Berita Paroki 12 Oktober 2008
12 Oktober 2008
Yes. 25:6-10a; Flp. 4:12-14,19-20; Mat. 22:1-14 (Mat. 22:1-10)
PENERIMAAN UNDANGAN SEBAGAI MOTIVASI KETERLIBATAN DALAM KARYA ALLAH
Pada tanggal 11 Oktober 2008 di Gereja Santa Anna, diadakan Pelantikan Pengurus Dewan Paroki Duren Sawit, Jakarta. Dalam penanggalan liturgi minggu ini adalah Minggu Biasa ke 28. Bacaan Injil minggu ini mengisahkan bahwa Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya (Mat 22: 1-14). Perumpamaan itu juga menyatakan bahwa akhirnya Allah yang berperan sebagai raja mengundang seluruh umat manusia yang dijumpainya untuk datang dalam perjamuan pesta kawin anaknya.
Dalam kepengurusan DP St Anna Duren Sawit periode 2008-2011 ini banyak saudara-saudari muda dan para wanita yang duduk sebagai pengurus. Pengalaman dalam organisasi kegerejaan dari beberapa pengurus muda ini mungkin tampak belum cukup banyak, tetapi semangat dan gerakan untuk membangun gereja sudah semakin berkobar dalam hati dan kehendak mereka.
Perumpamaan yang diberikan Jesus ini merupakan suatu contoh gambaran yang bagus bagi kita untuk memperoleh makna mendalam dengan keberadaan kita sebagai manusia. Dalam segala kesibukan kita kita juga diundang untuk masuk dalam perjamuan Kerajaan Sorga.
Kita lihat beberapa tanggapan para undangan raja :
-Para undangan tidak mengindahkan dan tidak mau datang karena pelbagai urusan cari makan atau usaha-usaha pribadi (Mat 22:5).
- Para undangan menolak dan bahkan menyiksa dan membunuh para hamba utusan raja (Mat 22:6).
- Para peserta perjamuan yang diundang adalah semua orang dengan segala keaneka-ragaman latar belakang dan sifatnya (Mat 22:10).
Kita sebagai manusia juga diundang oleh Allah untuk bergabung dalam persekutuan / komunitas Kerajaan Sorga. Allah telah menyediakan seluruh semesta untuk bersama kita gunakan demi kesejahteraan dan kebahagiaan semua. Kita harus siap sedia menjawab undangan Allah, tanpa menunda atau membereskan pelbagai urusan pribadi. Kita langsung berangkat ketika kita mendapat undangan itu.
Dalam tanggapan para undangan yang menyiksa bahkan ada yang sampai membunuh para hamba raja, kita dapat melihat bahwa orang seperti ini menolak para hamba dan rencana Tuhan (para nabi). Mereka sudah tahu ada undangan dari raja dan tidak ada paksaan, tetapi mereka justru menganiaya dan membunuhnya ( Mat 22:6 ). Kelompok ini menolak keikut-sertaan dalam rencana Allah. Dalam keadaan seperti ini, Allah pun menghukum dengan pelbagai hukuman. Maka terjadilah kehancuran.
Dalam pelantikan dan kegiatan hidup menggereja, kita perlu menyusun prioritas untuk segala kesibukan sehari-hari. Apakah aku bekerja keras dan mempergunakan segala waktu dan tenagaku untuk mendapatkan kepuasan rasa? Apakah aku pekerja untuk mencapai karier kerjaku? Apakah aku bekerja untuk mencari kekayaan atau kenikmatan?
Jika kita menerima undangan Tuhan untuk ikut dalam pestanya, itu berarti kita ikut dalam kebersamaan dengan Allah. Pesta perjamuan itu ada dalam kehidupan harian kita. Seluruh hidup kita merupakan satu kesatuan dengan peran atau fungsi masing-masing dalam seluruh ritme hidup semesta. Kita sebagai komunitas paguyuban umat beriman, sebagai anak-anak Allah, merupakan bagian dari seluruh semesta itu. Perumpamaan itulah yang mau ditunjukkan kepada kita bahwa kita ada dalam satu kesatuan untuk undangan Allah membangun seluruh semesta ini menjadi Perjamuan Kerajaan Sorga. Kita ikut terlibat dalam karya Allah membangun dunia dan diri kita sendiri. Kita bersiap-siap agar semakin pantas terlibat dan ikut serta dalam perjamuan. Prioritas utama kita letakkan dalam keterlibatan dengan Allah yang membangun dunia, bukan hanya dunia kebendaan tetapi juga dunia kerohanian.
Keterlibatan itu menyangkut seluruh sisi kehidupan kita; dalam renovasi rumah Tuhan, dalam renovasi dan perawatan WC dan kotak sampah, dalam penjagaan tata tertib lingkungan, dalam pelayanan kesehatan dan sosial ekonomi, dsb. Pokoknya semua kegiatan hidup di mana kita meletakkan diri dalam pimpinan dan kebersamaan dengan karya Allah menyejahterakan umat manusia.
Kegiatan hidup di luar kompleks gereja juga tetap ada dalam kaitan ikut serta dalam karya Allah. Kita sebagai komunitas umat beriman hadir dan bekerja bersama menyejahterakan sesama kita melalui aktivitas dalam gereja dan dalam masyarakat.
Nico D.
