<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja St. Anna - Paroki Duren Sawit &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://gerejastanna.org/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gerejastanna.org</link>
	<description>Situs Resmi Gereja St. Anna - Paroki Duren Sawit, Jakarta Timur</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 16:02:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Retret Meditasi 9-17 September 2010</title>
		<link>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1485</guid>
		<description><![CDATA[Dibuka Retret Meditasi tanggal 9-17 September 2010 di  Wisma Cibulan. Karena keterbatasan tempat, peserta dibatasi maksimal 20 orang. Lokasi di sebelah kanan restoran IBU CIREBON atau sekitar 500 meter setelah Hotel Safari ke arah Puncak. Pendaftaran ke sudrijanta@yahoo.co.uk atau telp 021-8612817. Retret akan dibuka pada tanggal 9 September pukul 19.00 WIB.
Biaya retret untuk mengganti [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketidaktertiban Batin Adalah Ketidaktertiban Sosial</title>
		<link>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:40:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan orang modern menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja mencari uang, sandang, pangan, papan, dan kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Kebudayaan, agama, masyarakat tercipta tidak lebih sebagai system penyokong bagi kebutuhan survival manusia. 
Setiap orang mencari rasa aman. Ada yang mencari rasa aman dalam kerja, dengan memiliki uang, dengan memiliki rumah atau mobil, dengan memiliki nama baik [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat meditasi</title>
		<link>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 16:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1476</guid>
		<description><![CDATA[Testimoni LB, 45th, manager keuangan di sebuah perusahaan, ibu dari 2 anak: Sebagaimana orang baru menemukan sesuatu yg memang sedang dicari2nya, saya merasa senang sekali saat menemukan sarana untuk belajar meditasi.
Ada kegembiraan luar biasa dr kerinduan yg dalam untuk belajar, untuk berubah. Badan pegal2, nafas berat sama sekali tidak menyurutkan motivasi sy untuk terus belajar.
Saat2 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman mistik katolik</title>
		<link>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 17:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1472</guid>
		<description><![CDATA[THE [GROUNDLESS] GROUND OF BEING
SUDRIJANTA JOHANES:
Berikut ada pertanyaan dari Alex S Hoetomo setelah membaca &#8220;Meditasi
tanpa objek&#8221;: http://gerejastanna.org/meditasi-tanpa-objek/
[Sudah lama saya ingin menghubungi Romo, dapatkah pengalaman the
Ground of being disamakan dgn pengalaman hakikat diri sejati atau
pengalaman roh? Pada level Jhana yg keberapa pengalaman tsb.Pertanyaan
kedua jika Buddha melakukan meditasi tanpa obyek pd level tertinggi
mengapa Buddha tidak mengalami "Ya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan 6 Juli 2010</title>
		<link>http://gerejastanna.org/renungan-6-juli-2010/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/renungan-6-juli-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 10:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1458</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.&#8221;
(Hos 8:4-7.11-13; Mat 9:32-38)
 “Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: &#8220;Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.&#8221; Tetapi orang Farisi berkata: &#8220;Dengan kuasa penghulu setan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/renungan-6-juli-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan 28 Juni 2010</title>
		<link>http://gerejastanna.org/renungan-28-juni-2010/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/renungan-28-juni-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 09:24:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1438</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka”
(Am 2:6-10.13-16; Mat 8:18-22)
“Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang. Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: &#8220;Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.&#8221; Yesus berkata kepadanya: &#8220;Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/renungan-28-juni-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan 26 Juni&#8217;10: Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya</title>
		<link>http://gerejastanna.org/renungan-26-juni10-pulanglah-dan-jadilah-kepadamu-seperti-yang-engkau-percaya/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/renungan-26-juni10-pulanglah-dan-jadilah-kepadamu-seperti-yang-engkau-percaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 22:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1422</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.&#8221;
(Rat 2:2.10-14.18-19; Mat 8:5-17)
 “Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: &#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; Yesus berkata kepadanya: &#8220;Aku akan datang menyembuhkannya.&#8221; Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: &#8220;Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/renungan-26-juni10-pulanglah-dan-jadilah-kepadamu-seperti-yang-engkau-percaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan 24 Juni 2010: Menjadi apakah anak ini nanti?</title>
		<link>http://gerejastanna.org/renungan-24-juni-2010-menjadi-apakah-anak-ini-nanti/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/renungan-24-juni-2010-menjadi-apakah-anak-ini-nanti/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 04:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1412</guid>
		<description><![CDATA[HR KELAHIRAN ST YOHANES PEMBAPTIS: Yes 48:1-6; Kis 13:22-26; Luk 1:57-66.80
&#8220;Menjadi apakah anak ini nanti?”
Kelahiran anak pertama bagi para orangtua, lebih-lebih bagi sang ibu kiranya merupakan kebahagiaan luar biasa. Ketika anak masih berada di dalam rahim atau kandungan pada umumnya calon orangtua suami-isteri telah merencanakan nama anak yang akan dilahirkan. Di balik nama yang akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/renungan-24-juni-2010-menjadi-apakah-anak-ini-nanti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta dan Penderitaan</title>
		<link>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1401</guid>
		<description><![CDATA[Cinta yang kita kenal selalu ditunggangi oleh berbagai motif. Ada keinginan untuk memiliki, mendominasi, cemburu, khawatir, gelisah, benci, takut kehilangan, bergantung, melekat, mencari dan melanggengkan kesenangan atau kepuasan. Dalam cinta yang kita kenal seperti  ini, kita melihat, selalu menciptakan keterpecahan, konflik dan penderitaan batin.
Kebanyakan orang tidak bahagia karena kurang cinta. Setelah merasa memiliki cinta, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Pikiran Positif dan Pikiran Negatif</title>
		<link>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 13:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1361</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada jalan, teknik atau metode untuk menemukan kebenaran, kebebasan, kebahagiaan, Tuhan. Kalaupun ada, satu-satunya jalan yang paling mendekatkan kita pada kebenaran itu tidak lain adalah negasi total. Tidak banyak dari kita berani mengambil jalan negasi karena kita terbiasa dan puas mendekati masalah-masalah kehidupan secara positif meskipun sesungguhnya pendekatan positif tidak membawa kita ke mana-mana.
Jalan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
