Calon mertua tidak senang, memicu pertengkaran

Syalom. . selamat siang Romo,
saya Lisa 29thn, saat ini sya mempunyai hubungan dgn pacar 29thn sdh 1, 5thn. Pacar sya saat ini Puji Tuhan mempunyai pekerjaan dibidang perhotelan dan kami berdua pny background pendidikan yg sama (hospitality). Awal kmi pacaran smua nya baik2 saja, sya n dia pny komitmen tuk berhubungan serius yg mengarah ke pernikahan. Awal sya bertemu dgn ortu n kel nya, mrk sangatlah “welcome” ke sya, kebetulan kmi berasal dr suku Batak :) . jd kmi merasa saat itu smoga kedepan nya kami bs menikah dgn adat Batak tuk menyenangkan ortu kami.

Berjalan wkt akirnya pacar sya nengutarakan keinginan nya tuk menikah ke ortu nya dan ortu nya menolak dgn tegas dan tidak menyetujui berhubungan dgn saya dgn bbrp alasan yg tdk masuk akal (menurut saya), alasan nya krn sya merokok (sya sdh stop merokok sjk 6bln yg lalu)lalu mnrt mrk pacar sya hanya “sayang” dgn saya, seolah saya “memiliki” dia(pacar), krn wkt nya lbh byk bt saya dan alasan mrk lg bhw pacar sya manggil bapak sya dgn sebutan “om” yg shrsnya dia panggil dgn sebutan “tulang”.

semenjak mslh ini ada, sya slalu saja menanyakan bgmn kepastian hub ini, sya sempat blg “klo ingin mundur, lbh baik mundur dr skrg, drpd smakin lama nnt cm ada kecewa dan sakit hati” tp dia bersikeras ttp menjalani hub ini dan dia pny keputusan sendiri.

waktu berjalan 6bln lbh blm ada kemajuan apa pun, dsatu sisi pacar sdh mengutarakan keinginan tuk menikah ke ortu saya dan akrinya bapak sya tau ttg mslh ini, ortu sya hny menginginkan yg terbaik bt saya n ngeliat anak-anaknya bahagia.

saya jenuh dan sya kecewa dgn sikap ortu pacar sya, yg sudah menghakimi sya. Terkadang sya berpikir ingin sekali meninggalkan pacar sya, apa yg harus saya lakukan ya Romo??? saya merasa semakin lama kami hny semakin berdosa, krn pertengkaran2 sering bgt terjadi bt kami smakin egois.

Terima kasih Romo.

LSB

One Response to “Calon mertua tidak senang, memicu pertengkaran”

  1. Dear LSB,

    Saran saya: cobalah berkomunikasi dengan orang tua pacarmu tidak melulu sebagai calon mertua tetapi sebagai sesama orang dewasa yang dia lebih tua darimu sehingga pantas bila kamu menghormatinya.

    Harusnya kamu panggil dia apa? Tulang? ya panggillah Tulang, toh kepada semua orang yang harusnya kamu panggil Tulang ya sebaiknya memang kamu memanggilnya Tulang.

    Harusnya kamu hormat kepada semua orang yang lebih tua kan, so hormatlah. Berkumpullah dengan mereka dengan sopan dan ramah selayaknya berteman dengan seluruh keluarga, walaupun tidak pamrih dapat anaknya. Jangan menguasai waktu anak lelaki mereka hanya denganmu sehingga ortunya merasa akan kehilangan anak lelakinya. Seorang ortu yang melihat anak lelakinya bahagia punya perempuan yang memperhatikannya tentu ibu itu akan senang,”wah lumayanlah, anak lelakiku ada yang bakal ngurus.”
    Tapi, kalau baru pacaran saja sudah dikuasai oleh si perempuan yaaaa… si ortu pastilah kehilangan anak kebanggaannya itu,”Dari kecil aku urus, sekarang dia bakalan hilang dariku!”
    Secara psikologis masuk akal kan kalau si ortu lalu jadi keberatan….

    Selain itu, bergaul ramah dengan seluruh keluarga tentu membawa manfaat baik bagimu. Anda akan mengetahui sifat asli sang pacar karena mereka pasti akan memberitahumu.
    “Wah, kak, si abang tu suka ngorok lho!” atau “jorok tuh bajunya dilempar kemana mana” atau “playboy! pacarnya ada banyak!” Dari situ anda akan bisa mengetahui dengan pasti apakah anda akan sungguh mampu menjalankan rumah tangga bersama dia.

    Lagi pula bergaul ramah dengan keluarga suami kan enak, kalo suami macam macam mereka pasti membantumu.

    Jangan letakkan pacarmu pada sudut yang serba salah, harus memilih ortunya atau anda. buatlah dia nyaman dengan bisa mendapatkan semuanya.

    Tapi kalau sama sekali memang tidak terelakkan, putus sekarang tentu lebih baik dari pada telanjur kawin. Berdoalah, silakan minta bantuan Bunda Maria dan St Antonius Padua, agar Tuhan menolongmu dan menunjukkan apakah dia sungguh jodohmu atau bukan.

    salam, rin

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>