Berita Paroki 06 Juli 2008
06 Juli 2008
Za.9:9-10; Rm 8:9,11-13; Mat 11:25-30
YESUS LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI
Dari tanggal 28 Juni s/d tanggal 3 Juli 2008 Tim Kerja Keuskupan Agung Jakarta ditugaskan mennyelenggarakan Jambore Pramuka yang gugus depannya berpangkalan di sekolah-sekolah Katolik dari 10 Keuskupan dan bertepatan juga dari 10 propinsi di Gunung Geulis. Panitia Jambore ini telah lama bekerja keras berdasarkan kesukarelaan, tidak profesional dan tanpa pamrih. Akibatnya pekerjaan tidak selalu lancar, tersendat-sendat, karena pada kenyataannya setiap anggota panitia hanya memberikan “OSIS”, artinya “otak sisa”. Mereka hanya bekerja pada saat luang, bila sempat, setelah lelah melaksanakan pekerjaan pokok masing-masing. Tak ubahnya bekerja di lingkungan, wilayah atau dewan paroki harian sekalipun. Bisa dibayangkan, setelah bekerja keras satu tahun, panitia menjadi letih, lelah dan jenuh. Satu per satu anggota panitia tidak muncul lagi, ada yang karena jenuh, ada juga yang karena sakit hati diperlakukan atasannya seakan-akan karyawan mereka. Sebagian panitia tetap bekerja, walaupun mereka mendapatkan pengalaman”buruk” yang sama dengan yang “mutung”. Mengapa mereka tetap setia? Pasti pertama-tama karena komitmen mereka yang tidak lekang oleh panas dan tidak basah oleh air. Komentar kak ketua: ”Aku tetap melaksanakan tugasku karena melihat anak-anak didikku, para siaga dan penggalang yang masih imut-imut menatap aku dengan mata yang polos dan mengharapkan kesetiaanku!” Lain lagi komentar kak Andreas: “Kalau saya, saya tidak tega meninggalkan kakak ketua yang selalu senyum dan lembut meminta saya melaksanakan tugas-tugas saya. Kelembutan dan kerendah-hatiannya membuat saya setia.” Sebaliknya kak Maria : “Saya tetap dalam kepanitiaan ini, karena hilang stress saya dalam kepramukaan. Kelelahan menjadi hilang kalau saya melihat keceriaan seorang anak.”
Pengalaman para Pembina pramuka tersebut mengingatkan kita di satu pihak pada gambaran seorang pemimpin di dalam bacaan-bacaan hari ini. Pemimpin itu haruslah adil, jaya, lemah lembut (Za.9:9), orang yang hidup dalam Roh, yang mematikan perbuatan-perbuatan tubuh (Rm.8:9.13), yang seperti Yesus lemah lembut dan rendah hati (Mat. 11:29). Pemimpin seperti itu pastilah akan memberikan kelegaan, ketenangan, membuat beban kita enak dan ringan (Mat. 11:28-30). Dilain pihak kepolosan seorang anak kecil yang merasa tak berdaya, tetapi penuh harapan akan perlindungan seorang dewasa akan membuat kita tetap melaksanakan tugas kita. Karena itu Yesus bersyukur ”Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” Anak kecil dipuji karena penyerahan yang total kepada orang dewasa, sebaliknya mereka yang merasa pandai seringkali menjadi keras kepala dan berpegang teguh pada pikiran dan kebijakannya sendiri. Tidak jarang mereka lebih sering bertengkar daripada melaksanakan tugasnya. Akibatnya anggota panitiapun menciut.
Sekarang kita mengalami hidup yang keras. Kepemimpinan yang kita lihat dan alami adalah kekerasan. Ada banyak cerita tentang orang yang dipukuli oleh ”abdi negara”, ada pemimpin yang senang dipanggil ”bapak” oleh rakyatnya dan bawahannya, tetapi perlakuannya amat kejam dan tidak pantas disapa”bapak”. Mereka suka menyelesaikan persoalan dengan menggunakan kekerasan, main pukul atau menggunakan kata-kata keras, kasar dan penuh dengan caci maki, bahkan ada juga yang merasa bangga dan jadi pahlawan karena orang lain tak berkutik karena kekerasannya. Padahal, jika mereka menyadari bawahan, rakyat yang penuh derita yang dengan polos mengharapkan pertolongan dari sang pemimpin, mestinya dia akan sungguh memperhatikan ”anak-anak”nya seperti para pembina pramuka tadi. Itulah yang diperbuat Yesus yang hidup 2000 tahun lalu. Akibatnya banyak orang yang tetap setia kepadaNya. Kalau saja Yesus dahulu seorang pemimpin kejam, yang tidak memperhatikan anak-anakNya, pastilah Dia tidak lagi dikagumi. Tetapi itu semua tidak terjadi, karena Yesus ”lemah lembut dan rendah hati”.
