Berita Paroki 29 November 2009
HARI MINGGU ADVEN I, TAHUN C/II
Yer 33:14-16 ; 1Tes 3:12-4:2 ; Luk 21:25-28,34-36
BERJAGA-JAGA AKAN KEDATANGAN TUHAN
Hari Minggu ini yang hari dimulai-nya masa Advent dimana kita diharapkan dengan kesiapan hati dan budi senantiasa berjaga dan siap untuk menanti kelahiran dan kedatangan Tuhan Yesus Kristus.
Dalam masa menantikan kedatangan Tuhan kita bisa belajar dari pengharapan umat Israel atas kedatangan Tuhan di masa pembuangan mereka di Babel, dimana kehidupan mereka tercerabut dari tanah mereka Yerusalem. Dalam Kitab Yesaya, kita bisa membaca bagaimana berat penderitaan mereka di tanah pembuangan itu, namun demikian dalam Kitab Yesaya tersebut, kita bisa membaca nubuat para nabi yang tak putus-putus bahwa harapan mereka akan sang Juruselamat akan dipenuhi oleh Tuhan. Tuhan tidak pernah lupa akan janjiNya dan bahkan melalui orang kafir yang bukan Yahudi sekalipun.
Inilah firmanKu kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang” (Yes 45: 1), dengan demikian nyatalah bahwa Tuhan “tidak pernah gagal” dalam melaksanakan janji-Nya kepada umat-Nya itu, demikan pula terbuktilah apa yang dinubuatkan para nabi.
Bagaimana dengan kita pada masa modern ini? Allah telah memanggil kita menjadi anak-Nya melalui pembaptisan dengan Roh Kristus, supaya kita percaya kepada-Nya dan mengikuti jalanNya dalam pengharapan.
Meskipun ada perbedaan waktu dengan nubuat-nubuat yang disampaikan pada kitab Perjanjian Lama, tapi Yohannes Pembaptis pun menyerukan perihal yang sama kepada kita dengan mengatakan: Akulah suara orang-orang yang berseru dipadang gurun. Luruskanlah jalan Tuhan!” (Yoh 1: 23 dan Yes 40: 3)
Dalam masa Advent ini, hendaklah kita mau mendengar seruan Yohannes Pembaptis ini dengan melakukan pertobatan, yang akan memungkinkan jalan kita yang bengkok dan tidak rata diluruskan dan diratakan, supaya Tuhan Yesus Kristus dengan mudah berjalan ke hati kita, dan karya Tuhan Yesus Kristus bisa mengejawantah dalam perilaku kita.
Dalam Gereja Katolik, Bapa Gereja telah mengukuhkan pertobatan yang diwariskan oleh Yesus melalui sakramen Tobat, dengan mengakukan dosa kita dihadapan Allah dengan perantaraan imam, kita telah merendahkan diri dan berlutut dihadapan-Nya, untuk menyesali dosa-dosa dan mohon pengampunan-Nya.
Selanjutnya yang kita lakukan adalah senantiasa berjaga-jaga seperti yang kita baca dalam bacaan hari ini Lukas 21: 36, “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa ….. supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia”. Yesus dalam kehidupan-Nya memberikan contoh tersebut, yaitu berjaga-jaga sambil berdoa, bahkan berdoa semalam suntuk di tempat yang sunyi. Berdoa merupakan sarana yang ampuh untuk selalu berkomunikasi dengan Allah, selalu dalam keadaan berjaga-jaga. Berjaga dengan kondisi sadar lahir batin untuk memulai suatu komunikasi pribadi dengan-Nya. Memerlukan kepekaan ekstra, karena suara lembut Allah harus dilatih secara terus menerus, dengan keterbukaan hati dan penyerahan diri, dengan demikian kita siap menanti kedatangan dan sapaan-Nya.
