Berita Paroki 29 Agustus 2010

29 Agustus 2010

Hari Minggu Biasa XXII

Sir 3:17-18, 20, 28-29 ; Ibr 12: 18-19,22-24a ; Luk 14:1, 7-14

BARANGSIAPA MERENDAHKAN DIRI, IA AKAN DITINGGIKAN


Judul di atas, diambil dari bacaan hari ini “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk 14: 11)

Dalam bacaan hari ini, Yesus mengatakan perumpamaan tersebut, setelah Dia melihat, bahwa banyak tamu berusaha menduduki  tempat-tempat kehormatan. Mungkin hal ini, bisa merupakan tegoran kepada diri kita juga, karena kita-pun selalu ingin dianggap penting oleh orang lain dalam suatu peristiwa.

Merendahkan diri atau rendah hati, merupakan suatu yang muskil dizaman modern ini. Orang berlomba-lomba mempromosikan dirinya, melalui “pencitraan diri”,  menutup-nutupi kekurangannya melalui pencitraan diri yang berlebihan, berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai personel yang penting, sehingga bisa diposisikan di tempat kehormatan, baik itu dikantor, maupun peristiwa-peristiwa lain di masyarakat.

Tentu saja, pencitraan diri adalah sesuatu baik, kalau hal itu menampilkan diri kita “apa adanya” dan tidak memaksakan diri, sehingga timbul kesombongan. Sifat sombong seperti ini kalau tidak disadari makin berakar dalam diri kita dan akan menjadi perilaku yang lumrah karena terbiasa.

Kesombongan sudah disadari sejak zaman dahulu, hal ini bisa dilihat dalam bacaan pertama hari ini.

Kemalangan orang sombong tak dapat disembuhkan, karena kejahatan sudah berurat berakar dalam hatinya (Sir 3: 28)

Karena sulitnya kesombongan dihilangkan, maka hanya dengan tekad dan kemauan besar sajalah, kita bisa mematikan akar kesombongan tersebut, melalui  perubahan diri, untuk rendah hati dari hari ke hari.

Kesombongan, sangat bertolak belakang dengan “kehidupan kristiani” yang dituntut pada diri  kita, yaitu suatu kerendahan hati, ketulusan dalam mengasihi sesama, tanpa pamrih.

Rendah hati merupakan sikap batin seorang beriman, yang perlu dilatih setiap saat, sehingga  batin kita terasah dan peka untuk melakukan perubahan diri menjadi lebih baik.

“Sedangkan siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga” (Mat 18: 4)

Sifat seperti anak kecil inilah yang dituntut Yesus kepada murid-muridNya, untuk menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah. Sifat seorang anak kecil yang menggantungkan seluruh dirinya kepada orang tuanya, adalah sifat pasrah kita, yaitu berserah diri kepadaNya, “miskin”  di hadapan Bapa di surga. Bapa yang sangat mencintai kita sebagai anakNya, sebagai citraNya di dunia ini.

Rendah hati dalam sikap batin dibangun melalui peningkatan relasi diri kita dengan Sang Khalik, Tuhan Allah kita, yang telah menganugerahi  ber-“ada”-nya diri kita, di dunia ini.

Kerendahan hati ini bisa di-ungkapkan melalui perilaku lahir kita dalam berrelasi dengan sesama, kasih persaudaraan, tutur kata dan mau menerima orang lain “apa adanya” tanpa prasangka apapun.

Relasi baik dengan sesama akan menjadikan relasi kita dengan Allah juga menjadi semakin baik.

Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dengan saling membantu. (Ef 4: 2)

Rendah hati orang beriman adalah menyadari kepapaan dan kedosaan kita dihadapanNya,  bahwa tanpa campur tanganNya kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kita percaya dalam iman, bahwa dalam semua hal, kita sangat bergantung kepadaNya.

Tentu saja rendah hati tidak hanya “merendahkan diri”, melainkan juga sikap “meninggikan” orang lain; menghargai orang miskin, kecil dan sederhana, hal ini diungkapkan Yesus dalam bacaan hari ini, dengan mengatakan kepada penyelenggara pesta: “undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya” (Luk 14: 13 – 14).

Kerendahan hati secara total, telah diperlihatkan oleh Yesus, Sang Guru kita,  “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu, sebagai milik yang harus dipertahankan .…… Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib”. (Fil 2: 6 – 8)

Kita bisa mengambil teladan, tindakan/perilaku Yesus dalam hal kerendahan ini; yaitu bagaimana Yesus bergaul dengan siapa saja, sehingga disebut “sahabat orang pemungut cukai, orang berdosa dan Dia sangat mudah berbelas kasih kepada semua orang yang dijumpai”.

