Berita Paroki 27 Juli 2008

HARI MINGGU BIASA XVII
27 JULI 2008
1 Raj. 3:5,7-12; Rm. 8:28-30; Mat. 13:44-52

KEBIJAKSANAAN DAN HARTA-YANG-TAK-TERNILAI

Kebijaksanaan
Banyak orang bercita-cita seperti ini: “Muda foya-foya, Tua kaya-raya, Mati masuk surga” Walah koq enak banget? Pastilah setiap orang tidak menolak apabila ditawari kondisi seperti itu. Tetapi tidak bagi Salomo (Bacaan I). Ia tidak memilih harta benda atau kenikmatan duniawi-surgawi, melainkan kebijaksanaan dalam membuat keputusaan.

Suatu hari Raja Salomo jalan-jalan ke luar istana. Di sudut pasar dijumpai keributan kecil. Rupanya ada dua orang perempuan saling berebut seorang bayi. Perempuan pertama mengaku bayi tersebut adalah darah dagingnya. Demikian pula perempuan kedua, ia berseru yakin bahwa bayi tersebut anaknya. Orang-orang yang mengelilingi tidak dapat membuat keputusan, mana ibu yang sejati. Karena pada saat ini belum ada uji golongan darah. Apalagi uji DNA.

Raja Salomo datang mendekat. Beliau sudah mendapatkan rahmat kebijaksanaan, maka dengan tenangnya beliau berkata: “Demi keadilan, bayi ini akan kubelah menjadi dua supaya masing-masing mendapatkan bagiannya” seraya mengayunkan pedangnya akan-akan membelah bayi menjadi dua. Perempuan yang pertama menyetujui tindakan Salomo, tetapi perempuan kedua menjatuhkan dirinya ke kaki Salomo, meraung-raung dan dalam tangisnya ia berkata: “Tuanku yang bijaksana, jangan belah si bayi itu. Aku rela bayi diberikan kepada perempuan itu, asalkan ia tetap hidup”.

Segera Raja Salomo mengambil bayi itu dan memberikannya kepada perempuan kedua, karena ia tahu persis bahwa ia adalah ibu kandungnya sejati. Seorang ibu sejati pasti mempunyai hubungan batin dengan si bayi dan tidak tega melihat darah dagingnya menemui ajal di depan matanya. [Perempuan pertama akhirnya mengakui bahwa bayinya sendiri telah mati dan ia ingin mendapatkan bayi dari orang lain].

Karena permohonannya yang tulus, Allah berkenan memberikan Rahmat Kebijaksanaan kepada Salomo. Dan ini menjadi harta yang tak ternilai bagi Salomo.

Harta Tak Ternilai
Seorang gadis berparas cantik ketika ditanya “Apa hartamu yang tak ternilai?”, dia menjawab: “Rambutku!”. Dan, memang, rambutnya amat indah: panjang, berombak serta lebat namun lembut. Ketika ia berjalan, rambutnya bergoyang-goyang layaknya alunan samudera yang teduh. Ia rela setiap hari mengramas rambutnya, ke salon setiap akhir pekan untuk perawatan, dan tidur miring agar rambutnya tidak rusak.

Seorang ibu ketika ditanya pertanyaan yang sama menjawab mantap: “Anakku! Ya, anakku sebagai biji mataku.” Memang ia hanya mempunyai anak semata wayang. Ia rela melakukan apa saya bila menyangkut perihal anak semata wayangnya itu.
Keluarga Cemara menjawab; “Harta yang paling berharga adalah keluarga…”, seperti lirik soundtrack sinetronnya. Apapun kejadian dan peristiwa yang dialami anggota keluarga, nomor satu tetap keutuhan keluarga.

Lain halnya, ketika seorang muda diberi pertanyaan yang sama. Ia menjawab khas anak muda: “Hand phone, Pak! Saya tidak bisa berpisah dari HP kesayangan saya ini”. Ya, memang, ia lebih sering mengelus-elus HP-nya daripada mengelus-elus pacarnya (misalnya punya), motornya (yang cuma dielus seminggu sekali), atau kucingnya (boro-boro). Ia tidak bisa terpisah semenitpun dari HPnya. Bahkan ketika tidur, HPnya selalu di samping tidurnya. Ke kamar kecil pun dibawanya. Bahkan ia sering terlihat ngomong-omong sendiri dan tertawa-tawa sendiri dengan HP-nya (karena memang lagi ngobrol sama temannya).

Disadari atau tidak, diakui atau tidak, setiap orang mempunyai Harta Tak Ternilai bagi dirinya sendiri.
Tetapi seorang yang bijaksana (Bacaan Injil) akan memilih Kerajaan Allah sebagai harta satu-satunya yang tidak ternilai. Ia rela meninggalkan kesenangan duniawi, ia rela meninggalkan keinginan pribadi, ia rela meninggalkan orang-orang yang dicintai, demi mengejar Kerajaan Allah. Di mata uang Amerika Serikat tertulis motto, “In God We Trust”

(Kepada Tuhan Allah kita percaya). Menarik. Justru pada saat kita pegang uang, kita semakin perlu percaya dan pasrah kepada Tuhan. Dia sajalah yang dapat kita andalkan karena Dia selalu setia dan menerima kita dalam kekurangan dan kelebihan kita. Bagi-Nya kita tetap anak kesayangan-Nya, entah sukses entah gagal, saat mengalami kesulitan atau kemudahan. Thomas a Kempis mengatakan: “Ista est summa sapientia: per contemtum mundi tendere ad regna caelestia.” Inilah kebijaksanaan tertinggi: menggapai surga dengan merendahkan (kenikmatan-kenikmatan) dunia.
Apakah yang menjadi “harta tak ternilai” bagi diriku sendiri?

