Berita Paroki 02 Maret 2008

HARI MINGGU PRAPASKAH IV
02 Maret 2008, Tahun A
1Sam. 16:1b,6-7,10-13a;Ef. 5:8-14; Yoh. 9:1-41

Buta, tetapi mampu melaksanakan tugas perutusannya

Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus, lalu dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Sudah setahun Santi buta. Ia terlempar ke dunia yang gelap gulita, terkutuk karena kehilangan segala kemampuan, tak berdaya karena jadi beban bagi semua orang di sekelilingnya.
Santi tenggelam dalam keputus-asaan, tetapi Dewa, suaminya, tertantang membantunya agar menemukan kembali kekuatan, rasa percaya diri dan kemandirian lagi. Sebagai seorang militer, Dewa terlatih menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, inilah pertempuran tersulit yang akan dihadapinya. Hanya dengan doa, kesabaran dan rasa kasih sayangnya, akhirnya Santi merasa siap bekerja lagi. Terinspirasi karya Don Bosco, dia ingin berperan kembali di LSMnya yang memperjuangkan nasib anak-anak terlantar. Di situlah dia terpanggil untuk menjadi penerang nasib mereka. Pertanyaan bagi Santi adalah mungkinkah seorang buta jadi penerang sesamanya? Kalau dengan segala kesulitan dan perjuangan dulu Don Bosco berhasil, kini dengan rakhmat Tuhan, walaupun buta dia juga merasa harus sukses dalam tugas perutusannya.

Untuk membiasakan kembali, Dewa akan mengantarkan Santi lebih dahulu, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggir kota yang berseberangan. Setiap pagi dan sore, ia akan naik bus menemani Santi sampai hafal dan bisa pergi sendiri. Selama dua minggu penuh Dewa, berseragam militer lengkap, mengawal Santi ke dan dari tempat kerja. Dia mengajari Santi bagaimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menemukan di mana ia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Santi berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus yang menyisakan satu kursi kosong untuknya. Setelah sampai di kantor Santi, Dewa akan naik taksi ke kantornya. Meski mahal dan melelahkan, Dewa yakin Santi akan mampu naik bus tanpa dikawal. Dewa percaya bahwa, iman Santi kuat dan karenanya tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan menyerah. Akhirnya, Santi mengatakan, bahwa dia siap melakukan perjalanan seorang diri.

Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Santi memeluk Dewa yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta Dewa. Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan. Senin, Selasa, Rabu, Kamis…Setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Santi merasa sepuas itu. Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal. Kegembiraan dan kepuasan ini ditandai juga dengan keberhasilan dalam mencari dana untuk anak-anak terlantar yang diurusnya. Pada hari Jum’at pagi, seperti biasa Santi naik bus ke kantornya. Ketika membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata : “Wah,aku iri padamu”. Santi tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sudah satu tahun berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup?

Dengan penasaran, dia bertanya kepada sopir itu, “Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?” Sopir itu menjawab, “Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu.” Santi tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya, “Apa maksudmu ?” “Kau tahu, sudah satu minggu, setiap pagi seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan mengawasimu ketika kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung”, kata sopir itu.
Air mata bahagia membasahi pipi Santi. Meskipun secara fisik tidak dapat melihat Dewa, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung Tuhan memberi Dewa, sangat beruntung, karena Dewa mampu terus memberi hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya, tetapi dapat dirasakan — hadiah cinta yang bisa jadi penerang dalam kegelapan. Baginya itulah mujizat yang diterimanya dari Yesus, sang Terang Dunia, dia dicelikkan mata hatinya (bdk Yoh.9:1-41). Karena terang itu pula, Santi penuh percaya diri, tetap mampu jadi penerang anak-anak terlantar yang diasuhnya.(bdk Ef.5:8-14) Dirasakan Santi, untuk inilah dia diurapi dan diutus.(bdk 1 Sam.16:1b,6-7,10-13a). Apakah kita juga merasa sudah dicelikkan, sehingga kita siap melaksanakan tugas perutusan kita sehari-hari? (H.Hardi Tjandraatmadja)

PENANGGALAN LITURGI

MARET 2008
09 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH V
15 Sb HARI RAYA S YOSEF, SUAMI SP MARIA

PEKAN SUCI
16 Mg HARI MINGGU PALMA MENGENANG SENGSARA TUHAN

TRI HARI PASKAH
20 Km HARI KAMIS PUTIH
21 Jm HARI JUMAT AGUNG
22 Sb HARI SABTU SUCI MALAM PASKAH

23 Mg HARI RAYA PASKAH KEBANGKITAN TUHAN
30 Mg HARI MINGGU PASKAH II
HARI MINGGU KERAHIMAN ILAHI
31 Sn KABAR SUKACITA

JADWAL PETUGAS PERAYAAN EKARISTIHARI MINGGU PRAPASKAH V
09 MARET 2008, Tahun A
Yeh. 37:12-14;Rm. 8:8-11; Yoh. 11:1- 45

St. Anna

Hari : Sabtu, 08 Maret 2008, Jam 17.30
Penanggung jawab : Wil. Klender/Lk. Sanjaya
Koor : Bouwens