Melatih rendah hati, memang menuntut perjuangan yang keras, karena kita selalu menganggap apa yang kita perbuat itu penting, sehingga timbul keinginan untuk berkuasa dan memerintah.

Untuk bisa berbuat rendah hati, maka kita mohonkan, agar anugerah Roh Kristus berkenan masuk dalam diri kita, sehingga menjadikan kesatuan kita dengan Yesus Kristus bisa terjadi. Roh Kristus akan memampukan kita hidup dengan rendah hati, dalam kasih persaudaraan. Berdasarkan kedua sifat dasar ini, kita dimampukan untuk bertindak pada hal-hal yang menyenangkan hati Allah untuk sesama yang kita jumpai. (Gerardus Cipto Wandowo)

05 September 2010

Hari Minggu Biasa XXIII

Hari Minggu Kitab Suci Nasional

Keb 9:13-18 ; Flm 1:9b-10, 12-17 ; Luk 14:25-33

September

08 Rb            Pesta Kelahiran SP Maria

JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI

04-05 September 2010

Gereja St. Anna

Hari              : Sabtu, 04 September, Jam 17.30

Pen. Jwb       : Duren Sawit Indah; Martinus

Koor             : Duren Sawit Indah

Hari              : Minggu, 05 September, Jam 06.30

Pen. Jwb       : Duren Sawit Selatan; Fransiskus Asisi

Koor             : Hossana

Hari              : Minggu, 05 September, Jam 08.30

Pen. Jwb       : WKRI

Koor             : SMP Budhaya

Hari              : Minggu, 05 September, Jam 16.30

Pen. Jwb       : Malaka Jaya I; Ignatius

Koor             : Angelus

Hari              : Minggu, 05 September, Jam 18.30

Pen. Jwb       : Buaran; Lucia

Koor             : Yohanna

Stasi Yoakhim

Hari              : Sabtu, 04 September Jam 18.30

Pen. Jwb       : St. Markus

Koor             : St. Lukas

Hari              : Minggu, 05 September, Jam 08.00

Pen. Jwb       : St. Yustinus

Koor             : WKRI Malaka Sari 1

Stasi MBS

Hari              : Minggu, 05 September Jam 08.00

Pen. Jwb       : Bintara Jaya

Koor             : Swara Swani

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

Ignatius Louis Adhiguna Abdipradhana         Lk. Martha

Yudith Christie                              Lk. Vincentius

Arnoldus Jefry Pieter                               Prk. Fransiskus Xaverius-Bali

Anasthasia Natalie                                   Lk. Trinitas

Pengumuman Kedua

Nitto Suwardi                                         Prk. St. Yoseph

Ellyana Susanti                                       Lk. Helena

FX. Haryanto Suwita                                Prk. St. Fransiskus Assisi-Bogor

Imelda Sesaria Santoso                           Lk. Maria Asumpta

Pengumuman Ketiga

Antonius Kevin Setiady                             Lk. Stella Maris

Johanni Rini Sulistiawati                            Prk. Matius-Bintaro

Paskasia Ai Juariah                                  Lk. Adrianus Samadi

FX. Idhic Murtanto                                  Prk. Kampung Sawah

Aloysius Ivan Sutanto                     Prk. Ignatius Loyola

Veronika Nathasia Muliadinata                   Lk. St. Thomas

PDKK

Mengundang umat St. Anna untuk ikut bersukacita dalam merenungkan Sabda Tuhan dengan tema “Awal Perkenalan dengan Allah” pada Hari/Tgl: Rabu, 01 September 2010, Jam: 19.00 WIB. Pwt: Elfridus. Di: Gd. Yos Sudarso lt. 1.

PRODIAKON

Pelantikan prodiakon paroki St. Anna periode 2010 s.d 2013 akan diselenggarakan pada Hari/Tanggal: Sabtu, 04 September 2010, dalam misa jam 17.30. Para prodiakon yang akan dilantik harus memakai Alba. Para istri prodiakon diundang untuk turut menyaksikan pelantikan tersebut dengan duduk di bangku belakang para prodiakon. Setelah misa akan diadakan acara ramah tamah di gedung Yos Sudarso. Para prodiakon diharapkan hadir paling lambat 15 menit sebelum misa dimulai.

MAGiS Community– Ignatian Ministry for Young Adults

More for your life, more for our world

MAGiS merupakan suatu program pelayanan bagi orang muda berusia 18-30 tahun yang ingin lebih mencari dan mendalami peziarahan iman yang memperjuangkan keadilan, terinspirasi dari Yesus dalam tradisi Santo Ignatius Loyola. Magis dalam bahasa Latin berarti ‘lebih’. Magis adalah keinginan dan inspirasi bagi orang muda untuk mencari ‘lebih’, untuk menjadi ‘lebih’, untuk melepaskan apa yang menghambat dalam diri seseorang. Program ini dilaksanakan atas inisiatif beberapa konggregasi yang mendalami Spiritualitas Ignatian, yaitu Loreto Sisters (IBVM), Faithful Companions of Jesus (FCJ), Sacre Coeur De Jesu Sisters (RSCJ), Sisters of Charity (RSC), dan Society of Jesus (SJ).

