Berita Paroki 04 Juli 2009
Hari Minggu Biasa XIV
Yeh. 2:2-5; 2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6
JANGAN TERBELENGGU !
Pernahkah anda mendengar nama Houdini? Dia seorang pesulap yang terkenal! Dia mampu melepaskan diri dari borgol, rantai dengan banyak kunci gembok, dan ruangan yang terkunci rapat dalam waktu hitungan detik. Tetapi pada suatu hari dia gagal! Di suatu pertunjukan dia diikat dengan tali, dirantai dan tangannya diborgol, kemudian dia dimasukkan ke dalam suatu sel besi. Sel besi itu ditutup dengan kain hitam dan tatkala tanda diberikan, mulailah dia berusaha melepaskan diri. Dengan cepat dia melepaskan diri dari tali-tali yang mengikat hampir seluruh tubuhnya, dari gembok rantai dan dari borgolnya. Tetapi tatkala dia mencoba membuka kunci sel, dia tidak berhasil! Kunci yang disiapkannya ternyata telah keliru! Beberapa menit telah berlalu, dia tidak berhasil juga. Pada waktu yang telah ditentukan dia belum berhasil membuka kunci pintu sel, padahal ketika itulah kain hitam dibuka. Bagaimana penonton? Mereka semua heran, kok Houdini masih ada di dalam sel. Houdini putus asa. Karena dia jengkel, dia membenturkan kepalanya ke pintu sel. Dan ………. ternyata pintu sel terbuka! Rupanya pembantunya tadi lupa mengunci pintu dengan baik. Tetapi penonton bertepuk tangan. Mereka mengira Houdini sengaja memukulkan kepalanya ke pintu untuk membuka pintu dan sebagai trik untuk memperlihatkan kehebatannya. Orang tidak tahu bahwa Houdini telah terbelenggu oleh pikirannya sendiri. Dia tidak tahu dan tidak mengira kalau pintunya tidak terkunci!
Orang mudah terbelenggu oleh pikirannya sendiri, sehingga tidak mampu melihat kenyataan sebenarnya yang dihadapinya. Mereka hanya berpegang pada pikiran, pendapat dan gambaran sendiri saja, sehingga tidak tahu bahwa kenyataannya sungguh lain. Ini yang terjadi pada penduduk Nazaret dan sanak saudara Yesus sendiri.(Mrk. 6:1-6) Dalam pikiran mereka Yesus yang dulu tinggal bersama mereka itu cuma anak kecil, tukang kayu, anak Maria yang tidak berbeda dengan anak-anak desa lainnya. Jadi apa bisanya? Kok sekarang mau mengajari mereka? Mereka tidak percaya dan menolakNya. Pikiran orang-orang Nazaret itu sudah dibelenggu mereka sendiri. Mereka tidak bisa melihat bahwa Yesus itu bukan semata-mata orang Nazaret seperti mereka, tetapi Yesus Putra Allah yang mampu mengajar dan menyembuhkan orang-orang sakit. Nabi Yeheskiel (Yeh.2:2-5) juga diutus Tuhan menghadapi orang Yahudi yang karena pikirannya sudah terbelenggu memberontak kepada Allah. Bagi Tuhan keras kepala orang Yahudi itu tak usah dipedulikan. Yang penting mereka harus tahu bahwa di tengah mereka ada seorang nabi yang diutusNya yang tidak gentar dengan duri, onak serta kalajengking. Agar Paulus tidak terbelenggu oleh pikiran-pikiran manusia yang suka bermegah atas kemampuan dan kesuksesan diri, dia diberi suatu duri di dalam dagingnya (2Kor.12:7-10) Akibatnya Paulus mampu setia pada kemegahan Allah, tidak meninggikan dirinya dan justru bermegah atas kelemahannya. “Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat”.
Pikiran terbelenggu sungguh membuat orang tidak berkembang dan merugikan diri sendiri. Orang Nazaret, karena terbelenggu pikirannya memandang rendah Yesus. Akibatnya mereka tidak mendapat mujizat. Dikatakan Yesus tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana (Mrk.6:5). Bagi orang-orang Yahudi yang terbelenggu pikirannya dan karenanya memberontak kepada Allah, dikatakan bencana, kesusahan dan malapetaka akan datang. Tuhan akan mencurahkan amarah dan murkaNya (Yeh.7:5,7 dst). Sebaliknya Paulus menyadari bahwa dia tidak boleh terbelenggu dengan kesombongan, kebanggaan diri dalam tugas pelayanannya, harus berbeda dengan lawan-lawannya yang penuh kesombongan. Berbeda dengan lawannya, Paulus mampu memberikan pelayanannya dengan penuh kerendahan hati. (2 Kor.12:10).
