Berita Paroki 23 Juli 2011
24 Juli 2011
Hari Minggu Biasa XVII
1Raj 3:5,7-12 ; Rm 8:28-30 ; Mat 13:44-52(Mat 13:44-46)
HARTA TAK TERNILAI
BIASANYA bila seseorang sudah mendapatkan sesuatu yang menjadi idaman dan paling bernilai dalam hidupnya, ia akan mengesampingkan hal-hal lain yang dianggapnya tidak bernilai lagi. Teman saya, Bu Lucia, setelah menikah kurang lebih 7 tahun, mendambakan hadirnya seorang anak. Hal ini wajar baginya dan suaminya, tetapi Tuhan ternyata belum menganugerahi momongan. Setiap malam mereka bertelut memohon kemurahan hati Tuhan. Novena hampir tak pernah putus didaraskan. Tetapi Tuhan seakan tak bergeming. Hingga pada suatu hari, ia merasa terlambat haid. Dari hasil testpack ternyata positip hamil. Agar pasti, ia pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakan diri, dan benar: ia dinyatakan positip hamil! Betapa gembiranya mereka! Mereka bersujud dan bersyukur kepada Tuhan karena telah mengabulkan segala permohonannya.
Ketika bayi yang dinanti-nantikan itu akhirnya hadir di tengah-tengah keluarga, mereka merasa hidupnya lengkap sudah. Bayi mungil itu bak mutiara hidup, harta yang tak ternilai, dalam keluarga mereka. Segala miliknya menjadi tak bernilai lagi. Perangkat home theater yang dulu menjadi acara rutin ditontonnya setiap malam, sudah dilupakan. Bahkan acara dinner bukan sesuatu yang penting. Bu Lucia seakan tak mau sedetikpun lepas dari si bayi yang lucu itu. Setiap pergi, ia selalu ingin buru-buru pulang sekedar menyentuh dan menimang bayi-nya. Setiap mendapatkan kunjungan tamu dan silaturahim dengan teman-temannya, seringnya berfokus pada bayinya.
Setiap orang boleh memilih nilai hidup paling tinggi untuk dirinya sendiri. Ibu Lucia dan suami, merasa si bayi yang lucu sebagai nilai yang tak terkira tingginya dalam hidup keluarganya. Salomo, yang dikenal mempunyai segala hal yang ada di bumi, namun ketika ditanya Tuhan apa yang menjadi pilihannya, ia memilih kebijaksanaan sebagai hal yang paling bernilai dalam hidupnya (Bacaan I).
Dalam Bacaan Injil hari ini, Yesus membuat perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Seseorang yang mencari dan telah menemukan Kerajaan Allah, akan “membuang” dan “meninggalkan” semua yang pernah ia miliki, demi mendapatkan nilai yang paling berharga. Bagaikan pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukan mutiara yang sangat berharga itu, ia pun pergi menjual seluruh harta miliknya lalu pergi membeli mutiara itu. (Mat 13:45-46). Lihatlah kehidupan para suci. Santo Paulus, ketika masih bernama Saulus, mempunyai kebanggaan karena ilmu keagamaan Yahudi yang dimilikinya. Namun begitu menemukan “Harta Tak Ternilai”, yakni Yesus Kristus sendiri, semua ditinggalkan lalu mengikuti Yesus. Demikian pula yang diperbuat oleh ke-12 Rasul Yesus. Termasuk para martir. Mereka rela mengorbankan apa saja, termasuk jiwa raganya, demi mendapatkan “Harta Tak Ternilai”, yakni hidup bahagia bersama Yesus Kristus. Apa yang menyebabkan Santo Fransiskus nekad meninggalkan harta warisan keluarganya yang kaya raya di Assisi, Italia, hidup menggelandang dengan pakaian seadanya; bahkan sampai ke Mesir dan Palestina, mencoba mengkristenkan Sultan Al-Kamil dan memberikan bukti-bukti bahwa ia bersedia mati demi imannya? Apa yang menyebabkan para misionaris nekad meninggalkan keluarga, kampung halaman, dan bersedia bekerja di daerah terpencil yang sepi dan penuh bahaya? Apa yang menyebabkan Ibu Theresa membaktikan dirinya bagi orang miskin, mengumpulkan orang yang sekarat di Calcutta, India? Apa yang menyebabkan seorang romo, bruder, suster berani meninggalkan keluarganya, hobinya, melepaskan hak warisnya, … untuk bekerja keras menjadi pelayan umat-Nya? Jawabnya jelas, mereka-mereka itu telah menemukan “Harta Tak Ternilai” dalam prinsip hidupnya, yang sulit dijabarkan dalam kata-kata, yang tidak bisa diungkapkan dalam rasa.
