Berita Paroki 13 Juli 2008

HARI MINGGU BIASA XV A
13 Juli 2008
Yes. 55:10-11; Rm. 8:18-23; Mat. 13:1-23

KECAMBAH BENIH SABDA

Suatu saat ketika mengunjungi seorang teman di rumah sakit, kami berjumpa dengan Ibu Sumi, seorang ibu yang berusia 77 tahun. Dia dirawat terbaring di samping teman itu. Dia ditunggui oleh anak bungsunya , seorang gadis. Pada saat itulah kami menghampirinya.

Ibu Sumi harus dirawat di Rumah Sakit karena kanker dalam perutnya. Dia tampak menderita menahan rasa sakit dan kdang-kadang kejang. Pada saat tidak merasa sakit, dia tampak ceria, damai dan bahagia. Tetapi jika ada serangan sakit dan kejang, wajahnya tampak sangat pedih, sangat menderita. Dalam saat saat tenang dan tidak sakit itulah kami berbicara dan bercerita.

Dia mempunyai tiga anak perempuan, dan sudah mempunyai dua cucu. Suaminya telah dipanggil Tuhan ketika anak sulungnya baru duduk kelas di 4 SD, sedang yang paling kecil baru berusia 3 tahun. Sebagai seorang guru SD, dia berjuang membesarkan tiga anaknya dengan membuka toko kecil di halaman rumah.

Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya. Pagi sampai agak sore dia harus bekerja di sekolah. Sore hari dia buka toko, mencuci pakaian dan menyiapkan makan untuk makan malam dan untuk keesokan harinya. Jika ada orang datang belanja di toko kecilnya, dia juga keluar untuk melayaninya. Ketika anak sulungnya sudah SMP, dia dapat membantu ibu untuk jaga toko, memasak dan mencuci. Dengan membuka toko pelbagai kebutuhan biaya keluarga dapat lebih tercukupi.

Terkadang ia harus menjahit sampai pukul 2 pagi. Tidur lebih dari 4 jam sehari adalah suatu kemewahan yang tidak pernah dia dapatkan. Untuk dirinya sendiri dia tidak membeli pakaian baru, selain seragam sekolah sebagai guru. Ia selalu memakai dan menerima pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk anak-anaknya tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai makanan.

Dia juga aktif hadir dalam pertemuan ibu-ibu RT dan dalam pertemuan lingkungan paroki. Dalam segala keterbatasan dia juga bersedia menjadi pengurus lingkungan. Dalam suasana seperti inilah dia mendidik anak-anaknya. Ia lakukan semuanya ini agar dia dapat membiayai kehidupan dan sekolah putri-putrinya yang tercinta. Dia tidak menikah lagi, karena dia masih mampu berjuang sendiri bersama rekan-rekan di sekolah maupun di lingkungan gereja untuk mencukupi pendidikan dan kehidupan anak-anaknya. Dia juga tidak mau memberikan ayah tiri pada anak-anaknya.

Pada suatu saat ketika akan merayakan Natal, dia jatuh sakit dan demam panas. Cuaca hujan cukup deras. Anak-anaknya sedang pergi semua. Dia buka dan tutup toko sendiri. Ia telah menjanjikan untuk memberikan hadian baju baru bagi anak-anaknya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkan belum mencukupi. Ia tidak mau mengecewakan anaknya, maka dari itu walaupun diluar hujan lebat dan angin, bahkan dalam keadaan badannya yang lemah dan tidak sehat, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat itu, dia kena penyakit rhematik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri. Ia ingin memanjakan anak-anaknya dan memberikan hanya yang terbaik bagi mereka, walaupun untuk itu dia sangat berkorban. Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya anak-anaknya dapat melanjutkan belajar.

Anaknya yang sulung sekolah di SMEA. Setelah selesai dia dapat bekerja dan membantu ibunya untuk membiayai adiknya. Dia lalu juga melanjutkan untuk kuliah di akademi. Dia semakin maju dan menikah dengan pemuda katolik. Mereka mempunyai 1 anak.

Anak kedua memilih pendidikan menjadi seorang guru. Dia bekerja sebagai guru SMP. Dia juga menikah dan mempunyai satu anak laki-laki. Anak ketiga juga sudah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi dan kini juga sudah kerja, tetapi dia belum menikah.