(H. Hardi Tjandraatmadja)
13 Juli 2008
Yes. 55:10-11; Rm. 8:18-23; Mat. 13:1-23
JULI 2008
06 Mg Hari Minggu Biasa XIV
11 Jm Pw.S. Benediktus, Abas
13 Mg Hari Minggu Biasa XV
15 Sl Pw.S. Bonaventura, Usk.Puj.G
20 Mg Hari Minggu Biasa XVI
22 Sl Pw.S. Maria Magdalena
25 Jm Pesta S. Yakobus, Ras
26 Sb PW.S. YOAKIM DAN ANNA, ORANGTUA S.P. MARIA
27 Mg Hari Minggu Biasa XVII
29 Sl Pw.S. Marta, Maria dan Lazarus, Sahabat Tuhan
31 Km PW. IGNATIUS DARI LOYOLA, IM. PENDIRI TAREKAT S.J
12-13 Juli 2008
Gereja St. Anna
Hari: Sabtu, 12 Juli, Jam 17.30
Penanggung jawab: Bintara Jaya
Koor: Agustinus & Benediktus
Hari : Minggu, 13 Juli, Jam 06.30
Penanggung jawab : DS. Selatan
Koor : Angelus
Hari : Minggu, 13 Juli, Jam 08.30
Penanggung jawab : Pd. Bambu I
Koor : Sanjaya
Hari : Minggu, 13 Juli, Jam 16:30
Penanggung jawab : Mal. Jaya II
Koor : Lilin Suci
Hari : Minggu, 13 Juli, Jam 18:30
Penanggung jawab : Billy & Moon
Koor : Malaka Sari I
Stasi St Yoakhim
Hari : Sabtu , 12 Juli, Jam 18.30
Penanggung jawab : Pd. Kopi I
Koor : Fransiskus Xaverius
Hari : Minggu , 13 Juli , Jam 08.00
Penanggung jawab : Pd. Kopi II
Koor : St. Anna

SKK Dekenat Jakarta Timur akan mengadakan kursus persiapan perkawinan pada:
Tanggal & Jam: 12,13 dan 20 Juli 2008 Jam 08.00-15.00
Tempat : Gereja St. Anna.
Formulir pendaftaran dapat diambil dan dikembalikan di sekretariat Paroki.
Kami mengundang umat St. Anna untuk hadir pada
Hari/tanggal : Rabu, 09 Juli 2008
Waktu : 19.00- selesai
Tempat : Gedung Yos Sudarso
Tema : Membasuh Diri
Pengumuman Kedua
Ignatius Sonny Octavianus: Lk. Keluarga Kudus
Vaustina Magdalena Eka Rahayu: Lk. Keluarga Kudus
Ferdinandus Oktavianus Depa: Lk. Santo Yakobus
Yosefina Loru: Prk. Barnabas, Pamulang
Hugo Widianto: Prk Nikodemus
Yosephine Asri Priskasari: Lk. St Agnes
Bernadus Wahyu Wibowo: Lk. Adrianus
Nathalie Sisy Stania Christie: Lk. Kristophorus
Cosmas Krisna Setia Wiryanto: Prk. St. Matias Rasul
Maria Dewi Astuti: Lk. Yustina
Erbin Sewandi H.L. R: Lk. Trinitas
Sarah Sihombing: Pd. Bambu
Wapi Sidabutar: Pd Kopi
Rosalina: Prk. Kramat
Daniel Christopher Ball: Sydney
Pricila Dria Pangesti: St Anna
Alexander Driyarkoro: St. Kristophorus
Marta Berta Liliana Gamayanti: St. Angela
Test akhir bagi para calon Lektor/Lektris St. Anna akan diadakan pada :
Hari/tanggal : Minggu, 13 Juli 2008
Jam : 08.00 WIB
Tempat : Gereja St. Anna
Materi Test : Bacaan Kitab Suci yang sudah ditentukan oleh panitia
Semua anggota CPC/Pasukris St. Anna diundang untuk hadir pada pertemuan bulanan pada:
Hari/tanggal: Jum’at, 11 Juli 2008
Jam: 19.45 – 22.00 WIB
Tempat: Gedung Paroki Yos Sudarso Lt.2
Acara: – Pujian dan penyembahan
– Sharing Pelayanan Paroki
– Ramah tamah
Jadwal tugas Balai Pengobatan St. Anna :
- Minggu 06 Juli 2008: Drg. Dian
Dibutuhkan:
1. Seorang sukarelawan untuk membantu praktek di BIP Gigi Gereja St. Anna pada hari Minggu setelah Misa ke-2, jam 10.00 WIB. Peminat dapat menghubungi Drg. Dian 021-93082190 atau Drg. Meity 021-8612701
2. Seorang Asisten full time utk bimbingan belajar matematika di daerah Dermaga, Duren Sawit. Syarat : wanita, min D-1, usia max. 35thn, menyukai anak-anak. Diutamakan yg berdomisili di daerah Duren Sawit dan sekitarnya. Peminat dapat menghubungi Ibu Novelin di 021-95102968 (jam kerja).
3. Seorang karyawan Pria/Wanita, lulusan D3 ataupun S1 teknik sipil, usia max. 30 tahun. Lamaran selambatnya akhir Juli 2008 ke alamat PT. INDECO PRIMA, Jl. Kejaksaan Raya No. 176, Pondok Bambu – Jakarta Timur 13430. Untuk informasi lebih lengkap hub 021-86600931







Leave a Reply