Berita Paroki 27-28 Februari 2010
Hari Minggu Prapaskah II, TAHUN C/II
Kej 15:5-12,17-18 ; Flp 3:17- 4:1 ; Luk 9:28b-36
TRANSFIGURASI = AURA?
APABILA Anda punya waktu pergi ke pertokoan Grand ITC Permata Hijau lantai satu, cobalah masuk ke toko bertuliskan “Xing Passion Reflexiology & Aromatheraphy”, milik Tom Suhalim. Di sana Anda bisa melihat aura atau cahaya tubuh Anda melalui Aura Video Station buatan Jerman. Alat ini merupakan pengembangan teknik fotografi dua orang peneliti Rusia yang bernama Semyon & Valentina Kirlian pada tahun 1940, yang mendasarkan pada ‘medan energi’ yang keluar dari tubuh manusia. Oleh karena itu efek fotografis ini dikenal dengan Foto Kirlian. Begitu Anda memasukkan tangan ke alat itu, komputer PC segera mengaktifkan Video Station itu, maka aura tubuh akan terlihat melingkupi wajah dan telapak tangan Anda. Amat amazing dan warna-warni seperti pelangi. Warna biru mewakili spiritualitas, warna hijau menyemburatkan prestasi dan pertumbuhan, warna pink mewujudkan cinta, dan warna merah mewakili emosi.
Apakah medan energi semacam ini yang keluar dari Tubuh Yesus ketika Ia di atas Gunung Tabor sewaktu mengalami transfigurasi? Apakah karena sisi spiritual Yesus sedang berada dalam kondisi “puncak” (karena sedang khusuk berdoa), kemudian memancar dengan sendirinya warna “putih berkilau-kilauan?” Apakah transfigurasi merupakan aura juga?
Transfigurasi berasal dari Bahasa Latin “transfiguro”, artinya suatu perubahan bentuk, atau perubahan penampakan, penyamaran. Secara etimologis, kata itu merupakan bentukan dari kata “trans” , mengatasi, melewati; dan kata “figura/o”, bentuk, figur, ketampakan. Jadi transfigurasi yang dialami Yesus bukan sekadar aura yang keluar dari tubuh Yesus. Melainkan betul-betul bisa dikatakan merupakan mukjijat terbesar yang dilakukan oleh Yesus. Sepanjang karya-Nya, mukjijat yang dilakukan oleh Yesus selalu ditujukan bagi orang lain. Antara lain: air menjadi anggur, penyembuhan, pentahiran, lumpuh, tuli, kerasukan setan, bisu, pendarahan, buta, sampai pada menghidupkan orang mati. Tetapi kali ini mukjijat Yesus secara khusus ‘mengenai’ Diri-Nya sendiri. “Rupa wajah Yesus berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan” (Bacaan Injil, Luk 9:29). Bukan cahaya atau aura yang utama, melainkan sungguh-sungguh mukjijat Yesus menampakkan Tubuh Mulia-Nya, suatu perubahan bentuk (=transfigurasi) menjadi Tubuh Mulia.
Tubuh mulia serupa itu juga dimiliki oleh oleh para nabi dan orang-orang suci-Nya. Termasuk Musa dan Elia, yang dalam peristiwa transfigurasi di atas Gunung Tabor bercakap-cakap dengan Yesus (ayat 30-31). Secara simbolis, penginjil meletakkan Musa sebagai representasi dari Hukum dan Elia sebagai representasi Para Nabi. Mereka sedang membicarakan tentang perutusan Yesus yang akan digenapi-Nya di Yerusalem, dan dalam diri Yesus telah menjadi pemenuhan dari Hukum dan Para Nabi.
Menurut saya, peristiwa transfigurasi mempunyai makna iman dan bernilai harapan. Makna iman, yakni bahwa apa yang kita hayati, setelah pembaptisan, yakni mengikuti Yesus Kristus, Sang Pemenuhan dari segala hukum dan para nabi sudah sungguh benar. “On the track!”, kata orang. Maka tidak perlu disangsikan lagi atas iman yang kini kita hayati.. Apalagi Yesus sendiri, yang kita ikuti, telah menunjukkan kemulian-Nya, di antara para kudus Allah.
Bernilai harapan, bahwa tubuh mulia itu menjadi “cita-cita” setiap pengikut Yesus (baca Anda dan saya). Tubuh mulia itu –serupa dengan Tubuh Mulia Yesus– menjadi harapan umat beriman berkat pembaptisan yang telah kita lakukan. “Aku telah disalibkan dengan Kristus, namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Yesus Kristus yang hidup di dalam aku”, kata Paulus (Gal 2:20). Dalam pembaptisan, manusia lama telah mati “bertransfigurasi” (berubah penampakan) menjadi manusia baru; sehingga dalam setiap langkahku, tutur-kataku, dan pikiranku harus memancarkan cahaya Kristus sendiri. Karena aku adalah “alter Christi” (citra Yesus Kristus).