Berjaga-jaga dan senantiasa berdoa akan melatih kita untuk senantiasa mau membuka hati kita dan mempersilahkan “Roh Kristus” tinggal di batin kita, dengan demikian kedatangan-Nya dimasa Natal akan mempunyai arti yang lebih khusus dalam kehidupan kita. (Gerardus Cipto Wandowo)
HARI MINGGU ADVEN II, TAHUN C/II
Bar 5:1-9 ; Flp 1:4-6,8-11 ; Luk 3:1-6
PENANGGALAN LITURGI
TAHUN C/II
Desember 2009
01 Sl Pw. B. Dionisius dan Redemptus, BiarwMrt Indonesia
03 Km Pesta S. Fransiskus Xaverius, Im
05 – 06 Desember 2009
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 05 Desember, Jam 17.30
Pen. Jwb : Klender; Sanjaya, Adrianus
Koor : Sanjaya
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 06.30
Pen. Jwb : Pondok Bambu II; Bunda Maria, Soegijapranata
Koor : Gloria
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 08.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Indah; Maria Asumpta, martinus
Koor : Duren Sawit Indah
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 16.30
Pen. Jwb : WKRI
Koor : WKRI
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 18.30
Pen. Jwb : Duren Sawit PTB; gabriel, Maria Immaculata
Koor : Agustinus & Benedictus
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 05 Desember, Jam 18.30
Pen. Jwb : St. Mathias
Koor : Lilin Suci
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 08.00
Pen. Jwb : St. Yustinus
Koor : WKRI wilayah Malaka Sari II
Stasi MBS
Hari : Minggu, 06 Desember, Jam 08.00
Pen. Jwb : Billy&Moon
Koor : Belcanto – OMK
Pengumuman Kedua
L. Catur Kesuma Eddy Pamungkas (Lk. Yakobus)
Y. Rahayuningtyas Kusuma Rini (Lk. Petrus)
Pengumuman Ketiga
Andreas Nugroho Andrianto ( Lk. St. Yoseph)
Elizabeth Sumiyati (Lk. St. Yoseph)
Arnold Donald C. Hutauruk (GPDI)
Gabrieela Fransiska Kurnia (Lk. Bernadette)
Arta Ferdinanta (GkI)
Veronica Alwie (Lk. Elia)
Agus Tjahyadi (Lk. St. Yoseph)
Yuliana (GKI Sukabumi)
Thomas Tola (Prk. Stella Maris)
Riama Br. Sagala (Lk. Alexander)
Wardino Krisantus Hasugian (Lk. Agustinus )
Nusriawan Azio Menah Sihombing (HKI)
Justinus H. Prabangkoro (Prk. Keluarga Kudus)
Yovita Kristanti (Lk. Alexander)
Kunjungan serta Penerimaan Sakramen Tobat kepada Saudara-saudari yang sakit atau Lansia dalam rangka persiapan Natal 2009 dilakukan mulai tanggal 1 Desember 2009. Ketua Lingkungan, Prodiakon harap mengatur dan menghubungi Pastor moderator masing-masing wilayah:
1. Wilayah Duren Sawit Indah: Rm Ardi
2. Wilayah Duren Sawit PTB: Rm Dibya
3. Wilayah Duren Sawit Timur Rm Sudri
4. Wilayah Duren Sawit Baru Rm Dibya
5. Wilayah Duren Sawit Selatan Rm Ardi
6. Wilayah Pondok Bambu I Rm Sudri
7. Wilayah Pondok Bambu II Rm Ardi
8. Wilayah Klender Rm Dibya
9. Wilayah Buaran Rm Sudri
10. Wilayah Malakasari I Rm Ardi
11. Wilayah Malakasari II Rm Dibya
12. Wilayah Malaka Jaya 2 Rm Sudri
13. Wilayah Pondok Kopi I Rm Ardi
14. Wilayah Pondok Kelapa I Rm Dibya
15. Wilayah Pondok Kelapa II Rm Sudri
16. Wilayah Pondok Kopi II Rm Ardi
17. Wilayah Billy Moon Rm Dibya
18. Wilayah Bintara Jaya Rm Sudri
19. Wilayah Malaka Jaya 1 Rm Ardi
PDKK mengundang umat St. Anna untuk ikut bersuka cita merenungkan firman Tuhan dalam tema “Advent I”, pada Hari/Tanggal: Rabu, 02 Desember 2009, Jam: 19.00 WIB. Pwt: Bp. Boy Rahardja. Di : Gd. Yos Sudarso
Pendaftaran KEP angkatan ke-7 tahun 2010 sudah di buka. Bagi umat yang berminat bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dengan cara menghubungi; Ratna: 0816867456, Suryanto: 0818867917, Sony: 08161913642 atau dapat dilihat di www.gerejastanna.org. Marilah mengalami kasih Yesus secara nyata dalam pribadi kita masing-masing.
