Berita Paroki 09 November 2008
PESTA PEMBERKATAN GEREJA BASILIK LATERAN
Yeh. 47:1-2,8-9,12; 1Kor.3:9b-11,16-17; Yoh. 2:13-22
PEMBERKATAN GEREJA BASILIK LATERAN
Ada suatu lingkungan di Paroki kita yang mempunyai devosi besar kepada Bunda Maria. Setiap bulam Mei dan Oktober mereka setiap hari mengadakan doa Rosario bersama. Mereka berkumpul bersama lalu doa bersama. Setiap hari mereka keliling ke setiap rumah. Suasana sungguh sangat hangat menyenangkan bagi mereka semua. Dalam setiap pertemuan jumlah mereka mencapai sekitar 90 orang. Mereka sendiri mulai berdesak-desakan jika mau Rosario bersama. Ketua lingkungan lalu mengambil langkah pembagian kelompok dalam doa keliling. Rumah mereka tidak ada yang dapat menampung 90 orang. Doa rosario bersama dibuat menjadi tiga kelompok yang dapat berkumpul bersama dalam setiap rumah. Tetapi mereka juga sangat ingin / rindu untuk berhimpun bersama dalam satu lingkungan, bukan hanya dalam kelompok. Ketua lingkungan dan mereka sepakat bahwa seminggu sekali mereka berkumpul seluruh lingkungan. Hari Jumat sore mereka berkumpul seluruh lingkungan. Setiap hari mereka Rosario keliling dan pada hari Jumat mereka berkumpul seluruh lingkungan di rumah beberapa warga yang punya rumah cukup besar, atau mereka pinjam gedung balai RW.
Suasana hidup jemaat Kristen perdana pada abad-abad pertama mempunyai situasi mirip seperti di lingkungan itu. Jumlah mereka semakin bertambah terus, sementara tidak ada tempat yang dapat menampung mereka bersama. Situasi sosial politik juga tidak memungkinkan mereka untuk berkumpul bersama. Maka mereka berkumpul keliling tiap minggu di rumah-rumah mereka. Mulailah muncul kelompok-kelompok jemaat Kristen dengan tokoh tokohnya. Mereka dilarang beribadat secara besar-besaran. Mereka bergerak sendiri tanpa koordinasi. Itulah situasi jemaat perdana Kristen di dunia barat (Roma).
Kemudian ketika jaman Konstantinus, putera Helena, menjadi Kaisar Roma, Ia menghentikan larangan jemaat Kristiani untuk beribadat. Dia lalu membangun suatu rumah ibadat Kristen (gereja ) di atas tanah milik keluarga Laterini. Inilah Gereja pertama yang dibangun di kota Roma dengan Yohanes Pembaptis sebagai pelindungnya. Karena terletak di tanah keluarga Laterini, maka gereja ini disebut basilik(gereja besar) Lateran. Gereja ini menjadi tempat berhimpun jemaat dari gereja-gereja rumah. Komunitas-komunitas kecil itu bersatu dengan Tuhan dan dengan komunitas kristiani lainnya di dalam gereja itu. Kemudian Uskup Roma tinggal di kompleks gereja itu. Pemberkatan basilik Lateran inilah yang kita rayakan pada hari ini.
Dalam gereja inilah kita menyediakan tempat bagi perjumpaan kita dan Tuhan Allah yang sangat mengasihi kita. Dalam tempat inilah kita bersyukur memuji Dia dan juga meratap-tangis mohon belas kasih dan pertolongan Dia. Maka dapat muncul pertanyaan dalam diri kita apakah gereja kita dan kompleksnya sungguh menjadi tempat jumpa karya kasih Allah ataukah hanya menjadi tempat kita berbisnis ria?
Dalam bacaan Pesta ini, Jesus membuat tali cambuk lalu membongkar tempat jualan dan penukaran uang. Bait Allah telah digunakan menjadi tempat mencari uang ? Bagaimanakah kegiatan di kompleks gereja kita? Jika Jesus pada saat ini datang ke kompleks gereja kita, apa yang akan Dia perbuat ?
