Berita Paroki 21 November 2010
21 November 2010
Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam
2Sam 5:1-3 ; Kol 1:12-20 ; Luk 23:35-43
Memaknai Pesta Kristus Raja
Saya bertemu dengan Sugeng, buruh pabrik yang sedang pulang makan di kontrakannya waktu istirahat siang. Uneg-unegnya pun tipikal: “Ya kayak kiye pake, dibelakna makan pulang. Kalo makan di luar, mana cukup?” Sugeng, buruh pabrik, anak dua, tinggal di kontrak petakan dengan gaji sedikit di atas upah minimum. Ia pun tinggal di lingkungan yang kumuh, tidak bisa memilih-milih untuk berteduh . Waktu saya tanya bagaimana ia dan keluarganya bisa hidup dengan kondisi demikian: “Ya, Allah yang ngatur pake,” katanya. Sugeng tidak sendiri. Minggu lalu saya pun bertemu dengan sejumlah buruh yang lain, ada sopir, kernet, dan mekanik rendahan, dan uneg-unegnya relatif sama, bagaimana menyiasati kemiskinan dan pekerjaannya sebagai buruh yang harus tinggal di lingkungan kumuh. Namun ditengah semuanya itu, Sugeng masih punya Allah yang mengatur kehidupannya. Saya tidak tahu persis sosok Allah seperti apa yang mereka hayati; yang terungkap hanyalah ada Allah yang mengatur hidup mereka.
Raja Yang Tergantung Di Salib
Hari ini kita merayakan Kristus Raja Semesta Alam. Minggu ini juga merupakan penutup dari rangkaian kegiatan setahun karena minggu depan kita sudah memasuki masa Adven yang menandai tahun baru dalam kalender liturgi. Sulit rasanya bagi saya untuk membayangkan seperti apa Kristus, Raja Semesta Alam ini. Dalam bacaan pertama, orang-orang Israel memiliki Daud yang diurapi sebagai Raja atas seluruh Israel, setelah Saul meninggal. Para pemimpin dan tua-tua Israel menghadap Daud di Hebron sebagai raja yang baru, pemimpin yang berkuasa atas seluruh Israel. (2 Sam 5:1-3). Gambaran kita mengenai tahta raja, istana, kuasa dan kepemimpinan Daud mudah terbayangkan. Tapi Kristus, Raja Semesta Alam?
Saya rasanya lebih mirip penjahat yang disalib di sebelah Yesus, yang sedang menghujat Dia: “Bukankah Engkau Kristus? Selamatkan diri-Mu dan kami,” (Luk. 23:39) atau seperti salah seorang dari orang banyak yang berdiri di bawah salib Yesus, para pemimpin Yahudi, para prajurit, yang sedang ikut mengolok-olok “Jika Engkau raja orang Yahudi, selamatkan diri-Mu!” Dalam versi penginjil Markus, lebih gamblang lagi, “Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu supaya kita lihat dan percaya.” (Mark. 15:32). Saya ingin Tuhan Yesus sekarang juga turun dari singgasana-Nya menghentikan awan panas dan lahar Merapi, sehingga orang tua dan sanak saudara saya yang di lereng Merapi tidak harus terus mengungsi! Melihat Sugeng dan buruh-buruh yang miskin serta penderitaan yang ada di mana-mana; bencana demi bencana bertubi-tubi; banjir bandang di Warsior, gempa dan tsunami Mentawai, Merapi meletus dan begitu banyak masyarakat kecil dan sawah, ladang, ternak porak poranda; saya pun bertanya kenapa Tuhan, Raja Semesta Alam berdiam diri saja? Kenapa tidak turun dari singgasana dan membebaskan masyarakat dari semua derita bencana itu? Bagi penjahat yang disalib bersama Yesus, orang-orang Yahudi waktu itu, dan mungkin juga bagi Anda dan saya, gambaran bahwa Yesus adalah Kristus, Mesias, Raja adalah absurd ketika Yesus tetap tergantung di salib! Ketika Yesus Kristus tidak turun tahta dan menggunakan kuasa-Nya untuk secara instan membebaskan semua derita bencana tersebut.
