Apakah salah pindah agama mengikuti pacar?
saya seorang katolik,pacar saya seorang pria kristen protesta,,
saya sudah merencanakan menikah dengannya,dan saya mengikuti dia,,
yang saya berpikir Tuhan itu satu,agama perantaranya. apakah salah??
NT
Previous Stories
- Suami istri moslem ingin menjadi Kristen
- Suami selingkuh, suka marah, dan memukul
- Istri meninggalkan rumah dan selingkuh
- Pasangan Kristen-Islam ingin menikah secara Katolik
- Pasangan campur agama diambang perceraian
- Istri sudah hamil dari laki-laki lain, ingin menceraikan suami
- Pernikahan Beda Gereja, Prosedur Standard
- Pasangan Katolik-Islam di Ambang Perceraian
- Ingin Menikah dengan WNA
- Ingin Menikahi Duda Cerai Kristen
- Pernikahan Ekumenis
- Seorang Protestan Ingin Menikah secara Katolik
- Seorang suami ingin pemberesan perkawinan
- Suami ingin mengejar WIL sampai ke Cina
- Isteri cemburu berat
- Suami lebih memilih perempuan lain dengan anaknya
- Duda cerai Kristen ingin menikahi wanita Katolik
- Takut kembali, suami KDRT
- Pembatalan, pemutusan, dan pisah ranjang
- Seorang Buddha ingin menikahi seorang Katolik tidak aktif
- Ingin menjadi Katolik tanpa proses ketekumenat dan menikah
- Rindu berkumpul dengan anak istri
- Janda dan duda menikah, ingin membereskan pernikahan
- Tidak cocok, ingin cerai, dan menikah lagi
- Halangan pernikahan 2 orang yang sudah dibaptis
- Sudah 16 tahun menikah, ingin cerai
- Menikah di GKPS, murtad?
- Seorang istri tidak dinafkahi, bisakah cerai?
- Gadis 15th, hamil 3 bulan, ingin dinikahi
- Susah Ngaku Dosa
- Pertanyaan abcd dari seorang Moslem
- Menikah 10 tahun, tersiksa karena terpaksa
- Menikah karena rasa bersalah, bukan karena cinta
- Ingin belajar Katolik untuk toleransi, bukan untuk mengimani
- Terpaksa menikah, ingin cerai
- Menikah cara Islam, ingin pemberesan pernikahan
- Suami lebih mementingkan pekerjaan dan teman-temannya
- Apa artinya “setia dalam suka dan duka”?
- Menikah 4 bulan, ingin pisah
- Istri terlalu banyak menuntut
- Tentang pengadilan Gereja untuk urusan perkawinan
- Istri tidak tahan dengan keluarga besar suami
- Suami didesak menikah lagi
- Prosedur Pemberesan Perkawinan
- Suami dan Istri Kesulitan dalam Komunikasi
- Suami dan Ibu Mertua Sama Anehnya
- Tidak nyaman, ingin cerai dan menikah lagi
- Menikah 4 tahun, ingin cerai
- Persiapan perkawinan calon pasangan dari luar negri
- Istri berzinah, bisakah minta anulasi?
- Istri nekad ingin cerai, suami tidak mau
- Menikah karena kecelakaan, tidak cinta, bisakah anulasi?
- Sikap dalam Misa
- Belum terima Krisma, bolehkah terima Sakramen Perkawinan?
- Perceraian, pernikahan kembali, dan akses pada sakramen
- Bisakah menjadi istri kedua dan menikah secara Katolik?
- Janda-cerai ingin menikahi duda
- Ingin istri kembali
- Suami tidak setuju anak kawin campur
- Jatuh cinta dengan keponakan ibu tiri
- Bingung, ingin menikahi cewek muslim
- Cara berdoa rosario
- Usia perkawinan 13 tahun di ambang kehancuran
- Adik menikah lagi dengan seorang Moslem, bisakah kembali ke Katolik?
- Menikah di KUA 2000, istri baptis 2004, cerai 2006, ingin menikah lagi
- Perkawinan hancur pada usia 12 tahun, istri ingin kembali ke Gereja
- Cerai setelah 17 tahun perkawinan, ingin menikah lagi
- Sahkah menikah di Kapel?
- Konflik dengan orang tua soal anak
- Bisakah anulasi karena sudah cerai?
