Berita Paroki 18 Oktober 2009

18 OKTOBER 2009
HARI MINGGU BIASA XXIX, TAHUN B/I
Yes 53:10-11 ; Ibr 4:14-16 ; Mrk 10:35-45

Evangelisasi,
Pesan Kapling Akherat?

Minggu 18 Oktober 2009 ini di Keuskupan Agung Jakarta dilangsungkan lomba membaca Kitab Suci dan mendaraskan Mazmur untuk anak dan remaja, dalam rangka bulan Kitab Suci. Minggu lalu lomba serupa di tingkat Dekenat Jakarta Timur dan tingkat Paroki sudah dilaksanakan di Santa Anna, yang tahun ini kebagian jadi panitia tingkat Dekenat. Pemenang pertama dari tingkat Paroki maju ke tingkat Dekenat; dan pemenang di tingkat Dekenat selanjutnya maju ke tingkat Keuskupan. Kegiatan tersebut dimaksudkan agar kecintaan untuk mewartakan Injil Tuhan semakin tumbuh dan berkembang di kalangan umat, khususnya pada anak dan remaja. Minggu ini adalah juga minggu evangelisasi. Kita di Paroki Santa Anna juga mengadakan live-in misi panggilan hari ini dengan mengundang tarekat biarawan-biarawati. Kita diajak untuk merenungkan lebih jauh tugas perutusan, panggilan misioner kita sebagai murid-murid Tuhan untuk mewartakan Kabar Gembira itu.

PMDN dan PMA

Iseng-iseng saya sering bercanda kalau ditanya soal kerjaan. Yah, pagi kerja cari nafkah duniawi di penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan sore hari kerja di penanaman modal akherat (PMA) dengan dikit-dikit ikutan ngurus paroki, ngrumpi Kitab Suci, dan sebagainya. Mungkin kebanyakan di antara umat Santa Anna pun melakukan hal yang sama. Pagi sibuk bekerja, sore dan malam harinya sibuk bekerja di Lingkungan, Wilayah, Seksi-seksi atau kelompok kategorial dalam berbagai kegiatan pelayanan. Bahkan banyak di antara kita di Santa Anna ini, yang dari pagi hingga malam sepenuhnya bekerja di ladang Tuhan; melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Nggak ada yang tampak terang-terangan bersikap seperti Yakobus dan Yohanes, seperti dalam bacaan Injil hari ini di hadapan Tuhan Yesus, dengan memesan kursi di sebelah kanan dan kiri Yesus sebagai imbalan atas pelayanannya. Adakah di antara bapak, ibu, saudara yang giat jadi pewarta Injil Tuhan dengan motivasi pesan kapling masa depan di akherat?