Melalui Salib-Salib Di Hati Anda
Dan Tuhan Yesus, yang sekarang kita rayakan sebagai Raja Semesta Alam, ternyata tetap tergantung di salib, tidak turun dari salib untuk menyelamatkan diri. Tuhan Yesus, yang adalah Mesias, ternyata tetap melaksanakan kehendak Bapa-Nya dengan mati disalib dan bangkit kembali; dengan melewati derita berdarah-darah dan direndahkan serendah-rendahnya, dimiskinkan semiskin-miskinnya sampai pakaian-Nya pun dilucuti. Tuhan Yesus ternyata tetap tergantung di salib dan tidak tergoda untuk menyalah-gunakan kuasa-Nya turun dari salib dan membebaskan diri serta manusia-manusia yang dikasihi-Nya. Ternyata Tuhan Yesus, Mesias, Raja Semesta Alam, menyelamatkan kehidupan umat manusia dari belenggu dosa dan penderitaan melalui salib, melalui penderitaan-Nya; menyelamatkan alam semesta dari kerusakan akibat dosa melalui salib-Nya. Tuhan Yesus setia dan taat pada kehendak Allah Bapa-Nya. Tuhan mengubah penderitaan salib menjadi sarana keselamatan; menjadi sarana untuk memperlihatkan dan mewujudkan kuasa-Nya atas semesta. Tuhan meraja atas semesta, atas kehidupan, melalui salib-salib yang ada dalam hati kita semua untuk menolong mereka. Bukan sosok raja yang suka kuasa dan glamour, yang jauh dari derita dan kemiskinan rakyat-Nya; tetapi Raja yang taat dan setia pada Allah, yang tidak turun dari salib di kala menderita dan dicerca dihina, yang peduli dan berempati karena kasih-Nya.
Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) baru saja selesai minggu lalu. Seperti diberitakan, ada tiga keprihatinan yang antara lain menjadi fokus perhatian Gereja yakni: nasib buruh, kemiskinan dan lingkungan hidup. Sugeng, yang buruh miskin dan tinggal di petakan kumuh; dan masih begitu banyak Sugeng yang lain kiranya akan semakin menyadarkan kita semua, anggota Gereja, bahwa Kristus Raja, Mesias, taat dan setia pada Allah Bapa-Nya untuk menyelamatkan kemiskinan, dan kerusakan alam semesta melalui salib-Nya dan salib-salib yang tergantung pada hati Anda semua! Melalui empati, perhatian, kepedulian, doa, dan berbagai pertolongan Anda. Semoga (Matheus Supomo)
28 November 2010
Hari Minggu Adven I
Yes 2:1-5 ; Rm 13:11-14a ; Mat 24:37-44
November
30 Sl Pesta S. Andreas, Ras
Desember
01 Rb Pw B. Dionisius dan Redemptus, BiarwMrt
03 Jm Pesta S. Fransiskus Xaverius, Im
JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
27-28 November 2010
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 27 November, jam 17.30
Pen. Jwb : Pondok Bambu II; Barnabas
Koor : Gloria
Hari : Minggu, 28 November, jam 06.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Indah; Martinus
Koor :
Hari : Minggu, 28 November, jam 08.30
Pen. Jwb : Buaran; Agustinus
Koor : Helena
Hari : Minggu, 28 November, jam 16.30
Pen. Jwb : Pondok Kelapa I; Mikael
Koor : Pondok Kelapa I
Hari : Minggu, 28 November, jam 18.30
Pen. Jwb : Billy&Moon; Mangunwijaya
Koor : Belcanto
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 27 November, jam 18.30
Pen. Jwb : St. Leonardus
Koor : WKRI Malaka Sari 2
Hari : Minggu, 28 November, jam 08.00
Pen. Jwb : St. Katharina
Koor : Bina Iman Anak
PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman Kedua
Agustinus Johanes Harold Pandingan Lk. Soegijapranata
