Bagaimana caranya agar pikiran-pikiran kotor berhenti?

Mau curhat nie. Saya orang yang sudah lahir baru, yang sering jatuh bangun di dalam iman
saya. saya sering sekali jatuh pada dosa saya yang lama. yaitu berjinah.
saya sangat mudah jatuh pada saat saya lagi sendirian, kemudian pekiran
saya selalu melayang layang gitu.

Pertanyaan saya adalah:
(1) bagaimanakah cara / apa yang saya harus lakukan agar saya tidak mudah
lagi jatuh kedalam dosa saya
(2) walaupun demikian saya itu sangat hormat pada wanita, tapi knapa
pada saat saya menghayal , saya mudah sekali memikirkan wanita itu dalam
keadaan tanpa busana, dan saya mudah sekali berpikiran untuk berjinah
dalam pikiran saya, yang saya pertanyakan “SAYA TIDAK MENGERTI DENGAN
PIKIRAN SAYA SEKARANG, BISAKAH SAUDARAI/I MEBERITAHU DOSA APA YANG ADA DI
DALAM DIRI SAYA SKARANG INI.

Jauh sebelum nya saya ucap kan banyak terimakasih
syallooom… tuhan yesus memberkati.
Adi
=========
Apa tanggapan anda? (Admin)

6 Responses to “Bagaimana caranya agar pikiran-pikiran kotor berhenti?”

  1. Pikiran itu ada….??? dosa ada
    Pikiran itu tiada…???dosa tiada

    Tidak mengerti dgn pikiran itu sendiri,karena ada keinginan
    Keinginan tiada-pikiran tiada-penilaian dosa pun tiada.

    Berhentilah pada banyak2 keinginan-pikiran kemana2,karena pikiran itu belum kamu ajak Ber’diam’.

    Diam nya’diri’dari keinginan-pikiran pun ikut diam
    Ciptakan pikiran baik,penilaian pun datang padamu.

    moga2 berkenan
    salam

  2. Pak Adi..

    Jika pikiran tersebut muncul,Coba bpk Diam..Bpk amati pikiran dan keinginan yg masuk tsb,tanpa dianalisa mengapa pikiran tsb muncul, jgn ditolak, jgn dilayani,jgn dinilai,trmasuk penilaian dan rs berdosa, disadari sj bhw ada pikiran atau keinginan yg masuk. Biarkan itu dan terus sadari.. Lama kelamaan pikiran tsb akan lemah,bahkan hilang benar2.

    Pikiran baik atau buruk muncul,biarkan saja,tnp bpk analisa..tanpa bpk beri penilaian..Tnp bpk teliti. Semua akan berhenti. Ketika pikiran,perasaan dan keinginan muncul, sadari saja.

    Sadari yg paling penting pak. Bukan penilaian dosa atau tdk dosa.

    Aida

  3. Wah, Proficiat mo Sudri!
    banyak muridmu nih!

    apa yang dikatakan mas Adi mungkin itu yang dimaksud mo Sudri pada Misa hari Minggu lalu dengan cerita:
    ada seorang guru yang terkenal di suatu komunitas. Guru itu selalu sopan dan membatasi bicara terutama dengan perempuan. kalo bicara pun pandangannya selalu ke bawah tidak pernah kurang ajar memandang wajah perepuan mana pun.
    suatu hari sang guru mati. saking cintanya para murid, ada murid yang langsung mati karena shock gurunya mati. lalu mereka ketemu di alam lain, e lha dhalah….. si guru sedang mangku ceweq bohay semlohay. Lalu murid berkata,”Wah, proficiat ya guru, engkau sudah mendapat pahala dari kesetiaanmu!”
    Oo… sang guru ternyata njawab,”Bodoh! aku ini sedang dihukum!”

    hehehehehhhhh…. dihukum apa lagi kan mo selain bahwa selama sekian puluh tahun ternyata sang guru waGU (dalam tingkah laku)lan saRU (dalam pikiran).

    Mas,
    pikiran itu adalah hal terliar di dunia ini. Lha wong kelihatannya berlutut manis di depan altar aja pikiran bisa jalan jalan ke warung nasi kucing to kalo Misa malam…. heheheheheh… apa lagi kalo mas Adi masih umuran pandangan hidup ya gak usah heran kalo bolak balik hidup, itu mesti disyukuri! Yaaa… dari pada umur pandangan hidup tapi ternyata sudah diperjuangkan eh gak hidup hidup!

