Berita Paroki 22 Januari 2012
HAL MENGIKUTI
ANAK kecil sering merengek kepada ibunya: “Ma, ikuutt..!” Ikut berarti si anak akan ada bersama kemana pun ibunya pergi. Ibunya belok kiri, si anak juga harus belok kiri. Ibunya belok kanan, ia pun belok kanan. Ibunya berhenti, si anak juga berhenti. Ibunya naik Kopaja, si anak ikut naik Kopaja. Ibunya mampir ke mal, demikian juga si anak. Dan seterusnya. Namanya saja mengikuti, ya… kemana pun dan dengan cara dan gaya apa pun, bila perlu disamakan.
Apakah pengertian semacam itu ketika Yesus memanggil para murid-Nya: “Mari, ikutlah Aku!?” Mungkin ada beberapa murid yang memahami seperti itu. Pokoknya kemana pun Yesus pergi, ia ikut. Duduk dan mendengarkan pengajaran-Nya. Secara, Yesus lebih “popular” daripada Yohanes, mosok nggak mau ngikut?. Bagi para pengikut, Yesus merupakan pribadi yang menarik. Dari sewaktu lahir-Nya, ketika remaja mampu mengajar dan berdebat dengan para ahli Taurat, wibawa-Nya, serta mukjijat-mukjijat yang dibuat, keberanian mengkritik para penguasa dan para Ahli Taurat. Lagi pula Ia juga menarik hati bagi rakyat kecil, para pendosa, orang-orang sakit.
Kata-kataNya penuh kuasa “Tetapi aku berkata kepadamu…”, setan pun tunduk dan keluar dari tubuh seseorang, badai pun takluk, bahkan orang mati pun sanggup hidup lagi… Siapa yang tak tertarik mengikuti-Nya, eh siapa tahu bisa numpang tenar.
Tetapi bukan maksud itu, Yesus memanggil para murid-Nya.
Menurut Markus, waktunya telah “genap” (Lat. impletum est, = tepat, cocok, sempurna, mendesak), Yesus membutuhkan pengikut yang bisa meneruskan dan menyebarkan ajaran-Nya. Yesus tidak mau para pengikut-Nya hanya sekadar mengikuti kemana pun Ia pergi dan mendengarkan ajaran-Nya. Apalagi hanya numpang tenar! Yesus menuntut suatu totalitas apabila sesorang sanggup untuk mengikuti-Nya. Tidak setengah-setengah. Bukti pertama dari totalitas itu adalah mereka –para murid itu—harus meninggalkan keluarganya. Dan kedua, harus melepaskan pekerjaan yang sedang digelutinya. Namun Yesus tidak “sekejam” itu. Ia akan memberikan nilai baru bagi pekerjaan yang ditinggalkan. “Kamu akan kujadikan pejala manusia!”. Pekerjaan lama, yang hanya bernilai ekonomis, ditingkatkan nilainya ke yang lebih luhur. Demikian jaminan Yesus untuk setiap pengikut-Nya. Apa pun pekerjaan yang digeluti oleh pengikuti-Nya akan diberikan nilai yang lebih luhur daripada sebelumnya.
Tetapi apakah itu semua cukup?
Ternyata tidak. Yesus menghendaki para pengikut-Nya mengikuti VISI dan MISI-Nya.. Visi yang disampaikan adalah cukup radikal “Bertobatlah”. Bertobatlah artinya berbalik arah, tidak lagi melakukan tindakan pelanggaran yang pernah dilakukan. Bertobat lebih merupakan perubahan hati, segi innerself, sisi ke dalam, suatu pembangunan diri terus-menerus. Sedangkan MISI-Nya adalah “percayalah kepada Injil”. Percaya mempunyai dimensi “ke luar”, yakni mewartakan dan memberikan kesaksian iman kepada orang lain. Percaya kepada Injil bukan sekadar mengetahui isi ajaran, tetapi meresapkan, menjiwai ajaran itu dan dijadikan dasar dan arah hidup. Tidak ada artinya orang mengatakan “aku percaya” tetapi dalam kehidupan sehari-hari bertolak belakang dengan apa yang dipercayainya. Perhatikanlah baik-baik, banyak orang mengaku percaya kepada Injil, tetapi kelakukannya jauh dari semangat injili. Sering datang beribadah di gereja tetapi di lingkungan tidak pernah menghayati hidup menggereja. Sering berceramah mengenai pelayanan dan cinta kasih kepada sesama, tetapi di rumah meminta pelayanan berlebih dan berilaku tidak manusiawi terhadap para pembantu/karyawannya. Bicaranya semuci-suci, tetapi mulutnya suka mencaci-caci. Dst.
