Berita Paroki 04 Januari 2009

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN
Yes. 60:1-6; Ef. 3:2-3a.5-6; Mat. 2:1-12

KADO NATAL UNTUK YESUS

Apakah ibu-bapak, saudari-saudara juga pergi ke Mall membeli kado Natal untuk keluarga, sahabat dan kenalan anda? Tapi apakah anda juga sudah mempersiapkan kado untuk Yesus? Kalau ya, apa kado yang paling pantas untuk Yesus? Injil Matius (Mat. 2:1-12) menceritakan bagaimana Tiga orang Majus mempersembahkan kepada Yesus Emas, Kemenyan dan Mur. Itukah kado yang pantas kita persembahkan kepada Yesus? Tiga orang Majus berjalan dari Timur, tempat yang pasti asing dan jauh. Tetapi keyakinan besar dan teguh serta komitmen pada profesi mereka sebagai ahli bintang membuat mereka tidak ragu-ragu untuk berangkat ke negeri asing untuk mencari Raja yang baru lahir itu. Hati mereka terbuka terhadap panggilan Tuhan dan segera mencari Yesus. Ketiga orang majus itu juga tidak ragu, ketika yang ditunjukkan bintang itu hanya kandang hewan, sepasang suami istri miskin dan bayi di palungan hewan. Injil tidak mengatakan mereka heran atau tidak, tetapi yang pasti ketiga orang majus itu tetap mempersembahkan emas, dupa dan mur. Ini berarti mereka tetap percaya dan menerima kenyataan bahwa sang bayi itulah yang mereka cari. Keyakinan dan kepercayaan inilah kado mereka yang sesungguhnya!

Apa yang dilakukan orang Majus itulah yang dikatakan dalam Yesaya 60:1-6. Untuk menyambut undangan Tuhan kepada semua orang, termasuk bukan orang Yahudi (Ef.3:2-3a.5-6) mereka datang kepada Tuhan yang dinyatakan dengan Terang. Mereka teguh percaya dan tidak menyayangkan diri untuk bersusah payah, bahkan membahayakan diri datang dari tempat yang jauh. Mereka memberikan diri, mereka mempersembahkan hidup seutuhnya tanpa mengharapkan balasan apapun. Persembahan hidup dilambangkan dengan mur(balsam orang mati), tulus emas dan berkenan dengan dupa. ”Aku menasihati kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah” (Rom. 12:1)

Menjelang Natal tahun lalu, saya bercerita di hadapan anak-anak yatim piatu yang untuk pertama kalinya mendengar kisah Natal. Saya ceritakan Maria melahirkan Yesus di kandang, karena tidak mendapat penginapan. Yesus diletakkan dalam sebuah palungan. Seusai cerita, semua anak kami beri tiga potong karton untuk membuat palungan, sehelai kertas persegi, dan sedikit sobekan kertas berwarna kuning. Sesuai petunjuk, anak-anak itu menyobek kertasnya, lantas menyusun sobekan pita-pita seakan-akan itu jerami kuning di palungan. Potongan kecil kain digunting, dipakai sebagai selimut kecil bayi itu. Boneka kecil dibuat dari karton. Mereka semua sibuk menyusun palungan masing-masing. Semua beres, sampai saya tiba di meja Riski yang juga sudah selesai. Sewaktu saya lihat palungannya, saya heran bahwa bukannya satu, melainkan ada dua bayi di dalamnya. Segera saya panggil dan tanyai anak ini mengapa ada dua bayi di palungannya. Dengan melipat tangan dan mata menatap hasil karyanya, anak ini mengulang kisah Natal dengan amat serius. Untuk anak sekecil dia yang baru sekali mendengar kisah Natal, ia luar biasa. Ia mampu mengurutkan semua kejadian demikian cermat dan telitinya sampai pada bagian kisah di mana Maria meletakkan bayi itu ke dalam palungan. Di sini si Riski mengubahnya. Ia membuat penutup akhir kisah ini demikian:

“Sewaktu Maria menaruh bayi di palungan, Yesus melihat dan bertanya di mana aku tinggal. Kukatakan aku tak punya mama dan tak punya papa, jadi tak punya tempat tinggal. Lalu Yesus mengundang aku tinggal bersama Dia. Aku katakan aku kan tidak punya apa-apa yang bisa kuberikan sebagai hadiah seperti orang-orang Majus. Tapi karena ingin sekali tinggal bersamanya, aku memikirkan apa yang bisa kujadikan hadiah. Lalu aku bertanya ke pada Yesus, ‘Kalau aku menghangatkanmu, cukupkah itu sebagai kado?’ Yesus menjawab, ”Ya! Kalau kamu menjaga dan menghangatkan aku, itu akan menjadi kado terbaik yang pernah diberikan siapapun padaKu.” Jadi aku langsung masuk ke dalam palungan, dan Yesus mengatakan aku boleh tinggal bersamanya untuk selamanya.”Saat si kecil Riski berhenti bercerita, air matanya menggenang meluber jatuh membasahi pipinya yang kecil. Wajahnya ditutupi tangan, kepalanya menunduk, dan tubuhnya gemetar menangis tersedu-sedu. Yatim piatu kecil ini tampak bahagia sekali. Ia telah menemukan Yesus yang takkan pernah melupakan atau meninggalkannya. Yesus akan tetap tinggal dan menemaninya untuk selamanya. Hadiah Riski sungguh berkenan kepada Tuhan. Kadonya bukan barang yang mahal, tetapi hanyalah dirinya yang tulus dan berkenan kepada Yesus.