Hari : Minggu, 09 Maret 2008, Jam 06.30
Penanggung jawab : Wil. Buaran/Lk. Elia, Helena & Lucia
Koor : WKRI

Hari : Minggu, 09 Maret 2008, Jam 08.30
Penanggung jawab : Wil Malaka Jaya /Lk. Don Bosco & Ignatius
Koor : SMP Strada

Hari : Minggu, 09 Maret 2008, Jam 16.30
Penanggung jawab : Pasukris/Pasukris
Koor : Gregorian

Hari : Minggu, 09 Maret 2008, Jam 18.30
Penanggung jawab : Wil. Malaka Sari I/Lk Yacobus
Koor : Gita Altissima

Yoakhim

Hari : Sabtu, 08 Maret 2008, Jam 18.30
Penganggung jawab : Wil Pd. Kopi I /Lk St Hieronimus
Koor : Malaka Jaya II

Hari : Minggu 09 Maret 2008, Jam 08.00
Penganggung jawab : Wil Pd Kopi II/ Lk St Markus
Koor : Malaka Jaya I

Saran nyanyian: Puji Syukur no: 479,483,486 (bait 3),541,585,591,814,965

SEKSI LITURGI

1. JALAN SALIB DAN PERAYAAN EKARISTI SETIAP HARI JUMAT PK 18.00 WIB DI GEREJA ST. ANNA DAN STASI YOAKHIM

2. JADWAL MISA PEKAN SUCI 2008

Gereja St Anna
Misa – Sabtu 15 Maret 2008: 17.30
Misa Minggu Palma – 16 Maret 2008: 06.30 | 08.30 | 16.30 | 18.30
Misa Kamis Putih – 20 Maret 2008: 18.00 | 21.00
Jumat Agung – 21 Maret 2008 (Jalan Salib + Tablo): 09.00 | 15.00 (Jalan Salib) | 18.00 Penghormatan Salib
Misa Sabtu Suci – 22 Maret 2008: 17.30 | 21.00
Misa Minggu Paskah – 23 Maret 2008: 06.30 | 08.30 | 18.30

Stasi Yoakhim
Misa – Sabtu 15 Maret 2008: 18.30
Misa Minggu Palma – 16 Maret 2008: 08.00
Misa Kamis Putih – 20 Maret 2008: 19.00
Jumat Agung – 21 Maret 2008 (Jalan Salib): 09.00 | 14.30
Misa Sabtu Suci – 22 Maret 2008: 19.00
Misa Minggu Paskah – 23 Maret 2008: 08.00

Stasi Maria Bintang Samudra
Misa Minggu Palma – 16 Maret 2008: 08.00
Misa Kamis Putih – 20 Maret 2008: 19.00
Jumat Agung – 21 Maret 2008 (Jalan Salib): 09.00 | 14.30
Misa Sabtu Suci – 22 Maret 2008: 18.00
Misa Lansia – 23 Maret 2008: 08.00

3. JADWAL TUGURAN DI GEREJA ST. ANNA-KAMIS, 20 MARET 2008

Waktu Peserta Tuguran
Usai Misa Terakhir – pkl 23.30 Wil Buaran, Klender, Duren Sawit PTB
23.00 – 23.30 Wil Duren Sawit Indah, Pondok Bambu I, Duren Sawit Timur
23.30 – 00.00 Wil Duren Sawit Baru, Pondok Bambu II, Duren Sawit Selatan

4. JADWAL SAKRAMEN TOBAT PASKAH 2008 :

Gereja St. Anna Stasi St. Yoakhim Stasi MBS Kapel Samadi

Senin, 17 Maret Rabu, 12 Maret Senin, 10 Maret Selasa, 11 Maret
Selasa, 18 Maret Kamis, 13 Maret
Rabu, 19 Maret

5. JADWAL PENGAKUAN DOSA ORANG SAKIT DI PAROKI ST. ANNA DIMULAI TANGGAL 03 MARET 2008. (masing-masing prodiakon dapat mengatur per wilayah dengan Pastor yang bertugas)

Pondok Bambu I + II
Duren Sawit Selatan, Duren Sawit Timur Rm. A. Lamers, SJ
Duren Sawit Baru, Duren Sawit Indah
Duren Sawit PTB

Billy Moon, Pondok Kelapa I + II
Bintara Jaya, Rm. Y. Sudriyanto, SJ
Klender, Buaran.

Pondok Kopi I + II
Malakasari I + II, Rm. N. Dibyadarmaja, SJ
Malaka Jaya I + II

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman ke satu

Juhanter Aido Parulia Sirait Prapat, Sumatra Utara
Monica Saritimur Renggawardani St. Matheus

Antonius Kuntaryatno Cisalak
Paulina Tri Indah Iswardani Nazareth

Ishiguro Kaname Yogyakarta
Veronica Rindawati Dyah. K Montini

One Response to “Berita Paroki 02 Maret 2008”

  1. nama artha(33) laki-2, lum nikah, almt pekalongan barat aja……..
    bermaksud melamar kerja sebagai supir pribadi / perusahaan anda…
    tetapi say dalam berkemudi hanya sebatas SIM A aja……….
    masalah gaji + bonus gampang diatur………
    kalo anda setuju dan berharp saya maenjadi supir anda silakan hubungi ke no hp. 085641017096 (sms/phon)

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>