(FA Adihendro)

HARI MINGGU BIASA XVIII
03 AGUSTUS 2008
Yes. 55:1-3; Rm. 8:35,37-39; Mat. 14:13-21

PENANGGALAN LITURGI

AGUSTUS 2008

03 Mg Hari Minggu Biasa XVIII
04 Sn Pw S. Yohanes Maria Vianney, Im
06 Rb Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya
08 Jm Pw S. Dominikus, Im
10 Mg HARI RAYA SP MARIA DIANGKAT KE SURGA
11 Sn Pw S. Klara, Prw
14 Km Pw S. Maximilianus Maria Kolbe, ImMrt
17 Mg HARI RAYA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
20 Rb Pw S. Bernardus, Abas, Puj. G
21 Km Pw S. Pius X, Paus
22 Jm Pw SP Maria, Ratu
24 Mg Hari Minggu Biasa XXI
27 Rb Pw S. Monika
28 Km Pw S. Agustinus, Usk. Puj. G
29 Jm Pw Wafatnya S. Yohanes Pembabtis
31 Mg Hari Minggu Biasa XXII, Minggu Kitab Suci Nasional

JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
02-03 Agustus 2008

Gereja St. Anna

Hari : Sabtu, 02 Agustus, Jam 17.30
Penanggung jawab : DS. Selatan, Lk Ursula & Theresia Avilla
Koor : Montini

Hari : Minggu, 03 Agustus, Jam 06.30
Penanggung jawab : Pd. Bambu I, Lk Maria Fatima & Yoseph
Koor : Lilin Suci

Hari : Minggu, 03 Agustus, Jam 08.30
Penanggung jawab : Mudika, Mudika St. Anna
Koor : Pd. Kelapa I

Hari : Minggu, 03 Agustus, Jam 16:30
Penanggung jawab : Legio Maria, Legio Maria
Koor : Malaka Sari I

Hari : Minggu, 03 Agustus, Jam 18:30
Penanggung jawab : Mal. Jaya I, Lk Don Bosco & Ignatius
Koor : Gita Altisima

Stasi St Yoakhim

Hari : Sabtu , 02 Agustus, Jam 18.30
Penanggung jawab : Mal. Sari I, Lk Yacobus
Koor : Don Bosco

Hari : Minggu , 03 Agustus, Jam 08.00
Penanggung jawab : Malaka Sari II, Lk Alexander & Paulus Rasul
Koor : Gregorian

MBS

Hari : Minggu , 03 Agustus, Jam 08.00
Penanggung jawab:
Koor : Graduale

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

Simon Ronny Adinugroho: Lk. Trinitas
Gemma Galgani Silvia C: Lk. Maria Assumpta

Rusliyanto: Bekasi
V. Christiana Erny Setyowati: Paroki St. Michael

Stefanus Irawan Wicaksono: Paroki Ciputat
F.M. Anita Purnamasari: Lk. Timotius

Felix William Smith: Lk. Elizabeth
Dayana Anggraeni: Bekasi

Ignatius Adi Wibowo: Lk. Trinitas
Agustina Wilsa Angelia L: Paroki St. Leo Agung

Anang Kasrani: Jagakarsa
Agatha Corsina Sare: Lk. Leonardus

Yustinus Bambang Nurcahyono: Lk. Tarsicius
Femmy Monika Elliyanti: Sta. Bernadet – Ciledug

Ignatius Roni Hermawan: Lk. Trinitas
Veronika Erlina Widyaningsih: Paroki St. Leo Agung

Pengumuman Kedua

F.X. Bima Aditya N: Lk. St. Petrus
Angela Andreyanti RR: Sta. Bernadet – Ciledug

Pengumuman Ketiga

Antonius Andi Ahimsa: Lk. Nazareth
Nancy Sutantri: Pondok Bambu

Adams Reiner Herlambang Purwadi: Duren Sawit
Christina Andriani: Lk. Maria Assumpta

Umat yang mengetahui halangan dari rencana pernikahan tersebut Wajib memberitahukan kepada Pastor Paroki

PDKK

Memberitahukan kepada kelompok PDKK St. Anna, pada tanggal 30 Juli kegiatan PDKK ditiadakan/libur. Kita akan bertemu pada;

Hari/tanggal : Rabu, 06 Agustus 2008
Waktu : Jam 19.00 WIB
Tempat : Gd. Yos Sudarso lt.1
Acara : BASIC CHRISTIAN MATURITY ‘Mengasihi Allah’
Pembicara : Emilia Fransisca

SIE KOMSOS

Berkenaan dengan peringatan Ulang Tahun yang ke-24 gereja St. Anna, paroki Duren Sawit, buletin INSAN akan terbit dengan edisi N:10

• Semua lingkungan, wilayah, seksi maupun kelompok, terutama Dewan Paroki, dimohon berkontribusi melalui tulisan ataupun photo-photo kegiatan mutakhir. Kami tunggu sampai 17 Agustus 2008.
• Bagi yang berminat memasang iklan ucapan masal maupun komersial untuk peringatan tersebut, formulir tersedia di Sekretariat Paroki dan pada para petugas iklan.
• Insan#10 akan dijual dengan harga Rp 5000,-/ex, tidak lagi dibagikan Cuma-Cuma kepada umat.

Kami tunggu respon anda semua. Terima kasih.

BALAI PENGOBATAN SANTA ANNA

BALAI PENGOBATAN SANTA ANNA

1. UMUM
Minggu, 17 Agustus 2008: dr. Ferdi

2. GIGI
Minggu, 03 Agustus 2008: drg. Meity

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>