- Suami pembohong, pernah menikah 4 kali, istri trauma
- Menikah 2 tahun, proses cerai, sudah konsultasi, masih bingung
- Ingin menikahi duda Moslem
- Belum mantap menikah, ingin belajar KPP
- Ingin menikah di KUA, baru di Gereja
- Sudah 12 tahun menikah, suami kawin lagi, ingin cerai
- Cerai setelah 5 tahun menikah, ingin menikah lagi
- Pasangan tidak baptis, ingin menikah di Gereja
- Pergulatan Suami-Istri Usia Perkawinan 1.5 Tahun
- Pernah menikah di KUA, ingin menikah di Gereja
- Sudah 19 tahun disiksa papa
- Sudah memiliki 2 anak ingin pemberesan pernikahan
- Orang tua cerai 7 tahun lalu, anulasi, sakramen
- Ingin menikahi seorang perempuan cerai hidup, ditentang orang tua
- Menikah dengan terpaksa, ingin anulasi
- Cinta calon pasangan tapi penuh konflik
- Suami KDRT dan sexual abuse
- Pernah menikah, ingin menikah dan jadi Katolik
- Merasa direndahkan oleh istri dan ayah mertua
- Prosedur perkawinan beda agama (2)
- Dua tahun menikah, letih, suami ingin cerai
- Merebut kekasih orang
- Konflik dengan mertua, ingin balas dendam
- Menemukan ketenangan di Gereja, ingin menjadi Katolik
- Kawin KUA, cerai, ingin anak dibaptis dan menikah lagi
- Hamil, menikah Katolik, pisah, ingin menikah lagi
- Sudah 12 tahun menikah, cerai, ingin menikah lagi
- Ingin menikah beda gereja dengan seorang TNI
- Hidup tidak berarti, ingin bunuh diri
- Bayi tabung, bisakah dibaptis?
- Merasa dikalahkan ibu mertua, ingin cerai
- Beda 6 tahun, ingin menikah, paranormal
- Hubungan semenda, bolehkah menikah?
- Tidak cocok, ingin cerai dan kawin lagi
- Calon mertua tidak senang, memicu pertengkaran
- Pacar terhina dan kekerasan oleh kakak iparnya
- Seorang Kong Hu Chu ingin menikahi seorang Kristen
- Perceraian terselubung selama 17 tahun
- Suka bertengkar karena perbedaan agama
- Istri selingkuh, lesbi, ingin cerai
- Apakah Bunda Maria marah dan kecewa?
- Kawin di KUA, didesak keluarga untuk cerai
- Perkawinan di GKJ, bayi ingin dibaptis
- Hubungan dengan istri bermasalah, ingin kawin lagi
- Sudah 21 tahun menikah, tidak tahan
- Sudah hidup bersama, ingin menikah
- Susah menjadi istri dan ibu yang baik
- Pernikahan kedua di ambang kehancuran
- Letih dengan perkawinan
- Ingin belajar agama
- Seorang anak gadis mendamba kasih
- Ingin menikahi seorang duda
- Ibu pindah agama, anak tidak rela
- Sudah menikah di KUA, bingung
- Pindah agama, diusir dari kerja
- Istri boros, suami takut miskin, tidak merasa bahagia
- Sudah bertunangan tapi bingung
- Mama suka membentak, anak balas membentak
- Istri tiba-tiba minta cerai
- Suami selingkuh, istri trauma
- Menikah beda agama 4 tahun, tidak tahan
- Ingin jadi Katolik supaya bisa menikahi pacar Kristen
- Kakak mau kawin dengan pacar bermasalah, keluarga bingung
- Belum krisma, ingin menikah
- Pernikahan tidak beres, adik ingin menikah lagi
- Siapa yang menanggung kebutuhan anak setelah perceraian?
- Bagaimana mencegah kakak bercerai?
- Sudah pisah, tidak memberi nafkah, ingin cerai
- Suami ingin cerai dan menikah lagi
- Suami fanatik, istri bingung
- Doa, pasrah, dan mendengar suara Tuhan
- Suka bertengkar, bingung, ingin menikah
- Jarak jauh, ingin menikah
- Rasa takut akut, bagaimana melawannya?
- Rasa sayang sudah hilang, bisakah cerai?
- Korban KDRT ingin cerai
- Bingung memilih, orang tua atau calon suami?
- Istri ingin bantu orang tua, suami tidak setuju
- Istri sudah letih, ingin cerai
- Single parent ingin menikahi duda cerai
- Suami fanatik, egois, emosional
- Pacar gampang emosi
- Suami malas
- Suami suka main perempuan
- Dipaksa menikah di KUA
- Prosedur dan masalah perkawinan beda gereja
- Ingin pisah, suami tidak mau
- Konflik istri dan keluarga besar
- Belum berhubungan, mungkinkah anulasi?