Semua pertanyaan itu adalah pertanyaan untuk hal yang ada di luar diri kita. Kita bicara mengenai bangunan, kompleks dan suasana sosial di gereja kita. Kita perlu ingat lagi bahwa Allah yang Maha kasih telah memberikan RohNya kepada kita. Diri kita juga menjadi Bait Allah. “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu”. ( I Kor 3:16-17 )
Marilah kita memperlakukan bait Allah yang ada dalam diri kita dengan semestinya. Kita selalu menjaga dan merawatnya. Dalam kesibukan kita kita selalu menyadari dan mengakui saat dan tempat untuk Allah. Apakah kita selalu mau mengisi hati dan budi kita dengan sabda Allah? Apakah kita penuh hormat pada Tubuh Kristus yang kita terima dalam Gereja (Perayaan Ekaristi)?
Marilah kita terus membangun dan merawat bait Allah dalam diri kita serta lingkungan hidup kita.
Nico D
16 November 2008
Ams. 31: 10-13,19-20,30-31; 1Tes. 5:1-6; Mat. 25:14-30
(Mat. 25:14-15,19-21)
PENANGGALAN LITURGI
November
09 Mg Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran
10 Sn Pw. S. Leo Agung , PausPujG
11 Sl Pw. S. Martinus dr Tours, Usk
12 Rb Pw. S. Yosafat, UskMrt
16 Mg Hari Minggu Biasa
17 Sn Pw. S. Elisabet dr Hungaria, Biaraw
21 Jm SP Maria Dipersembahkan kepada Allah
22 Sb Pw. S. Sesilia, PrwMrt
23 Mg HARI RAYA TUHAN KITA YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM
24 Sn Pw. S. Andreas Dung Lac, ImdkkMrt-Vietnam
30 Mg HARI MINGGU ADVEN I
JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
15-16 November 2008
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 15 November, Jam 17.30
Penanggung jawab : DS. Baru, Lk Yohana & Bethlehem
Koor : Malaka Sari I
Hari : Minggu, 16 November, Jam 06.30
Penanggung jawab : DS. Selatan, Lk Angela & Frans. Assisi
Koor : Montini
Hari : Minggu, 16 November, Jam 08.30
Penanggung jawab : Pd. Bambu I, Lk Trinitas
Koor : Lilin Suci
Hari : Minggu, 16 November, Jam 16:30
Penanggung jawab : Pd. Bambu II, Lk Sugiyopranoto, Kana, Nazaret
Koor : Duren Sawit Timur
Hari : Minggu, 16 November, Jam 18:30
Penanggung jawab : Mal. Jaya I, Lk Don Bosco & Ignatius
Koor : Symphony Altissima
Stasi St Yoakhim
Hari : Sabtu , 15 November, Jam 18.30
Penanggung jawab : Mal. Sari I, Lk Yakobus
Koor : Fransiskus Xaverius
Hari : Minggu , 16 November, Jam 08.00
Penanggung jawab : Mal. Sari II, Lk Alexander & Paulus Rasul
Koor : Malaka Sari II
Stasi MBS
Hari : Minggu , 16 November, Jam 08.00
Penanggung jawab :
Koor : Madah Triaswara
Pengumuman Pertama
Reynold Parulian Sihombing (HKBP)
Reineldis Gayatri (Don Bosco)
Stefanus Alan Kurniawan (St. Anna)
Yustina Florentia (Prk. St. Yakobus)
Pengumuman Kedua
Jimmy Darmawan (Cengkareng)
Katarina Yulia Christina (St Anna)
Antonius Andy Prabowo (Maria Assumpta)
Lusia Susanti Rahayu (Prk. Klepu)
Pengumuman Ketiga
Gaudensius Deny Samsuri (St. Agnes)
Rachel Iriyanti (Prk. St. Paulus-Smg)
Noverry Salam (GKP-Cawang)
Agnes Ratna Wijayanti (Gregorius)
Michael Handy Widharto (Prk. Philipus Rasul)
Theresia Widyarini K (Montini)
Yosef Aloisius Amal Dapit (St. Monica)
Maria Mutia Rini (St. Petrus)
Johanes Lewi Nugroho (Albertus Agung)
Francisca Xaveria S (Elisabeth)
Ignatius Sediyoko Adhi (Prk. Katedral)
Bernadette Warapsari Indah (St. Angela)
Umat yang mengetahui halangan dari rencana pernikahan tersebut Wajib memberitahukan kepada Pastor Paroki
Kami mengundang umat Paroki St. Anna untuk datang pada:
Hari/tanggal : Rabu, 12 November 2008
Tema : Suka cita mengikuti Yesus
Pewarta : Michael Arifin
Tempat : Gedung Yos Sudarso
Pengurus Wil.Malaka Jaya I/Panitia bulan Rosario Oktober mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para Ketua Wilayah, Lingkungan, Kelompok Kategorial dan seluruh umat Paroki Duren Sawit atas peran serta dan dukungan dalam menyukseskan Bulan Rosario. Tuhan memberkati.