PDOMKK mengundang seluruh OMK St. Anna untuk hadir dalam Persekutuan Doa pada Hari/Tanggal : Sabtu, 05 Desember 2009, Jam : 19.00 WIB. Di : Gd. Yos Sudarso lt. 1. Mari kita bersukacita bersama di dalam Tuhan.
Dicari Tenaga Guru Matematika SD: Wanita, usia max 25 tahun, pendidikan min. D3, mahir Matematika, menyukai anak-anak, dan berdomisili di sekitar Klender/Duren Sawit. Lamaran dapat dikirim ke: Jl Raden Inten 2, blok U 211.
Telah terbit buku berjudul “REVOLUSI BATIN ADALAH REVOLUSI SOSIAL” karya Pastor Y. Sudriyanta, SJ. Tersedia di Toko Paroki St. Anna.
Arti Lilin-Lilin Adven
Tanggal 29 November 2009, kita mulai memasuki masa Adven. Adventus dalam bahasa Latin berarti kedatangan Tuhan. Dalam Masa Adven kita menantikan kedatangan Tuhan Yesus untuk melaksanakan karya Penebusan Allah.
Penantian bangsa Israel akan kedatangan Mesias selama empat abad, sejak jaman Nabi Mikha, dilambangkan dengan empat lilin dalam lingkaran adven.
Lilin Pertama disebut Lilin Nabi yang mengingatkan bahwa kedatangan Sang Raja Damai, yaitu Yesus Kritus sudah diwartakan oleh para nabi. Ia akan memerintah demi kemuliaan Yahwe sehingga rakyat-Nya akan hidup dengan aman dan damai. Raja Damai itu pun akan dimuliakan sampai ke ujung bumi (Mikha Bab 4-Bab 5).
Lilin Kedua : Lilin Betlehem yang mau menegaskan bahwa Sang Juru Selamat akan lahir di dalam hati kita. Betlehem merupakan gambaran tentang hati manusia. Ia akan memerintah demi kemuliaan Yahwe sehingga rakyat-Nya akan hidup dengan aman dan damai. Raja baru itu pun akan dimuliakan sampai ke ujung bumi (Bab 4-Bab 5).
Lilin Ketiga : Lilin Para Gembala yang melambangkan bahwa pemberitaan tentang kelahiran Sang Juru Selamat untuk pertama kalinya kepada orang-orang yang tulus dan rendah hati.
Lilin Keempat : Lilin Para Malaikat yang menggambarkan tentang kebahagiaan/ sukacita besar bagi kita yang menyambut kedatangan Sang Juru Selamat dengan iman.
Sukacita yang sejati adalah damai di dalam hati. Damai yang sejati tersebut hanya didapatkan dari Tuhan Yesus yang lahir bagi kita. Agar dapat mengalami damai sejati itu, kita hendaknya menyiapkan diri kita untuk menyambut kedatangan-Nya dengan pertobatan. Tuhan memberkati. (Pater Felix Supranto, SS.CC)







Leave a Reply