Matrisa Agustina Tampubolon GKPS-Cikoko
Mikael Rusli Sumanti Prk. St. Yakobus
Maria Martha Leni Lk. St. Benedictus
Tonazaro S. Maruhawa GKI
Imelda Gracia Gani Lk. Maria Gracia
Stevanus Prihandityo S. N Lk. Soegijapranata
Siti Aminah Lk. Soegijapranata
Pengumuman Ketiga
Gabriel Indra Sidharta Prk. Hati Kudus Tuhan Yesus-Ganjuran
Valeria Koes Inggrid Sukowati Lk. St. Martinus
Agustinus Kristovilanto Leokemi Prk. Robertus Bellarminus-Cililitan
Yosephina Cahyani Rosariyandari Lk. St. Mikael
Jhon Frenki Benhard Silitonga HKBP
Elisabeth Dessy Wulandari Lk. St. Yakobus
Prisko Palmos Conterius Prk. St. Leo Agung
Veronica Dini Krissanti Lk. St. Anna
Paulus Antonius Ronny Giantoro Lk. St. Maria Asumpta
Stefani Henny Indrawati Sojomihardjo Prk. St. Yakobus-Klp Gading
Bernadus Ignatius Stephen Rodney Hariono Lk. St. Martha
Rani Ayudia Kristi GKI
Michael Sandoval Lk. St. Maria Asumpta
Bernadeta Andriana Juzwar Lk. St. Maria Asumpta
PDKK
1. Mengundang umat St. Anna untuk ikut bersukacita dalam sharing firman Tuhan dengan tema “Berbahagialah Orang Yang Tidak Melihat Namun Percaya” pada Hari/Tanggal: Rabu, 24 November 2010, jam: 19.00, di Gd. Yos Sudarso Lt. 1. Pwt: Ibu Theresia.
2. Dalam rangka peringatan Hari Raya Santa Perawan Maria dikandung tanpa Dosa, PDKK menyelenggarakan Novena, Rosario, dll dalam acara kunjungan ke 9 Gua Maria di Jakarta yang akan diselenggarakan pada Hari/Tanggal: Selasa, 07 Desember 2010, jam: 06.00 (diawali Misa), berangkat dari Gereja St. Anna. Biaya: Rp 100.000,- (sudah termasuk transportasi & konsumsi). Info & pendaftaran dapat menghubungi Ibu Theresia: 021 68621631 ; Ibu Linda: 021 95755349 atau dapat langsung dating pada saat PDKK berlangsung.
SEKSI KESEHATAN
Mengajak partisipasi umat St. Anna untuk ikut dalam “Aksi Donor Darah” pada hari/tanggal: Minggu, 28 November 2010, jam: 09.00 s.d 12.00, di Gd. Yos Sudarso lt. 1. Setetes darah anda sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
SEKSI KERASULAN KITAB SUCI
Kepada seluruh pengurus Lingkungan Paroki St. Anna diberitahukan bahwa buku panduan masa adven sudah dapat diambil di kotak masing-masing.
SEKSI KATEKESE – SUB SEKSI REMAJA
Mengundang Remaja Katolik St. Anna (REKASATA) dalam pertemuan Hari/Tanggal: Minggu, 28 November 2010, jam: 10.00, di Gd. Yos Sudarso. Kehadiran kalian sangat dinanti.
LEGIO MARIAE
Kelompok Legio Mariae Presidium Maria Guadalupe mengundang umat St. Anna yang ingin lebih mengenal Bunda Maria dan ingin berkarya dalam karya pastoral kunjungan umat, untuk bergabung dan hadir dalam rapat presidium setiap hari Sabtu, jam 16.00. Di Gd. Yos Sudarso lt. 2.
INFORMASI
Kegiatan – kegiatan kategorial yang ingin dimuat di Berita Paroki, silahkan disampaikan ke Sekretariat Paroki paling lambat hari Rabu, pukul: 15.30 WIB atau email ke sekretariat_stanna@yahoo.com.
BURSA KERJA
Dibutuhkan segera :
1) Driver. Syarat: pria, usia 26 s/d 50 thn, mempunyai SIM A, dapat mengemudikan mobil transmisi automatic, jujur ; 2) Supervisor Marcom. Syarat: pria/wanita, 25 s/d 40 thn, berpengalaman di bidang marcom, event, periklanan atau PR, dan jujur. Bagi yang berminat dapat SMS/menghubungi Bpk. Wiraatmadja: 0811 802239.







Leave a Reply