- Menyayangi seseorang, konflik batin
- Pemberkatan perkawinan tanpa ekaristi
- Suami dibaptis dua kali
- Saling menyakiti, ingin berpisah
- Ditinggal pergi ortu, mau menikah
- Anak SMP, ingin dibaptis
- Masalah ekonomi keluarga
- Bisakah menikah dengan pacar lama pro-pengguguran?
- Sama-sama keras, ingin cerai
- Suami menghamili perempuan lain
- Nikah 6 tahun belum punya anak, istri tidak puas
- Nikah campur agama, belum catatan sipil
- Hamil sebelum nikah dan penerimaan sakramen
- Hamil dengan seorang duda, bingung
- “Hidup dengan seorang yang paling saya takuti”
- Mau nikah dengan calon yang pernah “jatuh”, bingung
- Calon pasangan tidak disetujui orang-tua
- Pemberesan Perkawinan
- Banyak pertanyaan, ujian iman
- Belum kerja mantap, ingin cepat menikah
- Suami selingkuh, istri bimbang
- Terpaut 6 tahun, ingin menikah
- Pacaran dan hamil 2 bulan, bingung
- Istri selingkuh, suami ingin cerai
- Suami selingkuh, ingin cerai
- Sering konflik, ingin cerai
- Sudah hamil 2 bulan, bisakah menikah dengan suami orang?
- Perkawinan pertama kandas, mau kawin lagi
- Pembatalan perkawinan (3)
- Sudah bersetubuh ingin segera menikah
- Suami malas kerja
- Ekonomi rumah-tangga dan keutuhan keluarga
- Tidak “suci”, kacau, konflik batin
- Konflik karena soal ekonomi, ingin cerai
- Suami suka kekerasan, narkoba, free-sex, tidak bertanggung-jawab
- Mau cerai, rebutan anak
- Ingin cerai, tapi luluh lihat anak
- Surat baptis palsu, apakah perkawinan sah?
- Menikah karena kecelakaan, ingin mandiri
- Misa keluarga di hari Minggu
- Menikah terpaut 15 tahun, keluarga tidak setuju
- Khawatir berlebihan?
- Anak sakit, orang tua cuek?
- Lulus SD, ingin jadi pastor
- Mau menikah cara buddha
- Gelisah belum punya anak
- Siapa mau bimbing saya?
- Bantuan pendidikan anak
- Usia terpaut jauh, tidak disetujui ortu
- Suami muslim selingkuh, ingin cerai
- Tidak Cinta, Apa Harus Tanggung Jawab?
- Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Katolik
- Ingin Menikahi Seorang Duda Katolik
- Istri ingin menjadi Katolik
- Baru setahun menikah, penuh kekerasan
- Pembatalan Perkawinan (2)
- Konsultasi: Tanya Sertifikasi Kursus Perkawinan
- Konsultasi: Hidup Terpisah, Tampa Nafkah Batin
- Sudah Mengandung dan Ingin Menikahi Suami Orang
- Berniat menikah dengan penderita hepatitis dan HIV
- Baptisan Dewasa
- Setiap kali konflik, istri minta cerai
- Prosedur Perkawinan Beda Agama (1)
- Suami Berpoligami dan Berniat Tidak Lagi Katolik
- Bahasa Roh
- Di mana bisa belajar Katolik?
- Bagaimana caranya agar pikiran-pikiran kotor berhenti?
- Perkawinan Beda Agama
- Mau Menikah Tapi Tidak Mantap
- Suami-Istri Berkonflik, Anak-anak Lelah
- Pernikahan Beda Gereja
- Suami Selingkuh, Istri Stress
- Pembatalan Perkawinan (1)
- Obat Luka Batin
- Bagaimana Menghadapi Istri yang Kembali ke Islam?
- Kekerasan dan Kepercayaan kepada Roh Leluhur
- Pindah Agama Mengikuti Agama Sang Pacar
- Cinta dan Seks Pra-Nikah
- Perkawinan Batal Sehari Sebelum Hari “H”
- Seks, Keinginan, dan Perjuangan Hidup
- Perkawinan Beda Bangsa/Budaya
- Ingin Anak Dibaptis Katolik
- Pernikahan dan Perceraian Menurut Iman Katolik
- Menghilangkan Mahluk Halus
- Suami Mudah Stress
- Pacar Terkena Hepatitis C
- Mengobati Rasa Kecewa
- Hubungan Dengan Adik Sepupu
- Seputar Gereja St. Anna – Duren Sawit
- Tidak Dapat Restu Orang Tua
- Sunatan Menurut Iman Katolik
- Kembali ke Gereja
- Konsultasi Iman Sdri MT
- Konsultasi Iman Ibu M – Jakarta
- Pak JP Yang Sedang Bingung