(Fransiskus Asisi A)
Hari Minggu Prapaskah III, TAHUN C/II
Kel 3:1-8a, 13-15 ; 1Kor 10:1-6, 10-12 ; Luk 13:1-9
JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
06-07 Maret 2010
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 06 Maret, Jam 17.30
Pen. Jwb : WKRI
Koor : WKRI
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 06.30
Pen. Jwb : Duren Sawit PTB; Thomas
Koor : Santa Anna
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 08.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Baru; Bethlehem
Koor : Duren Sawit Baru
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 16.30
Pen. Jwb : Pondok Bambu II; Bunda Maria
Koor : Yohanna
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 18.30
Pen. Jwb : Malaka Jaya I; Timothius
Koor : Angelus
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 06 Maret, Jam 18.30
Pen. Jwb : St. Dionisius
Koor : St. Paulus
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 08.00
Pen. Jwb : St. Hieronimus
Koor : Wilayah Malaka Sari II
Stasi MBS
Hari : Minggu, 07 Maret, Jam 08.00
Pen. Jwb : Bintara Jaya
Koor : Bina Iman
Jalan Salib di Gereja St. Anna akan diadakan setiap Hari Jum’at, Jam 18.30 selama masa Prapaskah, dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi.
Pengumuman Pertama
Nugroho Dewa Adji Lk. Agnes
Antonia Herita Ratna Dri Kuntari Prk. Wedi-Klaten
Pengumuman Kedua
Ambrosius Kursibi Lk. Yakobus
Naomi Susilawati GBT Darah Kristus
Edward Sugiono GBI
Yosepha Maria Pramana Lk. Kanna
Gregorius Ade Pautianus Prk. St. Yakobus
Fransiska Maureen Noviyanti Lk. Paulus Rasul
PDKK mengundang umat St. Anna untuk ikut Seminar Hidup Dalam Roh Kudus sesi ke V dengan tema “Menerima Karunia dari Allah”, pada Hari/Tanggal: Rabu, 03 Maret 2010, Jam: 19.00 WIB. Pwt: Bpk. Petrus Berman Ali. Di: Gd. Yos Sudarso lt 1.
PDOMKK mengundang OMK St. Anna untuk hadir Persekutuan Doa OMK, pada Hari/Tanggal: Sabtu, 06 Maret 2010, Jam: 19.00 WIB. Pembicara: George Ancello. Di Gd. Yos Sudarso lt 1. Mari kita merenungkan firman Tuhan di masa Prapaskah ini.
Kunjungan serta Penerimaan Sakramen Tobat kepada Saudara-saudari yang sakit atau Lansia dalam rangka masa Prapaskah 2010 dilakukan mulai tanggal 01 Maret 2010. Ketua Wilayah atau Prodiakon harap menghubungi Pastor moderator masing-masing wilayah dan mengatur jadwalnya:
Rm Dedo da Gomez, SJ
Duren Sawit Indah, Duren Sawit Selatan
Pondok Bambu II,
Malakasari I, Pondok Kopi I+II, Malaka Jaya I
Rm N. Dibyadarmaja, SJ
Duren Sawit PTB, Duren Sawit Baru
Klender, Malakasari II
Pondok Kelapa I, Billy &Moon.
Rm. Y Sudriyanto, SJ
Duren Sawit Timur, Pondok Bambu I
Buaran, Malaka Jaya 2
Pondok Kelapa II, Bintara Jaya
Para ketua lingkungan dan ketua wilayah diharapkan kehadirannya pada pertemuan “Sosialisasi Pereruitan Calon Prodiakon Periode 2010 – 2013, pada Hari/Tanggal: Minggu, 07 Maret 2010, jam: 10.00/setelah misa ke2. Di Gedung Yos Sudarso lt. 2. Mengingat pentingnya acara ini, kehadiran Bapak/Ibu sangat diharapkan. Undangan dapat diambil di kotak lingkungan masing-masing.
Poli gigi St. Anna membutuhkan tenaga sukarela untuk “Perawat Gigi”. Syarat: diutamakan yang wanita. Info lebih lanjut dapat menghubungi drg. Dian (02193082190), drg. Meity (08158129026) atau dapat langsung ke poli gigi setiap hari Minggu setelah misa ke 2.
1. Telah tersedia di sekretariat St. Anna buku “REVOLUSI BATIN ADALAH REVOLUSI SOSIAL” karya Rm. Y. Sudriyanto, SJ.
2. Kegiatan – kegiatan yang ingin dimuat di berita Paroki, silahkan disampaikan ke Sekretariat paling lambat hari Rabu, pukul : 15.30 WIB.
Dibutuhkan segera:
1. a. Asissten Manager. Syarat: Pend. D3 Pariwisata atau jurusan lain, pernah bekerja di restoran min. sebagai supervisor. b. Waiter/Waiters. Syarat: Pend. min. SMU sederajat. Bagi yang berminat dapat menghubungi Bpk Eddy: 0818 08110203
2. a. Instruktur Kom/Asisten Lab (IK/AL), b. Tenaga Administrasi Komputer (AK), c. Tenaga Marketing (MP), d. Seorang Supir (SP). Syarat: lulusan S1/D3/D1/SLTA (untuk a, b, c), menguasai computer (spt: Ms. Office, Windows, Internet ; untuk a, b, c), menguasai administrasi (untuk b), berpengalaman dalam mengajar (untuk a), bersedia fulltime dari jam 07.00-16.00 (untuk b, c), bersedia ditempatkan di Bekasi Barat (untuk b, c, d), memiliki SIM B1 (untuk d), berpengalaman membawa kendaraan (untuk d), bersedia masuk pagi jam 05.00 (untuk d). Bagi yang berminat dapat mengirimkan lamaran dan riwayat hidup ke: HRD PO BOX 2380, Jakarta 13000, paling lambat tanggal 20 Maret 2010.
3. Seorang Supir. Syarat: usia 25-35 tahun, memiliki SIM A, berpengalaman min. 03 tahun. Lamaran dapat dikirim ke: Jl. Cempaka Putih Raya 28 b, paling lambat tanggal 14 Maret 2010.







Leave a Reply