Program MAGiS diselenggarakan di berbagai negara Di tingkat lokal, aktivitas yang dilakukan meliputi: - Pengalaman Immersion, membantu orang muda melibatkan diri dengan komunitas multicultural dan spiritual di Asia dan Australia, terutama dengan kaum miskin. Interaksi dengan komunitas yang kebudayaan, budaya, dan gaya hidup yang berbeda membawa orang muda menjalani interaksi, refleksi, dan hidup doa, membantu mereka mengeksplorasi perbedaan sambil meneguhkan iman yang membawa keadilan. - MAGiS Circle merupakan pertemuan rutin berdasarkan praktik Spiritualitas Ignatian yang merefleksikan secara mendalam di mana dan bagaimana Tuhan hadir dalam pengalaman orang muda.

Puncak kegiatan MAGIS 2011 – WYD 2011 akan diadakan di negara kelahiran St Ignatius, Spanyol. Would you like more information on MAGiS? Contact your local MAGiS: Regita: 08565010700 ;  Iyus: 085692005856 ; Arthur: 08568477712

PORSENI St. ANNA  2010

Dalam rangka merayakan HUT Paroki St. Anna yang ke 26, OMK St. Anna mempersembahkan PORSENI St. Anna 2010 dengan tema “Together With Love”. Acara yang akan diselenggarakan:

Kegiatan Hari, Tanggal Waktu Tempat
Perlombaan Basket Minggu, 19 & 26 September 2010 Pukul : 09.00 s.d 16.00 di Lapangan Basket Sekolah Strada Van Lith
Unique Games (Tarik tambang,  Balon air, Essahoisa, Ikat kaki, dll) Minggu,26 September 2010 Pukul: 10.00 s.d 15.00 di area parkiran bawah Gereja St. Anna
Band Competition

(pada saat Malam Seni berlangsung)

Sabtu, 25 September & 02 Oktober 2010 Pukul : 19.00 s.d 23.30 Di area parkiran Gereja St. Anna
Malam Seni I

“Pesta Ghalia  Asterix dan Obelix”

Sabtu, 25 September 2010 Pukul : 19.00 s.d 23.30 Di area parkiran Gereja St. Anna
Malam Seni II

“ Welcome to The Jungle”

Sabtu, 02 Oktober 2010 Pukul : 19.00 s.d 23.30 Di area parkiran Gereja St. Anna

Info lebih lanjut dapat menghubungi: Susie: 021 833 26682  ; Stephanie: 0817 6677907 atau web St. Anna (www.gerejastanna.org) atau bisa juga join di facebook OMK Santa Anna. Ayo datang dan bergabunglah dalam keceriaan Porseni 2010. Porseni for Jesus.

BURSA KERJA

Dibutuhkan segera:

  1. 1. a) Staf Administrasi/Accounting. Syarat: a, usia max. 22 thn, pend. min. SLTA/D1. b) Drafter. Syarat:, usia max. 25 thn, pend. min. D1. c) Tenaga Teknik Listrik/Teknik Mesin. Syarat: usia max. 25 thn, pend. Min. SLTA/D3. d) Supir. Syarat: usia max. 25 thn, memiliki SIM B1. e) Operator Produksi/Helper. Syarat: usia max. 22 thn, pend. min. STM. f) Welder CO. Syarat: usia max. 27 thn. Bagi yang berminat dan memenuhi syarat diatas, dapat mengirimkan surat lamaran ke: PO BOX 1088, Jkt 13010.
  2. 2. a) Staf Finance, b) Kasir, c) Staf Administrasi, d) Tenaga Sales Counter. Untuk 2 a, b, c, dan d syarat: wanita single, usia antara 20 s.d 30 thn, pend. min. SMA, pengalaman kerja tidak diutamakan. e) Tenaga Accounting. Syarat: wanita single, usia antara 20 s.d 30 thn, pend. min. D3 Akuntasi, pengalaman tidak diutamakan. f) Salesman. Syarat: pria single, usia antara 20 s.d 30 thn, pend. min. SMA, memiliki kendaraan motor sendiri, dan memiliki SIM C. Bagi yang berminat dan memenuhi syarat diatas, dapat mengirimkan surat lamaran lengkap beserta foto terbaru ke Raja Mokas dengan alamat: Jl. Raya Bekasi KM 18, Jak-Tim, telp: 021 4788 2333 (up: Bahari)

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>