Berita Paroki 22 November 2009
PEKAN BIASA XXXIV
HARI RAYA TUHAN KITA YESUS KRITUS RAJA SEMESTA ALAM, TAHUN B/I
Dan 7:13-14 ; Why 1:5-8 ; Yoh 18: 33b-37
YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM
BARANGKALI situasi hidup rohani pada jaman sekarang tidak jauh berbeda dengan situasi hidup rohani pada waktu Paus Pius XI ketika tahun 1925 mengeluarkan ensiklik Quas Primas, yang menetapkan bahwa Minggu terakhir dalam penanggalan Liturgi (hari Minggu sebelum masa Adven, pergantian Tahun Liturgi dari B ke C) adalah Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam. Paus Pius pada waktu itu sangat prihatin menyaksikan pertumbuhan sekularisme, banyak orang Kristen meragukan otoritas Kristus dan Gereja, bahkan meragukan keberadaan Kristus.
Situasi kehidupan rohani jaman ini kurang lebih sama. Bahkan mungkin lebih buruk. Banyak orang hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Keberadaan Kristus diabaikan. Dengan perkataan lain, tidak membiarkan Kristus hadir dan menempatkan-Nya sebagai Raja di dalam kehidupannya.
Benarkah Yesus Kristus sebagai Raja?
Memang benar. Ketika Ia disalibkan di atas kepala-Nya dituliskan oleh Pontius Pilatus “INRI”, Iesus Nazarenus Rex Iudeorum, Yesus dari Nazareth Raja Orang Yahudi. Namun tulisan itu, selain sebagai penanda siapa yang tergantung di kayu salib, sebenarnya tak lebih hanya untuk sekedar meledek orang Yahudi. Lantaran orang Yahudi sendirilah yang mengolok-olok Yesus: memberi jubah ungu lambang kematian, memberikan mahkota dari duri, dan memberinya tongkat dari buluh yang akhirnya untuk menyabet Tubuh itu. Lihat!…Oleh konspirasi orang Yahudi, Yesus sang Raja itu, tidak dinaikkan ke tahta singgasana, melainkan ke atas kayu salib. Bahkan hampir tanpa pakaian!.
Masihkah Yesus diakui sebagai Raja Semesta Alam?
Kurang-lebih selama 3 tahunan, Yesus memberi contoh arti ‘raja’ sebenarnya dalam ucapan, karya, dan tindakan-Nya, namun ternyata para murid dan pengikut-Nya masih juga belum mengerti betul paham raja yang dikembangkan Yesus (bdk Mat 20:20-23 par.). Bahkan, ketika Yesus secara simbolik memasuki Gerbang Yerusalem dengan menaiki keledai, masih juga orang belum menangkap faham raja yang diwartakan oleh Yesus.
Lalu, faham baru tentang kerajaan macam manakah yang hendak diwartakan Yesus kepada para pengikut-Nya? Di hadapan Pilatus dan penatua Yahudi, Yesus mengatakan: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jikalau Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan…Tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini” (Bacaan Injil, Yoh 18:36).
Lalu, di manakah Kerajaan-Nya itu?
Secara umum bisa dikatakan bahwa syarat adanya suatu kerajaan minimal ada empat. 1) ada raja, 2) ada rakyat, 3) ada batas wilayah, dan 4) ada undang-undang/hukum/peraturan. Marilah coba kita terapkan pada faham kerajaan yang dibawa oleh Yesus Kristus. Kita bisa mengatakan bahwa Yesus adalah benar raja (Bacaan I dan II), meskipun Yesus mengatakan, “Kerajaanku bukan dari dunia ini”.
Siapa rakyatnya? Rakyatnya adalah semua pengikut-Nya dan yang mendengarkan Sabda-Nya, jadi tidak dibatasi oleh teritorial, mulai dari jaman Para Rasul hingga kita semua saat ini. Kerajaan-Nya terbuka bagi siapa saja, baik dari Barat maupun Timur, kulit hitam, kuning, sawo matang, atau putih. Bisa tua atau muda. Wilayahnya? Wilayah yang dimaksudkan Yesus “bukan dari dunia ini”, melainkan dari lubuk hati sanubari masing-masing pengikut-Nya. Jadi Yesus Kristus selayaknya “merajai” hati sanubari para pengikut-Nya. Dan undang-undang/hukum yang diberikan oleh Yesus adalah hukum cinta kasih, kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama (bdk. Mark 12:28-34 par). Sesama bukan hanya dalam arti manusia saja, melainkan sesama ciptaan Tuhan, meliputi binatang-binatang, tumbuh-tumbuhan, bebatuan, gunung-lautan, dan jagad raya,
Dengan perkataan lain, Tuhan Yesus adalah Raja Semesta Alam, karena merajai setiap hati manusia, yang mendengarkan Sabda-Nya dan melaksanakan dalam hidup sehari-hari. Merajai alam ciptaan Bapa, karena Kerajaan-Nya tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, oleh sebab itu bersifat abadi (“kekal adanya dan takkan binasa”) . Apakah kita sudah layak menjadi warga Kerajaan Yesus Kristus itu? Apakah Yesus Kristus, Sang Junjungan kita, benar-benar telah merajai hati kita dan bukannya kita malah sering bertindak, berkata, dan berfikir tanpa mempedulikan kehadiran-Nya dalam hati kita? Apakah kita mencintai lingkungan dan alam sekitar kita, di mana kita tinggal? (Fr. Azziz Adi)
