Berita Paroki 01 March 2009
HARI MINGGU PRAPASKAH I
Kej. 9:8-15; 1Ptr. 3:18-22; Mrk. 1:12-15
BERTOBATLAH, TUHAN MENGASIHI KITA!
Orang berdosa mendapatkan hukuman dan orang baik mendapat kebahagiaan. Itu pernyataan yang biasa dan selalu didengung-dengungkan dimana-mana. Tapi sahabatku Adit ternyata mempunyai cerita lain! Minggu lalu ia pergi ke Cirebon merayakan ulang tahun ibunya yang ke 91. Dalam perayaan itu seluruh adik-kakaknya bersama dengan seluruh keluarganya hadir. Anak-anak, cucu, cicit, mantu, cucu mantu dan keponakan ibunya mendekati jumlah 150 orang. ”Kami merasa perlu merayakan ulang tahun ibu untuk bersyukur kepada Tuhan. Bukan karena umur panjang, tetapi lebih-lebih karena rahmat Tuhan yang luar biasa!” kata Adit. ”Benar!”, kata Umar, adiknya. ”Hidup ibu diliputi kesusahan dan penderitaan. Anaknya sembilan dengan jarak umur satu atau dua tahun. Saat itu ayah kena PHK, tepat ketika kebutuhan uang sekolah, belanja keluarga sedang besar-besarnya.””Padahal, ayah dan ibu baru saja bertobat, dibaptis mengikuti anak-anaknya yang sudah lebih dahulu. Ibu tidak menyesali pertobaan yang dilakukan. Sebaliknya rasa tobatnya diwujudkan dalam tanggung-jawab terhadap keluarga. Ibu bangkit menggantikan ayah,”sambung Reni, adiknya yang lain. ”Ibu sabar dan tegar berdagang kue-kue, abon, goreng usus, kacang bawang, dll ’door to door’, dari rumah ke rumah. Dia tidak kenal lelah. Hanya dengan bantuan dua anak terkecil dia keliling kota berdagang. Enam anak lainnya bersekolah di Yogyakarta dan satu di Bandung membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, bagaimanapun lelahnya, ibu tetap setia pada imannya seraya tetap melaksanakan tanggung-jawabnya. Ia tak pernah lupa berdoa, menghadiri perayaan Ekaristi dan mengikuti kegiatan di lingkungan” Saya mendengarkan penuh perhatian, kemudian bertanya ”Lalu apakah rasa tanggung-jawab ibu itu berbuah lebat? Adakah peran Tuhan?””Ya, perlahan-lahan! Akhirnya banyak orang bersimpati kepada keluarga kami. Ayah kemudian dapat bekerja, bahkan sampai berumur tujuh puluh tahunan dan lihatlah! Semua anaknya berhasil mandiri dan sekarang sudah menjadi kakek dan nenek dengan cucu-cucu yang berbahagia, terutama ketika bertemu dengan nenek buyutnya. Itulah rahmat Tuhan. Tuhan membantu ibu dengan roh kasih, motivasi, rasa tanggung jawab dan semangat berjuang yang besar. Seorang cucunya menuliskan thema ulang tahun nenek dengan sapaan: ’You are a Huge Warm Hug’ Nenek itu pelukan hangat yang besar sekali,”kata Adit. ”Rasa tanggung-jawab, kemauan bekerja keras serta kehangatan kasih sayangnya mengesankan anak-anak, cucu-cucu dan cicit-cicitnya! Itu yang membuat mereka berhasil. Itulah berkat dan rahmat Tuhan.”
Hari ini Kitab Kejadian 9:8-15 menceritakan yang biasa, yaitu di zaman Nuh pendosa dihukum dengan bencana air bah yang menggenangi seluruh dunia. Bencana itu sangat mengerikan. Sangat sedikit manusia dan hewan yang diselamatkan. Yang luar biasa adalah rasa tanggung-jawab Tuhan terhadap ciptaanNya. Tuhan tetap mengasihi manusia, walaupun ia berdosa. Tuhan mengajak mereka bertobat. Pelangi dijadikannya sebagai lambang kasih Tuhan dan dijadikan lambang janji Tuhan untuk tidak menghukum manusia dengan bencana. Markus1:12-15 memberitakan ”Waktunya telah genap, Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” Kita diminta bertobat, bukan karena takut malapetaka. Waktunya telah genap, bukan karena tibanya kesusahan, tetapi karena datangnya Kerajaan Allah. Kita diminta bertobat karena Allah sudah hadir di antara kita, karena Allah sudah mengasihi kita. Kerajaan Allah tampak dalam perbuatan-perbuatan kasih Yesus yang konkrit, yang selanjutnya diceritakan Markus seperti menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh, mengusir roh jahat, menghidupkan orang mati, menggandakan makan dll. Itulah sebabnya dikatakan Petrus dalam suratnya (1Petr.3:18-22) bahwa kasih (baca: tanggung-jawab) Tuhan itu begitu besar sehingga merelakan puteraNya. Ia menginginkan ciptaanNya semua berbahagia, bukan menderita. Untuk menunaikan rasa tanggung-jawabNya itu Kristus wafat untuk menyelamatkan kita dari dosa.