Mari kita tidak membelenggu pikiran kita sendiri. Menjelang pemilihan presiden, hendaknya pikiran kita juga tidak terbelenggu oleh pikiran-pikiran, persepsi, pendapat, kebiasaan, apalagi kefanatikan selama ini. Biarkan Roh Tuhan menaungi diri kita. Mari berdoa untuk Tanah Air Kita, khususnya semoga perhelatan Pilpres ini dapat berlangsung dengan baik. Kita buka pikiran kita secara baru, tidak terpaku, terbelenggu pikiran selama ini. Dengan pikiran jernih, pilihlah calon seperti Yehezkiel yang tidak ragu menerima panggilanNya dan mampu menyelamatkan bangsanya dari keterpurukan, seperti Paulus yang rendah hati, tidak memegahkan diri dan tidak pula seperti orang Nazaret, yang menolak dan tidak mempercayai PutraNya. Masa depan negara kita ada pada pilihan kita masing-masing. Semoga Tuhan memberkati bangsa dan negara kita yang tercinta, Indonesia!
(H.Hardi Tjandraatmadja)
HARI MINGGU BIASA XV
Am. 7:12-15; Ef. 1:3-14 (Ef. 1: 3-10); Mrk. 6: 7-13
PENANGGALAN LITURGI
TAHUN B
Juli
5 Mg Hari Minggu Biasa XIV
11 Sb Pw S. Benediktus, Abas (P)
12 Mg Hari Minggu Biasa XV
15 Rb Pw S. Bonaventura, UskPujG
19 Mg Hari Minggu Biasa XVI
22 Rb Pw S. Maria Magdalena
25 Sb Pesta S. Yakobus, Ras
26 Mg Hari Minggu Biasa XVII
29 Rb Pw S. Marta, Maria dan Lazarus, Sahabat Tuhan
31 Jm Pw S. Ignasius dr Loyola, Im; Pendiri Tarekat S.J.
11-12 Juli 2009
Gereja St. Anna
Hari : Sabtu, 11 Juli, Jam 17.30
Pen. jwb : DS. Baru, Lk Yohana & Bethlehem
Koor : DS. Baru
Hari : Minggu, 12 Juli, Jam 06.30
Pen. jwb : Bintara Jaya, Lk Sisilia & Yustina
Koor : Laetitia
Hari : Minggu, 12 Juli, Jam 08.30
Pen. jwb : Buaran, Lk Agustinus & Helena
Koor : Hossana
Hari : Minggu, 12 Juli, Jam 16.30
Pen. jwb : DS. Timur, Lk Albertus Agung & Elizabeth
Koor : DS. Timur
Hari : Minggu, 12 Juli, 18.30
Pen. jwb : Pd. Bmb I, Lk Trinitas & Yoseph
Koor : Pd. Bmb I
Pengumuman Pertama
FX. Enrico Agung Gana Buana (Lk. Kristhoporus)
Emiliana Yanny Puspitasari (Prk. Kristhiporus-Grogol)
Pengumuman Kedua
Bernadinus Steni S (Lk. Martinus)
Caecilia Dwi Astuti O (Lk. Emmanuel)
Rudianto Ignatius Pakpahan (Prk. Bunda Teresa)
M. Marliana Nuprilinda LG (Lk. Elizabeth)
Ignatius Ellfanus Yuni Chandra (Lk. Philipus Rasul)
Renata Anida Rohani M (Lk. Philipus Rasul)
Lim She Lit (Klender)
Florentina Teniwati (Lk. Herman Bouwens)
Yohanes Ronny Costamte (Lk. Nazareth)
Regina Cinduringtias P (Prk. Yohanes Penginjil)
Ignatius Bayu Wibowo (Lk. Theresia d’ Avilla)
Florentina Putranto (Prk. Katedral-Bogor)
Pengumuman Ketiga
Yohanes Baptista Beny P (Lk. Veronika)
Lucia Anyudiantari Hardini P (Lk. Clara)
Ronny Berkat Lanu (Buaran)
Emilda Elwin Paremme (Prk. Bartolomeus)
Petrus Joko Purwanto (Prk. Matius Penginjil)
Sisilia Ariwardani (Lk. Benedictus XVI)
Antonius Yudhi Kristanto (Prk. Matius Penginjil)
Bianca Maria A Wattimena (Lk. St. Anna)
Cosmas Butsi Lukmantoro (Prk. Ratu Rosari-Jagakarsa)
Imaculata Diah Setio Lestari (LK. Fransiscus Xaverius)
PDKK
PDKK mengundang seluruh umat St. Anna untuk menikmati Sabda Tuhan pada hari Rabu 8 Juli 2009. Tempat Gedung Yos Sudarso, jam: 19.00 Wib. Tema : Ron Ryan III Pewarta Bpk Vincentius Chandra.