Akhirnya empat bulan lalu ibu itu merasa sangat lemah dan sakit. Anaknya membawanya ke dokter. Ibu Sumi ternyata mengidap sakit kanker ganas. Dia tidak pernah mengeluh dalam perjuangan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anak dan sesamanya. Kini dia sudah sangat menderita dan sharing mengenai pengalaman perjuangan hidup ini. Dalam kelelahan dan penderitaan dia mengalami kedamaian dan kebahagiaan. Walaupun menderita tetapi dia tetap ceria dan damai.

Pada saat berkunjung itulah kami lalu teringat bacaan hari Minggu ini: “Aku yakin penderitaan zaman ini tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita” (Rom 8:18) Benih sabda Allah telah ditaburkan, maka benih itu akan tumbuh dan berbuah. ‘Orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia akan berbuah’.

(Nico D.)

HARI MINGGU BIASA XVI
20 JULI 2008
Keb. 12:13,16-19; Rm. 8:26-27; Mat. 13:24-43
PENANGGALAN LITURGI

JULI 2008

15 Sl Pw.S. Bonaventura, Usk.Puj.G
20 Mg Hari Minggu Biasa XVI
22 Sl Pw.S. Maria Magdalena
25 Jm Pesta S. Yakobus, Ras
26 Sb PW.S. YOAKIM DAN ANNA, ORANGTUA S.P. MARIA
27 Mg Hari Minggu Biasa XVII
29 Sl Pw.S. Marta, Maria dan Lazarus, Sahabat Tuhan
31 Km PW. IGNATIUS DARI LOYOLA, IM. PENDIRI TAREKAT S.J

JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
19-20 Juli 2008

Gereja St. Anna

Hari : Sabtu, 19 Juli, Jam 17.30
Penanggung jawab : DS. Indah, Lk. M. Assumpta & Martinus
Koor : Caecilia

Hari : Minggu, 20 Juli, Jam 06.30
Penanggung jawab : Pd. Bambu II, Lk. Sugijopranoto, Kana, Nazareth
Koor : Malaka Sari II

Hari : Minggu, 20 Juli, Jam 08.30
Penanggung jawab : Klender, Lk. Joyoseputro, Adrianus Samadi
Koor : Duren Sawit Baru

Hari : Minggu, 20 Juli, Jam 16:30
Penanggung jawab : Buaran, Lk. Elia, Helena, Lucia
Koor : Ecclesiola

Hari : Minggu, 13 Juli, Jam 18:30
Penanggung jawab : Malaka Sari I, Lk. Petrus & Leonardus
Koor : Duren Sawit Timur

Stasi St Yoakhim

Hari : Sabtu , 19 Juli, Jam 18.30
Penanggung jawab : Malaka Sari II, Lk. Fr. Xaverius & Yoh. Pemandi
Koor : Paulus

Hari : Minggu , 20 Juli , Jam 08.00
Penanggung jawab : Malaka Jaya II, Lk. Timotius & Paulus
Koor : Gloria

Stasi MBS

Hari : Minggu, 20 Juli, Jam 08.00
Penanggung jawab : Billy & Moon
Koor : Belcanto

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

Antonius Andi Ahimsa: Lk. Nazareth
Nancy Sutantri: Pondok Bambu

Bernadus Wahyu Wibowo: Lk. Adrianus Samadi
Nathakie Sisy Stania Christie: Lk. Kristophorus

Christina Andriani: Lk. Maria Assumpta
Adams Reiner Herlambang Purwadi:Duren Sawit

Yosephine Asri Priskasari: Lk. Agnes
Hugo Widianto: Cijantung

Pengumuman Ketiga

Ignatius Sonny Octavianus: Lk. Keluarga Kudus
Vaustina Magdalena Eka Rahayu: Lk. Keluarga Kudus

Ferdinandus Oktavianus Depa: Lk. Santo Yakobus
Yosefina Loru: Prk. Barnabas, Pamulang

Cosmas Krisna Setia Wiryanto: Prk. St. Matias Rasul
Maria Dewi Astuti: Lk. Yustina

Erbin Sewandi H.L. R: Lk. Trinitas
Sariah Sihombing: Pd. Bambu

Wapi Sidabutar: Pd. Kopi
Rosalina: Prk. Kramat

Daniel Christopher Ball: Sydney
Pricila Dria Pangesti: St Anna

Alexander Driyarkoro: St. Kristophorus
Marta Berta Liliana Gamayanti: Lk. St. Angela