Sakramen Keselamatan

Mungkin kita tidak sevulgar Yakobus dan Yohanes, tetapi motivasi kapling akherat itulah yang sering kita kejar. Salahkah? Tampaknya Tuhan Yesus mau meluruskan motivasi tersebut. Kalau kita simak lebih dalam, Tuhan menghendaki agar pertama, kita mewartakan Kerajaan Allah, Kabar Gembira keselamatan Tuhan itu sebagai perwujudan tugas perutusan Allah Bapa, bukan dengan motif pesan kapling akherat. „Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya,“ kata Yesus (Mrk. 10:40). Allah Bapalah yang ngatur. Serahkan sepenuhnya soal imbalannya pada Allah. Tuhan Yesus kasih contoh bahwa Ia sepenuhnya mewartakan keselamatan dari Allah Bapa-Nya itu. Evangelisasi pertama-tama adalah tugas perutusan atau misi dari Allah Bapa. Maka seperti halnya Yesus, kita hendaknya berserah dan mengandalkan Allah Bapa sepenuhnya, dan bukan kekuatan atau kehebatan kita. Kita diutus untuk menjadi misionaris-misionaris Kabar Gembira bagi sesama, khususnya yang belum mengenal Yesus. Kedua, kita diutus untuk melaksanakan misi Allah Bapa, yakni mewartakan Kabar Gembira, Kerajaan Allah sudah datang dalam diri Yesus Kristus. Yang kita wartakan adalah karya besar Allah Bapa dalam Putra-Nya Yesus Kristus. Yang kita wartakan adalah Kerajaan Allah yang sudah datang sebagai pemenuhan dari nubuat para nabi, dalam Yesus Kristus sebagai Hamba Tuhan yang menderita untuk menyelamatkan manusia (Yes. 53:10-11); dalam diri Imam Agung yang menguduskan dan membebaskan manusia dari dosa (Ibr. 4:14-16). Yang kita wartakan adalah Yesus Kristus, bukan diri kita atau tuhan-tuhan yang lainnya. Ketiga, mewartakan Kabar Gembira dengan semangat melayani. Bukan dengan semangat untuk mendapatkan kedudukan atau kursi yang terkemuka, yang terhormat, yang tinggi tetapi menjadi yang paling dahulu dalam melayani, berlomba dalam pelayanan dan membagikan kebaikan Tuhan. Makin hebat evangelisasinya, makin hebat melayaninya, makin rendah hatinya. „Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu…. menjadi hamba untuk semuanya.” (Mrk. 10: 43-44). Gereja diutus oleh Allah untuk menjadi sakramen keselamatan universal bagi bangsa-bangsa dengan melaksanakan misinya, yakni dengan sungguh-sungguh mewartakan Injil kepada semua orang (LG art. 17, 48; AG art. 1). Hanya bila seluruh umat Allah, para imam, biarawan-biarawati, dan kaum awamnya mewartakan Injil dengan semangat melayani; Gereja akan tampil sebagai sakramen keselamatan bagi masyarakat di sekitarnya . Semoga dengan Minggu evangelisasi ini motivasi dan semangat kita disegarkan kembali akan tugas perutusan atau misi untuk mewartakan Injil, Kabar Gembira keselamatan Allah sebagai umat kristiani. (Matheus Supomo)

25 OKTOBER 2009
HARI MINGGU BIASA XXX, TAHUN B/I
Yer 31:7-9 ; Ibr 5:1-6 ; Mrk 10:46-52

PENANGGALAN LITURGI
TAHUN B/I

Oktober 2009
23 Jm Pw S. Yohanes dr Capestrano, Im
28 Rb Pesta S. Simon dan Yudas, Ras

JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
24 – 25 Oktober 2009

Gereja St. Anna

Hari : Sabtu, 24 Oktober, Jam 17.30
Pen. Jwb : OMK wilayah Buaran
Koor : OMK

Hari : Minggu, 25 Oktober, Jam 06.30
Pen. Jwb : Pondok Kelapa II; Veronica, Gregorius
Koor : Pondok Kelapa II

Hari : Minggu, 25 Oktober, Jam 08.30
Pen. Jwb : Billymoon; Mathilda, Mangun Wijaya
Koor : Madah Triaswara

Hari : Minggu, 25 Oktober, Jam 16.30
Pen. Jwb : Malaka Jaya II; Matheus, Lukas
Koor : Montini

Hari : Minggu, 25 Oktober , Jam 18.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Timur; Leo Agung, Elisabeth
Koor : Graduale

Stasi Yoakhim

Hari : Sabtu, 24 Oktober, Jam 18.30
Pen. Jwb : St. Markus
Koor : Fransiskus & P. Rasul

Hari : Minggu, 25 Oktober, Jam 08.00
Pen. Jwb : St. Petrus
Koor : WKRI Malaka Jaya

* Selama bulan Rosario petugas tata tertib dimohon menyiapkan petugas untuk berdoa Rosario 20 menit sebelum misa.