HARI MINGGU ADVEN I, TAHUN B/I
Yer 33:14-16 ; 1Tes 3:12-4:2 ; Luk 21:25-28,34-36
PENANGGALAN LITURGI
TAHUN B/I
November 2009
24 Sl Pw. S. Andreas Dung Lac, ImdkkMrt-Vietnam
29 Mg Hari Minggu Adven I
30 Sn Pesta S. Andreas, Ras
28-29 November 2009
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 28 November, Jam 17.30
Pen. Jwb : Billymoon; Luciana, Martha
Koor : Madah Triaswara
Hari : Minggu, 29 November, Jam 06.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Selatan; Ursula, Frans. Asisi
Koor : Hossana
Hari : Minggu, 29 November, Jam 08.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Timur; Leo Agung, Albertus Agung
Koor : BIR
Hari : Minggu, 29 November, Jam 16.30
Pen. Jwb : Bintara Jaya; Benedictus, Vincentius
Koor : Laeticia
Hari : Minggu, 29 November, Jam 18.30
Pen. Jwb : Pondok Kopi I; Monica, Dionisius, Hieronimus
Koor : Immanuel
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 28 November, Jam 18.30
Pen. Jwb : St. Markus
Koor : Wilayah Malaka Sari I
Hari : Minggu, 29 November, Jam 08.00
Pen. Jwb : St. Katarina
Koor : Angelus
Pengumuman Pertama
L. Catur Kesuma Eddy Pamungkas (Lk. Yakobus)
Y. Rahayuningtyas Kusuma Rini (Lk. Petrus)
Pengumuman Kedua
Andreas Nugroho Andrianto (Lk. St. Yoseph)
Elizabeth Sumiyati (Lk. St. Yoseph)
Arnold Donald C. Hutauruk (GPDI)
Gabrieela Fransiska Kurnia (Lk. Bernadette)
Arta Ferdinanta (GkI)
Veronica Alwie (Lk. Elia)
Agus Tjahyadi (Lk. St. Yoseph)
Yuliana (GKI Sukabumi)
Thomas Tola (Prk. Stella Maris)
Riama Br. Sagala (Lk. Alexander)
Wardino Krisantus Hasugian (Lk. Agustinus)
Nusriawan Azio Menah Sihombing (HKI)
Justinus H. Prabangkoro (Prk. Keluarga Kudus)
Yovita Kristanti (Lk. Alexander)
Vincentius Kiky Chandra (Prk. St. Bonaventura)
Maria Theresia Agustina (Prk. St. Mikael)
Ignatius Hendra Surya (Lk. Stella Maris)
Immaculata Metta Tenggara (Prk. St. Yakobus)
Fransiscus Tri Apriyanto (Lk. Soegiyopranta)
Monica Aditya Trisna Dewi (Prk. St. Petrus)
PDKK mengundang umat St. Anna untuk ikut bersuka cita merenungkan firman Tuhan dalam “Misa Menyambut Adven”, pada Hari/Tanggal: Rabu, 25 November 2009, Jam: 19.00 WIB. Dipimpin oleh Rm. A. Sadhyoko Rahardjo, SJ. Di: gd. Yos Sudarso.
Seksi Reksa Rohani Penjara Paroki St. Anna akan mengadakan pelayanan di Rutan Pondok Bambu, pada hari Selasa, 24 November 2009, pkl 09.00 – 12.00 WIB, dengan Perayaan Ekaristi yang akan dipimpin oleh Rm Fajar, MSF.
1. Bazar dan pasar murah HUT 25 Tahun Gereja Paroki Santa Anna hari Minggu, 22 November 2009. dengan produk dari pelbagai perusahaan, termasuk Bank, Telkom dan Bazar Wilayah.
2. Misa Syukur Konselebrasi, Minggu 22 November 2009 pkl 08.30, dilanjutkan pertunjukan Barongsai di lapangan parkir bawah dan dimeriahkan dengan Live Music Band oleh Rhapsody Band.
3. Pesta syukur bersama dengan potong tumpeng.
Hasil Pemenang Lomba PORSENI St. Anna 2009 :
BASKET MIX = Juara 1: OMK KLENDER | Juara 2: OMK P. KOPI 2 | Juara 3: OMK P. BAMBU 1
BASKET DEWASA = Juara 1: OMK P. KELAPA 1 | Juara 2: OMK KLENDER | Juara 3: OMK P. BAMBU 1
FUTSAL = Juara 1: OMK MLK SARI 2 | Juara 2: OMK DS TIMUR | Juara 3: OMK DS BARU
GAME CS = Juara 1: OMK P. BAMBU I | Juara 2: OMK MLK JAYA 2 | Juara 3: OMK DS BARU
MASAK = Juara 1: WIL. P. BAMBU 1 (Meja No 3) | Juara 2: WIL. P. KELAPA 2 (Meja No 4) | Juara 3: WIL. PTB DS (Meja No 1)
BAND = Juara 1: OMK DS INDAH | Juara 2: OMK KLENDER | Juara 3: OMK MLK JAYA 1
• Basket : Pemenang 3-Point Shoot Contest : Christo dari wilayah Klender
• Futsal : Pertandingan hiburan Tim Panitia vs Tim Pastoran St. Anna, dimenangkan oleh Tim Pastoran St. Anna.
• Masak : Juara Favorit dari kelompok Romo Ardi, SJ (Meja no 9)
Selamat bagi Wilayah-wilayah yang Menang & terima kasih atas partisipasi OMK-OMK Wilayah yg sudah ikut serta dalam PORSENI St. Anna 2009. PORSENI for Jesus.
Dicari : Seorang supir. Syarat : Usia 25-40 tahun, memiliki SIM A, berpengalaman min 3 tahun, berdomisili di sekitar Duren Sawit. Lamaran dapat dikirim ke: Duren Sawit Baru blok A I no 4, paling lambat 30 November 2009.
Kegiatan – kegiatan yang ingin dimuat di berita Paroki, disampaikan di Sekretariat paling lambat hari Rabu, pukul : 17.00 WIB.







Leave a Reply