Kami mengundang umat paroki St. Anna untuk berdoa ROSARIO bersama, pada:
Hari : Sabtu
Tanggal : 11 Juli 2009
Jam : 16.30 s/d 17.15 Wib
Tempat : depan Gua Maria
Akan ada pembakaran ujud doa, yang disiapkan dari rumah. Bunda memberkati. Amin.
Akan mengadakan Seminar Kitab Suci dengan tema: “Sukacita Rasul Paulus: PEWARTA PESONA KRISTUS” yang akan diadakan pada hari Minggu 9 Agustus 2009 jam 11.00 WIB. Tempat Gereja St. Anna. Pendaftaran dan registrasi jam 10.30 WIB.
1. Dokter Umum
• 5 Juli : dr. Lucy DJ
• 12 Juli : dr. Yaya SpRM dan dr. Ferdi Antonio
2. Dokter Gigi
• 5 Juli : drg. Dian
• 12 Juli : drg. Liana
Dibutuhkan:
1. Tenaga Gudang/Bagian Stock Barang: wanita, pendidikan min. SMU/SMEA, lebih diutamakan yang mempunyai pengalaman, tahu tentang suku cadang mobil. Peminat datang langsung ke Jl. Dermaga Kav. PTB Duren Sawit Blok G4/7, Jakarta Timur atau menghubungi Bpk Tjandra Hirawan (021-8611707)
2. Tenaga pembukuan: wanita, pendidikan min. SMU/SMEA, lebih diutamakan yang berpengalaman, tahu tentang suku cadang mobil. Peminat datang langsung ke Jl. Dermaga Kav. PTB Duren Sawit Blok G4/7, Jakarta Timur atau menghubungi Bpk Tjandfra Hirawan (021-8611707)
3. Trainees untuk Management Development Program (MDP): pria/wanita, pend min D3/S1, memiliki jiwa wiraswasta, rajin & jujur, memiliki jaringan dan wawasan yang luas, dapat bekerja dalam tim. Peminat dapat menghubungi Sdri. Irma Yanti (08811221208/087880818029)
5 Juli 2009, HARI MINGGU BIASA XIV
WARNA HIJAU DALAM LITURGI GEREJA
Sebagaimana kita ketahui, sudah beberapa minggu warna liturgi gereja itu hijau.
HIJAU kita gunakan sepanjang masa liturgi yang disebut Masa Biasa, masa sesudah Pentakosta sampai masa Adven dan masa sesudah Natal sampai masa Prapaskah.
Masa Biasa ini berfokus pada masa tiga tahun pewartaan Tuhan kita di depan public. Pada masa ini ayat-ayat Injil, teristimewa pada hari-hari Minggu, mengisahkan ajaran-ajaran, mukjizat-mukjizat, pengusiran setan dan perbuatan-perbuatan baik lain yang dilakukan-Nya selama masa itu. Segala pengajaran dan peristiwa ini mendatangkan pengharapan besar dalam misteri keselamatan.
Kita berfokus pada hidup-Nya yang Ia bagikan kepada umat manusia semasa hidup-Nya di dunia ini, hidup yang sekarang kita jalankan bersama-Nya dalam komunitas Gereja dan melalui sakramen-sakramen-Nya, dan kita menanti dengan rindu berbagi hidup abadi bersama-Nya dalam kesempurnaan di surga.
Hijau melambangkan pengharapan dalam hidup ini, sama seperti tunas-tunas hijau yang menyembul di antara pepohonan yang tandus di awal musim semi membangkitkan pengharapan akan hidup baru.







Leave a Reply