Berita Paroki 12 September 2010
12 September 2010
Hari Minggu Biasa XXIV
Kel 32:7-11, 13-14 ; 1Tim 1:12-17 ; Luk 15:1-32
Allah Merindukan Kedatanganku
Perumpamaan mengenai kisah anak yang hilang ini merupakan bagian dari penjelasan Yesus mengenai Kerajaan Allah. Dalam kisah ini Allah dilambangkan sebagai seorang bapak yang amat mencintai dan mengasihi anak-anaknya. Hal ini nampak dari tindakan bapak yang membagikan harta warisannya kepada kedua anaknya (bdk Luk 15:12b). ”Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka’’. Kata yang dipakai di sini adalah di antara mereka. Ini dapat dimengerti bahwa setiap anak mendapat hak yang sama atas warisan dari bapaknya. Allah telah menganugerahkan rahmat yang sama kepada kita semua, tanpa membeda-bedakan asal, status, suku, atau golongan. Sebagai contoh kita diberi anugerah penciptaan untuk hadir di dunia dan dalam arti tertentu kita mendapat hak hidup yang sama, entah itu orang-orang baik atau bahkan seperti seorang teroris sekalipun. Intinya kita boleh hidup di dunia ini. Kita juga diberi akal budi yang sama. Kita bisa berpikir dan menghasilkan suatu hal untuk hidup kita, meskipun itu bisa berguna tetapi juga bisa merugikan orang lain. Misalnya saja kelompok teroris yang membuat bom rakitan untuk membunuh banyak orang. Dalam hal sebagai manusia mereka mendapat kesempatan yang sama untuk menghasilkan sesuatu, meskipun yang dihasilkan itu merugikan orang lain.
Nah, sekarang yang menjadi permasalahan bagi kita adalah sikap dari masing-masing pribadi untuk menanggapi rahmat Allah. Dalam kisah ini ada figur seorang bapak yang menyimbolkan Allah sendiri. Allah sudah berinisiatif datang dan memberikan kasih-Nya kepada anak-anak-Nya. Ini nampak dari sikap bapak yang sudah lari menyongsong ketika melihat anaknya (yang bungsu) datang dari jauh (bdk Luk 15:20b). Bisa dibayangkan bahwa bapak begitu rindu melihat anaknya pulang. Begitu juga sikap yang ditunjukkan kepada yang sulung untuk mengajaknya masuk, di mana ada inisiatif dari bapak untuk mengajak anaknya bergabung dalam pesta. Jadi Allah sudah berinisiatif lebih dahulu untuk datang menghampiri kita lewat kasih-Nya. Tentunya kasih Allah itu bisa juga dirasakan melalui pengalaman-pengalaman dan orang-orang di sekitar kita.
Selanjutnya kita akan melihat sikap yang ditunjukkan oleh anak bungsu dan sulung. Dua figur ini melambangkan sikap kita sebagai manusia. Sikap dari anak bungsu melambangkan diri kita yang mau dengan rendah hati mengakui kelemahan dan kedosaan untuk kembali pada pertolongan Allah, meskipun pada awalnya kita merasa bisa mengatasi masalah seorang diri. Dalam kisah ini, hal itu disimbolkan dengan uang atau harta yang telah diterima olehnya untuk berfoya-foya. Tetapi ia sadar lalu ingat akan kebaikan bapaknya. Ia telah memanfaatkan kesempatan ini untuk sungguh-sungguh kembali kepada Allah. Allah sendiri tidak pernah memaksa kita untuk kembali. Dia menunggu kita dan mengharapkan bahwa suatu saat anakNya akan datang. Keputusan dan kehendak tetap berada di tangan anak itu atau kita sendiri.
Lalu bagaimana sikap dari anak sulung? Dia sudah merasa telah berjasa bagi bapak dan keluarganya. Dalam hal ini yang sulung merasa iri atas perlakuan bapak kepada anak yang bungsu. Terkadang kita sendiri mungkin juga pernah merasa demikian yaitu berhak merasa mendapat imbalan atau pujian karena telah berjasa bagi orang lain atau menuntut orang lain untuk memahami diri kita terlebih dahulu, sehingga kita sendiri kurang menyadari kelemahan diri dan hanya menuntut terus. Misalnya saja kita bisa mengambil pengalaman untuk mengampuni orang lain. Terkadang memaafkan itu mudah untuk dikatakan tetapi sulit untuk dilakukan. Mungkin kita akan cenderung untuk menuntut orang lain dahulu meminta maaf kepada kita baru setelahnya kita sendiri.