Dalam masa Prapaskah ini kita dihimbau untuk bertobat. Rasa tobat ini diajak diwujudkan dengan “Mari bertanggung-jawab!” Seperti Allah yang begitu bertanggung-jawab, mari kita wujudkan rasa tobat kita dengan meningkatkan rasa tanggung jawab pertama-tama terhadap keluarga, kemudian umat basis, orang dan lingkungan alam sekitar. Ibunya Adit bertobat. Tobatnya diwujudkan tidak hanya sampai upacara baptis, perayaan Ekaristi dan doa-doa lingkungan, tetapi lebih-lebih dalam rasa tanggung-jawabnya yang besar terhadap keluarganya. Dengan tobat, dia tidak serta merta mengharapkan mukjizat, kebahagiaan instan, tetapi justru menghayatinya dengan bekerja keras memperjuangkan nasib keluarganya. Dalam perjuangan yang keras itulah Rahmat Tuhan dirasakan menyertai diri dan keluarganya. Semoga kitapun dapat bertobat dengan mewujudkan tanggung-jawab terhadap keluarga dan masyarakat sekitar kita. Mari bertanggung-jawab! (H.Hardi Tjandraatmadja)
HARI MINGGU PRAPASKAH II
Kej. 22:1-2.9a.10-13.15-18; Rm. 8:31b-34;Mrk.9:2-10
TAHUN B/I
Maret
1 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH I
8 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH II
15 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH III
19 Km HARI RAYA S. YOSEF, SUAMI SP. MARIA
22 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH IV
25 Rb HARI RAYA KABAR SUKACITA
29 Mg HARI MINGGU PRAPASKAH V
7 – 8 Maret 2009
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 7 Maret , Jam 17.30
Pen. jwb : Billymoon, Lk Mangun Wijaya & Matilda
Koor : Graduale
Hari : Minggu, 8 Maret, Jam 06.30
Pen. jwb : Klender, Lk Adrianus Samadi
Koor : Klender
Hari : Minggu, 8 Maret, Jam 08.30
Pen. jwb : DS. Baru, Lk Yohana & Christophorus
Koor : DS. Baru
Hari : Minggu, 8 Maret, Jam 16:30
Pen. jwb : Pd. Kopi I, Lk Monika & Hieronimus
Koor : Lilin Suci
Hari : Minggu, 8 Maret , Jam 18:30
Pen. jwb : Bintara Jaya, Lk Sisilia & Yustina
Koor : Laetitia
Stasi Yoakhim
Hari : Sabtu, 7 Maret , Jam 18.30
Tatib : Markus
Koor : Yoh. Pemandi
Hari : Minggu, 8 Maret, Jam 08.00
Tatib : Petrus
Koor : Angelus
1. Kami mengundang seluruh umat St. Anna untuk menikmati & merenungkan Firman Tuhan pada hari Rabu, 4 Maret 2009 dengan tema: “Prapaskah I” dibawakan oleh Ibu Rita Budiman. Tempat gd. Yos Sudarso lt. II.
2. PDKK akan mengadakan ziarah ke Lembah Karmel Cikanyere – Cianjur, Jawa Barat, pada hari Minggu, 22 Maret 2009. Biaya Rp. 115.000/peserta(termasuk 2xmakan dan 2x snack). Peminat hub. Ibu Linda Halim ( 021-8624358 atau 92561201)-Ibu Natalia Harliana (021-8643909 atau 081311000913).
KKMK (Kelompok Karyawan Muda Katolik) Dekenat Jakarta Timur mengundang Orang Muda Pekerja Katolik di Paroki St. Anna, Duren Sawit untuk mengikuti:
Acara : Z-Live(Ziarah &b Live-In) “Live Together in One Harmony”
Tanggal/Hari : 6-9 Maret 2009, Jumat-Senin
Lokasi : Desa Sumber, Muntilan – Yogyakarta
Biaya : Rp. 275.000/ peserta ( tempat terbatas )
Program Live-In ini sebagai Pencarian Dana untuk Perluasan Gereja Stasi St. Paulus Ngargomulyo, Paroki Sumber (Kep.Par : Romo Vincentius J. Kirjito,Pr).