Saya yakin, bahwa kita semua di suatu waktu tertentu pernah menemukan Harta Tak Ternilai itu. Tetapi yang dikehendaki Yesus, Sang Harta Tak Ternilai, bukan berhenti pada “menemukan”, melainkan bagaimana kita bisa “setia” merawat, memupuk, mengembangkan apa yang telah kita temukan itu. Para orang kudus sampai akhir hayatnya tetap setia pada Harta Tak Ternilainya. Ibu Theresa tetap setia pada panggilannya, sebagai Harta Tak Ternilai, sampai wafatnya, meskipun banyak pula pergulatan batinnya. Para romo, suster, bruder dan rohaniwan [yang telah menemukan Harta Tak Ternilai], akan diukur kesetiaannya ketika tinggal selangkah memasuki liang lahat. Sedangkan kita bagaimana? Apakah masih setia menganggap Yesus Kristus, sebagai satu-satunya Harta Tak Ternilai dalam hidup kita? Orang yang mengaku beriman kepada Yesus Kristus, maka hidupnya harus berpusat pada Kristus. Sudahkah kita mengutamakan Tuhan di dalam seluruh aspek hidup kita? Ataukah kita akan ‘berubah haluan’ seiring dengan perubahan waktu, seperti kata pepatah Latin: tempura mutantur, et nos mutamur in illis, waktu berubah dan kita pun ikut berubah?
FA .Adihendro
31 Juli 2011
Hari Minggu Biasa XVIII
Yes 55:1-3 ; Rm 8:35,37-39 ; Mat 14:13-21
Juli
25 Sn Pesta S. Yakobus, Ras
26 Sl Pw. S. Yoakhim dan St. Anna, Orang tua SP. Maria
29 Jm Pw. S. Marta, Maria dan Lazarus, Sahabat Tuhan
JADWAL PERAYAAN &
PETUGAS EKARISTI
30 – 31 Juli 2011
Gereja St. Anna
Hari/Tgl : Sabtu, 30 Juli, Jam 17.30
Pen. Jwb : Buaran; St. Elia, St. Helena
Koor : Helena
Hari/Tgl : Minggu, 31 Juli, Jam 06.30
Pen. Jwb : DS. Selatan; Theresia de Avilla,
Frans. Assisi
Koor : Matheo
Hari/Tgl : Minggu, 31 Juli, Jam 08.30
Pen. Jwb : BIA/BIR
Koor : BIA/BIR
<br>
Hari/Tgl : Minggu, 31 Juli, Jam 16.30
Pen. Jwb : DS. Timur; Leo Agung, Alb. Agung
Koor : Gospel
Hari/Tgl : Minggu, 31 Juli, Jam 18.30
Pen. Jwb : WKRI St. Anna
Koor : Caecilia
Stasi Yoakhim
Hari/Tgl : Sabtu, 30 Juli, Jam 18.30
Pen. Jwb : St. Monica
Koor : WKRI Mlk. Sari 1
Hari/Tgl : Minggu, 31 Juli, Jam 08.00
Pen. Jwb : St. Petrus
Koor : Gracia
PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman Pertama
Antonius Benny Susanto Lk. Adrianus SMD
Katarina Daysy Prasetyo Prk St.Kristoforus
Pengumuman Kedua
Marcellus Boby Kusuma Prk. Keluarga Kudus Veronica Sovia Yanty Lk. Ursula
Umat yang mengetahui adanya halangan dari rencana pernikahan tersebut WAJIB memberitahukan kepada Pastor Paroki
STASI ST. YOAKHIM
Pemilihan Pengurus Stasi St. Yoakhim dilaksanakan pada Hari/Tanggal: Minggu, 31 Juli 2011, jam: 10.30, di Stasi St. Yoakhim.
TIM FUTSAL OMK ST. ANNA
Dibuka kesempatan ikut bagi OMK-OMK Paroki St. Anna yang ingin bergabung dalam Tim Futsal Cowok OMK Paroki St. Anna.Hubungi saja Kristian: 08999 307 666.