    Mas,
    coba tidak usah pikir dosa dulu. Ya mungkin memang dosa tapi gak usah terlalu DIPIKIR mas DIKEJAR dosa.

    Pikiran yang melayang untuk menjadi aktif-pikiran-mesum kan perlu inisiatif lebih dari sekedar melayang. Pikiran melayang biasanya menjadi appetizer sebelum seseorang mengaktifkan khayalan liarnya. pikiran melayang tiap orang macem macem. ada yang ingetnya si bohay, ada yang ingetnya makanan, ada yang inget uang, ada juga yang ingetnya kepengen jadi presiden, ato ngalahin Rosi. Tapi sumprit, kay’nya sih gak ada yang pikiran melayangnya pengen jadi ketua Lingkungan ….hwehehehehhee….

    Saat ada pikiran melayang tentang si bohay itu lah kita bebas memilih mau lanjut ke mesum ato mau berhenti. Waktu tiba tiba ada pikiran melayang, saya kira kita belum dosa. Ketika kita secara aktif memilih melanjutkan pikiran melayang tentang si bohay menjadi perjinahan, di situ kita dosa.

    Pertanyaannya:
    Mengapa sering mengaktifkan pikiran perjinahan?
    1. Apakah memang sudah ingin melakukan hubungan sex tapi belum berani yang sungguhan? kalo masalahnya ini, ya sebaiknya memang cari istri baik baik, supaya gak usah repot dosa di pikiran.

    2. Apakah sudah punya istri tapi masih teteuuup pilih pikiran jinah sama si bohay? apa istri tidak bisa memenuhi kebutuhan anda? kalo ya, kenapa juga anda pilih istri yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dalam hal ini?!?!?!? Mas, kalo emang sadar bahwa mas perlu 5x sehari ya cari aja istri yang emang senang 5x sehari, kalo kebutuhan terpenuhi kan gak perlu berkhayal lagi. Mau gaya apa juga langsung saja diaplikasi.

    3. Apakah ingin melakukan hubungan sex tapi anda terikat kaul? Pertimbangkan mana yang lebih anda pilih, sex-nya atau kaulnya.
    Tuhan kan gak pernah maksa seseorang untuk kaul kalo emang gak tahan. Jangan jadikan kaul sebagai hal yang memberatkan hidup seperti sang guru itu.

    4. Ato, mengaktifkan pikiran itu bagi mas tidak ada hubungannya dengan hubungan sexual sesungguhnya. Malahan tidak pengen yang betulan maunya cuma berkhayal melulu? Anda mencapai orgasme dengan berkhayal, kalo ketemu perempuan beneran malah takut? Yang ini sepertinya mesti berobat deh.

    Ada banyak pertanyaan yang bisa ditanyakan kepada diri sendiri. Yang pasti arahnya adalah bagaimana anda secara aktif bisa menghentikan pilihan aktif berkhayal jinah. Tidak usah dilawan, karena semakin dilawan semakin anda masuk keterkungkungan pikiran yang itu itu aja. Terimalah keadaan.
    Lalu, setiap kali pemicunya muncul, berdoalah! Jangan melangkah ke peng-aktif-an pikiran perjinahan. begitu pikiran melayang itu lewat, sebutkan,”Tuhan kasihanilah aku. salam Maria….” (yang bagi saudara kita muslim,”Astagafirullah al-azim!”
    Terus saja, boleh rosarioan kalo mau. (oleh saudara kita diteruskan dengan dzikir)

    Ada banyak nasehat umum untuk supaya tidak sempat berkhayal, misal olah raga, giat kerja dll. Tapi bagi orang yang sudah memelihara kebiasaan berkhayal, bahkan sambil kerja pun bisa aja berkhayal. Bahkan sambil mengucap Salam Maria di mulut, di pikiran masih juga bisa mikir lainnya kan. Maka, itu tergantung dari niatnya. Boleh juga kalo mau ikutan latihan meditasi dengan mo sudri supaya antara apa yang dilakukan dan apa yang ada dalam pikiran itu satu. Salam Maria ya Salam Maria. Bukannya di mulut Salam Maria di pikiran hallo si bohay!