Maka hal menarik yang dapat kita petik dari kisah ini adalah sikap Allah yang adil dan tidak membeda-bedakan kasih kepada kita anak-anakNya. Bapak tetap mencoba berinisiatif untuk mendekati yang bungsu maupun yang sulung dan mereka memiliki tanggapannya masing-masing. Ada yang sungguh-sungguh dengan segera menerima ajakan tersebut tetapi ada juga yang harus bergulat dulu untuk menerima. Memang dalam Injil tidak diceritakan apakah yang sulung akhirnya juga ikut bergabung dalam pesta tetapi kita bisa menafsirkannya sendiri seturut pengalaman pribadi, apakah aku sudah sungguh-sungguh peka dan mau berinisiatif dalam menjawab tawaran kasih Allah? Allah merindukan kedatanganku. (Hugo Bayu Hadibowo )
19 September 2010
Hari Minggu Biasa XXV
Am 8:4-7 ; 1Tim 2:1-8 ; Luk 16:1-13
September
13 Sn Pw S. Yohanes Krisostomus, UskPujG
14 Sl Pesta Salib Suci
15 Rb Pw SP. Maria Berdukacita
16 Km Pw S. Kornelius, Paus dan S. Siprianus, UskMrt
JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
18-19 September 2010
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 18 September, jam 17.30
Pen. Jwb : Duren Sawit PTB; Maria Gratia
Koor : Santa Anna
Hari : Minggu, 19 September, jam 06.30
Pen. Jwb : Pondok Kopi I; Monica
Koor : Lilin Suci
Hari : Minggu, 19 September, jam 08.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Baru; khritophorus
Koor : Duren Sawit Baru
Hari : Minggu, 19 September, jam 16.30
Pen. Jwb : Duren Sawit Indah; Maria Assumpta
Koor : Gregorian
Hari : Minggu, 19 September, jam 18.30
Pen. Jwb : Pondok Bambu II; Paskalis
Koor : Belcanto
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 18 September, jam 18.30
Pen. Jwb : St. Hieronimus
Koor : Wilayah Malaka Sari I
Hari : Minggu, 19 September, jam 08.00
Pen. Jwb : St. Mateas
Koor : Gracia
Stasi MBS
Hari : Minggu, 19 September, jam 08.00
Pen. Jwb : Bintara Jaya
Koor : Laetitia
PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman Pertama
Yohanes Pembaptis Irwan Jumadi Lk. Herman Bouwens
Beatrix Ajeng Pingkan Ratna Kusumah Lk. Betlehem
Yohanes Andrie Suwito Lk. Claris
Maria Juliana Solapung Prk. Nikodemus-Ciputat
Herman Yosep Wahyu Budiman Lk. Paulus
Juliana Arianti Lk. Helena
Martinus Sunu Susatyo Lk. Fransiskus Assisi
Febriana Mauriska Timbongol Lk. Fransiskus Assisi
Yosep Paulus Manihuruk Prk. St. Mikael-Kranji
Maria Ervina Rusanti Lk. St. Yakobus
Danang Setyo Adhi Prk. Robertus
Regina Estri Hervani Lk. Katharina
Petrus Puji Lengkong Prk.
