak minta tolong kepada Yesus saat angin datang menerpa. Kemudian saya sadar bahwa rasa takut atau angin yg menerpa Petrus itu membuat saya terfokus pada angin bukan pada Titik Keheningan.
Apakah ini adalah bahasa yg dipakai kebijaksanaan alam semesta utk mengkomunikasikan diri NYA? Entahlah.
Mungkin anda perlu merubah cara berdoa anda dengan berpusat bukan pada diri sendiri tetapi pada Tuhan. Nah, selamat berdoa.
Pada intinya doa novena itu adalah berserah, berserah dan berserah, tapi di samping itu juga harus ada usaha konkrit yang dilakukan.
Puji Tuhan saya beberapa kali memanjatkan doa novena yaitu novena Hati kudus Yesus dan novena Tiga Salam Maria, untuk ujian akhir setiap tahunnya dan di dalam setiap usaha belajar saya selalu berdoa dan berserah, apapun yang terjadi itu adalah kehendak Tuhan, apabila tidak lulus mgkin Tuhan punya rencana lain, tapi sungguh puji Tuhan saya lulus dengan nilai yang sgt memuaskan.
Ada juga beberapa masalah internal pribadi yang sering dikabulkan dan sakit penyakit di tubuh yang tiba tiba saja menghilang. Saya percaya itu semua karena kuasa doa kepada Tuhan Yesus.
Selama hati kita berserah, Tuhan pasti akan menolong. percayalah!
saya ada masalah di tipu orang dalam bentuk inves uang…awalnya jalan baik dan skrng orangnya ternyata bohong dan sdh ditangkap polisi…kondisiku skrg dituntut orang orang unt bertanggung jawab atas uang yg sudah masuk..pdhl saya tidak ada kerja sama dan saya sendiri jg ditipu…tp orang2 semua tidak mau tau..bagaimana Tuhan..ak merasa ketakutan dan rasanya mau mati……
Jangan berkecil hati semua pasti ada jalannya…
dan apapun cobaan yang dihadapi itu adalh suatu pelajaran hidup…sesuatu yang kita alami sekarang pasti akan ada hikmahnya nanti………..berdoalah selalu agar selalu di berkati.saya yakin bahwa Tuhan selalu mendengar hamba -NYA yang membutuhkan uluran tagn-NYA. Dalam hidup keluarga saya,kami mengalami kesusahan yang datang silih berganti namun senjata ampuh kami hanya dengan berdoa…dan setiap permintaan tidak akan dikabulkan secara bersamaan tapi dengan perlahan2 dan tanpa kita sadari kita dapat melaluinya. semua itu terjadi karena Tuhan selalu ada disetiap waktu dan pada saat kita ingat/tdk sadari Ia akan selalu bersama kita………