<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja St. Anna - Paroki Duren Sawit &#187; J. Sudrijanta, SJ</title>
	<atom:link href="http://gerejastanna.org/author/sudrijanta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gerejastanna.org</link>
	<description>Situs Resmi Gereja St. Anna - Paroki Duren Sawit, Jakarta Timur</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 10:36:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kelekatan dan Penderitaan</title>
		<link>http://gerejastanna.org/kelekatan-dan-penderitaan/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/kelekatan-dan-penderitaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 03:32:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1690</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang Anda lakukan ketika penderitaan batin datang dan mendera Anda? Anda menangis, berdoa, mencari sahabat, makan banyak, berolah-raga, naik gunung, pergi ke kafe atau ke tempat-tempat hiburan, menyibukkan diri dengan kerja? Kebanyakan dari kita sudah memiliki pola kebiasaan untuk menghadapi penderitaan atau lari dari penderitaan ketika ia datang. Tetapi pola kebiasaan itu tidak cukup [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/kelekatan-dan-penderitaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami imoralitas hormat-menghormati</title>
		<link>http://gerejastanna.org/memamahi-imoralitas-hormat-menghormati/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/memamahi-imoralitas-hormat-menghormati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 05:36:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1617</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti pernah mengalami dihormati atau tidak dihormati. Anda juga pasti punya pengalaman menghormati atau tidak menghormati orang lain. 
Betapapun setiap masyarakat memiliki moral sosial untuk saling menghormati satu dengan yang lain, di dalam moralitas ini terkandung imoralitas, di dalam tindakan saling menghormati ada rasa tidak hormat. Mari kita melihat bersama bahwa di dalam rasa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/memamahi-imoralitas-hormat-menghormati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Proses Penegasan Rohani</title>
		<link>http://gerejastanna.org/memahami-proses-penegasan-rohani/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/memahami-proses-penegasan-rohani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 16:05:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1545</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan orang menjalani kehidupan sebagai rangkaian keputusan dan keputusan merupakan hasil dari pilihan. Hanya saja kebanyakan orang membuat keputusan dalam kebingungan sehingga tindakan yang diambil menciptakan lebih banyak kebingungan. Mekanisme batin seperti ini tidak bebas dari konflik dan pergulatan terus-menerus. 
Untuk menemukan kebebasan yang di dalamnya tidak ada konflik dan pergulatan dan dari sana kita [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/memahami-proses-penegasan-rohani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Retret Meditasi 9-17 September 2010</title>
		<link>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1485</guid>
		<description><![CDATA[Dibuka Retret Meditasi tanggal 9-17 September 2010 di  Wisma Cibulan. Karena keterbatasan tempat, peserta dibatasi maksimal 20 orang. Lokasi di sebelah kanan restoran IBU CIREBON atau sekitar 500 meter setelah Hotel Safari ke arah Puncak. Pendaftaran ke sudrijanta@yahoo.co.uk atau telp 021-8612817. Retret akan dibuka pada tanggal 9 September pukul 19.00 WIB.
Biaya retret untuk mengganti [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/retret-meditasi-9-17-september-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketidaktertiban Batin Adalah Ketidaktertiban Sosial</title>
		<link>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:40:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan orang modern menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja mencari uang, sandang, pangan, papan, dan kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Kebudayaan, agama, masyarakat tercipta tidak lebih sebagai system penyokong bagi kebutuhan survival manusia. 
Setiap orang mencari rasa aman. Ada yang mencari rasa aman dalam kerja, dengan memiliki uang, dengan memiliki rumah atau mobil, dengan memiliki nama baik [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/ketidaktertiban-batin-adalah-ketidaktertiban-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat meditasi</title>
		<link>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 16:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1476</guid>
		<description><![CDATA[Testimoni LB, 45th, manager keuangan di sebuah perusahaan, ibu dari 2 anak: Sebagaimana orang baru menemukan sesuatu yg memang sedang dicari2nya, saya merasa senang sekali saat menemukan sarana untuk belajar meditasi.
Ada kegembiraan luar biasa dr kerinduan yg dalam untuk belajar, untuk berubah. Badan pegal2, nafas berat sama sekali tidak menyurutkan motivasi sy untuk terus belajar.
Saat2 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/manfaat-meditasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman mistik katolik</title>
		<link>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 17:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1472</guid>
		<description><![CDATA[THE [GROUNDLESS] GROUND OF BEING
SUDRIJANTA JOHANES:
Berikut ada pertanyaan dari Alex S Hoetomo setelah membaca &#8220;Meditasi
tanpa objek&#8221;: http://gerejastanna.org/meditasi-tanpa-objek/
[Sudah lama saya ingin menghubungi Romo, dapatkah pengalaman the
Ground of being disamakan dgn pengalaman hakikat diri sejati atau
pengalaman roh? Pada level Jhana yg keberapa pengalaman tsb.Pertanyaan
kedua jika Buddha melakukan meditasi tanpa obyek pd level tertinggi
mengapa Buddha tidak mengalami "Ya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/pengalaman-mistik-katolik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta dan Penderitaan</title>
		<link>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1401</guid>
		<description><![CDATA[Cinta yang kita kenal selalu ditunggangi oleh berbagai motif. Ada keinginan untuk memiliki, mendominasi, cemburu, khawatir, gelisah, benci, takut kehilangan, bergantung, melekat, mencari dan melanggengkan kesenangan atau kepuasan. Dalam cinta yang kita kenal seperti  ini, kita melihat, selalu menciptakan keterpecahan, konflik dan penderitaan batin.
Kebanyakan orang tidak bahagia karena kurang cinta. Setelah merasa memiliki cinta, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/cinta-dan-penderitaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Pikiran Positif dan Pikiran Negatif</title>
		<link>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 13:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1361</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada jalan, teknik atau metode untuk menemukan kebenaran, kebebasan, kebahagiaan, Tuhan. Kalaupun ada, satu-satunya jalan yang paling mendekatkan kita pada kebenaran itu tidak lain adalah negasi total. Tidak banyak dari kita berani mengambil jalan negasi karena kita terbiasa dan puas mendekati masalah-masalah kehidupan secara positif meskipun sesungguhnya pendekatan positif tidak membawa kita ke mana-mana.
Jalan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/memahami-pikiran-positif-dan-pikiran-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meditasi dan pengolahan hidup seorang calon Trappistin</title>
		<link>http://gerejastanna.org/meditasi-dan-pengolahan-hidup-seorang-calon-trapistin/</link>
		<comments>http://gerejastanna.org/meditasi-dan-pengolahan-hidup-seorang-calon-trapistin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 15:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>J. Sudrijanta, SJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerejastanna.org/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah testimoni DSI (30th) tentang meditasi dan pengolahan hidupnya. Baru saja DSI menyelesaikan live in 3 bulan di biara Trappistin di Gedono. Seminggu lagi, 12 Juni 2010, DSI akan resmi masuk biara Trapistin sebagai postulan. Anda bisa membaca tulisan DSI yang lain di rubrik ini &#8220;Testimoni retret (3): Diam tidak melawan&#8221;.
==========
Romo Sudri, Mau [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://gerejastanna.org/meditasi-dan-pengolahan-hidup-seorang-calon-trapistin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