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

P. Edison Sihombing (Prk. Arnoldus)
Raima Holong Sihaloho (Lk. Gregorius )

Erick Budi Jaya (Prk. St. Yohanes Penginjil )
Flora Rohma Nita Sinaga (Lk. St. Petrus )

Robertus Mujiono (Prk. St. Arnoldus)
Florentina Kristiani Sulistiorini (Lk. Yohana)

Rafael Triloko Basanto (Prk. Maria Bunda Karmel)
M. M. Rensy Triapsari Wibowo (Lk. Mathilda)

Yohanes Baptista Anton D (Prk. Hati Kudus)
Maria Flora Rosaline (Prk. St. Mikael)

FX. Ferdinand (Lk. Blasius)
Felisitas Meldayani Djaja (Lk. Barnabas)

Pengumuman Kedua

Yustinus Yudo Endiarno (Lk. St. Ursula)
J. Aunounia R. Meira M (Prk. Hati Kudus Yesus)

Andreas Agus Sapto Nugroho (Prk. St. Mateus)
Florentina Herispuspitasari (Lk. Bernadette)

Ireneus Munara Susanto (Prk. St. Yohanes Penginjil)
Lucia Novi Hermiyanti (Lk. Trinitas)

Paulus Danny Asmara (Lk. St. Anna)
Margareth Agustin Haryo Putri (Prk. Paskalis)

Eliza Natario (Lk. Herman Bouwens)
Fransiska Cindy (Lk. Herman Bouwens)

Gleen Mikael Leonard Tinus (Lk. Hieronimus)
Hesty Vincentia Rumondor (Prk. Bunda Hati Kudus Yesus)

Iganatius Y. Gunawan Leo (Prk. St. Yoseph)
Margaretha Irene (Lk. St. Albertus Agung)

Petrus Denn Samora (Lk. Gabriel)
Paramita Maria (Lk. Gabriel)

Petrus D. Indi Fendrastianto (Prk. Ibu Teresa)
Stephany Febriarini (Lk. St. Monica )

Pengumuman Ketiga

Ganda Mora Simamora (HKBP)
Maria Magdalena M. Gani (Lk. St. Alexander)

Ambrosius Awaluddin (Lk. St. Faustina Kowalska)
Maria Diah Puspitasari (Lk. St. Faustina Kowalska)

Matheus A. Y. Van Stevendaal (Utrecht – Belanda)
Fransiska Septiarini B (Lk. St. Faustina Kowalska)

Stevanus Hellgy Kuncoro (Lk. Maria Magdalena)
Yati Cahyati (Lembang – Bandung)

Hendri Stevanus Crommelin (Lk. Elisabeth)
Ratna Setiawati (Duren Sawit)

PDKK

PDKK mengundang umat St. Anna untuk ikut merenungkan firman Tuhan dengan tema “Rosario Pembebasan”, pada Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2009, Jam: 19.00 WIB. Pwt: Ibu Ratna Adriana. Di: Gd. Yos Sudarso.

BURSA KERJA

Dibutuhkan segera :
1. a) Staff Accounting. Syarat: Usia Max 22 thn, pendidikan min SLTA/D-I, b) Tenaga Teknisi Listrik/ Teknisi Mesin. Syarat: Usia max 25 thn, pendidikan min SLTA D-III, c) Supir. Syarat: Usia max 22 thn, mempunyai SIM B-I, d) Drafter. Syarat: Usia max 25 thn, pendidikan min D-I, e) Operator Produksi/Helper. Syarat: Usia max 22 thn, pendidikan min STM. Bagi yang berminat dapat mengirimkan lamaran ke : PO BOX 1088 Jkt 13010
2. Staff Accounting. Syarat: Wanita, pendidikan min D-III, jurusan Akuntansi, mempunyai pengalaman kerja 1 thn, mampu mengoperasikan komputer, bersedia bekerja overtime. Lamaran dapat dikirim ke: Human Resources Department, PT Indoguna Utama, jl. Taruna no 8, Pondok Bambu, Duren Sawit – Jakarta 13430, paling lambat 01 November 2009.
3. Beberapa Pelatih untuk di YEMAYO – AEC yang bersedia dilatih terlebih dahulu. Syarat : senang mengajar anak-anak usia 2 thn s/d 16 thn, pendidikan min D-III, ulet, rendah hati. Info lebih lengkap dapat dilihat di papan pengumuman gereja.
4. Tenaga Akuntasi Komputer. Syarat: Usia max 30 thn, pendidikan min SMEA/D-III Akuntasi. Lamaran tulis tangan ke Duren Sawit Baru blok C9 no 22. Jam: 09.00-15.00, telp: 86612559. Pelamar akan langsung dites.