19 Oktober 2008
Yes. 45:1,4-6; 1Tes. 1:1-5b; Mat. 22:15-21
PENANGGALAN LITURGI
Oktober
12 Mg Hari Minggu Biasa XXVIII
15 Rb Pw S. Teresia dr Yesus, Prw.PujG
17 Jm Pw S. Ignasius dr Antiokhia, Usk.Mrt
18 Sb Pesta S. Lukas, PengInj
19 Mg Hari Minggu Biasa XXIX
23 Km Pw S. Yohanes dr Capestrano, Im
26 Mg Hari Minggu Biasa XXX
28 Sl Pesta S. Simon dan Yudas, Ras
18-19 Oktober 2008
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 18 Oktober, Jam 17.30
Penanggung jawab : Pd. Kopi I, Lk Hieronimus
Koor : WKRI Rtg Malaka Sari II
Hari : Minggu, 19 Oktober, Jam 06.30
Penanggung jawab : Pd. Bmb II, Lk Paskalis , B. Maria, Barnabas
Koor : Duren Sawit Baru
Hari : Minggu, 19 Oktober, Jam 08.30
Penanggung jawab : Klender, Lk Sanjaya
Koor : Montini
Hari : Minggu, 19 Oktober, Jam 16:30
Penanggung jawab : St. Monika, PWK St. Monika
Koor : Ecclesiola
Hari : Minggu, 19 Oktober, Jam 18:30
Penanggung jawab : Buaran, Lk Agustinus & Benedictus XVI
Koor : Pondok Kelapa II
Stasi St Yoakhim
Hari : Sabtu , 18 Oktober, Jam 18.30
Penanggung jawab : Malaka Jaya II, Lk Lukas
Koor : Yohanes Pemandi
Hari : Minggu , 19 Oktober, Jam 08.00
Penanggung jawab : Pd. Kopi II, Lk Katharina
Koor : Samadi
MBS
Hari : Minggu , 19 Oktober, Jam 08.00
Penanggung jawab :
Koor : Pondok Kelapa I
Pengumuman Pertama
FX. Erminggu: Prk. M. Immaculata – Slawi
Maria Hesti R: Lk Ignatius
Stefanus Hermanyanto: Prk. Maria Bunda Karmel
Yohana Dhita Eka P: Lk Trinitas
Pengumuman Kedua
Leonardus Andreas Eka W: Lk Bethlehem
Angelia Anne Indrawati: Prk. F. Assisi
Antonius Alfred Affandi: Lk Katharina
Theresia Mira Wicitra: Prk. A. Gonzaga
Herlan Hari Saputra: Bogor
Veronika Indriana Susanti: Lk Blassius
Pengumuman Ketiga
Siprianus Korinus M: Prk. St Yoseph
Imelda Pritadela: St. Monika
Umat yang mengetahui halangan dari rencana pernikahan tersebut Wajib memberitahukan kepada Pastor Paroki
Misa 40 hari memperingati wafat Rm. A. Lamers, SJ akan dirayakan pada :
Hari/tanggal : Rabu, 15 Oktober 2008
Jam : 19.00 WIB
Tempat : Gereja St. Anna
Umat dimohon hadir.
Kami mengundang umat St. Anna untuk hadir pada:
Hari/tanggal : Rabu, 15 Oktober 2008
Waktu : Jam 19.00 WIB
Tempat : Gd. Yos Sudarso lt.1
Acara : BASIC CHRISTIAN MATURITY sesi 8
Tema : Mengatasi pekerjaan Roh Jahat/Setan
Pewarta : Bpk. Benyamin Ratu
Seksi Katekese mengundang para Katekis dan Pembina Iman Anak untuk hadir pada Pertemuan dan Sharing Iman Seksi Katekese yang akan diadakan pada :
Hari / tanggal : Jumat / 17 Oktober 2008
Pukul : 19.00 – 21.00
Tempat : Gedung Yos Sudarso
Tema : Perkenalan Ketua dan Moderator Seksi Katekese
Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Sdr/Sdri. Mohon pengumuman ini dianggap sebagai undangan. Terima kasih.
Bersama ini kami mengundang para anggota CUBG cab “ YOS SUDARSO “ untuk mengikuti pendidikan dasar gelombang ke-2 pada:
Hari / tanggal : Sabtu, 18 Oktober 2008
Tempat : Gd. Yos Sudarso Lt. 2
Jam : 07.30 s/d 16.00
Bagi yang berminat hadir, harap mendaftarkan diri ke kantor CUBG cab. “Yos Sudarso” pada hari kerja.
Kalau umat akan beraudiensi dengan Bapak Paus di Vatikan, protokol mewajibkan pakaian hitam/panjang plus kerudung hitam misalnya. Juga kalau kaum wanita mau ke tembok ratapan di Jerusalem ada peraturan berpakaian , yaitu tidak boleh blus/baju ” you can see” termasuk “ see through” (transparan) karena bahannya tembus pandang. Diharuskan menutupi tubuh bagian atas dengan “ shoulder scarf “, syaal bahu plus kerudung.
Bagaimana kita menghadap Tuhan Kita di gereja kita, khususnya St. Anna?. Patutkah pakaian kita untuk bertemu dan menerima Kristus / tertutupkah semua bagian yang tidak perlu dipamerkan, terutama bagi mereka yang bertugas di depan ataupun yang harus maju ke depan?







Leave a Reply