Kami juga mengharapkan sumbangan sabun mandi, sabun cuci & gula pasir.
Info & pendaftaran : Sdri Eva di 0816-1813448/021-44441211
Kelompok musik dan paduan suara Anak Remaja Paroki St. Anna (ARENA) mengajak anak muda Paroki St. Anna untuk bergabung dan berlatih bersama setiap hari Jumat, mulai 13 Maret 2009 di gd. Yos Sudarso lt.1 jam 16.00 Wib bersama Rm. Ardi & team.
Pendaftaran: Minggu, 1 – 8 Maret 2009 setelah misa pertama, kedua dan misa sore di depan gereja. Calon peserta mulai dari kelas 3 SD – 2 SMA
Jadwal Dokter Gigi
• 1 Maret : drg. Dian
• 8 Maret : LIBUR
Jadwal Dokter Umum
• 1 Maret : dr. Dwi Jani J
• 8 Maret : dr. Tuti
St. Peter’s High School akan mengadakan secara cuma – cuma pemeriksaan gula darah & kolesterol, untuk masing2 100 orang pada hari Minggu, 1 Maret 2009 jam 09.00 s/d 11.00 Wib. Tempat gd. Yos Sudarso Lt. II. Umat diwajibkan puasa selama 12 jam sebelum periksa. Pendaftaran : 22 Feb. 09 di Balai pengobatan St. Anna. Setiap peminat hanya boleh satu pemeriksaan.
YAYASAN KELUARGA BUNDA (YKB)
Dengan pengalaman selama 25 tahun, Yayasan Keluarga Bunda, yang menyelenggarakan PG/TK Maria Yacintha, SD Maria Fransiska, SMP Pax Ecclesia dan SMA Pax Patriae siap menerima putra – putri anda. Hubungi nomor telp: 021-93720118 untuk KB/TK dan SD atau 02182413795 untuk SMP dan SMA. Pendaftaran dari tanggal 17 Februari – 30 April 2009 akan mendapatkan Potongan Biaya Khusus.
Dibutuhkan:
1. Staf. Administrasi; wanita enerjik, tidur dalam, min. SMU. Peminat datang langsung ke PT. RAGAM JAYA, Jl. P. Jayakarta 141 Blok A/14-Jakarta Pusat 10730 atau di No. Telp 021-92580560 dengan Febi. Lamaran lengkap tulis tangan dilengkapi fotocopy Raport dan Ijasah
2. Sopir; laki-laki max. 30th punya SIM B1. Peminat datang langsung ke PT. SINARPUTRA PEMUDA, Jl. Rawa Sumur II Kav. BB No. 2-Kp. Rawa Terate, Jakarta Timur
3. Marketing Executive; Apabila anda berjiwa mandiri dan bermotivasi tinggi untuk maju, bergabunglah bersama team kami di Ray White Kalimalang, Jl. Podok Kelapa Raya Blok F1 No. 5B – Jakarta Timur . Peminat hub. Herry (021-8650011/0818-08459545)
Hari Minggu Prapaskah I, 1 Maret 2009
Puasa adalah tindakan sukarela berpantang sama sekali atau sebagian makanan dan/atau minuman, baik untuk tujuan keagamaan ataupun untuk tujuan lain(mis.kesehatan).
Sebagai tindakan keagamaan, puasa dibedakan dari diet (usaha melangsingkan tubuh, menurunkan kadar kolesterol atau zat beracun dalam tubuh). Jiwalah yang harus melepaskan diri dari yang tidak baik; inilah segi puasa yang terpenting. Banyak orang mengkompensasikan keperluan emosional dan rohani mereka dengan mencari kepuasan jasmani(spt makan, rokok, alkohol…) dan karenanya sukar menemukan jati-diri mereka. Dengan puasa secara manusiawi (badan dan jiwa) orang lebih mudah menemukan diri yang sebenarnya untuk membangun pribadi yang selaras. Puasa dapat membebaskan orang dari ketergantungan jasmani, dari ketidakseimbangan emosional dan dapat mengarahkan perhatian kepada sesama manusia dengan memberi derma, dan kepada Tuhan Yang dicari dalam doa dengan lebih mudah dan sungguh-sungguh. Maka, puasa Kristiani selalu bersatu dengan derma(aksi APP) dan doa. Arti dan maksud puasa adalah memudahkan pertobatan dan kepekaan terhadap nilai-nilai rohani.
Sumber: Ensiklopedi Gereja vol. 7, hal 64-65, A. Heuken, SJ. Penerbit Cipta Loka Caraka







Leave a Reply