Pojok Liturgi

Peranan Musik dalam Liturgi

Setiap kali kita merayakan Ekaristi, lagu-lagu yang dibawakan dalam Perayaan Ekaristi tentunya memiliki dampak yang cukup penting dalam menciptakan suasana doa. Mengingat peran penting musik dalam liturgi, Konsili Vatikan II merumuskan musik dalam liturgi secara sistematis dalam tiga poin dimensi, yakni :

1. Dimensi Liturgis : Musik sebagai bagian liturgi sendiri
Musik dalam liturgi bukanlah hanay sebagai tempelan agar liturgi menjadi lebih meriah, melainkan musik benar-benar sebagai bagian liturgi sendiri, yakni bagian liturgi yang penting dan integral (SC atau Sacrosanctum Concilium atau Konstitusi tentang Liturgi Suci 112, dikatakan bahwa musik merupakan bagian yang penting dan integral. Nyanyian Kudus misalnya merupakan bagian dari Doa Syukur Agung sendiri yang secara mutlak harus ada. Karena musik merupakan bagian liturgi sendiri, musik harus digunakan dan diadakan dalam rangka perayaan liturgi. Kriteria utama musik liturgi adalah bagaimana suatu lagu dan musik dapat membantu orang dalam berliturgi, yaitu berjumpa dengan Tuhan dan sesamanya.

2. Dimensi Eklesiologis : Musik mengungkapkan partisipasi aktif umat
Musik liturgi dimaksudkan untuk mengungkapkan peran serta umat secara aktif. Vatikan II mengharapkan suatu perayaan liturgi yang memungkinkan umat dapat berperan serta secara sadar dan aktif (SC 14). Berbagai lagu dan musik yang amat sesuai dengan tema liturgi dan tempatnya akan membantu umat dalam memasuki misteri iman yang dirayakan. Misalnya sebuah lagu pembukaan yang tepat dan baik akan dapat membantu umat memasuki perayaan liturgi secara siap, bersemangat dan bergairah. Di samping itu, lagu dapat ikut membangun kebersamaan umat yang sedang beribadat. Kriteria musik liturgi disini bukan pertama-tama indahnya lagu itu ataupun hebatnya kor, tetapi bagaimana musik itu memungkinkan umat berpartisipasi secara sadar dan aktif dalam perayaan liturgi itu.

3. Dimensi Kristologis : Musik

Musik liturgi memperjelas Misteri Kristus. Melalui isi syairnya, musik dapat ikut memperdalam misteri iman akan Yesus yang sedang dirayakan. Musik dan lagu liturgi harus mempunyai syair-syair yang sesuai dengan ajaran iman Gereja. Petugas kor sendiri hendaknya juga cermat memilih lagu yang isinya sesuai dengan tema dan jiwa perayaan liturgi yang akan dirayakan. Melalui melodinya, musik dapat membantu umat untuk merenungkan dan “berkontemplasi” pada misteri iman yang dirayakan. Melodi musik yang indah dan sesuai dengan jiwa liturgi akan menciptakan suasana yang kondusif bagi doa dan perjumpaan dengan Allah. Maka, kriteria musik liturgi di sini bukan terletak pada soal popularitas lagu itu di antara umat dan masyarakat, tetapi pada kecocokan musik itu dengan jiwa dan misteri iman akan Kristus yang dirayakan dalam liturgi.

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>