BALAI PENGOBATAN
Seksi Kesehatan bekerja sama dengan RS OMNI Pulomas akan menyelenggarakan seminar kesehatan dengan tema “Mengenal Penyakit Diabetes Melitus” pada hari/tanggal: Minggu, 31 Juli 2011, jam: 10.30 – 12.30, di Gedung Yos Sudarso lt. 2. Biaya pendaftaran Rp 10.000,- (sudah termasuk snack&makan siang) dan akan ada kesempatan pemeriksaan gula darah dan kepadatan tulang. Informasi & pendaftaran di Balai Pengobatan St. Anna dengan Ibu Agnes Iwo (0856 1038518) setiap hari Minggu.
PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA MARGANINGSIH – PAROKI KALASAN
Pada tanggal 6 & 7 Agustus 2011 di Gereja St. Anna akan diadakan Penggalangan Dana untuk renovasi Gereja Marganingsih – Paroki Kalasan.
INFORMASI
Bagi umat yang pernah membuat janji untuk misa atau pertemuan dengan Rm. Jito yang telah dicatat di Hp Rm. Jito, diharapkan untuk segera menjadwalkan kembali ke Rm. Jito atau ke Sekretariat Paroki karena hp Rm. Jito telah di-reset ulang jadi semua yang dahulu pernah dicatat telah hilang.
BURSA KERJA
Dibutuhkan segera :
1. Staff Accounting. Syarat: pend.min. D3/S1 Accounting, berpengalaman min. 2 thn, dan bersedia ditempatkan di daerah Cikarang. Bagi yang berminat dapat menghubungi Ibu Yuni: (021) 3288 8838.
2. A) Staff Accounting. Syarat: pria/wanita, usia 23-30 thn, pend.min. S1 Akuntasi, berpengalaman min. 1 thn ; B) Auditor. Syarat: pria, pend.min. S1 Akuntasi, bersedia melakukan perjalanan dinas dalam jangka waktu yang lama ; C) Tenaga Sales Commercial Industri. Syarat: pria, usia max. 35 thn, pend. min. S1 Teknik, berpengalaman bekerja di bidang pelumas kendaraan, memiliki kendaraan bermotor + SIM C. Bagi yang berminat dapat langsung mengirimkan surat lamaran ke email: Lauw.Meithy@jumbopower.com
3. Tenaga Administrasi. Syarat: pria/wanita, usia max. 35 thn, pend. min. D3 dengan IPK 2,75, bersedia ditempatkan di Bekasi. Surat lamaran dapat dikirim ke Bp. Theo di Jl. A. Yani Blok A4 no. 2, Kalimalang atau menghubungi Bp. Theo: 0878 8824 1316.
DOA ARAH DASAR PASTORAL
KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TAHUN 2011 – 2015
Allah Bapa yang Mahabaik, kami mengucap syukur kepada-Mu atas kesetiaan-Mu mendampingi kami dalam gerak langkah umat-Mu di Keuskupan Agung Jakarta selama ini.
Kami bersyukur pula atas Arah Dasar Pastoral KAJ yang baru, yang dapat kami jadikan tuntunan dalam peziarahan kami selanjutnya hingga tahun 2015 nanti.
Bantulah kami, dalam keluarga, komunitas, lingkungan, wilayah dan paroki untuk terus berusaha memahami dan mengupayakan terwujudnya Arah Dasar Pastoral ini dalam kehidupan menggereja sehari–hari.
Yesus, Tuhan dan Guru kami, bimbinglah kami untuk terus bertekun: memperdalam dan menghayati iman akan Dikau meneladan Engkau sebagai Gembala yang Baik semakin murah hati dan dengan rendah hati giat melibatkan diri dalam berbagai permasalahan sosial di sekitar kami terutama kemiskinan, kerusakan lingkungan hidup dan intoleransi.
Ya Roh Kudus, kobarkan semangat kami untuk menjadikan setiap orang dan seluruh alam ciptaan saudara kami, untuk semakin ramah, rela menyapa, memelihara, giat saling membantu dalam lingkungan dan masyarakat kami. Jadikan kami umat-Mu yang mau berbagi dengan tulus hati.
Bersama Bunda Maria, Bunda Gereja dan para kudus pelindung kami, kami persembahkan doa, cita–cita, harapan, niat dan upaya kami kepada-Mu dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan, Gembala dan Penyelamat kami. Amin
Berita/pengumuman yang hendak dimuat, mohon diserahkan ke SEKRETARIAT PAROKI dengan menyebutkan identitas jelas dan kode BERITA PAROKI. Naskah berita/pengumuman kami terima paling lambat hari RABU setiap minggunya.







Leave a Reply