Umat yang mengetahui halangan dari rencana pernikahan tersebut Wajib memberitahukan kepada Pastor Paroki

JADWAL MISA LINGKUNGAN

Hari/Tanggal: Rabu/16 Juli 2008

Link. Stella Marris (Rm. Dibyadarmaja)
Link. Lukas (Rm. Sudriyanta)
Link. Hieronimus (Rm. A. Lamers)

Hari/Tanggal: Kamis/17 Juli 2008

Link. Vincentius (Rm. Dibyadarmaja)
Link. Timotius (Rm. Sudriyanta)
Link. Emmanual (Rm. A. Lamers)

SEKSI KATEKESE

Pertemuan anak pascakomuni I 2008 akan diadakan pada:
Hari/tgl : Minggu, 20 Juli 2008
Waktu : 10.00 / setelah Misa II
Tempat : Gedung Yos Sudarso

SEKSI LITURGI

Tes akhir bagi para calon lektor/lektris St. Anna akan diadakan pada Minggu 13 Juli 2008 pukul 10.00 WIB di gereja St. Anna. Materi tes adalah sapaan dan bacaan yang sudah ditentukan oleh panitia.

WKRI

Bid. Pendidikan mengadakan :

1. Seminar Sehari dengan Tema”Pengendalian Emosi dan 5 Bahasa Kasih” pada:
Hari/tanggal : Minggu, 20 Juli 2008
Jam : 09.30
Tempat : Gedung Yos Sudarso Lt.2
Biaya pendaftaran : 25.000 per orang
Tempat pendaftaran : - Ibu Triswoyo telp. 8609928
- Ibu Harnantoko telp. 8620147
- Ibu Helena telp. 8612190
- Sekretariat Paroki telp. 8612817

2. Kursus Bahasa Inggris setiap hari Senin dan Kamis jam 10.00 – 12.00 WIB mulai Senin, 21 Juli 2008. Tempat: ruang AC lt. 1 gd. Yos Sudarso
Pendaftaran: Ibu Harnantoko telp. 8620147

PDKK SANTA ANNA

1.Kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr-I untuk melihat dan menyadari betapa banyak hal yang mengherankan terdapat dalam Kitab Suci, dan membuat kita semakin kagum dan cinta pada Pencipta kita pada:
Hari, tanggal : Rabu, 16 Juli 2008
Waktu : 19.00
Tempat : Gedung Yos Sudarso

2.Kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr-I untuk bedah buku bersama Romo Surip Stanislaus OFM Cap. pada :
Hari, tanggal : Rabu, 23 Juli 2008
Waktu : 19.00
Tempat : Gedung Yos Sudarso

Mari bersama-sama kita cari dan temukan surat cinta Tuhan dalam firmanNya.

PDMKK SANTA ANNA

Kami mengundang umat St. Anna untuk hadir pada
Hari/tanggal : Sabtu, 19 Juli 2008
Waktu : 19.00- selesai
Tempat : Ruang AC, gedung Yos Sudarso Lt.1
Tema : “Lebih Dulu Mencinta”
Pembicara : Patricia Hasni

BALAI PENGOBATAN SANTA ANNA

1. Umum
Minggu, 03 Agustus 2008 : dr. FX. Subagyo

2. GIGI
a. Dibutuhkan tenaga volunteer Dokter Gigi untuk praktek di BP Gigi Gereja Santa Anna, setiap hari Minggu setelah Misa ke -2 pukul 10.00. Peminat dapat menghubungi drg. Dian 021-93082190 atau drg. Meity 021-8612710
b. Jadwal Praktek Dokter Gigi
20 Juli 2008 : drg. Inge
27 Juli 2008 : drg. Titus
03 Agustus : drg. Meity

2 Responses to “Berita Paroki 13 Juli 2008”

  1. Mohon informasi:

    Apakah praktek dokter gigi dilengkapi dengan alat untuk perawatan gigi lengkap atau hanya sebatas untuk konsultasi saja.

    Gracia,
    Plss

  2. Gracia,
    Klinik gigi tentu dilengkapi dengan alat untuk perawatan. Selama ini sudah biasa melayani cabut atau tambal gigi. Silahkan mampir saja. Klinik buka tiap hari Minggu.

    Sekretariat

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>