Rithasia Lk. Helena
Pengumuman Kedua
Ferdinandus Sarwono Sutedjo Lk. St. Yohana
Virginia Emillia Kurniawan Prk. Robertus-Cililitan
Pengumuman Ketiga
Ignatius Louis Adhiguna Abdipradhana Lk. Martha
Yudith Christie Lk. Vincentius
Arnoldus Jefry Pieter Prk. Fransiskus Xaverius-Bali
Anasthasia Natalie Charisma Lk. Trinitas
PORSENI St. ANNA 2010
Dalam rangka merayakan HUT Paroki St. Anna yang ke 26, OMK St. Anna mempersembahkan PORSENI St. Anna 2010 dengan tema “Together With Love”. Acara yang akan diselenggarakan:
| Kegiatan | Hari, Tanggal | Waktu | Tempat |
| Perlombaan Basket | Minggu, 19 & 26 September 2010 | Pukul : 09.00 s.d 16.00 | di Lapangan Basket Sekolah Strada Van Lith |
| Unique Games (Tarik tambang, Balon air, Essahoisa, Ikat kaki, dll) | Minggu,26 September 2010 | Pukul: 10.00 s.d 15.00 | di area parkiran bawah Gereja St. Anna |
| Band Competition
(pada saat Malam Seni berlangsung) |
Sabtu, 25 September & 02 Oktober 2010 | Pukul : 19.00 s.d 23.30 | Di area parkiran Gereja St. Anna |
| Malam Seni I
“Pesta Ghalia Asterix dan Obelix” |
Sabtu, 25 September 2010 | Pukul : 19.00 s.d 23.30 | Di area parkiran Gereja St. Anna |
| Malam Seni II
“ Welcome to The Jungle” |
Sabtu, 02 Oktober 2010 | Pukul : 19.00 s.d 23.30 | Di area parkiran Gereja St. Anna |
Info lebih lanjut dapat menghubungi: Susie: 021 833 26682 ; Stephanie: 0817 6677907 atau web St. Anna (www.gerejastanna.org) atau bisa juga join di facebook OMK Santa Anna (facebook.com/omk.santaanna). Ayo datang dan bergabunglah dalam keceriaan Porseni 2010. Porseni for Jesus.
BALAI KESEHATAN
- Untuk tanggal 12 September 2010, Balai Pengobatan Umum dan Balai Pengobatan Gigi: Tutup (libur Hari Raya Lebaran)
- Jadwal Balai Pengobatan, Dokter Umum:
- 19 September 2010: dr. Lucy
- 26 September 2010: dr. Handriani H
MAGiS Community– Ignatian Ministry for Young Adults
More for your life, more for our world
MAGiS merupakan suatu program pelayanan bagi orang muda berusia 18-30 tahun yang ingin lebih mencari & mendalami peziarahan iman yang memperjuangkan keadilan, terinspirasi dari Yesus dalam tradisi Santo Ignatius Loyola. Magis dalam bahasa Latin berarti ‘lebih’. Magis adalah keinginan dan inspirasi bagi orang muda untuk mencari ‘lebih’, untuk menjadi ‘lebih’, untuk melepaskan apa yang menghambat dalam diri seseorang. Program ini atas inisiatif beberapa konggregasi yang mendalami Spiritualitas Ignatian, yaitu Loreto Sisters (IBVM), Faithful Companions of Jesus (FCJ), Sacre Coeur De Jesu Sisters (RSCJ), Sisters of Charity (RSC), dan Society of Jesus (SJ).
Program MAGiS diselenggarakan di berbagai Negara, meliputi: Pengalaman Immersion: membantu orang muda melibatkan diri dengan komunitas multicultural dan spiritual di Asia dan Australia, terutama dengan kaum miskin. Interaksi dengan komunitas yang kebudayaan, budaya, dan gaya hidup yang berbeda membawa orang muda menjalani interaksi, refleksi, dan hidup doa, membantu mereka mengesplorasi perbedaan sambil meneguhkan iman yang membawa keadilan. MAGiS Circle merupakan pertemuan rutin berdasarkan praktik Spiritualitas Ignatian yang merefleksikan secara mendalam dimana dan bagaimana Tuhan hadir dalam pengalaman orang muda.
Puncak kegiatan MAGIS 2011 – WYD 2011 akan diadakan di negara kelahiran St Ignatius, Spanyol. Would you like more information on MAGiS? Contact your local MAGiS: Regita: 08565010700 ; Iyus: 085692005856 ; Arthur: 08568477712
BURSA KERJA
Dibutuhkan segera:
- Tenaga Supervisor untuk pembangunan pro yek SPBU. Syarat: usia max. 35 thn, pend. min. STM jurusan Bangunan/sejenisnya, berpengalaman min. 03 thn, bersedia ditugaskan keluar kota. Bagi yang berminat dapat mengirimkan surat lamaran ke HRD PT. Usaha Jayamas Bhakti, jl. Indokarya II, blok G no. 1, Sunter Papanggo, Jakarta Utara 14340 atau email ke: recrt@usahajb.co.id
- 2. Seorang pembantu rumah tangga. Syarat: wanita, beragama Katolik, usia min. 20 thn, terampil memasak dan mengurus rumah tangga. Akan mendapat salary min. Rp 500.000,-. Bagi yang berminat dapat membawa Fotokopi KTP ke Ibu Pepey di Duren Sawit Indah A6/2, telp: (021) 861 4679.







Leave a Reply