Banyak pertanyaan, ujian iman
Tuhan Memberkati, saya Jiant, yang merupakan anak berusia 19 tahun. saya bukan berasal dari keluarga katholik,tapi saya Puji Tuhan sudah dibabtis 5 tahun ini dan saya banyak bergaul dengan orang orang yang tidak seiman, memang sebagian besar mengerti indahnya perbedaan, tapi banyak pula yang mengatakan hal hal yang menguji keimanan saya, saya percaya pertemuan saya dengan situs ini bukannlah sekedar kebetulan,saya harap anda dapat membantu saya,saya ingin bertanya kepada anda:
ada orang yang bicara kepada saya, yang membuat dunia itu kan Allah, mengapa anda percaya bahwa Yesus Kristus itu Tuhan? sedangkan anda tahu bahwa yang menciptakan bumi it Tuhan, mengapa anda percaya Yesus, ditannya hal tersebut saya pun tak tahu harus menjawab apa,dan kedua, ada teman saya bertanya, mengapa Bunda Maria menggunakan Jilbab? kalo ia bukan seorang muslim? hal hal tersebut lah yang mengganggu pikiran saya saat ini, semoga anda dapat meyakinkan saya, saya sangat menantikan email balasan anda.
terima kasih
JC Memberkati







Hallo Jiant!
Proficiat!
Saya ikut senang anda beriman kepada Tuhan melalui Yesus. Tuhan mengasihimu dan Yesus membuat segalanya jadi mudah karena Dia juga mengasihimu.
Jangan resah soal banyak pertanyaan. Pikirkan hal yang baik. Orang bertanya anggap mereka ingin tau, jangan pikir buruk bahwa mereka ingin mencobaimu. Kalau masih banyak lagi pertanyaan ya ajukan saja, dan percaya akan ada saudara yang membantumu.
Pertanyaanmu:
mengapa anda percaya bahwa Yesus Kristus itu Tuhan? anda tahu bahwa yang menciptakan bumi it Tuhan, mengapa anda percaya Yesus, ditannya hal tersebut saya pun tak tahu harus menjawab apa,
Ada banyak orang bisa membuat pernyataan bahwa dirinya adalah titisan Tuhan, tapi hanya kepada Yesus Tuhan berkata:
Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Itu saat Yesus dibabtis. Kalimat pengakuan bahwa Yesus adalah Anak Allah ini terjadi sekali lagi saat Yesus mengajak Petrus, Yakobus dan Yohanes naik ke gunung dan di sana Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. (Matius 17: 1-5)
Kalau Tuhan sendiri sudah mengakui bahwa Yesus adalah Anak-Nya, maka sebaik-baiknya response kita adalah memercayai-Nya dan melakukan ajaran-Nya.
dan kedua, ada teman saya bertanya, mengapa Bunda Maria menggunakan Jilbab? kalo ia bukan seorang muslim?
Jilbab itu bukan soal muslim tapi budaya orang Yahudi memang perempuan pakai jilbab karena tanahnya berdebu pasir, jadi memang mereka berjilbab. Seandainya Bunda Maria itu orang Jawa jadoel ya pakai kebaya, pakai konde. Lha kalo Bunda Maria biker di Jakarta ya pake helm SNI…. hehehehheeee…. Kebayang gak sih Bunda Maria saat itu di Yerusalem pake helm?!
Satu pesan saya, jangan terlalu terpancing untuk menjawab pertanyaan pertanyaan. Terutama jangan pertaruhkan kepercayaanmu kepada kemampuanmu menjawab pertanyaan. Memang ada semacam jebakan begini,”Kalo kamu tidak bisa jawab ya mending kamu pindah agama.” Jebakan batman seperti itu sudah ada sejak jaman dulu kala sebelum saya seumuran kamu. Maka walaupun saya menyarankan kamu untuk berpikir positif, kamu juga harus tau adanya bahaya yang demikian. Kalau kamu ditanya dan memang belum tau jawabnya, tersenyum saja. Berdoalah Bapa Kami dalam hati.
Selamat masuk ke dalam dunia yang sesungguhnya!
Salam, rin
Kepada Jiant,
Saya juga ingin bertanya kepasda anda, Mengapa anda percaya bahwa Yesus itu Tuhan ?
Jiant, saya tidak akan meyakinkan anda karena keyakinan itu harus datang dari diri anda sendiri. Pertanyaan2 seperti itu tidak perlu ditanggapi karena tidak ada gunanya bagi perkembangan iman anda. Sebaiknya anda lebih fokus pada kegiatan2 pendalaman iman dilingkungan, atau ikut Kursus Evanggilisasi Pribadi (KEP) di santa anna diselenggarakan bulan April ini kalau tidak salah mulai tgl 13
@Jiant.. kamu juga bisa menanyakan itu di http://www.ekaristi.org/forum, moderator dan member di sana akan membantu menjawab pertanyaan2 anda itu..
Orang bertanya itu,
Ada yang karena memang belum tau tapi tertarik untuk tau maka bertanya.
Ada juga yang hanya untuk mencobai.
Kalau setiap orang bertanya, lalu kita tidak pernah mau menjawab, maka bertanyalah kepada dirimu sendiri,”Kapan saya melakukan tugas perutusanku: Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus?”
Maka saran saya,
Bijaksanalah memilah pertanyaan.
Kalau memang akan bermanfaat bagi penanya supaya lebih kenal Tuhan kita yang baik itu, ya silakan menjadi rahkmat bagi orang lain.
Kalau kira kira orang itu tanya hanya untuk melecehkan ya gak usah dijawab gpp.
Salam, rin
Jiant ikut KEP aja, dapat snack dan sertifikat lho