    Mohon maaf kalo kata kata saya tampaknya vulgar dan tidak pantas untuk komunitas ini. Saya hanya ingin menjelaskan secara membumi. Bila tidak berkenan, monggo kalo mau didelete juga gpp. No hurt feelings. Yang pasti, saya tetap jadi orang St. Anna! heheheheheheeee… lha mau pindah mana?!??!?!

    salam, rin

  4. salam pak adi,

    nasehat2 teman diatas sebetulnya udah benar, tapi menurut saya mungkin sulit untuk bapak terapkan karena memang perlu ada latihan yang di sebut latihan meditasi, dan untuk latihan meditasi ini silakan tanyakan ama romo Sudri.

    Untuk masalah bapak, saya coba memberikan sedikit cara yang merupakan langkah awal, mudah2an efektif dan berguna.

    Pada saat pikiran2 yang kotor itu muncul (keserakahan akan perempuan, uang dll dan kebencian akan musuh dll), untuk langkah awal bapak coba mengonsentrasikan pikiran bapak dgn mediasi berdoa minta pertolongan pada Tuhan Yesus “TUHAN YESUS BERIKANLAH AKU KEKUATAN AGAR ………………DSTNYA (sesuai dgn maksud Bapak – tentunya yang baik dan sesuai ajaran alkitab) dan tentunya bapak harus yakin seyakin-yakinnya bahwa Tuhan Yesus akan menolong bapak.

    =Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, Carilah, maka kamu akan mendapatkan, Ketoklah, maka pintu akan di bukakan bagimu=
    ini adalah janji Tuhan kepada umatnya yang percaya kepada-Nya.

    Memang pikiran bisa kita kawal, tetapi itu membutuhkan batin yang di sebut kesadaran, pekerjaan menyadari pikiran sebenarnya dikatakan mudah juga sulit, dikatakan sulit juga mudah, semua itu memang perlu latihan meditasi.

    cobalah untuk langkah awal ini, siapa tahu bisa bermanfaat.
    Semoga Tuhan Yesus menolongmu dan melindungimu, amin.
    trims

  5. hehehe… kayaknya Romo malah ndak perlu menjawab, soalnya sdh banyak yg tahu jawabannya.
    Mari, bersama coba jalani meditasi nyata dalam hidup. ^_^

    salam hangat,
    angela a.

  6. Bravo Bro Adi, ente jujur polos dan pemberani.

    Banyak org mengalami hal tsb tmsk gw tapi cuma sedikit yg berani blak2an ky ente, salut bro!
    Klo sepengalaman gw (tanpa meditasi) stlh bergelut dgn kelemahan yg satu itu selama bertahun2, akhirnya sdh mulai bs tersembuhkan.

    Pertama2 gw sadar akan kelemahan gw yg satu itu (mupeng), lantas stlh timbul kesadaran akan kelemahan diri, gw berusaha keras utk tdk mencobai diri gw sendiri.

    ilutrasinya spt ini, waktu SMA klo pas kelas matematika gw selalu membungkuk biar gak ditunjuk pak guru utk maju mengerjakan soal krn gw sadar klo gw ini bodoh.

    Yg kedua, coba ente mulai rutin doa Salam Maria, dr mulai sekedar hafalan, trus sampai ente hayati, sampai muncul sosok Bunda Maria di kepala ente, sosok wanita yg suci tanpa noda, Bunda Allah yg mulia yg sedang menginjak ular klo ente hayati pasti akan mengubah sudut pandang ente tentang wanita, dan menginjak ‘ular cabul’ yg ada di otak ente juga tentunya. hahaha

    Klo kedua hal ini sudah dpt berjalan selaras dan mulai mengubah pola pikir ente, maka tinggal diberi ‘penguatan’ sebagai sentuhan akhir, krn apa? krn setan pasti kembali menggoda dgn kekuatan yg lebih besar. (pd saat ente mulai berpikir lurus ttg wanita, setan bs masuk lewat mimpi porno dlm tidur ente, ini pengalaman pribadi gw)
    Penguatan yg ente butuhkan adlh sepenggal dua penggal firman yg hrs ente ingat terus, klo gw sih firman ttg hidup dlm terang, “Tiada sesuatupun yg tersembunyi di hadapan Tuhan” klo inget firman ini, gw jd malu tiap kali mau mikir yg ngeres2. hehehe

    Semoga bermanfaat, Bro

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>