Hadiah terbaik adalah hidup kita sendiri yang dipersembahkan secara tulus dan dengan perbuatan yang berkenan kepadaNya. Bukan yang mahal, tetapi cukup yang dilambangkan dengan mur, emas dan dupa bagi Riski-Riski lain yang banyak di sekitar kita. Semoga! Selamat Hari Natal 2008 dan Tahun Baru 2009.

(H.Hardi Tjandraatmadja)

11 Januari 2009
PESTA PEMBAPTISAN TUHAN
Yes.55:1-11; 1Yoh. 5:1-9; Mrk. 1:7-11

PENANGGALAN LITURGI
TAHUN B/I

Januari

4 Mg HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN
11 Mg Pesta Pembaptisan Tuhan
17 Sb Pw S. Antonius, Abas
18 Mg Hari Minggu Biasa II
21 Rb Pw S. Agnes, PrwMrt
24 Sb Pw S. Fransiskus dr Sales, UskPujG
25 Mg Hari Minggu Biasa III
26 Sn Pw S. Timotius dan Titus, Usk
28 Rb Pw S. Thomas Aquino, ImPujG
31 Sb Pw S. Yohanes Bosco, Im

JADWAL PERAYAAN & PETUGAS EKARISTI
10-11 Januari 2009

Gereja St. Anna

Hari : Sabtu, 10 Januari , Jam 17.30
Pen. jwb : Pd. Bambu I, Lk Blasius & Filipus Rsl
Koor : Pondok Bambu I

Hari : Minggu, 11 Januari, Jam 06.30
Pen. jwb : Pd. Bambu II, Lk Paskalis & Bunda Maria
Koor : Gloria

Hari : Minggu, 11 Januari, Jam 08.30
Pen. jwb : Klender, Lk Joyoseputro & Sanjaya
Koor : Sanjaya

Hari : Minggu, 11 Januari, Jam 16:30
Pen. jwb : Buaran, Lk Elia & Helena
Koor : Agustinus

Hari : Minggu, 11 Januari , Jam 18:30
Pen. jwb : Bintara Jaya, Lk Bernadet & Benediktus
Koor : Bintara I

Stasi Yoakhim

Hari : Sabtu, 10 Januari , Jam 18.30
Pen. jwb : Lk Dionisius
Koor : Lukas

Hari : Minggu, 11 Januari, Jam 08.00
Pen. jwb : Lk Monica
Koor : Gracia

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

Stevanus Harmano (Prk. Hati Kudus)
Maria Rosota Kusuma W (Paulus)

Christian Bayu Bawono (Gandaria)
Agustina M Tiurlan P (Kristophorus)

FX Idris Sardi Yusuf (Maria Magdalena)
Clara Heni (Martinus)

Yohanes Eko Arianto (Alexander)
Vilora Lopian H (Ciputat)

Pengumuman Ketiga

Gabriel Ferdinandus Dawa (Nazaret)
Yenny Octavia (HKBP)

Thomas Vidorrikto (Prk. Cilangkap)
Scolastika Tia Agustin (M. Assumpta)

SIE PENDIDIKAN DEWAN PAROKI

Sie Pendidikan akan mengadakan Sertifikasi Administrasi Perkantoran Tingkat Dasar. Pendaftaran dibuka pada 5 s/d 17 Januari 2009 di Sekretariat. Test seleksi tanggal 24 Januari 2009. Kursus diadakan pada 7 Februari s/d 20 Juni 2009. Untuk info lengkap hub: Bp. Nanang Prijambodo di HP.0813-16665066

PDKK

Kegiatan PDKK akan diadakan pada:

Hari/tanggal : Rabu, 7 Januari 2009
Tempat : Gedung Yos Sudarso
Jam : 19.00 Wib
Tema : Bersyukurlah Senantiasa
Pewarta : Bpk Y. Janjte Worotijan.

POJOK LITURGI
Hari Penampakan Tuhan, 4 Jan 2009

Penampakan Tuhan (Epifani) mulai dirayakan sejak abad III. Dahulu di banyak negara Epifani dirayakan tanggal 6 Januari dan disebut ‘Malam Kedua-belas’ (setelah Natal). Dalam perkembangan selanjutnya, Epifani dirayakan pada tiga hari Minggu sekitar tanggal 6 Januari, yaitu:

1. Hari Raya Penampakan Tuhan (hari ini): Kristus menampakan diri kepada bangsa bukan Yahudi, diwakili oleh orang-orang Majus.
2. Pesta Pembaptisan Kristus (minggu depan): Kristus menampakkan diri kepada bangsa Yahudi.
3. Hari Minggu Biasa Kedua (dua minggu lagi): Kristus menampakkan diri kepada para murid-Nya.

Siapakah para majus itu? Mereka adalah orang-orang bijak yang mahir dalam ilmu perbintangan di wilayah Babilonia dan Persia dulu, sekarang Irak dan Iran utara. Mereka biasanya juga berperan sebagai ulama agama setempat.

Injil tentang para majus dan raja Herodes mengajak Anda dan saya untuk menyadari bahwa, seperti halnya Herodes, mengetahui isi Kitab Suci saja tidak lantas membuat kita mengenali kehadiran Sang Kristus lalu menemukan Dia. Seturut teladan para majus, kita masih harus BERSAMA-SAMA DATANG KEPADA SANG KRISTUS DAN MENYEMBAH DIA.

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>