Jika tetap demikian, masih pantaskah kita mengikuti Yesus ketika Yesus memanggil kita “Mari, ikuti Aku!”? Marilah kita bertobat dan berefleksi diri, karena sesungguhnya Kerajaan Allah benar-benar telah dekat di hati kita.
(F.A. Adihendro)
JADWAL PERAYAAN &
PETUGAS EKARISTI
28 – 29 Januari 2012
Gereja St. Anna
Hari/Tgl : Sabtu, 28 Januari, Jam 17.30
Pen. Jwb : PDKK
Koor : PDKK
Hari/Tgl : Minggu, 29 Januari, Jam 06.30
Pen. Jwb : Pd. Kelapa 2; Gregorius, Agnes
Koor : Gospel
Hari/Tgl : Minggu, 29 Januari, Jam 08.30
Pen. Jwb : DS. Selatan; Ursula, Th. d’ Avilla
Koor : Altissima Chorus
Hari/Tgl : Minggu, 29 Januari, Jam 16.30
Pen. Jwb : Pd. Kopi 2; Yustina, Catharina
Koor : Gregorian
Hari/Tgl : Minggu, 29 Januari, Jam 18.30
Pen. Jwb : DS. PTB; St. Anna, Thomas
Koor : Helena
Stasi Yoakhim
Hari/Tgl : Sabtu, 28 Januari, Jam 18.30
Pen. Jwb : Hieronimus
Koor : Lilin Suci
Hari/Tgl : Minggu, 29 Januari, Jam 08.00
Pen. Jwb : Monica
Koor : SMP Budhaya
MISA IMLEK 2012
Sehubungan dengan Misa Syukur Imlek yang akan dilaksanakan pada Hari/Tanggal: Sabtu, 28 Januari 2012, jam: 17.30, umat yang berkenan menyumbang buah jeruk dapat menghubungi Ibu Siska 0815-1082-1199. Untuk keseragaman ukuran jeruk sumbangan berupa uang lebih disukai. Harga jeruk sekitar Rp80.000,- per dos. Informasi selengkapnya dapat ditanyakan kepada Ibu Sisca.
PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman Pertama
Antonius Reza Ajiputra Prk. Leo Agung
Bernadete Ria Tri S. Lk. Bethlehem
G. Hanindo S.Wijokoso Prk. SM.Tak Bercela
Cecilia Sandra P. Dewati Lk. Monica
A. L. Sulistyo Adipinomo Lk. Gabriel
A. G. Ayu K. Wiwik Ekawati Prk. St. Stefanus
Pengumuman Kedua
Wilhelmus Reyza Halim Lk. Dionisius
Anatasia Herdyami Prk. Mikael-Kranji
Santos Ari Prasetyo Prk. Bernadeth
Maria Guadalupe Endah F. Lk. Paskalis
J. Jerry P. Buwana Prk. Hati Kudus
F. Devina Paskarani Lk. M. Asumpta
Andrey Fransiscus H. Piri Lk. Adrianus
Cicilia Puji Astuti Prk. Arnoldus
Stephanus Hendy Irawadi Lk. Angela
Grace Natalia Cengkareng
Cornelius Hermawan T. Lk. Th. Lisieux
Pratiwi Kustiadi Lk. Yohanes Rasul
L. Max Geraldi Lk. Maria Mirabilis
Teresa Delia Joyce Malang
Pengumuman Ketiga
Cliff Valentino Eman Prk. St. Ignatius-Sulut
Christine Purba Prk. Leo Agung
Alfonsus Taufan Isaac Prk. Hati Kudus
Katerina Fieschi Fenny Lk. Leo Agung







Leave a Reply