PDKK akan mengadakan ziarah ke Gua Maria Pratista-Cimahi & wisata ke kota Bandung. Yang berminat silahkan menghubungi PDKK tiap hari Rabu pkl. 19.00-21.00 di Gdg. Yos Sudarso atau melalui telp: Ibu Lanny (0813-87894524);Ibu Linda (021-92561201);Ibu Sisca S(0815-10821199);Bp. Anwar (08159817010)
Kami mengundang semua anggota CFC/Pasukris Paroki Duren Sawit , Jakarta Timur unruk hadir pada :
Hari/tanggal : Jumat, 14 November 2008
Waktu : 19.45 – 22.00 Wib
Tempat : Gedung Yos Sudarso
Acara : Doa pujian dan penyembahan
Ramah tamah dengan tema: Sharing Eskatologi
Para katekis paroki St. Anna, yang mempunyai calon baptis Natal 2008 dimohon segera mengumpulkan formulir calon baptis kepada koordinator sub sie Sakramen – Sr. Theresia Uko MC, paling lambat tgl. 12 November 2008, hari Rabu, di Rumah Doa St. Maria Guadalupe Blok A.10/5.
I. Jadwal Dokter Gigi
• 9 November 2008 : drg. Liana
• 16 November 2008 : drg. Inge
• 23 November 2008 : drg. Titus
• 30 November 2008 : drg. Meity
II. Jadwal Dokter
• 9 November 2008 : dr. Anita
• 16 November 2008 : dr. Stella
• 23 November 2008 : dr. Tuti dan dr. Lusia D, SpKK
• 30 November 2008 : dr. Djufri
Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran
Kita semua tahu bahwa Paus itu Uskup Roma dan tiap uskup punya katedral. Lalu di mana katedral Paus? Basilik St. Petrus di Vatikan? Bukan! Katedral Paus ialah Basilik Lateran —jelasnya: Basilik Santo Yohanes Pembaptis yang dibangun di bekas istana kekaisaran Lateran. Sejak didirikan oleh kaisar Konstantin pada abad ke-4, basilik ini merupakan katedral Paus dan ‘ibu dari gereja-gereja di Roma dan di dunia’. Hanya saja tahun 1309 Paus diasingkan oleh raja Perancis ke Avignon, dan tahun 1376 waktu Paus boleh kembali lagi ke Roma, ternyata basilik ini sudah rusak terbakar. Maka sejak itu Paus tinggal di Vatican. Meskipun demikian Basilik Lateran tetap merupakan katedral Paus. Banyak peristiwa penting terjadi di Basilik ini, antara lain:
+ Lima konsili (tahun: 1123, 1139, 1179, 1215 dan 1512/17)
+ Pakta Lateran tanggal 11 Feb. 1929 antara Vatikan dan Itali, di mana Vatikan diakui sebagai negara yang berdiri sendiri dan berdaulat di bawah Sri Paus.
Pesta Pemberkatan Basilik Lateran mengingatkan umat Katolik bahwa mereka bukan cuma Kristen; tetapi Kristen-Katolik. Menjadi Katolik itu antara lain membawa arti:
+ Persatuan dengan Paus: Misalnya masalah/sengketa di antara dua umat Katolik diselesaikan bersama Romo, Uskup atau Paus, supaya Gereja tetap satu.
+ Mempertahankan seluruhnya, tidak memegang yang satu dengan melepas yang lain. Misalnya: kebebasan dan ikatan; jasmani dan rohani; Allah dan dunia ; rahmat dan kodrat; Kitab Suci dan Tradisi Suci; iman dan perbuatan. Maka umat Katolik toleran terhadap perbedaan pendapat.







Leave a Reply